Mencintai Perempuan Yang Anak Ku Benci

Mencintai Perempuan Yang Anak Ku Benci
Kembali berulah


__ADS_3

"Ayo sayang kita makan, kau harus makan yang banyak ya"


Sani menganggukan kepalanya sekarang mereka sudah ada disebuah restoran yang tak jauh dari penginapan hotel mereka berdua.


Saat Sena sedang menyuapi sang istri ada yang menepis tangannya " boleh aku bergabung lihatlah disini penuh aku tak kebagian tempat duduk "


Belum juga Sena dan Sani menjawab dia perempuan itu sudah duduk dan menatap Sani dengan angkuh.


"Ayo sayang makan lagi " ucap Sena sambil kembali menyuapi Sani.


"Kalian bener bener kayak ayah dan anak deh " ucap perempuan ini


"Nggak apa-apa mau kayak Ayah sama anak, kayak kakek sama cucu itu nggak masalah kok nggak ada yang rugi kok di sini, lagian kita juga pengantin baru udah sah ini jadi mau lakuin apapun nggak ada yang larang kan terus kamu kenapa terus protes terus kamu iri ya" ucap Sani


"Apaan sih, Sen aku mau bicara sama kamu "


"Mau bicara apa sih, cepetan jangan ganggu terus salsa"

__ADS_1


Salsa menyimpan sendok nya dan menggapai tangan Sena, namun Sena langsung menepisnya " bicara aja gak usah sambil pegang kayak gini"


"Ist gini Sen, boleh gak sih istri mu itu pergi dulu "


"Gak bisa, dia istriku akan selalu ada disampingku, jadi kalau mau bicara ya bicara aja "


Salsa menatap Sani lalu menatap Sena lagi "gini Sen aku tuh dari dulu udah suka sama kamu, selama ini aku nggak nikah emang tunggu kamu, kamu mau nggak jadi pasangan aku, gak apa-apa kok kalau aku misalnya jadi istri kedua pun aku nggak masalah yang penting aku bisa sama kamu"


Sani mengulurkan tangannya dan memegang kening Salsa" nggak salah kamu bicara kayak gitu sama suami orang"


"Gini ya Salsa kamu ini nggak lihat kalau aku udah punya istri, pilihan aku hanya satu dan aku nggak akan pernah menduakan istriku sampai kapanpun, meskipun kamu akan memberikan semua hartamu padaku aku tidak akan pernah mau. Siapa yang suruh kamu untuk nunggu aku, aku nggak pernah nyuruh kamu untuk nunggu aku, aku udah bilang kan dari dulu kalau aku tidak bisa bersamamu kita hanya cocok untuk menjadi rekan kerja saja, kalau untuk menjadi suami istri itu tidak karena aku sama sekali tidak menyimpan hati sama kamu sedikitpun, jadi tolong jaga sikap kamu di sini, di manapun kita berada kamu jaga sikap, aku sudah berumah tangga dan juga aku sudah beristri kau hargailah istriku jangan mentang-mentang kau bisa cari uang sendiri lalu kau tiba-tiba merendahkan istriku seperti ini"


Salsa yang mendapatkan tolakan dari Sena wajahnya begitu merah, dirinya ditolak dengan mentah-mentah untuk apa selama ini dirinya merawat tubuhnya dengan cantik hanya untuk Sena, tapi saat bertemu kembali untuk yang pertama kalinya bertemu lagi tanpa harus video call-an ataupun kalau ada masalah kerjaan aja malah ujung-ujungnya ditolak, sejak kapan Sena menikah dan perempuan itu kenapa bisa menikah dengan Sena.


***


Sena dan juga Sani yang baru saja pulang makan di tempat lain segera mengganti pakaiannya, Sani langsung membaringkan tubuhnya sedangkan Sena sendiri masuk ke dalam kamar mandi dan ingin buang air kecil.

__ADS_1


Sani yang sudah sedikit terlelap terbangunkan oleh dering ponsel suaminya, Sani segera mengangkat telepon itu karena yang menelpon adalah Salsa perempuan yang tadi meminta suaminya untuk menjadi suami perempuan itu, gila kan sebenarnya dirinya sangat marah dan ingin sekali menjambak rambut perempuan itu. Tapi dirinya harus menjaga image suaminya.


"Sena kau bisa pergi ke kamarku sekarang, aku sendirian di sini aku terjatuh kau bisa kan kemari dan bantu aku ke rumah sakit aku sungguh butuh bantuan kau bisa kan bantu aku kemari tolonglah Sena, kau jangan bicara saja pada istrimu aku tunggu ya"


"Kau tidak punya kontak laki-laki lain memang selain suamiku hah, banyak di sini laki-laki dan banyak staf hotel yang bisa membantumu kau salah telah menggoda suamiku tidak akan pernah tergoda oleh perempuan murahan sepertimu. Lebih baik kau menyerahlah suamiku sudah punya aku dan aku sampai kapanpun tidak akan pernah melepaskan suamiku dan aku pun tidak akan membiarkan suamiku untuk menikahi peremp!uan sepertimu dan sampai kapanpun suamiku akan punya istri satu, hanya diriku saja sudahlah jangan ganggu terus menerus kau ini tidak tahu diri jadi perempuan"


"Kau tidak tahu aku, aku sudah mencintai Sena dari dulu sebelum kau datang, aku sudah mencintai Sena dari dulu aku begitu sayang padanya, kau ini baru bertemu dengannya mungkin saja Sena akan berubah pikiran dan nanti tidak akan pernah mencintaimu lagi kau tahu aku sudah lama sekali berteman dengannya, sangat lama bahkan sebelum ada Sonia pula mantan istrinya"


"Aku tidak peduli mau seberapa lama pun kau berteman dengan suamiku, mau kau dari kecil berteman dengan suamiku mau dari dalam kandungan kalian berteman aku tidak peduli. Yang terpenting dia sudah menjadi suamiku jadi kau jangan macam-macam pada suamiku, aku bisa melakukan sesuatu yang tak pernah bisa kau bayangkan jadi jangan macam-macam meskipun kau menganggapku hanyalah seorang anak kecil tapi tetap sekarang aku adalah seorang istri yang akan menghalangi pelakor yang akan merebut suamiku, kau ini daripada menjadi pelakor lebih baik cari laki-laki lajang yang mau menikahimu dosa kau menjadi pelakor mau diazab"


"Berikan ponselnya pada Sena "


"Bodo ah cape aku "


Sani langsung mematikan sambungannya dan tak lupa Sani juga memblokir nomor perempuan itu, enak saja dia mau menghancurkan rumah tangannya hadapi dulu Sani.Tak menyangka dirinya ini akan bertemu dengan perempuan senekat itu.


Suaminya ternyata banyak yang suka juga ya, dirinya harus menjaga suaminya dengan benar jangan sampai suaminya direbut oleh perempuan diluar sana yang haus akan kasih sayang suami orang lain.

__ADS_1


Sedangkan dikamar lain Salsa malah melampiaskan kemarahannya pada barang barangnya, dia melemparkan barang barangnya keseimbangan arah, dirinya kecewa sangat kecewa dengan jawaban Sena kenapa harus seperti ini jalan hidupnya. Untuk apa dirinya menunggu Sena kalau pada akhirnya tak mendapatkan Sena sama sekali. dirinya telat dan kalau saja dirinya tahu menikah akan dirinya hancurkan pernikahan itu.


__ADS_2