
Sonia yang memang sengaja menunggu anaknya keluar dari dalam rumah mertuanya hanya diam saja saat mobil ada yang masuk kedalam rumah itu, Sonia dengan cepat segera masuk dengan menyelinap. Dia tahu itu mobil anaknya.
"Alvaro "
Alvaro yang baru saja keluar dari dalam mobil mengalihkan pandangannya dan menatap kesal ada ibunya.
"Kamu ngapain kesini, ada perlu apa lagi sih "
"Ibu pengen berbicara sama kamu, ada yang ibu ingin bicarakan sama kamu ini penting banget, ini itu tentang ayah kamu dan juga temen kamu Sani yang selalu kamu bangga-banggakan yang selalu kamu bawa kemana-mana itu loh, ini penting banget Al "
Alvaro mendekati ibunya lalu menyenderkan tubuhnya di tembok, "apa sih emangnya Anda mau kasih tau apa, mau kasih tahu sama saya kalau ayah saya dan juga Sani nikah gitu mau jelek-jelekin mereka berdua. Sebenarnya mau kamu tuh apa sih saya udah bilang kan saya nggak akan pernah mau anggap kamu sebagai ibu saya, kamu itu terlalu tega tinggalin saya dan juga Ayah saya saat kondisi kita tuh emang lagi nggak baik-baik aja. Sedangkan kamu sendiri malah kabur sama laki-laki lain emangnya itu baik emangnya itu bagus enggak sama sekali, itu adalah sikap yang paling jelek tahu nggak seorang ibu seharusnya ada selalu untuk aku anaknya tapi nyatanya kamu enggak bisa kan kamu enggak bisa hidup tanpa harta "
__ADS_1
"Jangan bahas itu dulu, aku tahu aku adalah ibu yang gagal, aku tahu aku ibu yang sangat-sangat gagal karena telah meninggalkan kalian berdua itu hanyalah sebuah masa lalu, itu tidak usah dibahas lagi aku sungguh menyesal Alvaro ibumu ini sangat menyesal karena telah meninggalkan anaknya sendirian di rumah, telah meninggalkan suaminya. Ibu terpaksa melakukan itu karena omahmu, Ibu terpaksa bukan karena keinginan ibu pergi, ini keinginan omah mu "
Alvaro malah tertawa dan melipat tangannya "mungkin kalau misalnya kamu ninggalin ayah karena bukan karena laki-laki lain atau harta kalau memang benar benar karena Oma, mungkin aku akan maafin kamu mungkin aku akan anggap kamu sebagai ibu aku, tapi nyatanya enggak kamu sama sekali ninggalin kita berdua tuh karena harta karena sebuah kehormatan jadi udah deh aku lagi nggak mau bicara dan aku lagi nggak mau bertengkar sama kamu, please pergi dari rumah sebelum omah keluar dan kalian malah cekcok aku pusing aku pengen istirahat aku pengen tidur dan nggak mau mikirin apa-apa" Alvaro mencoba untuk berbicara baik baik pada ibunya ini.
"Kamu harus tahu dulu tentang semua ini Alvaro, kamu harus tahu kalau ayah kamu dan juga Sani itu udah nikah mereka kemarin malam tuh makan malam dan ibu ke sana. Ibu ada di sana dan ibu tuk tegur mereka dan ayah kamu bilang kalau mereka tuh udah nikah kamu harus tahu semua ini pasti kamu nggak dikasih tahu kan sama ayah kamu, sama nenek kamu itu kalau mereka berdua Sani sama ayah kamu udah nikah, kamu ini udah ditipu sama mereka berdua kamu tahu Sani itu bermuka dua dia dekatin kamu dan deketin ayah kamu buat dapetin harta kalian berdua, dia itu sama aja kayak perempuan lain hanya ingin harta kalian "
Alvaro masih saja diam baru juga mau menjawab neneknya sudah datang dengan wajah yang begitu garang, Alvaro yang mempunyai kesempatan langsung pergi dan masuk kedalam rumah " Alvaro ibu mu ini belum selesai berbicara, kau mau kemana kenapa kau pergi Alvaro, ibu masih ingin berbicara padamu "
"Mau apa lagi kamu ke sini, kamu ingin mempengaruhi Alvaro kamu ingin membuat dia jatuh ke tanganmu, itu tidak akan pernah mungkin Sonia, kamu punya apa kamu punya uang kamu punya apa buat biayain Alvaro. Kamu nggak punya apa-apa , saya dulu udah pernah kasih kamu uang dan kamu juga udah pergi kan sama selingkuhan kamu. Saya tahu dari dulu kalau kamu nggak benar-benar jatuh cinta pada anak saya Sena, makanya saya sengaja untuk mengusir Sena dari rumah ini apakah dia akan memilih kamu atau memilih keluarganya, ternyata dia malah memilih perempuan murahan seperti kamu Dan pada akhirnya sudah terbuktikan kamu bukanlah perempuan setia dan bisa hidup tanpa harta bahkan saya beri kamu sedikit uang saja kamu sudah lari dengan selingkuhan kamu, jadi untuk apa kamu datang lagi kemari. Apakah tidak cukup saat saya datang ke rumah kamu. Apakah kamu ingin menghancurkan semua apa yang sudah dimiliki anak saya dan kamu juga jangan berharap akan kembali lagi pada Sena, karena semua tidak akan pernah terjadi"
"Itu semua karena mamih, kalau mami nggak ikut campur tentang rumah tangga aku sama Sena mungkin aku sama Sena masih suami istri, mami itu terlalu ikut campur tahu nggak sih dalam rumah tangga kami berdua. Jadi aku mau nggak mau terima uang dari mami dan aku pergi sama dia kalau nggak kayak gitu aku juga nggak akan tinggalin Sena aku udah nggak kuat sama mami aku nggak kuat dengan sikap mamih "
__ADS_1
"Kalau kamu memang benar-benar cinta pada Sena kamu akan bertahan dengan sikap ataupun sifat saya bagaimanapun itu, kamu akan meluluhkan hati saya kamu akan baik pada saya atau mencoba untuk bisa dekat dengan saya dan membuat saya tidak benci lagi pada kamu tapi kamu tidak melakukan itu kan, kamu malah membuat saya dan anak saya jauh maka lebih baik sekarang kamu pergi dari rumah ini dan jangan pernah buat masalah lagi di sini karena sampai kapanpun Sena tak akan kembali padamu, dan Alvaro pun tak akan ada untuk mu "
"Ya aku tahu Sena tidak akan pernah kembali padaku aku hanya ingin memberitahu anakku kalau Ayahnya telah menikahi temannya dia telah menikahi Sani "
Mamih Ariana sedikit kaget namun segera mengatur keterkejutan itu "lalu untuk apa kau memberitahu Alvaro dia masih punya keluarga yang bisa memberitahunya tentang hubungan itu, kamu ingin menghancurkan rumah tangga anak saya kan, itu tidak akan pernah bisa terjadi saya akan menjadi tameng dan saya akan menjadi orang terdepan yang melawan kamu, kamu tidak akan pernah bisa memisahkan Sena dengan Sani, mereka sudah sangat cocok dan mereka akan selalu menjadi suami istri dan kamu hanyalah akan menjadi benalu dari awal saya sudah curiga kalau kamu akan kembali lagi dan benar kan kamu kembali lagi ke sini untuk menghancurkan anak saya lagi, untuk yang kedua kalinya dan saya tidak akan membiarkan itu lagi lebih baik sekarang kamu pergi dari rumah saya atau saya telepon polisi untuk mengusir kamu dan memenjarakan kamu"
"Ingat nenek peot saya akan kembali lagi saya akan merusak rumah tangga Sena dan saya akan membuat Alvaro percaya pada saya kalau kalian semua telah membohonginya, kalian semua telah merahasiakan semua ini kalian semua telah merahasiakan sebuah rahasia yang begitu besar saya akan menghancurkan kalian"
"Enak saja kau berkata kalau aku nenek peot ke sana kau pergi jangan kau datang lagi ke rumah ini, jangan pernah kau menginjakkan kaki di rumah ini lagi dasar perempuan sialan kau"
Sonia langsung melenggang pergi dan mamih Ariana yang kesal masuk ke dalam rumah. Enak saja dirinya dikatakan nenek peot, dirinya ini nenek segar bugar bukan nenek peot awas aja Sonia itu akan dirinya bejek-bejek mukanya nanti. Sekarang belum waktunya awas saja kalau perempuan itu mengejar lagi cucunya dirinya harus bertemu dengan Alvaro dan berbicara semua ini jangan sampai Alvaro mengetahui sebelum waktunya.
__ADS_1