
Singkat cerita Arzan sudah sembuh dan dia sekarang ada didepan rumah Mira bersama Rizki, sedangkan Alvaro dia tidak ikut karena akan membereskan semua barang barangnya untuk pergi kuliah.
Sebenarnya Rizki pun harus tapi dia akan menemani temannya untuk yang terakhir kalinya untuk beberapa tahun ini.
"Ada apa kalian kemari" tanya mamih Mira tanpa mempersilahkan masuk
"Maaf Tante kami berdua pengen ketemu sama Mira apa Mira ada, apakah dia ada "
"Nggak ada Miranya, udah nggak ada dia pergi ke Jepang buat kuliah mau apa kalian cari Mira dan kamu juga Arzan udah saya bilang kan kamu jangan pernah deketin anak saya lagi. Saya udah nggak mau urusan lagi sama kamu apalagi anak saya terus saja ngejar kamu jadi tolong jangan cari dia atau telepon-telepon dia lagi dia udah tenang di Jepang"
"Oh gitu ya Tante padahal Arzan sama Rizki ke sini mau bicara sama Mira, pengen pamitan aja gitu, " ucap Rizki
__ADS_1
"Bicara apa ya udah sama saya aja bicaranya nggak usah sama Mira, nanti biar saya sampaikan sendiri sama Mira ada apa"
"Emm sepertinya tidak usah deh tante makasih ya tante kalau Miranya udah nggak ada ya udah nggak apa-apa, nanti kapan-kapan kita ke sini lagi kalau Miranya pulang"
"Dia nggak akan pulang dia akan terus di Jepang dia akan tinggal tetap di sana, jadi udah ya kalian jangan pernah cari lagi Mira tante mohon kalian jangan terus-terusan ganggu Mira dia udah tenang dia nggak mau diganggu sama siapapun, termasuk sama kalian berdua"
Arzan dan juga Rizki mengangguk anggukan kepalanya lalu saling pandang dan " baiklah Tante kami permisi dulu, makasih infonya Tante "
"Benerkan Ki kalau orang salah tuh pasti bakalan kabur dia aja pergi ke Jepang dan maminya juga kayak yang nutupin sesuatu, apa mungkin maminya tahu kalau Mira udah lakuin hal yang sangat diluar prediksinya"
"Iya bisa jadi juga sih dia kabur gara-gara masalah itu tapi nggak mungkin deh maminya tahu, kalau misalnya maminya tahu pasti dia minta maaf sama lo atau enggak nengok lo kali atau gimana gitu kayaknya sih Mira nggak bilang, tapi gue juga agak gimana gitu nuduh Mira tanpa bukti"
__ADS_1
"Iya juga sih gue juga nggak enak nuduh tanpa bukti tapi kita sampai sekarang nggak dapat pisau itu kan, ke mana sih sebenarnya pisau itu sama siapa dibawa bahkan polisi pun nggak ngelacak lagi apa ada orang yang bantu Mira"
"Kayaknya bukan dia deh pelakunya makanya nggak ke bongkar gini, mungkin ada seseorang yang ngelakuin ini perempuan sama lo kenal kali Zan, tapi kita gak tau siapa dia, udahlah nggak papa yang penting kan lo sekarang udah sehat polisi juga kan masih menyelidiki kasus ini"
"Iya juga tapi kok lama gitu ya, ya udah deh kita ke rumah Alvaro sekarang lo juga udah bawa kan barang-barang lo semuanya, lo bukannya mau pergi sama Alvaro kan sekolah di sana"
"Iya gue udah bawa semua barangnya kenapa lo nggak ikut sekolah aja di sana, biar kita bareng-bareng gitu kuliahnya nggak pisah-pisah kayak gini kenapa coba lo nggak mau ikut kita"
"Nggak deh gue nggak mau, gue di sini aja sekolahnya di sini kan banyak tempat kuliah yang bagus juga jadi gue lebih baik di sini aja deh"
Rizky hanya menganggukan kepalanya dan kembali fokus untuk menyetir memang Arzan sudah dibujuk oleh dirinya juga Alvaro untuk ikut kuliah di sana tapi tidak mau.
__ADS_1