Mencintai Perempuan Yang Anak Ku Benci

Mencintai Perempuan Yang Anak Ku Benci
Bersenang senang


__ADS_3

Sani dan juga Arzan sedang bermain main di Timezone mereka menikmati semua permainan, bahkan Suni menikmati permainan itu sampai-sampai Arzan yang melihatnya senang sekali.


Akhirnya dia bisa melihat Sani tertawa lepas yang selama ini jarang dia lihat karena Sani biasanya hanya tersenyum tipis dan hanya seadannya saja.


"Bagaimana apakah kau senang bermain seperti ini"


"Iya aku senang dan makasih ya kamu udah mau ajak aku ke sini. Beneran deh senang banget permainan kayak gini, dulu terakhir aku main waktu smp sama ayah aku, tapi sekarang susah "


"Ya udah nanti kita kapan-kapan ke sini lagi ya, kita main-main lagi pokoknya aku akan ajak terus kamu main ke sini kalau kamu suka "


"Makasih Zann, "

__ADS_1


"Cie lagi pacaran nih So sweet banget sih kalian pacaran kayak gini, gak nyangka ya bakal bisa ketemu kayak gini"


Arzan dan juga Sani segera mengalihkan pandangannya dan menatap pasangan Alvaro dan juga Bella


" Iya dong kalian aja pacaran masa gue sama Sani gak, emang dunia ini milik kalian berdua gitu"


"Iya gue tau, dunia ini bukan punya gue sama Alvaro, tapi Arzan apa lo udah bilang sama kedua orang tua lo, kalau lo pacaran sama orang miskin kayak gini, yang dekil dan bau, biar gue tebak ya pasti gak direstuin deh, pasti gak akan pernah direstuin, mamih lo kan tinggi banget, masa iya mau punya menantu kayak dia, bisa bisa dia malu dong "


"Tenang aja orang tua gue gak kayak lo berdua yang gak suka sama orang miskin, kita semua tuh hidupnya berbaur sama siapa aja dan gak beda-bedain kalangan dari orang kaya atau orang sederhana, jadi jangan sama-samain orang tua gue sama kalian berdua, ayo San kita pulang, gak enak disini mah ada penganggu, terus malah jadi panas juga ih serem "


"Inget ya San sampai kapan pun lo gak akan pernah bisa bahagia sama laki laki manapun, jangan harep bakal ada keluarga yang nerima lo, bakal gue pastiin kedua orang tua Arzan gak akan pernah terima loh "

__ADS_1


"Zan kok kayak yang ada ngomongnya tapi orangnya gak adah, ihg takut banget Zan ayo lari Zan "


"Ayo San aku juga merinding ayo kita larii "


Mereka berdua segera berlari meninggalkan Bella dan juga Alvaro "sayang lihat mereka "


"Udahlah sayang biarin aja kita kan kesini mau makan, mau main bukan mau gangguin mereka, disini banyak orang jangan buat malu ya sayangku, cintaku ayo ayo ayo "


"Ihh nyebelin deh "


Alvaro hanya tersenyum dan langsung mengandeng kekasihnya, namun Bella malah menepisnya terus menerus, namun namannya juga Alvaro dia terus menerus merangkul kekasihnya.

__ADS_1


"Udah ah Varo aku kesel sama kamu, aku gak suka deh sama kamu yang kayak gini, biasannya kamu suka bully Sani juga, tapi sekarang apa, kamu hanya diam aja, apa sekarang kamu udah suka sama dia, apa sekarang kamu udah gak mau bully dia lagi "


Bella langsung pergi meninggalkan Alvaro "pusing dah punya pacar lebih baik gak punya aja biar tenang dan gak disalahin terus "


__ADS_2