My Cute Nanny

My Cute Nanny
Raja nembak Chery


__ADS_3

Keesokan harinya........


Natasha sarapan dengan papa dan mamanya. Natasha merupakan anak tunggal dari keluarga tersebut. Dan sangat dimanja oleh mamanya. Dia terbiasa mendapatkan apapun yang dia mau.


"Pa, papa masih sangat berkuasa di dunia bisnis kan? apalagi papa sekarang ini menjadi seorang walikota" kata Natasha.


"Memangnya kenapa?" tanya papanya Natasha.


"Natasha mencintai seorang cowok pa. Dia cowok yang sangat cerdas dan tampan, dia satu jurusan dengan Natasha, teman Natasha kuliah di Amerika. Dia lebih dulu balik ke Indonesia kemarin"


"Lalu?" papanya Natasha menatap heran ke putri tunggalnya itu.


"Ada seorang cewek namanya Chery Elruno, dia mengganggu hubungan kami. Apa papa bisa membantu Natasha, untuk menekan keluarganya Chery Elruno agar Chery tidak mengganggu cowoknya Natasha lagi?" pinta Natasha.


"Siapa tadi kamu bilang, nama cewek tadi?"


"Chery Elruno" jawab Natasha.


"Gila kamu! kamu suruh papa kamu melawan tuan Moses Elruno? hah! no no no!" kata papanya Natasha dengan sangat tegas.


"Memangnya kenapa? siapa memangnya Moses Elruno itu?" Natasha mulai mendengus kesal.


"Jaga bicara kamu! panggil tuan ke tuan Moses Elruno! jangan kurang aja kamu!" kata papanya Natasha.


"Pa!" mamanya Natasha mulai protes ke suaminya saat suaminya mulai membentak putrinya.


"Diam kamu! ini akibatnya kamu terlalu memanjakan anak kamu" kata papanya Natasha kesal.


"Papa cemen, penakut !" kata Natasha sambil bersedekap di depan papanya.


"Asal kamu tahu ya, papa bisa menjadi walikota itu karena dukungan dana dari tuan Moses Elruno. Kekayaan dan kekuasaan papa kamu ini bahkan nggak ada seujung kuku dari kekayaan dan kekuasaannya tuan Moses Elruno! dan untuk apa papa mengurusi kisah cinta kamu itu, cih! memangnya papa kamu ini seorang pengangguran yang nggak punya kerjaan? urus saja sendiri!" papanya Natasha mendengus kesal dan bangkit pergi meninggalkan Natasha.


"Dan ingat jangan ganggu nona Chery Elruno!" kata papanya Natasha tegas.


Natasha mendengus kesal dan menoleh ke mamanya "ma, mama tahu alamat rumahnya Moses Elruno?"


"Sayang, kamu mau apa? jangan macam macam!" kata mamanya Natasha.


"Cuma pengen mengunjungi rumah itu aja kok" kata Natasha dengan santainya.


Akhirnya mamanya Natasha mengalah dan memberikan alamat rumahnya Moses Elruno.


Nanti sore aku akan berkunjung untuk lebih mengenal kamu, Chery Elruno. Batin Natasha sambil menyeringai penuh arti.


Raja mulai sibuk di kantornya dia mulai menatap heran sebuah berkas yang menurut dia ganjil dan berulang kali dia mengutak atik berkas itu. "Ada permainan angka sepertinya" gumam Raja.


Raja kemudian naik menuju ke ruang kerjanya Moses sambil membawa berkas yang terasa ganjil itu.


Raja mengetuk pintu ruang kerjanya Moses dan Moses langsung mempersilakannya untuk masuk.


"Duduklah!" kata Moses.


"Om repot?" tanya Raja.


"Enggak kok, ada apa?" tanya Moses.


"Om, maaf sepertinya om harus memeriksa ulang berkas laporan keuangan dari bagian teknik, ini" kata Raja.


Moses mulai memeriksa berkas yang diberikan oleh Raja.


"Apa yang salah?" tanya Moses.


"Ini om, angka angka ini mencurigakan, jika di cross cek dengan cash flownya yang real, kok tidak sesuai ya?" kata Raja.


"Maksud kamu ada korupsi?" tanya Moses.


Raja menganggukkan kepalanya.


"Ray, kamu cek semuanya dari awal! jika memang ganjil dan ada korupsi kamu panggil siapa yang membuat laporan palsu ini ke ruang meeting" kata Moses.


"Baik tuan" jawab Ray dan langsung menatap layar laptopnya.


Tiba tiba Melati, Chery, Celyn, dan Elmo melangkah masuk ke dalam ruang kerjanya.


Raja menoleh dan tersenyum bahagia ketika melihat wajah cantiknya Chery.


"Kak Raja di sini?" tanya Chery.


Raja tersenyum ke semuanya kemudian


Raja berdiri dan mencium punggung tangannya Melati.


"Iya kak Raja kamu benar benar teliti, jujur dan cerdas, dia berhasil menemukan sesuatu yang ganjil di bagian teknik yang dia pegang sekarang ini" kata Moses dari balik meja kerjanya.


Melati dan anak anaknya duduk di atas sofa sambil menaruh bingkisan makan siang di atas meja.


"Sebentar ya sayang" Moses berkata ke Melati


"Iya, lanjutkan aja dulu, aku dan anak anak longgar kok hari ini" jawab Melati


Moses, Ray dan Raja akhirnya yakin kalau memang ada korupsi di bagian teknik.


Ray kemudian bangkit dan memanggil semua staf keuangan dari bagian Teknik yang berada di perusahaannya Moses Elruno.

__ADS_1


Moses bangkit dan duduk di sampingnya Melati sambil menunggu laporan dari Ray.


Raja duduk di depannya Chery.


Ray mengirim pesan text ke Moses yang mengatakan kalau semua sudah siap.


Moses kemudian mencium keningnya Melati "maaf, aku tinggal sebentar"


"Iya sayang, nggak apa apa" kata Melati.


"Anak anak jaga mama kalian! papa meeting sebentar!" Moses bangkit sembari melangkah keluar dari kantornya.


"Siap pa!" teriak Elmo dan Celyn secara bersamaan sedangkan Chery cuma melempar senyum ke papanya.


"Raja om tinggal dulu ya, makasih untuk temuannya" kata Moses.


"Sama sama om"


Celyn yang memang sudah gemas banget dengan sikapnya Raja yang masih saja ragu untuk mengungkapkan perasaannya ke kak Chery-nya akhirnya buka mulut "Kak, bagi kak Chery, kak Raja itu apa sih?"


Raja melotot ke Celyn tapi Celyn mengacuhkan tatapan tajamnya Raja.


Melati tersenyum geli melihat kepolosannya Celyn. Elmo memilih merebahkan diri di atas pangkuan mamanya dan tidur.


Melati mengusap lembut keningnya Elmo.


"Kak Raja itu kakak yang baik, penyabar, perhatian, dan lembut" kata Chery.


Hanya kakak? Batin Raja. Raja kembali didera rasa pesimis.


"Masa cuma kakak? nggak lebih gitu?" tanya Celyn dengan polosnya.


Raja langsung menyentil keningnya Celyn.


Celyn mengaduh dan meringis ke arah Raja.


"Memang lebih yang seperti apa, dek?" tanya Chery.


"Aaahh tahu ah gelap" jawab Celyn.


"Ma, Celyn mau bikin pengakuan ke mama" kata Celyn.


"Ya pengakuan apa sayang?" tanya Melati sembari tersenyum geli.


"Celyn suka sama kak Gideon dan tadi Celyn nekat menembak kak Gideon" kata Celyn dengan polosnya.


"Hah?" semua langsung ternganga ke arah Celyn kecuali Elmo karena Elmo sudah terjatuh ke alam mimpi.


"Terus?" tanya Melati, Raja dan Chery secara bersamaan.


"Waaahhh kakak speechless nih" kata Raja.


"Harusnya kakak kayak aku, tembak aja dulu lainnya masa bodo!" kata Celyn dengan polosnya.


"Siapa sih yang harus ditembak sama kak Raja, dek?" tanya Chery bingung.


Melati langsung tertawa terbahak bahak melihat tingkah tomboynya Celyn yang sok kasih ceramah ke Raja, lalu melihat muka Raja yang memerah malu, dan melihat wajah bingungnya Chery yang belum paham juga kalau Raja itu menaruh hati ke Chery.


Moses masuk ke dalam ruang kerjanya dan disusul oleh Ray "ada apa nih? kok mama kamu bisa tergelak seperti itu?"


Ray dan Moses kemudian ikut bergabung duduk di sofa. Moses duduk di sampingnya Melati dan mencium puncak kepalanya Melati "ada apa?"


"Anak kamu tuh dia sudah berani menembak seorang cowok"


"Hah?" Ray ternganga lalu berucap "waaah ternyata penyakitnya tante Delia nular ke kamu nih" Ray kemudian terkekeh geli.


Melati kembali tertawa terpingkal pingkal.


"Celyn itu memang Moses Elruno versi cewek, buahahahaha. Good job girl! tapi ingat kalau pacaran jangan lupa belajar, kalau prestasi kamu sampai turun papa langsung stop kamu untuk pacaran dan ingat selalu jaga diri jangan kebablasan!" kata Moses.


"Siap pa!" sahut Celyn.


"Memangnya siapa yang kamu tembak? tanya Moses.


"Kak Gideon"


"Waaahhh kasihan Gideon dong" goda Moses.


"Pa!" Celyn langsung mengerucutkan bibirnya.


"Hahahahaha" Moses langsung menggemakan tawanya.


"Eh, Elmo bobok ya?" kata Moses.


Melati kemudian menepuk pelan pipinya Elmo "sayang bangun dulu makan siang, dulu"


Elmo pun bangun dan ikut bergabung untuk makan siang bersama.


"Raja terima kasih banyak atas kontribusi kamu di perusahaan ini, kamu menyelamatkan perusahaannya om dari kebangkrutan" kata Moses.


"Terima kasih Raja" kata Melati.


"Sama sama om, tante" Raja mengulas senyum di wajah tampannya.

__ADS_1


"Emm, om apa boleh nanti sepulang kerja, Raja ajak Chery untuk menemui papa kandungnya Raja?" tanya Raja.


"Lho papa kandung? maksudnya? om Charlie bukan papa kandung kamu?" tanya Moses.


Raja menggelengkan kepalanya dan mulai bercerita, kisah di masa lalunya.


"Kemarin malam, Raja sudah bertanya ke mama dan papa Charlie, soal papa kandungnya Raja. Pagi harinya Raja mencoba menelepon beliau dan beliau bersedia bertemu dengan Raja, di kediamannya nanti sore tapi Raja butuh Chery" kata Raja.


"Kalau Chery ada waktu dan mau untuk kamu ajak ya silakan aja" kata Moses.


"Chery mau, pa" sahut Chery.


"Ya udah pergi aja sekarang!" kata Moses.


"Tapi masih nanti sore kok om" kata Raja.


Moses mengedipkan mata ke Raja "apa.kamu nggak perlu untuk beli oleh oleh untuk papa kamu? belikan apa yang menjadi kesukaannya papa kamu, ajak Chery sana!"


Raja yang tidak paham arti dari kedipan matanya Moses kemudian berkata "ini kan masih jam kerja, om"


"Sudah om kasih ijin kamu untuk hari ini, cepat gih ajak Chery keluar" kata Moses.


"I...iya om, Chery ayok?" kata Raja sembari bangkit dan mencium punggung tangannya Moses, Melati dan Ray secara bergantian. Chery pun bangkit dan melakukan hal sama seperti Raja.


Sepeninggalnya Chery dan Raja, Celyn langsung mengacungkan dua jempolnya ke papanya dan berucap "papa mantap!"


Semua langsung tertawa melihat tingkah konyolnya Celyn.


Raja dan Chery mampir ke sebuah toko oleh oleh "kak apa kesukaannya papa kakak?" tanya Chery.


"Kata mama, papa suka semua yang gurih" kata Raja.


Raja menjadi melamun memikirkan ucapannya Celyn.


Apa aku tembak Chery sekarang aja, ya? tembak aja masa bodo nantinya. Batin Raja menirukan ucapannya Celyn tadi.


Mereka sudah selesai membeli oleh oleh untuk papanya Raja.


Mereka masuk ke dalam mobil dan Raja langsung memutar badan menghadap ke Chery.


Raja menggenggam tangannya Chery "Chery ada yang ingin kakak omongkan"


"Ada apa kak?" tanya Chery.


"Jangan dipotong, sebelum kakak selesai ngomong, ya?" kata Raja.


Chery tersenyum dan menganggukkan kepalanya.


Raja menghela napas dan masih menggenggam erat kedua tangannya Chery.


"Chery, kakak sudah menyayangi kamu sejak kamu masih berumur dua tahun, kakak pengen adik cewek dan kakak langsung menganggap kami sebagai adiknya kakak" Raja kembali menghela napas dan berkata lagi "tapi seiring berjalannya waktu rasa sayang kakak untuk kamu berubah menjadi rasa cinta yang sangat besar. Kakak sangat mencintaimu, Chery" kata Raja.


Kini Chery paham apa yang dimaksud Celyn selama ini. Kak Rajanya ternyata memendam rasa cinta untuknya.


Chery menatap Raja dan diam mematung.


"Maukah kamu menjadi pacarnya kakak?" tanya Raja.


Chery terus memandangi wajah tampannya Raja.


Raja menyelipkan rambut Chery ke belakang telinganya Chery, lalu mengusap pelan pipinya Chery "jangan diam saja seperti ini, kakak jadi grogi nih, katakan sesuatu Chery!?" kata Raja.


Chery kemudian menarik tangannya dari genggaman. tangannya Raja dan memencet ponselnya.


"Kamu telpon siapa?" tanya Raja.


"Mama" jawab Chery.


Raja langsung menepuk jidatnya dan langsung menyandarkan kepalanya ke jok mobil.


"Ma, kak Raja nembak Chery gimana nih, ma?" tanya Chery bingung.


Raja semakin merona malu, tante Melati kini tahu kalau dia sudah menembak Chery. Raja langsung menutup mukanya dengan telapak tangannya dan menghela napas lagi.


"Chery dengarkan mama, kak Raja itu cowok yang baik dan dia sangat mencintai kamu, kamu boleh menerima cinta dia kalau kamu juga mencintainya karena, mama percaya sama kak Raja, kalau kak Raja akan menjaga kesucian kamu sampai kalian menikah nanti" kata Melati.


"Tapi ma, Chery ingin pacaran setelah Chery bekerja"


Raja mendengarkan ucapannya Chery dan mulai mengacak ngacak rambutnya.


"Sayang, kak Raja kamu kan nembaknya sekarang, kalau nunggu kamu sampai kamu bekerja, kelamaan dong. Asal kamu tahu, sayang, kak Raja telah menunggu kamu itu lama banget lho, kamu nggak takut bakal kehilangan Kak Raja kamu? Kamu nggak takut kak Raja kamu akan berpaling ke cewek lain?"


"Baik ma. Terima kasih untuk masukannya, Chery sayang mama" Chery kemudian menutup sambungan telponnya dan memanggil Raja "kak?"


Raja langsung memutar badan dan menghadap Chery "ya?"


"Chery mau jadi pacarnya kakak" jawab Chery.


Raja langsung memekik bahagia "kamu serius?"


"Iya" Chery berucap sambil tersenyum.


Raja langsung memeluk Chery erat sekali dan berucap "terima kasih Chery, kakak sangat mencintaimu" Raja kemudian mencium keningnya Chery lalu kedua pipinya Chery.

__ADS_1


Raja kemudian mengusap bibirnya Chery dan berkata "kakak akan mencium yang ini kalau kita sudah menikah nanti kecuali kalau kakak khilaf"


Chery langsung menundukkan wajahnya karena tersipu malu.


__ADS_2