Mencintai Perempuan Yang Anak Ku Benci

Mencintai Perempuan Yang Anak Ku Benci
Masa gak akan sih


__ADS_3

Sani dan juga Sena baru saja selesai membereskan semua barang barang mereka berdua, Sani yang kelelahan segera duduk di samping tempat tidur dan menatap sekitar, maksudnya menatap keseluruhan kamar Sena yang begitu bersih dan maskulin.


Sedangkan Sena dia sibuk membereskan yang lainnya, Sekarang mereka tinggal dirumah Sena tidak dirumah mamih Ariana lagi.


Sani yang sedang mengecek ponselnya tiba tiba ada nomor asing yang menelfonya, dengan ragu Sani segera mengangkatnya.


"Hallo dengan siapa ini "


"Ini aku Mira Sani "


"Hah apakah benar ini Mira "


"Ya ini memang benar diriku, ada sesuatu yang ingin aku tanyakan padamu ini sangat penting dan kau harus menjawabnya"


"Apa itu "


"Bagaimana keadaan Arzan "

__ADS_1


Sani mengerutkan keningnya, apakah harus menjawab atau tidak " kenapa ku tak tanya sendiri saja pada orangnya, apakah sekarang kau sudah hilang ingatan sampai-sampai tidak tahu nomor Arzan bukankah dia laki-laki yang sangat kau cintai, masa kau tidak punya nomornya sendiri dan masa kau tidak bisa menghubunginya"


Mira menghembuskan nafasnya " cepatlah katakan apa dia baik baik saja "


"Lebih baik kau langsung hubungi Arzan atau aku perlu kirim kan nomor Arzan padamu, aku takutnya kau malah nanti salah sangka lagi padaku aku tidak mau membuat masalah dengan siapapun dan aku tidak mau lagi berhubungan denganmu ataupun Arzan aku tidak mau ada masalah dalam hidupku"


"Bicaralah cepat aku butuh jawaban "


Sani yang memang tak mau berurusan lagi dengan Mira langsung mematikan sambungan ya dan menyimpan ponselnya bahkan Sani mematikannya.


"Siapa sayang " tiba tiba Sena sudah ada didepannya


"Baguslah kau jangan berteman lagi dengan perempuan itu, untuk apa dia hanya benalu, sayang apakah kita tak akan melakukan malam pertama, apakah kau tak kasian dengan suami mu ini "


Sani mengalihkan pandangannya dan memegang wajahnya tiba tiba saja dirinya malu, kenapa suaminya tiba tiba menanyakan hal itu.


"Sayang kau kenapa, kenapa kau malah mengalihkan pandanganmu, kenapa ada apa sayang "

__ADS_1


"Tak apa, tapi aku harus mandi dulu, tak mungkin kan aku seperti ini, aku masih bau "


Sani langsung bangkit dan akan masuk kedalam kamar mandi namun tangannya ditarik dan langsung dibaringkan ditempat tidur sedangkan Sena ada diatasnya.


Sena membelai wajah Sani sampai keleher dan Sani hanya bisa menunduk.


"Jangan menunduk sayang, aku tak akan memaksa jika kau tak mau aku tak akan memaksakan kehendaku "


"Emm tapi aku belum mandi "


"Tak apa kau selalu wangi " sambil mengendus leher Sani


"Jadi bagaimana apakah kau sudah siap sayang, aku akan pelan pelan kau bisa memberhentikan diriku bila kau kesakitan"


Sani menatap Sena dengan intens, Sani langsung menganggukan kepalanya.


Sena dengan senang langsung melakukan ritual malam pertamanya ya meskipun belum malam, ini untuk pertama kalianya lagi dirinya melakukan hubungan suami istri.

__ADS_1


Sudah lama dirinya tak melakukan ini, semoga saja tak kaku dan memalukan dirinya harus terlihat hebat dan membuat istrinya puas dengan setiap sentuhan yang dirinya berikan .


Ayo kita mulai, dan untuk kalian bayangkan saja apa yang akan kami lakukan saat ini.


__ADS_2