Mencintai Perempuan Yang Anak Ku Benci

Mencintai Perempuan Yang Anak Ku Benci
Ternyata seperti ini kehidupan Bella


__ADS_3

Bella yang baru pulang langsung disambut dengan wajah Papinya yang begitu menyeramkan" Siapa suruh kamu pergi ke luar negeri tanpa bicara dulu sama papi tanpa mendiskusikan dulu dengan Papi. Memangnya Papi mengizinkan kamu pergi begitu saja"


Bella langsung menyimpan tasnya dan duduk " Maaf Bella nggak bilang sama papi, Bella cuma mau jalan-jalan aja kok sama Rizki sama Alvaro. Kenapa sih Pi aku ini dikekang banget sama papi. Padahal aku cuma jalan-jalan aja aku nggak lakuin apa-apa Pi"


"Kamu ini perempuan makanya Papi selalu menjaga kamu dengan ketat. Papih nggak mau ya sampai kecolongan kamu ini bergaul sama laki-laki. Emang mereka baik tapi nggak tahu nanti kedepannya kamu ini harus benar-benar kalau cari temen, Papi udah bilang kan kamu berteman sama perempuan aja nggak usah sama laki-laki ini berteman semua laki-laki enggak ada perempuannya satupun"


"Aku lebih nyaman berteman sama mereka Pih. Daripada sama perempuan kenapa sih aku beda sama Selena aku beda sama Kakak jadi papih tenang aja aku nggak akan pernah lakuin apa yang pernah Kakak lakuin, ya Selena aja bodoh terlalu gampang dibodohi sama laki-laki"


Papihnya langsung berdiri dan menatap Bella dengan kesal " kamu juga akan bodoh jika nanti ada laki-laki yang kamu cintai meminta sesuatu yang seharusnya kamu nggak beri, kenapa kamu malah jadi bawa-bawa Selena kakakmu jangan ungkit-ungkit lagi dia"


"Ya karena Papi selalu sangkut-pautin aku sama Selena terus ya mungkin Selena dulu bodoh karena memberikan itu sama pacarnya, sampai-sampai hamil kan temannya itu emang laki-laki semua dan dia juga bodoh kasih sama teman-temannya juga dan nggak tahu hamil anak siapa. Aku beda sama Selena Pih aku beda. Aku berteman sama mereka bertiga dan aku enggak akan mungkin kasihin apa yang berharga dalam hidup aku, Alvaro aja nggak pernah sentuh aku jadi papi nggak usah sama-samain aku deh"


Plakk Bella ditampar oleh papinya sampai-sampai bibirnya berdarah, mamihnya yang ada disana tak bisa melakukan apa apa hanya diam saja, karena kalau dirinya membantah suaminya dirinya akan disiksa habis habisan.


"Papih ya, semenjak kejadian Selena papi itu jadi kasar, Aku tuh pengen papih yang dulu kenapa malah jadi kayak gini gara-gara Selena semua ini "

__ADS_1


Bella langsung berlari kearah kamarnya, saat ada seorang perempuan yang wajahnya hampiri mirip dengannya Bella menyenggolnya dan membuka pintu kamarnya lalu menutupnya dengan keras.


Perempuan itu turun dan menghampiri Papinya"Papi jangan terlalu ngekang Bella kasihan Bella, dia nggak sama kayak Selena dia beda. Dia nggak akan mungkin lakuin apa yang pernah Selena lakuin. Kasihan dia selalu aja Papi marahin"


Sang papih langsung menatap anak sulungnya " Papi juga dulu berpikir kalau kamu nggak akan pernah ngelakuin itu dan nggak akan pernah ngecewain papih, tapi nyatanya apa kamu kecewain papih juga kan kamu ngerti nggak sih kalau Papi itu ngerasa gagal menjadi orang tua, gagal banget Selena dan Papi nggak mau kejadian itu kembali terulang sama Bella dan Papi nggak mau jadi ayah yang gagal lagi "


Papihnya langsung pergi dari sana dan hanya meninggalkan Selena dan juga mamihnya, mamihnya langsung menghampiri Selena " Kamu mau ke mana Selena udah rapih kayak gini " tanya mamihnya mencoba untuk menghilangkan ketegangan tadi.


"Kalau aja Selena nggak bodoh ya Mi kasih keperawanan Selena sama pacar Selena dan juga teman-temannya, mungkin semua ini nggak akan pernah terjadi mih, papi juga nggak akan marah sama Selena dan gak akan ngekang Bella juga di sini Selena salah dan hancurin keluarga kita. Selena udah buat Papi kecewa dan buat dia berpikir kalau dia menjadi Ayah yang gagal buat aku dan juga Bella"


Selena menundukan kepalanya lalu kembali menatap mamihnya " tetep aja Selena nggak akan bisa ngejalani hidup ini dengan baik yang ada Selena akan terus berfikir kalau Selena yang udah buat hancur keluarga ini dan emang bener itu kenyataan dan Selena juga bodoh udah gugurin anak Selena"


Selena waktu itu saat tahu kalau dirinya hamil dia mau minta pertanggungan jawaban pada pacarnya, namun dia sama sekali tidak mau karena dia tidak melakukan sendiri dengan teman-temannya juga secara bergiliran dan dirinya mau melakukan itu.


Bodoh sekali kan saat dirinya berbicara pada Ayahnya, Ayahnya begitu marah dan kecewa sampai-sampai dirinya dipukuli oleh ayahnya saat itulah dirinya pergi dari rumah dan menggugurkan anak ini, sampai-sampai nyawanya sendiri pun tidak akan selamat.

__ADS_1


Setelah anaknya tiada dirinya baru sadar kalau dirinya telah membunuh calon anaknya seharusnya dirinya tidak melakukan itu, seharusnya dirinya mengurus anak itu bukan menggugurkannya dan sekarang hanyalah sebuah penyesalan yang ada dalam hidupnya bahkan dirinya tidak bisa menjalankan hidup dengan benar.


Meskipun sekarang dirinya bersama keluarganya tapi tetap saja Ayahnya masih marah dan tak membolehkannya keluar dari rumah bahkan untuk sekolah saja ayahnya tidak mengizinkan.


Selena berjalan keluar rumah dan mamihnya mengejarnya dari belakang, sedangkan Bella yang tadi keluar melihat itu " bahkan Mami nggak nyamperin aku dia malah urusin Selena terus-menerus aku tuh di sini emang nggak dianggap anak kayaknya"


Bella mengambil ponselnya dan mencoba untuk menghubungi Alvaro, hanya Alvaro saja yang bisa mengerti dirinya.


"Alvaro angkat teleponnya jangan kayak gini dong aku lagi butuh kamu, kamu dimana "


Bella yang sudah menyerah untuk menelpon Alvaro langsung saja masuk ke dalam kamarnya, di rumah ini tidak ada yang peduli pada dirinya bahkan Papinya saja sudah tidak peduli karena Selena.


Dialah penghancur rumah ini dulu papihnya begitu baik dan selalu menuruti apa yang dirinya mau ya meskipun sekarang yang dirinya mau masih dipenuhi bahkan apapun yang dirinya mau diberikan tapi soal kebebasan sulit sekali.


Dulu saja kalau ingin bermain dengan Alvaro dirinya harus kabur dan pulang-pulang ya dipukuli tapi dirinya tidak jera jera, dirinya ingin bebas tidak mau dikekang seperti ini Selena lah pembawa sial di rumah ini seharusnya dia lenyap dan tak ada di sini. Sekarang bahkan mamihnya hanya mengurus Selena saja..

__ADS_1


__ADS_2