My Cute Nanny

My Cute Nanny
Aku sangat mencintai istriku


__ADS_3

Melati, Chery, Elmo, nyonya Teja Kusuma dan Ijah masuk ke dalam mobil Van mewah. Melati menoleh ke arah suaminya yang tidak ikutan masuk ke dalam mobil Van tersebut.


"Sayang, kamu kok nggak masuk?"


Moses mencium keningnya Melati "aku masih ada urusan, pulanglah dulu!" Moses kemudian meraih tangan mertuanya dan mencium punggung tangan mertuanya "ma, maaf Moses merepotkan lagi, Moses nitip Melati dan anak anak ya, Moses masih ada kerjaan"


"Iya, ati ati ya kamu" jawab mamanya Melati.


Moses mencium kedua buah hatinya dan menutup pintu mobil van-nya. Mobil Van itu pun langsung melaju di bawah kendalinya pak Joko.


Moses menoleh ke arah Ray dan Delia.


"Del, kamu kok nggak ikut ke mobil Van tadi?" kata Moses heran.


"Heee, saya mau ikut ke mana saja pacar saya pergi tuan, heeee, kami baru jadian nih" celoteh Delia dengan polosnya.


Ray langsung merasa kikuk di depan tuan besarnya. Asisten handalnya Moses itu pun hanya bisa meringis dan menggaruk nggaruk kepalanya.


"Terserah kalian lah" sahut Moses sembari masuk ke dalam mobil sport kesayangannya.


Ray masuk di belakang kemudi dan Delia masuk di jok sampingnya Ray, sembari terus mengulas senyum kebahagiaannya.


Si Blacky pun meliuk manis di atas jalan beraspal siap mengantarkan tuannya.


"Tuan, kita ke mana?" tanya Ray.


"Ke kantor dan kamu hubungi Awan untuk menemui aku di kantorku" kata Moses sembari menyandarkan kepalanya di atas jok dan memejamkan matanya.


"Sayang" Delia memanggil Ray dengan suara sangat lirih.


Ray menoleh sekilas ke arah Delia dan nampak heran "sekarang, kau panggil sayang ke aku?" Ray berkata dengan setengah berbisik.


"Iya lah, kita kan sudah ci......"


Ray langsung membungkam mulutnya Delia dengan tangan kirinya sedangkan tangan kanannya masih memegang kemudi.


"Kamu itu, ya. Ssssttt, ada tuan!"


"Tuan nggak akan dengar, tuan sedang tidur tuh" jawab Delia sambil meringis ke arah Ray.


"Tuan itu kalau memejamkan mata bukan berarti tidur, tuan selalu waspada dan tidak pernah benar benar tertidur kalau pas di dalam mobil, dengar suara sekecil apa pun dia bisa langsung terjaga"


"Ray benar, Del. Hati hati kalau mau berbagi romantisme dengan Ray saat ini, aku bisa suruh kau turun sekarang juga!" kata Moses masih memejamkan matanya.


"Aaah, tuan mengagetkan saya. Iya tuan, baik. Saya akan menyetel mulut saya ke mode mute" Delia merapatkan bibirnya lalu menggerakkan jemarinya di atas bibirnya dengan gerakan seolah mengunci bibirnya.


Ray mengulum bibir menahan tawa mendengar celotehannya Delia.


Dasar cewek aneh. Tapi kenapa aku menyukai semua sikapnya Delia sekarang ini ya. Apa aku sudah benar benar mencintainya. Batin Ray.


Mereka akhirnya sampai di kantor. Delia

__ADS_1


mengedipkan sebelah matanya ke arah Ray lalu melangkah menuju ke meja kerjanya. Ray hanya bisa menggelengkan kepalanya dan melangkah mengekor tuan besarnya.


Sesampainya di dalam ruang kerjanya Moses. Moses dikagetkan dengan sesosok wanita anggun nan cantik tengah duduk di atas sofa.


"Ray, siapa dia?" Moses mengerem langkahnya dan berbisik ke Ray.


"Bukankah dia Nia, pacarnya tuan sewaktu tuan mengembangkan bisnis tuan di Jerman?" jawab Ray.


"Siapa yang mengijinkannya masuk ke ruanganku? shit!" Moses mulai mengumpat karena merasa kesal. Ada wanita yang dirasanya asing, di dalam ruangannya saat ini.


Wanita yang bernama Nia, kemudian menoleh dan tersenyum dengan sangat cantik "good afternoon Mo, how do you do?"


"What do you want?" Moses terus melangkah ke meja kerjanya dan tidak mempedulikan wanita itu.


"Bisa bisanya kamu melupakan aku, dan tidak peduli sama aku saat ini, Mo? aku yang menemani kamu selama perjalanan bisnis kamu di Jerman" kata wanita cantik itu sembari bangkit dari tempat dia duduk dan mengikuti langkahnya Moses. Dia kini berdiri di depan meja kerjanya Moses.


Ray berdiri di samping tuannya dan hanya bisa mematung.


"Ray, antar dia keluar!" Moses mulai memeriksa berkas berkas yang menumpuk di atas meja kerjanya, tanpa memperhatikan cewek itu.


"Tinggalkan kami!" kata cewek itu ke arah Ray.


"Aku bukan bawahan kamu jadi kamu tidak berhak memerintah aku, mari aku antarkan kamu keluar, bos banyak kerjaan hari ini" sahut Ray.


"Tinggalkan kami, tolong!" cewek itu berkata dengan mempertegas nada bicaranya.


Moses menghela napas panjang "oke, Ray tinggalkan kami!" Moses kemudian menatap Nia "dan kamu, aku hanya akan memberikan kamu sepuluh menit untuk menyelesaikan keluhanmu atas aku"


Ray pun melangkah keluar dari ruang kerjanya Moses.


"Hah! lucu! apa aku memintanya?" kata Moses dengan santainya dan kembali menatap berkas berkasnya "ingat waktu kamu hanya sepuluh menit, jangan bertele tele!"


"Aku merindukanmu Mo, aku mencintaimu. Aku sadar kalau aku mencintaimu saat kamu sudah pergi meninggalkanku dan balik ke Indonesia" Cewek itu melangkah memutari meja kerjanya Moses dan dengan santainya duduk di atas pangkuannya Moses, melingkarkan lengannya di lehernya Moses dan mengunci Moses di dalam kungkungannya.


"Lepas!" Moses mulai menggeram kesal dan melotot ke arah cewek itu.


Alih alih melepas kunciannya, cewek itu langsung mencium Moses dengan sangat liar dan penuh damba.


"Hmmmppt" Moses berusaha dengan sekuat tenaga melepaskan diri dari ciuman dan dekapannya cewek itu.


Setelah berhasil melepaskan diri, Moses langsung bangun dari kursi kerjanya dan cewek itu pun terjatuh ke lantai


"Ka....kamu!!?" cewek itu menatap nanar ke arah Moses dan kemudian bangkit berdiri dengan sendirinya.


Moses melangkah mundur menjauhi cewek itu dan berkata "apapun yang terjadi di antara kita, aku akui itu adalah kesalahanku. Aku minta maaf kalau sudah membuatmu menjadi salah paham tentang hubungan kita. Aku tidak pernah menganggapnya serius, maaf. Aku saja lupa siapa kamu dan lupa nama kamu"


Cewek itu menyeringai kesal tapi masih terus berusaha memenangkan Moses. Dia melangkah pelan mendekati Moses tetapi Moses terus memundurkan langkahnya menjauhi cewek itu.


"Hentikan! aku sudah menikah dan aku sangat mencintai istriku! tidak ada wanita lain di hatiku kecuali istriku! jadi jangan berharap lagi padaku! Aku akan suruh Ray untuk berikan kompensasi padamu" Moses berteriak lantang.


Cewek itu langsung mengerem langkahnya dan berkata "cih! pernikahan itu hanya di atas kertas. Ayolah Mo! kembalilah padaku, aku rela dimadu, aku mau jadi istri kedua kamu, aku akan berikan servis terbaikku yang dulu selalu kamu rindukan, okay baby?"

__ADS_1


"Dasar tidak tahu malu! aku benci dengan wanita wanita semacam kamu, cih! aku sudah mempunyai dua anak, dan aku sangat mencintai keluargaku, tidak akan aku biarkan wanita manapun masuk ke dalam hati dan kehidupanku, kecuali istriku, aku sangat mencintai istriku! camkan itu!"


Moses kemudian berbalik membuka pintu ruang kerjanya dan melangkah keluar dari ruang kerjanya meniggalkan wanita itu. Konglomerat muda mantan play boy itu kemudian masuk ke dalam ruangannya Ray.


"Ray, urus dia! berikan apa saja yang dia mau dan larang dia untuk kembali mengangguku. Shit!" Moses meraup kasar wajahnya.


"Baik tuan" Ray melangkah masuk ke dalam ruang kerja bosnya.


Ray mendapati wanita tersebut tengah duduk di atas sofa dan menangis.


"Nia, lupakan tuan Moses. Kamu seharusnya tahu diri akan pekerjaanmu sebagai personal assistant dengan tanda kutip, yang hanya menemani bos bos besar saat mereka melakukan perjalanan bisnis mereka. Kamu jangan main hati! Lagian banyak bos bos besar yang sudah kamu temani, kenapa kamu memilih tuan Moses Elruno?"


Cewek itu langsung berdiri dan menatap Ray "cinta datang begitu saja Ray, tanpa bisa memilih. Nama kamu Ray, kan?"


"Iya aku Ray. Terima kasih masih mengingat namaku" jawab Ray.


"Maaf bukannya aku merendahkan profesi kamu tapi, seharusnya kamu sadar diri" kata Ray.


"Ya, seharusnya aku sadar diri. Tapi sejak Moses kembali ke Indonesia, aku sadar kalau aku mencintainya, aku lalu bertobat dan berhenti untuk tidak menemani bos bos besar lagi" Kata Nia lirih.


"Maaf, berapa nominal yang kamu inginkan untuk menebus semuanya? aku akan tulis cek, sekarang juga" kata Ray.


"Aku tidak butuh uang. Aku hanya butuh cintanya Moses Elruno" cewek itu tersenyum getir.


"Kalau begitu, lebih baik kamu pergi dan jangan menganggu tuan Moses lagi! Tuan Moses sangat mencintai istri dan anak anaknya. Sebesar apapun upaya yang kamu lakukan, kamu tidak akan pernah berhasil memenangkan hatinya, jadi menyerahkan mulai dari sekarang!" jawab Ray.


"Beruntungnya wanita itu" ucap Nia.


"Enggak kamu salah. Justru tuan Moses lah yang beruntung bisa bertemu dengan wanita yang kemudian menjadi istrinya sekarang ini" kata Ray.


"Berarti wanita itu sangat hebat ya" ucap Nia.


"Iya, sangat hebat. Ayok! aku antarkan kau keluar" kata Ray.


"Nggak usah, aku bisa keluar sendiri" jawab Nia, kemudian melangkah pergi meninggalkan ruangannya Moses. Meninggalkan Moses Elruno, cinta pertamanya yang harus layu sebelum berkembang.


Moses merenungkan semua kelakuannya selama ini.


Ternyata seorang Moses Elruno tuh dulunya sangat menjijikkan dan brengsek sekali. Batin Moses yang merasa kesal dengan dirinya sendiri.


Ray melangkah masuk ke dalam ruangannya dan duduk di depan bosnya.


"Dia sudah pergi tuan dan tidak menginginkan serupiah pun. Dia hanya membutuhkan cinta anda. Tapi saya sudah tekankan ke dia, untuk tidak menemui anda lagi, sepertinya berhasil tuan. Saya jamin dia nggak akan menemui anda lagi" kata Ray.


"Ray, besok aku kan ke Jepang. Apakah di Jepang dulu aku juga punya wanita?" tanya Moses.


"Ada tuan. Bahkan wanita itu sangat spesial bagi tuan. Apa tuan lupa sama Keiko? cewek Jepang, kekasih pertamanya tuan?" tanya Ray.


"Aaah, sial! iya aku ingat. Aku frustasi dan hampir gila saat Keiko tiba tiba menghilang dan meninggalkan aku kala itu. Aku harus cerita soal Keiko dulu nih sama Melati. Aku akan ajak Melati besok ke Jepang. Aku tidak ingin kalau tiba tiba Keiko muncul dan menimbulkan salah paham di antara Melati dan aku"


"Iya saya setuju, tuan" kata Ray.

__ADS_1


Tiba tiba Delia masuk "maaf, tuan. Seseorang yang bernama Awan sudah menunggu tuan di ruang kerjanya Tuan"


"Hmm" Moses pun berdiri dan melangkah menuju ke ruang kerjanya untuk menemui Awan.


__ADS_2