
Polisi langsung membawa Claudia ke kantor polisi. Melati memggendong Chery dan berlari keluar dari mobil lalu menghambur masuk ke dalam pelukannya Moses.
Moses memeluk erat Melati dan Chery selama beberapa detik lalu melepaskan pelukannya dan berkata "syukurlah kalian baik baik saja"
Moses kemudian menghampiri the G Team "terima kasih banyak atas bantuannya"
Rio Putra, Greyson Adi Wijaya Simpsons dan Charlie berucap "sama sama" secara bersamaan.
"Waaah, keren! kalian selalu kompak seperti ini, ya?" tanya Moses.
"Iya" kembali Rio Putra, Greyson Adi Wijaya Simpsons dan Charlie berucap secara bersamaan.
Semuanya langsung tertawa lepas.
Mereka pun akhirnya pulang ke rumah mereka masing masing, kecuali Ray dan Moses. Ray dan Moses menyusul mobil polisi untuk memberikan laporan terkait kasusnya Claudia.
Melati langsung membawa Chery ke dalam kamarnya dan memandikan Chery, lalu memeluk Chery di atas tempat tidur sambil menyanyikan lagu soundtrack film kartun kesukaannya Chery, sembari menepuk nepuk pantatnya Chery, sampai Chery tertidur.
Setelah memastikan Chery telah tertidur lelap, Melati kemudian turun ke bawah sebentar untuk mengecek Elmo dan Celyn. Melati tersenyum bangga dan bahagia ketika melihat Elmo dan Celyn baik baik saja dan masih asyik mengerjakan tugas sekolah mereka masing masing secara mandiri. Melati kembali naik ke kamarnya dan memeluk Chery.
Angel mengetuk pintu kamarnya Melati.
"Masuk!" sahut Melati.
Angel masuk dan duduk di sampingnya Melati "kak, Angel kaget mendengarnya tadi pas Angel pulang. Syukurlah Chery baik baik saja"
"Iya, kakak juga bersyukur Chery baik baik saja" kata Melati sembari menerima pelukannya Angel.
"Apa yang terjadi kak? bagaimana bisa Chery sampai diculik?" tanya Angel sembari melepaskan pelukannya.
"Nanti kakak ceritakan setelah mendapatkan kabar dari kak Moses ya. Kak Moses masih di kantor polisi saat ini" Melati mengulas senyum di wajah ayunya.
Angel tersenyum dan menganggukkan kepalanya sembari menggenggam erat tangannya Melati.
"Ooo, iya bagaimana tadi pertemuan kamu dengan papa kamu? lancar, kan?" tanya Melati.
"Semua berjalan dengan lancar kak, papa memiliki semangat untuk sembuh setelah melihat Angel dan Angel bersyukur diberi kesempatan sama Tuhan untuk bisa bertemu dan mengenal papa sebelum papa dipanggil oleh Tuhan dan Angel bisa memberikan semangat ke papa untuk sembuh" kata Angel.
Melati ikut terharu mendengar ucapannya Angel dan berkata "kakak iku senang melihat beban kamu selama ini sudah terangkat, kamu sudah bisa akrab dengan kakak kamu, Awan dan bisa ngobrol dengan papa kamu, kakak ikut senang" Melati menitikkan air mata karena terharu.
Angel mengusap air mata di pipinya Melati dan berucap "terima kasih untuk kasih sayang kakak selama ini buat Angel, terima kasih untuk waktu kakak yang selalu ada di saat Angel membutuhkan kakak, terima kasih untuk didikannya kakak selama ini. Angel sayang banget sama kak Melati" Angel lalu mencium kedua pipinya Melati.
Melati mengusap pipinya Angel dan berkata "kakak juga sayang banget sama kamu"
"Kalau besar nanti, Angel mau menjadi seperti kak Melati, punya anak tiga tapi masih bisa berkarir" kata Angel.
"Kamu serius pengen punya anak tiga?" tanya Melati sembari terkekeh geli.
"Iya kak!" Angel berucap dengan sangat serius dan dengan mata yang berbinar binar.
"Hahaha, baiklah! Kakak doakan kamu selalu bahagia, semua impianmu tercapai dan kamu selalu mendapatkan yang terrbaik di dalam hidupmu ya cantikku" Melati tersenyum dan mengusap lembut pipinya Angel.
"Amin!" sahut Angel.
"Kak, tadi papa ada permintaan. Papa pengen bertemu langsung dengan kakak dan kak Moses untuk mengucapkan terima kasih dan untuk meminta maaf" kata Angel "apa kakak bersedia?" Angel menatap lekat manik hitamnya Melati.
"Tentu saja kakak mau, kalau ada waktu kakak akan ajak kak Moses untuk menjenguk papa kamu" kata Melati sambil mengulas senyum di wajah nan ayunya.
Angel memeluk erat Melati dan berucap "terima kasih, kak"
Angel kemudian melepaskan pelukannya dan menunjukkan cincin yang melingkar di jari manis tangan kirinya.
Melati tersenyum bahagia "waaahh, cincin lamaran itu? dari siapa? apakah pak Arkan?"
Angel menganggukkan kepalanya dan tersenyum lebar. Sorot matanya menyinarkan berjuta kebahagiaan.
__ADS_1
Melati memeluk erat Angel dan hampir memekik karena kegirangan "selamat ya Angel, semoga perjalanan cinta kalian lancar sampai ke pelaminan"
"Amin! makasih kak" kata Angel sembari melepaskan pelukannya Melati dan berkata "aku ke bawah dulu mau mengerjakan tugas kuliah lagi, kakak istirahat ya" Angel memeluk pipinya Chery lalu bangkit dan melangkah keluar dari kamarnya Melati.
Melati kembali memeluk Chery.
Chery mengigau "mama Chery cuma mama Melati, Chery nggak mau mama yang lain lagi. Jangan bawa Chery! mamaaaaa!"
"Sssttt, cup cup cup, sayang, iya ini mama Melati ada di sini, jangan takut ya!"
Chery membuka mata dan berbalik badan lalu langsung masuk ke dalam pelukannya Melati. Chery memeluk Melati dengan sangat erat "Chery sayang mama"
"Mama juga sangat menyayangi Chery, sekarang bobok ya! lupakan semuanya, oke? Chery sudah di rumah sekarang ini, sudah aman, sudah ada di dalam pelukannya mama, oke? bobok ya!" kata Melati sembari terus mengelus elus punggungnya Chery.
Chery pun kembali tertidur dengan sangat pulas di dalam dekapannya Melati.
Tidak begitu lama Elmo dan Celyn mengetuk pintu kamarnya Melati.
"Masuk!" sahut Melati dari dalam kamarnya.
Elmo dan Celyn membuka pintu kamar tersebut sambil meringis lalu berlari dan melompat di atas kasur.
"Ma, aku sama Celyn bobok di sini juga, boleh?" tanya Elmo.
Melati tersenyum dan berkata lirih "boleh, tapi jangan berisik ya, kak Chery butuh ketenangan saat ini"
Elmo dan Celyn membentuk tanda oke dengan jari jempol dan telunjuk mereka tanpa bersuara lalu mereka merebahkan diri mereka di atas kasur dengan hati hati. Tidak begitu lama, Celyn dan Elmo pun tertidur pulas.
Tepat jam sembilan malam, Moses masuk ke dalam kamarnya dan tersenyum bahagia melihat anak anak dan istrinya tengah berkumpul di atas kasur dan tengah tertidur pulas semuanya.
Moses masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri dan berganti baju. Dia kemudian menghampiri Melati. Dia berjongkok dan mencium bibirnya Melati.
Melati masih belum bangun, Moses kembali mencium bibirnya Melati lebih lama dan lebih dalam.
Melati kemudian membuka matanya dan menepuk pelan pundak suaminya "kamu tuh ya, main cium cium aja, kalau anak anak lihat bagaimana?" kata Melati setengah berbisik.
Melati terkekeh geli lalu bangun dan melangkah menuju ke sofa.
Moses mengekor langkahnya Melati. Mereka akhirnya duduk di atas sofa sambil berpelukkan.
"Bagaimana tadi? pelakunya akhirnya dipenjara atau masuk ke rumah sakit jiwa?" tanya Melati.
"Masih menunggu hasil tes keluar. Kalau terbukti dia terganggu kejiwaannya maka dia akan dikirim ke rumah sakit jiwa" kata Moses sembari mengelus elus bahunya Melati.
"Aku tidak menyangka kalau mbak Momo pasienku adalah mama kandungnya Chery" kata Melati.
"Namanya Claudia, bukan Momo" kata Moses.
"Oooo dia ternyata berbohong soal namanya" ucap Melati.
"Kamu benar benar tidak mengingatnya sayang? tanya Melati sembari mendongakkan wajahnya ke Moses.
Moses mencium bibirnya Melati dan menggelengkan kepalanya "aku mabuk berat saat itu. Seingatku aku sangat sedih mengingat mama dan papaku, lalu aku pergi ke hotel untuk menyendiri tanpa Ray tanpa siapapun. Lalu tiba tiba pintu kamarku diketuk seseorang aku membukanya, lalu aku lupa apa yang selanjutnya terjadi sampai di pagi harinya aku menemukan diriku telah polos tanpa sehelai kain pun"
Melati menghela napas panjang "Moses dulu tuh hebat juga ya, bercinta dengan seseorang dan lupa begitu saja"
"Aku mabuk berat, sayang" kata Moses.
Melati terkekeh geli dan berucap "iya iya, aku tahu"
Moses langsung mendaratkan tangannya di atas spot favoritnya dan mencium bibirnya Melati dengan penuh damba. Mulai menyerang Melati dengan ciuman ciumannya secara intens tiba tiba Elmo mengigau memanggil namanya Melati.
Melati langsung mendorong Moses dan berlari untuk mengecek keaadaannya Elmo. Moses hanya bisa mendengus kecewa tapi kemudian terkekeh geli. "tidurlah! aku tidur di kamar bawah ya. I Love You* kata Moses.
"Iya, I Love You too" jawab Melati.
__ADS_1
Arkan menelepon Angel "halo my Angel, sudah bobok?"
"kalau sudah bobok yang nggak mungkin bisa angkat telpon dong" jawab Angel.
"Waahh galaknya" kata Arkan sembari terkekeh geli.
"Habisnya mas lucu sih, kasih pertanyaan kok ya kuno amat, hahahaha" kata Angel.
"Waaahh secara nggak langsung kamu ngatain mas tua nih" kata Arkan.
"Bukan tua mas, tapi matang" kata Angel sembari terkekeh geli.
"Bagaimana kabarnya Chery dan Melati?" tanya Arkan.
"Semua selamat mas, syukurlah" kata Angel.
"Syukurlah, mas ikut lega. Emm, kamu lagi ngapain?" tanya Arkan.
"Lagi telpon" jawab Angel.
"Yaaah, salah lagi nih pertanyannya mas, hadeeehhh" Arkan kemudian tertawa lepas.
"Itu juga pertanyaan kuno mas, hahahaha" kata Angel.
"Hahahaha kamu itu pendiam tapi ternyata lucu juga ya, mas jadi tambah kangen"
"Baru juga ketemu mas, masa iya udah kangen, heeee" ucap Angel.
"Kamu nggak kangen?" tanya Arkan.
"Mau tahu banget apa mau tahu aja?" tanya Angel.
"Hadeeehh kalah kata kata nih gue hahahaha faktor U nih, hahahahaha" Kata Arkan.
Angel pun tertawa lepas lalu gadis cantik itu pun bertanya "mas, ada tugas dari mas, yang Angel belum paham, nih"
"Bawa aja ke sini sekarang, mas akan jelaskan!" kata Arkan dengan santainya.
"Iiihhh, maunya nih! dasar genit!" iya Angel.
"Hahahaha, genit apanya?" Arkan menggemakan tawanya.
"Sudah malam nih, masa iya Angel ke sana sekarang ini, bisa ditelan hidup hidup dong sama kak Moses" kata Angel.
"Hahahaha, dengar nama kak Moses aku jadi ingat kalau dari sekian banyaknya kakak laki laki kamu, aku paling takut sama.kak Moses, heeee. Besok pagi aku ke rumah ya, aku pengen ketemu sama kak Moses kamu" kata Arkan.
"Lho kok nggak ketemu sama.kak Alfa dulu sih?" tanya Angel.
"Mengerjakan sesuatu itu dimulai dari yang berat dulu, makanya aku berniat menemui kak Moses kamu dulu baru kak Alfa kamu" kata Arkan.
"Terserah mas aja, Angel ngikut" kata Angel.
"Ngikut ke mana?" tanya Arkan sembari terkekeh geli menggoda Angel.
"Ke mana mana mas, ngikut ke mana mana" jawab Angel.
"Waaah pakai tak gendong nih. Tak gendong ke mana mana" kata Arkan.
"Hahahaha, maunya nih main gendong, dasar genit!" jawab Angel.
"Hahahaha, udah ya, met bobok, mimpiin aku ya" kata Arkan.
"Iya mas, mimpiin angel juga ya" kaya Angel.
"I Love You" kata Arkan.
__ADS_1
"I Love You too" jawab Angel.