Mencintai Perempuan Yang Anak Ku Benci

Mencintai Perempuan Yang Anak Ku Benci
Gak akan lepasin


__ADS_3

Bella yang menyusul Alvaro segera melihat dimana keberadaan Alvaro tentu saja dengan Rizki kalau bukan dengan Rizki dengan siapa lagi coba.


Bella terus saja melihat ponselnya sebelum Alvaro pergi dirinya sempat bertemu dan juga menyadap setiap ponsel Alvaro, jadi otomatis lokasi Alvaro akan selalu terlacak olehnya.


"Gimana Bell dimana jauh gak "


"Sebentar lagi sekarang mereka lagi makan ayo "


Bella dengan cepat menarik tangan Rizki dia ingin sekali mencaci maki Sani, lihat saja apa yang akan dirinya lakukan habis dia ditanganku.


"Awas salah Bell ah "


"Gak akan tenang aja, lo hanya perlu percaya sama gue, kita jalan aja sebentar lagi juga nyampai kok "

__ADS_1


Mereka berdua sudah ada didalam tempat makan yang dicarIi Bella, Bella celingak celinguk mencari keberadaan Sani dan juga Alvaro.


Bella makin dalam masuk dan terus masuk namun tak ketemu, saat melihat kearah paling pojok dirinya melihat ada Sani yang sedang tertawa dengan pacarnya.


"Awas ya lo San berani beraninya lo sama pacar gue, awas lo Sani "


"Jangan buat masalah Bell bicara baik baik aja "


"Diam Rizki gimana gue aja, gue pengen hajar tu perempuan lo hanya perlu diem aja, tenang gue yang tanggung semuanya "


Alvaro langsung menarik Bella "apa apaan kamu ini hah, datang datang bikin rusuh "


Bella langsung melepaskan cekalan sang pacar dan maju kearah Sani "lo ya enak aja deket sama pacar orang, lo mau jadi pelakor hah, harusnya lo tau Alvaro udah punya gue, seharusnya lo gak usah mau kalau diajak kemana mana, harusnya lo nolak dasar lo murahan ya, "

__ADS_1


"Apaan sih Bell aku yang ajak Sani dan aku yang paksa dia buat ikut, dia gak salah kamu ini kenapa sih bikin masalah aja, bisa gak sih gak buat aku malu kamu ini udah besar seharusnya jangan kayak gini, kelakuan kamu kayak anak kecil banget tau Bell, udah deh mulai sekarang kita putus, aku gak mau sama kamu lagi cape aku Bell kamu gak berubah berubah "


Alvaro langsung menarik tangan Sani keluar dari sana, sebelumnya Alvaro sudah menyimpan beberapa lembar uang. Sedangkan Bella dia tak bisa berkata apa apa, hanya bisa diam dengan apa yang Alvaro katakan.


Kenapa malah jadi seperti ini, padahal dirinya hanya ingin Alvaro kembali pada Alvaro yang dulu dan menyadarkan Sani, kalau Sani tak pantas ada disamping Alvaro, derajatnya begitu berbeda tak sama


Rizki mendekati Bella dan menepuk bahunya "kamu gak apa apa kan Bell "


Bella langsung menatap Rizki lalu tersenyum sengit" gue gak apa apa, liat aja gue akan buat Alvaro balik lagi sama gue, gue gak bisa diginiin, kenapa Alvaro malah makin mihak perempuan gatel itu "


Rizki hanya mengaruk kepalanya saja, persahabatannya menjadi kacau, istt kenapa bisa seperti ini coba "jadi kita mau kemana sekarang Bell "


"Ya ikutin merekalah kemana lagi, aku gak akan pernah mau lepas dari Alvaro dan aku gak akan mau lepasin Alvaro gak akan sampai kapan pun "

__ADS_1


"Yaudah ayo ayo sekarang kita pergi Bell, ayo cepet keburu jauh ahh "


__ADS_2