
Keesokan harinya...........
Chery memesan sarapan pagi, dia merasa malas untuk turun ke bawah dan sarapan di restoran yang merupakan bagian dari hotel Rajaswa.
Nathan yang mengantarkannya, dia mengetuk pintu kamarnya Chery dengan penuh semangat dan dia terlonjak kaget ketika melihat Raja Darmawan yang membuka pintu kamar 560 itu.
"Kenapa anda di sini?" tanya Nathan.
"Seharusnya saya yang bertanya, kenapa anda mengetuk kamar istri saya sepagi ini?" tanya Raja heran.
"Emm, saya, anu, ini sarapan pagi yang dipesan oleh nyonya Darmawan" kata Nathan dengan canggung.
"Aneh, bukankah anda pemilik hotel ini, kenapa anda sendiri yang mengantarkan pesanannya Chery?" Raja menyorotkan kecurigaan ke Nathan.
"Aaah, ini layanan khusus dari saya karena, istri saya sangat mengagumi istri anda, istri saya sangat menyukai buku kumpulan puisi karya dari istri anda" kata Nathan dengan berusaha untuk bersikap tenang dan meredam kecemburuannya terhadap Raja Darmawan.
What? aku cemburu saat ini? batin Nathan.
"Terima kasih kalau begitu, terima kasih juga telah menolong istri saya kemarin" ucap Raja dan hendak menutup pintu kamarnya.
"Tunggu! bisakah kita sarapan bersama?" ucap Nathan dengan santainya.
Nathan masih ingin menjumpai wajah cantiknya Chery dan mengobrol dengan istrinya Raja Darmawan.
"Tapi ini, kita cuma pesan dua porsi dan......."
"Saya tunggu di bawah. Di restoran saya, saya ingin menjamu anda lagi karena, saya sangat senang berkenalan dengan anda dan istri anda" kata Nathan.
"Oke, emm, lima belas menit lagi kita turun" kata Raja.
Nathan tersenyum dan menganggukkan kepalanya lalu pergi ke lantai bawah menuju ke restorannya untuk menyiapkan semuanya.
Chery telah memakai dress yang dibawakan oleh Raja semalam. Semalam akhirnya Chery menelepon Raja dan meminta Raja untuk datang ke hotel Rajaswa. Chery teringat nasehat dari mama Melati-nya, "selesaikan semua masalah sebelum matahari nampak" oleh sebab itu akhirnya Chery memutuskan untuk menelepon Raja kemarin malam.
Raja mendekap Chery dari belakang, "sayang jangan ngambek lagi ya?! baru kali ini kita bertengkar setelah kita menikah dan kakak benar benar kelimpungan. Kakak hanya mencintai kamu"
"Hmm!" ucap Chery.
"Kamu masih marah? masih cemburu? nggak percaya sama kakak kalau kakak cuma berteman dekat dengan dia dan tidak ada apa apa selain itu, kakak lupa ceria ke kamu karena, kakak tidak merasa kalau dia penting bagi kakak jadi kakak lupa" Raja meletakan dagunya di atas pundaknya Chery.
"Aku hanya merasa kesal kak, tapi Chery udah maafkan kakak, maafkan Chery juga ya, Chery ngambek tanpa berpikir panjang kemarin dan bikin kakak khawatir"
Raja mengecup pucuk kepalanya Chery, "kita turun yuk! tuan Nathan mengundang kita sarapan di restorannya"
"Tapi Chery capek dan pegal semua nih badan, kakak sih nggak tanggung tanggung melahap Chery tiada henti semalam suntuk"
"Hahahaha, habis kamu sangat menggemaskan kalau cemburu dan ngambek. Emm, mau kakak gendong? nggak enak nih sama tuan Nathan, dia mengundang kita secara langsung lho, lagian beliau juga kan yang sudah menolong kamu kemarin?"
"Okelah! kita turun" kata Chery, "tapi habis ini, kita balik ke Indonesia ya? Chery nggak suka berada di sini" ucap Chery sembari melangkah keluar dari kamarnya dan masuk ke dalam lift bersama dengan suami tercintanya.
"Kita kan baru dua hari di sini, masak pulang? hotelnya sayang dong, kakak udah bayar untuk satu bulan penuh" ucap Raja.
"Kalau begitu, satu Minggu aja kita di sini lalu pulang ke Indonesia" kata Chery.
"Huuffttt, iya baiklah tuan putri. Kita hanya akan berada di Turki selama satu Minggu" ucap Raja.
__ADS_1
Mereka sampai di restoran dan Nathan menyambut kedatangan mereka berdua dengan penuh keramahan.
Memang gila ya tuan Nathan. Menyambut sepasang suami istri penuh cinta dengan begitu semangatnya. Halunya kebangetan, nggak mungkinlah dia mendapatkan hati nyonya Darmawan walaupun dia begitu tertarik pada nyonya Darmawan. Kata Dion di dalam hatinya sambil menatap kebersamaan tuannya dengan sepasang suami istri penuh cinta yakni, Raja Darmawan dan istrinya.
Dua mInggu kemudian Raja Dan Chery telah samoai kembali ke Indonesia dan disambut penuh kasih sayang oleh keluarga besar mereka. Raja dan Chery membagikan oleh oleh ke semuanya. Raja berhasil membujuk Chery untuk tinggal di Turki selama dua Minggu. Nathan Rajaswa menawarkan mereka menginap di hotelnya selama dua Minggu dengan gratis dan Raja memasangkan program belajar dan game untuk putranya Nathan secara gratis, sebagai gantinya. Mereka pun menjadi berteman sangat akrab dan tanpa Raja sadari, istrinya memiliki seorang pengagum rahasia.
Tiba tiba Chery berlari ke kamar mandi dan muntah muntah. Raja bergegas menyusul istrinya, "sayang kau kenapa? mabuk perjalanan ya?"
Chery masih terus muntah dan Raja memeluk nepuk pelan punggungnya Chery, "sayang, kita ke rumah sakit ya" Raja langsung membopong Chery masuk ke dalam mobil tanpa menghiraukan semua mata yang tertuju ke mereka. Raja langsung tancap gas menuju ke rumah sakit.
Dokter menyibak tirai dan berjalan kembali ke kursi kerjanya menghadap ke Raja. Chery turun dari ranjang rumah sakit dengan dibantu oleh seorang suster lalu duduk di sebelahnya Raja.
"Selamat ya tuan dan nyonya Darmawan. Istri cantik anda, hamil saat ini" kata dokter tersebut.
Raja dan Chery langsung menautkan tangan mereka, bersitatap, dan memekik bahagia.
"Saya kasih resep berupa vitamin untuk calon ibu dan calon bayinya" kata dokter tersebut menyodorkan vitamin vitamin tersebut ke Raja dan Chery sambil tersenyum.
Raja dan Chery mengucapkan terima kasih dan pergi meninggalkan dokter tersebut.
"Sayang, terima kasih" kata Raja langsung memeluk erat tubuhnya Chery sebelum Chery masuk ke dalam mobil.
Chery merona bahagia, "terima kasih juga udah jadi suami penuh cinta"
Raja mencium keningnya Chery lalu membukakan pintu mobil untuk Chery, Chery melangkah masuk dan Raja menutup pintu itu dengan hari hati lalu dia bergegas masuk ke belakang kemudinya dan meluncur kembali ke istananya Moses, di mana semua orang orang terkasihnya mereka masih menunggu kabar dari Raja dan Chery.
Begitu sampai di depan keluarga besar mereka, Raja dan Chery mengabarkan kehamilannya Chery dan semuanya langsung memekik penuh kebahagiaan dan memeluk Chery dan Raja satu persatu.
Sembilan bulan lebih sepuluh hari ................
Chery bersalin di sebuah ruang bersalin. Usaha yang dikeluarkan Chery cukup besar karena, anak yang dia kandung adalah anak kembar.
"Lagi nyonya, semangat ayok!" teriak sang dokter wanita yang membantu persalinannya Chery.
"Uuuugghhhh, huuuffttt........uggghhhhh" Chery kembali mengeluarkan tenaga supernya.
"Oooeeekkk oooeeekkk ooeekkk" bayi kedua adalah bayi perempuan, berhasil terlahir dari dalam rahimnya Chery Elruno Darmawan dengan selamat.
Raja yang tidak berani mendampingi Chery di dalam ruang bersalin, melonjak senang bukan main ketika mendengar ada suara tangis bayi untuk kedua kalinya bertepatan dengan suara derap langkah kaki papa, mama, papa mertua, mama mertua, dan adik adik iparnya.
"Sudah lahir?" tanya Moses.
"Sudah" jawab Raja sambil tersenyum penuh kebahagiaan.
"Suaminya nyonya Chery silakan masuk!" kata seorang suster.
Raja dan Moses melangkah masuk secara bersamaan.
Suster itu menatap heran ke Moses dan Raja, "maaf, anda berdua suaminya nyonya Chery?"
"Saya papanya" Moses mendengus kesal.
"Ooooo, maaf tuan, yang diperbolehkan masuk untuk saat ini hanya satu orang saja dan lebih diutamakan suami dari nyonya Chery. Silakan anda dan yang lainnya menunggu nyonya Chery di kamar rawat inapnya. Sebentar lagi nyonya Chery akan dipindahkan ke sana"
Raja masuk dan menemui Chery yang masih terbaring lemah namun masih mampu melemparkan senyum cantiknya untuk Raja.
__ADS_1
Raja mencium keningnya Chery, kedua pipinya Chery dan mengecup bibirnya Chery, "sayang terima kasih sudah melahirkan anak kembar untuk aku. Cowok dan cewek, udah komplit sayang" kata Raja.
"Kalau udah komplit berarti nggak perlu bikin lagi ya" Chery menggoda Raja.
"Oooo, no no no! proses produksi nggak akan pernah berhenti" ucap Raja dengan santainya.
Chery pun terkekeh geli.
Beberapa menit kemudian, Chery dan Raja masuk ke kamar rawat inapnya Chery, disusul dua ranjang mini berselambu yang berisi putra dan putri kembarnya Chery dan Raja.
Semua langsung menyambut malaikat malaikat kecil itu dengan penuh semangat.
"Mirip aku ya? begitu menggemaskan" ucap Moses dengan polosnya.
Seisi ruangan langsung menggemakan tawa mereka.
"Siapa namanya?" tanya papa Charlie dan papa Darmawan secara bersamaan.
"Aku boleh kasih nama? selama ini aku serahkan urusan nama anak anaku ke Melati. Saat ini aku ingin kasih nama ke cucuku" kata Moses.
"Boleh pa" ucap Chery dan Raja secara bersamaan.
"Emm, untuk cucu papa yang cowok papa kasih nama Barnes yang artinya pekerja keras dan untuk cucu papa yang cewek, papa kasih nama Bryna yang artinya kuat"
"Amin" sahut semuanya.
"Kok nggak berawalan C?" tanya Melati.
"Aaaahh tentu saja beda, ini kan untuk cucu ku" kata Moses.
"Iya baiklah tuan Moses Elruno" ucap Melati diiringi gema tawa dari semua keluarganya.
"Aku boleh kasih nama tengah untuk cucu laki laki ku?" tanya Steve Darmawan papa kandungnya Raja.
Raja dan Chery tersenyum dan menganggukkan kepala mereka.
"Wwwahhh terima kasih ya nak! Emm, untuk cucu laki laki ku, aku kasih nama tengah Adiwilaga yang memiliki arti unggul dalam segala hal"
"Amin" sahut semuanya.
"Kalau begitu aku yang kasih nama tengah untuk cucu Perempuanku" sahut papa Charlie tidak kalah semangatnya.
"Waaahh kita pensiun kasih nama nih jeng" sahut Melati, Claudia dan Grace secara bersamaan.
Semua kembali tertawa terbahak bahak di dalam ruangan tersebut.
"Aku kasih nama Asmarani yang memiliki arti hebat" ucap Charlie sambil tersenyum lebar"
"Amin" sahut semuanya.
"Berarti nama putra kami, Barnes Adiwilaga Darmawan dan putri kami, Bryna Asmarani Darmawan. Bagus sekali pa, terima kasih banyak" ucap Raja ke papa Moses, papa Charlie, dan papa Darmawan.
"Namanya keren sekeren kakek kakek mereka, Chery suka" ucap Chery sambil menoleh ke papa Moses, papa Charlie dan papa Darmawan.
"Selamat untuk kalian" ucap semuanya secara bersamaan ke Chery dan Raja.
__ADS_1
❤️❤️❤️❤️**The End❤️❤️❤️
Maafkan ya, cerita My Cute Nanny harus benar benar berakhir kali ini🙏 terima kasih untuk semua support dan kasih sayang yang kalian berikan untuk Moses Elruno sekeluarga selama ini😍❤️ ILU and GBU all🤗😘**