
Saat Sena baru datang dirinya sudah disambut oleh sang anak yang langsung membawannya ketaman.
"Ada apa nih "
"Papih duduk dulu dong "
Sena langsung duduk dan menyeruput kopi yang pasih hangat, sepertinya baru tadi dibuatkan.
"Jadi "
__ADS_1
"Sebentar pih, Alvaro mau tanya papih dulu waktu pacaran ribet gak sih"
"Hayoh benerkan apa kata papih pasti kamu mau tanya itu "
"Hehehe iya iya pih, jadi gimana nih pih "
"Gak tahu deh pih dia tuh selalu marah terus-menerus masalah apa-apa marah masalah apa-apa marah dan ini ya Pih masalah gara-gara ini sama si Sani itu tiba-tiba masuk aja gitu kan ya ke ruangan penyimpanan buat olahraga tiba-tiba Alvaro gak sengaja tuh tabrakan sama dia sampai-sampai rambutnya itu nyangkut di dasi Alvaro susah banget dibukain akhirnya ya mau gak mau Alvaro pegangin dia dong, takutnya dia jatuh nanti Alvaro juga ikut jatuh kan nimpa tubuhnya, terus Alvaro lupa belum matiin video call Alvaro sama teman-teman yang lagi cari barang di dalam sana dan ya itulah jadinya kayak gitu, malah jadi salah sangka si bela sama Alvaro padahal Varo udah jelas semuanya tetep aja"
Sena mengangguk-anggukan kepalanya seolah-olah dia tidak tahu tentang kejadian itu, padahal kan sudah tahu dan bertanya langsung pada orangnya .
__ADS_1
"Ya udah gini aja kalau kamu memang benar-benar cinta sama Bella ya pertahanin. Kalau kamu emang gak srek dan gak nyaman dengan sikapnya atau apanya coba kamu bicara sama dia untuk berubah kalau misalnya gak berubah-rubah dan kamu udah capek ya udah lepasin aja banyak kok perempuan di sini, di dunia ini banyak perempuan apa lagi kamu kan tampan anak papih masa sih gak ada yang mau selain Bella pasti banyak kok"
"Gitu ya Pih apa karena Alvaro terlalu sibuk untuk belajar dan latihan makanya dia jadi marah-marah, terus apa Alvaro gak peka gitu"
"Sebenarnya sih yah Papi itu belum setuju kamu untuk pacaran papih itu mau kamu fokus dulu belajar tapi ya gimana udah terlanjur juga ya, gak apa-apa papih gak masalah asal jangan lakuin sesuatu jangan aneh-aneh gitu kan, kamu tuh harus belajar fokus coba kalian bicara kata papih juga apa bicara saling mengertilah satu sama lain, jangan satunya keras yang satunya keras juga gak akan ada ujungnya jadi bicara baik-baik mau gimana kelanjutan hubungan kalian, kalau emang dia susah diatur atau apa udah mendingan kamu putusin aja fokus belajar, papih mau kamu jadi orang sukses ya kamu harus bisa jadi orang besar seperti Papi, tanpa bantuan siapapun meskipun papih orang kaya orang berada papih ingin melihat hasil kerja kerasmu sendiri bagaimana selama ini kamu belajar dan menjadi orang sukses"
"Iya juga ya Pih Ya udah deh nanti aku bicara sama Bella kalau emang udah gak bisa diperbaikin ya udah aku mending mundur aja, aku pengen sukses kayak Papi tanpa bantuan orang lain"
Sena menepuk bahwa anaknya dan kembali menyeruput kopinya.
__ADS_1