Mencintai Perempuan Yang Anak Ku Benci

Mencintai Perempuan Yang Anak Ku Benci
Kesel


__ADS_3

"Cie yang udah punya pacar nih sekarang. Gimana pacaran sama Arzan kok gak bilang-bilang sih kalau kamu pacaran sama Arzan, aku ini sahabat kamu loh tapi kamu gak kasih tahu aku kalau kamu pacaran sama Arzan, nyebelin deh.


Sani langsung mengalihkan pandangannya dan menatap sahabatnya "apaan sih aku gak pacaran sama Arzan kok, kalau aku emang pacaran pasti aku bilang, dan itu sangat mustahil aku tidak akan mau bersama Arzan kita ini berbeda sekali tau, aku hanyalah orang miskin sedangkan Arzan dia orang kaya "


"Hah gak pacaran terus rumor dari anak-anak dan dari grup sekolah itu apa, katanya kamu pacaran sama Arzan. Bohong kan kamu, pasti kamu pacaran deh aku jadi yang paling terakhir sih taunya, harusnya aku paling pertama yang tau, aku sahabat kamu loh, mentang mentang kemarin aku gak masuk sekolah dan gak dateng kepesta Alvaro "


"Is kamu ini dengerin aku ya, aku sama sekali gak pacaran sama Arzan, tapi Arzan sendiri yang bilang ke anak-anak kalau kita ini pacaran. Padahal aku gak mau loh kayak gitu yang ada nanti aku makin di bully sama anak-anak, waktu di tempat Alvaro pun aku di bully sama Bella gara-gara dia tahu kalau aku pacaran sama Arzan padahal cuman bohongan tahu gak sih "


"Oh gitu ya kalau aku ada di sana mungkin aku udah bales si Bella. Tenang aja aku akan balas dia, kamu jangan merendahkan diri terus ya, kamu berhak kok pacaran sama siapa aja, Arzan baik dia gak akan mungkin kayak temen temennya inget itu ok "


"Udah gak usah kamu gak usah bales-bales deh nanti malah makin runyem masalahnya, udah kita ngalah aja anak baik harus ngalah kita kan anak baik jadi gak boleh deh bales-bales yang jahat kita balas aja dengan kebaikan, iya tapi tetep aja aku sampaikan pun gak akan cocok sama Arzan"


"Nah nah ini yang paling aku gak suka sama kamu San, kamu tuh selalu baik sama orang lain. Seharusnya gak boleh kayak gitu. Aku gak suka sifat kamu yang ini. Udahlah kamu jangan terlalu baik sama orang lain apa lagi sama orang yang udah jahatin kamu "


"Kamu ini udah ah jangam bahas bahas itu, ayo kita ganti pakaian sekarang kan olah raga, "


"Ohh iya iya aku lupa ayo kita kekamar mandi dulu "


Mereka berdua segera pergi kekamar mandi dan menganti pakaian, olahraga kelas mereka jam pertama pagi pagi.


**


Mereka semua sudah ada dilapangan dan para laki laki main bola sedangkan para perempuan main bola yang dilempar lempar.

__ADS_1


"San aku mau kekamar mandi dulu ya kamu gak apa apa aku tinggalin atau mau ikut aku aja "


"Gak deh aku di sini aja yah Mir, kamu gak apa-apa gak diantar sama aku ke kamar mandi "


"Iya gaak apa-apa aku sendiri aja, beneran kamu di sini ditinggalin sama aku gak akan ada yang macam-macam gitu sama kamu, aku takutnya malah mereka ngebully kamu loh"


"Engga kamu tenang aja ya, aku pasti baik baik aja, kan ada Arzan juga disini "


"Yaudeh deh aku pergi dulu ya "


Setelah Mira pergi, tiba tiba saja Bella mengumpulkan para perempuan dan entah merencanakan apa lagi, para perempuan berkumpul dan mengepung Sani, Sani ditengah dan kebingunggan.


Tiba tiba saja "tangkap San tangkap " mereka melemparkan bola itu kearah Sani.


Sani yang belum siap malah terkena bola dan mengenai punggungnya, lalu mereka satu persatu melemparkan bola kearah Sani.


Arzan langsung melemparkan bola itu kearah para perempuan itu yang menyebalkan "ada apa ini, kenapa main bola seperti itu, kalian apa tidak tau bagaimana main bola lempar "


"Apaan sih Zan, kita lagi main main "


"Lagi main-main apa lagi ngebully masa Sani di tengah sendirian sedangkan kalian lempar lempar bola ke arah Sani yang ada itu bukan main-main tapi kalian mau lukain orang "


"Zan udahlah kamu ini terlalu bembela Sani, mentang mentang dia pacar kamu, kamu bela aja dia, udah biarin anak itu mending kamu balik lagi aja ke geng kita, " ucap Bella.

__ADS_1


Namun belum juga Arzan menjawab Bella sudah diserang oleh Mira yang baru datang, Mira menjambak rambut Bella dengan kuat, Sani yang melihat itu segera berlari kearah Mira dan juga Bella.


Memisahkan mereka berdua namun sangat sulit, mereka berdua malah makin menjadi jadi saja "sudah Mira, Bella sudah "


Namun Mira malah tak sengaja menyiku hidung Sani sampai berdarah, Arzan langsung membantu Sani berdiri dan menyeka hidungnya yang berdarah.


Mira langsung berhenti menjambak rambut Bella dan mendorong Bella sampai tersungkur "San maafin aku san aku gak sengaja maafin aku, aku sungguh tak sengaja "


"Aku gak apa apa Mir, udah kamu jangan berantem "


"Iya maafin aku , ayo kita ke uks "


Mira langsung membawa Sani ke uks bersama Arzan, Bella hanya diam sambil menatap kepergian meteka bertiga, sang pacar Alvaro membereskan rambut Bella yang berantakan.


"Alvaro kamu ini gimana sih bukannya bantu aku yang lagi dijambak jambak kayak gitu, malah diem aja liatin aku, gimana sih kamu ini jadi pacar gak guna banget, ngebelain aku aja engga kamu jahat Alvaro, kayaknya kamu udah kepelet juga sama kayak Arzan sama Sani, "


Bella langsung bangkit dan pergi meninggalkan pacarnya, Alvaro langsung menatap kearah Rizki dan mengelengkan kepalanya " kenapa sih malah gue yang dimarahin Riz gue salah apa, kan dia yang berantem sama Mira masa gue harus ikut campur gue ini laki masa harus ikut jambak jambak Mira ya gila aja kan, kenapa sih dis lagi berdarah ya itunya "


"Tau ah perempuan itu suka kaya gitu, udah ayo main lagi aja, nanti juga bakal balik lagi, dia sendiri yang bakal baik baikin lo, udah lah lo tau sendirikan kalau Bella itu kayak gitu "


"Iya bener juga ya, ayolah kita main lagi, pusing mikirin perempuan itu"


Mereka langsung masuk kedalam lapangan lagi dan memainkan kembali sepak bola, tak memikirkan tentang pertengkaran Bella dan juga Mira tadi..

__ADS_1


Mereka malah asik sendiri dan tak mau ambil pusing tentang kejadian tadi kejadian yang terjadi dengan cepat dan kurang seru saja gitu


karena bertengkarnya perempuan itu jambak jambakan bukan adu jotos kayak laki laki jadi gak seru ah.


__ADS_2