Mencintai Perempuan Yang Anak Ku Benci

Mencintai Perempuan Yang Anak Ku Benci
Yah malah kena


__ADS_3

"Ya sudah sekarang kau minta saja Rizki untuk menghapus vidionya "


"Papih tau "


"Tentu papih tau karena video itu sudah tersebar bahkan Fatimah saja tahu, tegur temanmu itu seharusnya video seperti itu tidak baik untuk dibagikan, pokoknya hapus dari manapun sosial medianya jangan sampai tersebar lagi ya, nanti kan orang-orang pikirannya yang enggak enggak, nanti kalau pikiran mereka yang ngeres gimana kan, kamu juga nanti yang rugi sama Sani, padahal kan cuma salah paham aja tapi orang lain kan gak tahu cerita yang sebenarnya"


"Iya juga ya Pi, ya udah deh nanti aku minta tuh sama anak itu tuh anak satu itu kebiasaan deh dia kalau ada apa apa suka main sebar-sebarin aja nanti aku bilang deh pih"


"Iya ya udah sekarang istirahat besok kamu sekolah kan . Jangan lupa belajar papih ingin kamu fokus sama pelajaran kamu, kalau Bella seperti itu terus kamu gak usah mikirin dia atau gimana pokoknya kamu fokus belajar dan jangan mikirin apa apa "


"Iya pih pasti. Ya udah ayo papih juga istirahat besok juga kan papih kerja sama kan"


"Iya iya"


**

__ADS_1


Alvaro yang baru dateng kesekolah malah banyak yang melihanya " cie sekarang sama Sani Al bukannya benci ya waktu itu suka bully pantesan sekarang gak pernah cari gara gara sama Sani " celetuk salah satu siswa


"Iya nih Bella mau kemanain nih, ah masa sih mau dua-duanya satu-satu dong jangan maruk jadi orang" jawab yang lain


"Iya bener juga ya parah banget nih si Alvaro udah Bella sekarang sama Sani yang waktu itu dulu pernah di-bully terus sekarang sama dia kan. Ya ampun gila banget lo Al satu-satu dong kalau Bella ya Bella kalau Sani Sani jangan dua-duanya"


"Parah parah parah banget bukanya masih hubungannya sama Bella, sama Bella aja atuh Al jangan sama Sani juga kasihan jangan dipermainin punya hati kali mereka berdua"


Alvaro yang kesal segera menatap mereka semua " apa-apaan Maksud lo hah , lo semua gak tahu cerita awalnya gimana kalau gak tahu gak usah banyak bacot ya, berani-berani nya bilang kayak gitu sama gue"


Alvaro langsung melempar tasnya dan langsung menonjok laki laki itu dan akhirnya malah berantemkan saling tonjok tonjokan.


Sani yang baru dateng langsung menghampiri kerumuna dan melihat Alvaro yang sedang berantem dengan murid yang lain.


"Ya ampun heyy panggil guru dong kenapa malah dibiarin "

__ADS_1


"Apaan sih San rame tau "


"Ihh kok gitu sih "


Sani yang akan pergi dan memanggil guru malah terdorong dan membuatnya maju kedepan dan menubruk orang yang lagi berantem itu dan Alvaro menjadi salah sasaran dan malah menonjok pipinya Sani.


Alvaro dan laki laki itu langsung berhenti berkelahi, Sani memegang pipinya yang cenut cenutan dan tiba tiba saja dirinya pingsan.


Tiba tiba saja ada yang menangkapnya "San bangun, Sani bangun lo gak apa apa kan "


"Parah lo Alvaro tonjok perempuan, bawa dia bawa ke uks kali"


"Ada apa ini " tiba tiba ada seorang guru dan melihat Alvaro


"Alvaro Alvaro kamu buat masalah apa lagi, dan Sani kenapa bawa ke uks saya akan panggil orang tua kamu "

__ADS_1


Alvaro menghembuskan nafas kesalnya dan langsung membawa Sani ke uks.


__ADS_2