
Jam dua belas malam, Chery melangkah gontai menuju ke tempat tidur papa dan mamanya. Putri cantiknya Moses itu berusaha dengan sekuat tenaga mencoba untuk naik di atas tempat tidur papa dan mamanya.
Akhirnya perjuangan keras dari seorang cewek mungil nan imut itu membuahkan hasil, dia berhasil naik ke tempat tidur mama dan papanya. Kemudian merangkak dan menelusupkan tubuh mungilnya di tengah tengah papa dan mamanya.
Chery berkata "pa pa pa pa pa" tetapi menatap Melati dan memegang hidungnya Melati.
Melati mulai menggerak nggerakkan hidung dan bulu matanya yang indah, kemudian istri tercintanya Moses itu membuka matanya "Hahahaha, kamu hebat cantik, bisa naik ke sini tanpa bantuannya mama dan papa, hahahaha" Melati langsung memeluk erat Chery dan menciumi wajah cantik kesayangannya itu. Chery terkekeh geli di dalam pelukan mamanya.
"Oooooeeekkk ooooooeekkk oooeeekkk" Elmo menangis dengan sangat keras dan memekakkan telinga.
Moses langsung membuka matanya. Moses kemudian bangun dan melangkah lebar menuju ke boxnya Elmo. Bos tampan itu langsung merengkuh Elmo ke dalam pelukannya "ssssttt, mama masih tidur sayang, jangan berisik ya, sebentar ya papa panasin dulu ASI-nya mama kamu ya"
Elmo langsung menghentikan tangisannya.
Melati terkekeh geli mendengar ucapannya Moses "siapa yang masih tidur?"
Moses terlonjak kaget dan memandang istrinya yang tengah memeluk Chery.
"Lho sudah bangun? lho Chery kok bisa di situ?" Moses nampak bingung menatap kedua bidadarinya.
"Hahahaha, iya nih si penjelajah kecil sekarang tambah pintar dan tangguh, bisa naik ke sini tanpa bantuan sama sekali, hahaha"
Moses ikutan tertawa terbahak bahak kemudian melangkah ke dapur mini yang ada di dalam kamar mewahnya hendak memanaskan ASI-nya Melati.
"Sayang, aku susui langsung aja"
Moses mengerem langkahnya kemudian berbalik badan melangkah mendekati Melati lalu merebahkan Elmo ke dalam dekapannya Melati.
Chery langsung menangis ketika mamanya melepaskan pelukannya dan mulai mendekap adiknya.
"Uluh uluh, princess jangan menangis dong! sini sama papa dulu ya" Moses merengkuh Chery ke dalam pelukannya.
Chery menggeleng nggelengkan kepalanya dan melepaskan diri dari pelukan ayahnya lalu merangkak ke mama cantiknya. Chery kemudian menaruh kepalanya di atas pahanya Melati dengan posisi nungging.
Moses tidak kuasa menahan tawanya melihat tingkah polosnya Chery yang cemburu sama adiknya. Begitu pula dengan Melati. Melati langsung menggemakan tawa merdunya sembari mengelus pelan kepalanya Chery.
"Chery sebentar ya, mama susui adik dulu. Habis ini kita berpelukan lagi, oke?" Melati berucap sambil terus mengelus elus kepalanya Chery.
"Chery, papa punya mainan baru, ayok mainan sama papa" Moses beringsut turun dari tempat tidur dan merangkak menuju ke karpet bulu yang berada di dekat lemari tempat penyimpanan semua mainannya Chery.
Chery mengangkat kepalanya dari pahanya Melati lalu beringsut turun dari tempat tidur dan ikutan merangkak menyusul papanya.
"Hahahaha, pantat kamu seksi Chery, menggemaskan kalau merangkak kayak gitu" Melati kembali terkekeh geli.
Moses dan Chery duduk bersila dan mulai mencoret coret kertas gambar dengan pensil warna yang barusan dibelikan oleh Dokter Erlangga.
Chery kemudian berucap "da da da da" sambil menunjuk ke arah Elmo.
"Ya, itu adik, coba bilang adik Elmo" Moses mulai mengajari Chery mengucapkan kata adik.
"Mo mo mo mo" sahut Chery sembari terkekeh geli dengan sendirinya.
"Hahahaha, kamu tuh menggemaskan kayak mama kamu" Moses menoleh ke Melati yang terus melukiskan senyum ceria di wajah cantiknya.
"Ma ma ma ma ma" Chery menunjuk ke Melati.
__ADS_1
"Yaaaa, pintar kamu, betul itu mama, lalu ini siapa?" Moses menaruh jari telunjuknya ke dada bidangnya.
Chery menoleh ke papanya dan berucap "pa pa pa pa" kemudian terkekeh geli kembali.
"Waahhh, pintarnya anak papa, sini papa kasih hadiah ciuman yang banyak" Moses langsung mengangkat tubuh mungilnya Chery, menaikkannya ke atas lalu menciumi wajah cantik putrinya itu.
Chery tertawa renyah tiada henti.
Elmo akhirnya tertidur. Melati kembali menaruh Elmo ke dalam boxnya.
Chery melihat mamanya dan langsung melangkah menuju ke mamanya ketika papa tampannya sudah menurunkan kembali dirinya ke lantai.
"Yaaahh, papa kok ditinggal sih?" Moses mengerucutkan bibirnya.
Tetapi Chery tidak menggubrisnya, Chery terus melangkah mendekati mamanya.
Melati langsung menggendong Chery ke dalam dekapannya.
Lalu mengajak Chery untuk rebahan di atas tempat tidurnya.
Moses tersenyum senang menatap keduanya. Kemudian membereskan mainannya Chery dan merebahkan diri kembali disampingnya Chery.
Moses mulai merangkul Chery dan Melati, tetapi tangannya disingkirkan sama Chery.
"Eh, kok papa nggak boleh meluk kamu dan mama sih?" Moses mulai mengerucutkan bibirnya.
Chery berucap "no no" tanpa menoleh ke papanya.
"Waaahhh kacau nih kalau kayak gini" Moses terkekeh geli.
Moses mencoba menaruh kembali lengannya di atas Chery dan Melati. Chery menyingkirkan kembali lengan papa tampannya lalu memutar badannya dan melotot ke arah papanya.
"Hahahahaha, kamu ternyata galak ya, mirip sama......."
"Kamu" sahut Melati sembari tertawa tiada henti.
Moses ikutan tertawa tiada henti mendengar sahutannya Melati dan melihat tingkah polosnya Chery yang tidak menginginkan siapapun merebut mamanya.
"Aaahh, oke baiklah, hahahahaha" Moses kemudian mengalah kemudian bangun dari tempat tidurnya dan duduk di atas sofa.
Melati memeluk Chery dan mengelus elus pelan punggungnya Chery sembari menyenandungkan lagu anak anak kesukaannya Chery.
Beberapa menit kemudian Chery pun tertidur pulas.
"Sayang, naiklah ke sini, Chery sudah bobok nih!" Melati berkata dengan setengah berbisik.
Moses melangkah naik ke atas tempat tidur dan berbaring di sampingnya Melati.
"Kok malah tidur di sisi sini sih? Kalau Chery nggak kamu jaga nanti jatuh" kata Melati.
Moses langsung menaruh guling di punggungnya Chery "sementara aman, aku lagi pengen meluk kamu, sebentar aja, nanti aku pindah ke sisinya Chery"
"Yaaahhh, aku jadi rebutan nih, hahahaha"
"Habisnya kamu menggemaskan dan penuh kasih sayang, jadinya aku, Chery dan Elmo nggak mau lepas dari pelukan kamu" Moses mulai menaruh bibirnya di atas leher indah istrinya.
__ADS_1
"Sayang, nanti jam sepuluh temani aku ke stasiun TV ya, aku ada siaran langsung untuk mengkonfirmasi sesuatu hal yang sangat penting"
"Nggak mau, malu aku masuk TV lagi. Duku waktu kita siarkan pernikahan kita ke publik, aku malu bukan main. Disiarkan secara live dan pastinya ditonton banyak orang, kan"
"Ngapain malu? kamu tuh cantik dan memesona" Moses mencium mesra pipinya Melati.
"Pokoknya malu"
"Tapi sayang, aku butuh kamu untuk menguatkan aku, hal yang akan aku sampaikan nanti sangatlah penting, sayang dan aku butuh kekuatan dari kamu, aku butuh kamu di sampingku, aku butuh dukungan kamu" Moses menempelkan bibirnya di atas kepalanya Melati.
"Huufftt baiklah kalau begitu, tapi aku hanya diam kan, nggak perlu berbicara kayak dulu, sewaktu kita umumkan pernikahan kita ke publik, aku harus berbicara, aku benar benar kebingungan harus ngomong apa waktu itu"
"Hahahaha, kamu hebat kok waktu itu, nggak terlihat gugup dan lancar kok ngomongnya"
"Sayang, kamu nggak jawab pertanyaan aku"
Melati mulai protes.
"Iya, kamu nanti cukup duduk cantik dan mendampingiku"
"Oke, nanti aku temani kamu"
"Makasih sayang, sekarang tidurlah! aku akan jaga anak anak" kata Moses.
"Puk puk dan nyanyikan sebuah lagu dong" kata Melati mulai manja.
"Hahahaha, ketularan Chery nih manjanya, oke aku puk puk" Moses mulai menepuk nepuk pelan pantatnya Melati.
"Kok nggak pakai nyanyi?" Melati mulai protes .
"Oke, aku nyanyi lagu Nina Bobo ya, hahaha"
"Hmm" kata Melati sembari terkekeh geli.
"Hahaha, nurut sekali istriku ini ya, hahaha, lagu apapun mau aja nih" Moses mencium mesra kepalanya Melati.
Melati ikutan tertawa geli dan menepuk pelan tangan suaminya yang mendarat di atas pantatnya.
"Sayang, rambut kamu tuh selalu wangi ya, aku suka"
"Masak sih? rambut kamu juga wangi kok" kata Melati.
"Aaahh, benarkah?" Moses merona senang mendapatkan pujian penuh cinta dari istri cantiknya.
"Hmm, ayok kapan nyanyinya" Melati mulai menagih nyanyiannya Moses. Suara Moses yang cukup merdu selalu dirindukan oleh Melati.
"Siap bos, hahahaha"
Moses kemudian menepuk nepuk pelan pantatnya Melati dan menyenandungkan lagu Nina Bobo, sembari sesekali mencium rambut harumnya Melati.
Tidak begitu lama, Melati pun tertidur pulas. Moses menyelimuti istrinya dan mengecup keningnya Melati, kemudian bangun melongok ke boxnya Elmo dan mencium pipi gembul pangeran kecilnya lalu melangkah ke sisinya Chery.
Moses mencium pipinya Chery dan di saat jam raksasa sahabatnya berdenting sebanyak dua kali, Moses mencoba memejamkan kedua mata indahnya.
Beberapa jam lagi dia akan menghadapi hari yang sangat penting dan penuh tantangan.Dia butuh untuk beristirahat sebentar.
__ADS_1