My Cute Nanny

My Cute Nanny
Kamulah bintangku


__ADS_3

Selesai makan siang bersama, mereka semua melanjutkan canda dan tawa mereka di ruang keluarganya Alfa. Raja menahan Chery dan mengajak Chery duduk di sofa yang paling pojok karena, raja ingin terus menggenggam tangannya Chery. Sesekali ketika ada peluang yang bagus, Raja langsung gerak cepat mencium tangannya Chery, tingkah laku Raja itu sontak membuat hatinya Chery berasa cenat cenut.


"Deo, apa kabar papa dan om Rio, kamu?" tanya Alfa.


"Papa dan om Rio, baik baik saja, om. Masih sama gilanya, heeeee" kata Gideon.


"Kamu pacarnya Celyn, nih?" tanya Alfa dengan sorot mata jenaka melirik Celyn, keponakannya yang super tomboy.


Gideon menganggukkan kepalanya, tersenyum lebar dan merona malu.


Celyn meringis di depannya Alfa.


"Waaaah, kamu harus tahan dibanting nih kalau berpacaran dengan Celyn, hahaha" kata Alfa.


"Iya om" Gideon menjawab dengan polosnya.


"Eh, dijawab iya, lagi, hahahaha" Alfa langsung terbahak bahak.


"Mau Celyn sentil, om?" kata Celyn ke Alfa.


Alfa langsung menggemakan tawanya berbarengan dengan tawa renyah yang lainnya.


"Nah Elmo nih, kok kamu nggak bawa pacar kamu, nih?"


"Elmo belum punya pacar" sahut Moses sambil merangkul bahu istri imutnya.


"Bohong kan? nggak mungkin lah, kamu yang mewarisi ketampanan dan gaya kerennya om Alfa, belum punya pacar. Jangan jangan kamu playboy, nih?" Alfa menaikkan sebelah alisnya dan menatap Elmo.


"Beneran belum punya om. Elmo belum nemu cewek yang seperti mama. Kalau udah nemu langsung mau Elmo nikahi aja, nggak usah pacaran, kelamaan, heeee" kata Elmo sambil meringis ke arah Alfa.


Melati langsung mencium pipinya Elmo dan tersenyum geli sambil menggeleng nggelengkan kepalanya, diikuti gema tawa yang lainnya.


Raja tiba tiba memberanikan diri untuk membuka suara "maaf, emm, om Moses, tante Melati, apa Raja boleh ajak Chery jalan jalan berdua aja, sekarang?"


Semua langsung menoleh ke arah Raja dan Chery.


"Boleh dong!" sahut Moses.


"Tapi ati ati ya" kata Melati sambil memberikan senyum cantiknya untuk Chery dan Raja.


"Kamu paham Kyoto?" tanya Alfa.


Raja mengelus elus tengkuknya, meringis dan menggelengkan kepalanya.


"Ayok ikut om! biar supir om, yang akan mengantarkan kalian berkeliling kota" Alfa tersenyum lalu bangkit berdiri dan mengajak Raja juga Chery untuk mengikutinya.


Alfa sampai di garasi mobilnya. Si Yellow Bee masih nampak gagah dan tampan disejajarkan dengan kedua buah mobil keluaran terbaru miliknya Alfa.


"Om ada tiga buah mobil nih, pilih pakai yang mana?" tanya Alfa.


"Yang mana aja, om" sahut Chery.


Alfa tersenyum lalu meminta tolong supirnya untuk mengantarkan Chery dan Raja berkelliling kota Kyoto-Jepang memakai mobil terbarunya.


"Om, makasih ya. Chery sayang banget sama om Alfa" Chery memeluk Alfa dan mendaratkan ciuman di pipinya Alfa.

__ADS_1


Alfa tersenyum dan mengusap lembut kepalanya Chery "om juga sangat sayang sama kamu, ati ati ya Raja, jaga Chery!" kata Alfa.


"Baik om" jawab Raja.


Beberapa menit ke depan, Chery dan Raja sudaha berada di dalam mobil dengan supir pribadinya Alfa, mulai menyusuri jalanan yang bersih, rapi dan nyaman dipandang mata.


"Mau ke mana non?" tanya Toto nama supir pribadinya Alfa berasal dari Indonesia. Alfa mengajak Toto ke Jepang karena, Alfa sudah merasa cocok dengan kinerja dan kejujurannya Toto.


"Emm, ke tempat yang bagus dan nyaman di mana ya pak? yang banyak jajanannya, heee" sahut Chery.


Raja mencium pelipisnya Chery dan tersenyum mesra menatap wajah cantik kekasih hatinya itu.


"Ke pasar Nishiki aja ya non, di sana banyak jajanan dan banyak menjual barang barang khas Jepang, harganya pun murah" kata Toto.


"Oke, kita ke sana aja ya?" kata Chery dengan nada riang gembira penuh semangat.


"Siap non" kata Toto.


Raja berbisik di telinganya Chery "kamu sangat menggemaskan kalau tertawa lepas seperti ini, kakak benar benar harus berjuang menahan diri, untuk tidak mencium kamu saat ini"


Chery langsung merona malu dan menundukkan wajahnya.


Raja tersenyum geli dan langsung merangkul bahunya Chery.


Orang kalau berpacaran, selalu saja memilih duduk berduaan di jok belakang. Nasib para jomblo nih, hanya bisa memandang sambil gigit jari. Batin Toto sambil terus mengemudikan mobil.


"Pak Toto sudah menikah?" tanya Raja sambil mengelus ngelus bahunya Chery yang sedari tadi dia peluk mesra.


"Belum tuan" kata Toto.


"Jangan panggil tuan! panggil aja nama saya, nggak papa, pak" kata Raja.


"Iya pak, boleh" kata Raja "kok belum nikah? emang pak Toto umurnya berapa?" Raja masih melanjutkan pertanyannya.


Chery memainkan jari jemarinya di dalam genggaman tangannya Raja. Raja melirik tangannya Chery lalu mencium tangan itu.


"Saya masih muda mas, masih tiga puluh dua tahun, heeee. Saya pernah menikah di Indonesia tapi karena nikahnya nikah muda dan karena kecelakaan, saya menghamili pacar saya di luar nikah, heeee, maka ya, pernikahan kami nggak langgeng" kata Toto.


"Oooo, sayang sekali ya pak, berarti pak Toto punya anak dong?" kata Raja.


"Iya mas, setelah bercerai, anak saya ikut mamanya"


"Oooo" ucap Raja.


"Sekarang anak saya sudah remaja, semoga nggak nurun saya bandelnya, heeee" kata Toto.


"Amin pak, heeee" kata Raja.


"Mas, saya kasih saran ya, kalau pacaran jangan lama lama, takut kebablasan kayak saya nanti, heeee" kata Toto.


"Itu berarti bapak nggak cinta sama pacar bapak waktu itu" kata Raja.


"Cinta mas, saya cinta banget makanya jadi kebablasan, nggak tahan mencicipinya sebelum nikah, heeee" kata Toto.


Raja mengecup keningnya Chery dan berkata "kalau menurut saya cintanya bapak nggak dalam, kalau cinta yang mendalam ya, harus bisa menahan diri, saya akui pak, godaan itu memang berat banget pak, saya paham. Tapi jika cinta kita tulus dan dalam maka kita akan dimampukan untuk menjaga kesucian pasangan kita sampai kita sah nanti, di dalam pernikahan yang suci" kata Raja.

__ADS_1


Chery mendongakkan wajahnya dan memberikan senyuman bangga ke kekasihnya itu. Raja membalas tatapannya Chery lalu mencubit lembut hidungnya Chery.


"Iya mas, anda benar. Kalau saya ingat ingat dan saya rasakan, waktu itu memang saya kurang bijak dan kurang tulus karena menghamili pacar saya di luar nikah bahkan di saat kami masih duduk di bangku SMA" penyesalan terdengar di nada bicaranya Toto.


Chery kembali memainkan jari jemarinya di dalam genggaman tangannya Raja. Raja dibuat tersenyum dengan tingkahnya Chery itu.


"Nah sudah sampai non, mas" kata Toto sambil memarkirkan mobil yang dia kendarai.


"Makasih ya pak Toto" kata Raja sambil mengajak Chery untuk turun.



"Kakak tuh beruntung ya, punya pacar yang suka jajan dan suka sama camilan tapi nggak bisa gendut, heeee" Raja menggandeng tangannya Chery sambil berdiri di sebuah kedai yang menawarkan jajanan khas kota Kyoto-Jepang untuk memesan kue khas kota itu.


Mereka kemudian duduk di sebuah meja, Chery mulai protes ke Raja "Kalau Chery gendut, kakak nggak bakalan suka ya?" tanya Chery sambil menunggu kue pesanannya selesai dimasak.


Raja terkekeh geli "kalau gemuk pastilah kamu tambah mengemaskan" goda Raja.


Chery mengerucutkan bibirnya dan Raja langsung mengusap puncak kepalanya Chery dengan penuh cinta "dengar ya sayangku, cantikku, Chery! kakak akan terus mencintai kamu selama lamanya, mau kamu gendut atau nggak"


Chery langsung tersenyum bahagia menatap Raja "benarkah?"


"Hu um, benar dong. Kakak hanya mencintai kamu, Chery. Kalau kamu buka hatinya kakak, kamu akan lihat, hanya ada ukiran nama kamu, di sini" Raja menunjuk dada dia dengan jari telunjuknya.


Chery tersenyum penuh cinta menatap Raja "makasih ya kak, udah mencintai Chery di kehidupan ini. Padahal ada banyak wanita cantik di luar sana yang pastinya mengagumi kakak, kakak kan populer di kalangan cewek cewek cantik, sejak dulu"


Raja meraih kedua tangannya Chery lalu mencium tangan cantik itu "masak sih kakak populer di kalangan cewek, menurut kakak nggak tuh, heeee. Kakak ini kan dingin, tengil, dan cuek orangnya, mana ada cewek yang mau melirik kakak"


"Chery berdoa semoga nggak ada cewek yang melirik kakak lagi, kakak hanya untuk Chery" kata Chery dengan polosnya.


"Hahahaha, iya iya, kakak ini memang tercipta hanya untuk Chery, I Love You" kata Raja.


"I Love You too, kak" kata Chery.


Kue pesanan mereka datang dan mereka makan saling menyuapi dan saling menatap penuh cinta.


Tidak begitu lama kemudian, kedelapan makanan khas kota Kyoto yang telah mereka beli, tersaji di meja mereka.


"Kamu yakin bisa memakan habis semuanya?" tanya Raja sambil tersenyum geli.


"Iya, ternyata enak semuanya nih dan rasanya unik unik, Chery suka kuliner jadi Chery yakin kalau bakal bisa menghabiskan semuanya ini, tapi bantuin ya kak, kalau kalau Chery nggak bisa menghabiskannya, heeeee" kata Chery.


"Badan kamu kecil dan ramping tapi selera makan kamu hebat juga, hahahaha" Raja tertawa senang menatap Chery yang masih nampak lahap mencicipi semua makanan khas Kyoto yang ada di depan mereka.


"Heeee" Chery meringis dengan mulut masih penuh makanan.


Raja kembali menggemakan tawanya menatap gemas wajah cantik dan polosnya Chery.


Aku beruntung bisa memiliki kamu. Sanubarinya Raja berucap penuh cinta sambil terus menatap Chery.


"Kak, makan dong jangan liatin Chery terus!" kata Chery.


"Kakak suka melihat keindahan kedua manik hitam milik kamu itu, Chery. Kakak temukan kedamaian dan kenyamanan di kedua manik hitam kamu itu, sedari dulu" Raja menatap Chery sambil tersenyum penuh arti.


Chery merona malu dan hatinya pun kembali berasa cenat cenut.

__ADS_1


"Kaulah bintang di kehidupannya kakak, besok kalau kita punya anak, kita namai anak kita, Star ya?" pinta Raja.


"Nikah masih lama kak, kok udah membahas anak sih?" Chery menunduk malu dan Raja pun terkekeh geli.


__ADS_2