My Cute Nanny

My Cute Nanny
Bonus Chapter II


__ADS_3

Raja membuka pintu kamar super Deluxe yang dia pesan. Chery melangkah masuk dan tersenyum lebar, "kak, Chery suka"


Chery melangkah di atas lantai yang bertaburan bunga mawar merah, kamar itu menjadi sangat harum dan indah. Raja tersenyum senang lalu menutup pintu kamar itu. Dia berjalan pelan dibelakangnya Chery.


Chery terus melangkah masuk menuju ke ranjang mereka, di atas ranjang pun bertaburan bunga mawar merah yang berbentuk tanda love dan di atas meja ada kotak musik yang sangat Chery inginkan. Kota musik dengan boneka ballerina, jika kotak musik itu dimainkan maka Ballerina itu pun berputar dan menari.




Chery memekik senang, "kak, indah banget kotak musiknya. Aku sangat menyukainya. Bagaimana kakak bisa tahu, kalau Chery menginginkan kotak musik kayak gini?"


Raja memeluk pinggang rampingnya Chery dari belakang dan menaruh dagunya di atas pundaknya Chery, "apa sih yang nggak kakak tahu kalau itu berkaitan dengan kamu?"


Chery benar benar merasa terharu. Raja sangat sibuk selama dua tahun ini karena, Raja membuat program baru dan tanpa disangka program barunya Raja yang bertemakan pendidikan untuk anak dari usia lima tahun sampai tujuh belas tahun, meledak di pasaran dalam negeri maupun luar negeri sehingga membuat Raja menjadi seorang CEO baru yang diperhitungkan di kancah bisnis Nasioal maupun Internasional.


Dengan keberhasilannya itu Raja menjadi super sibuk, ditambah lagi papa mertuanya masih membutuhkan Raja di Elruno grup, hampir saja Raja tidak memiliki waktu untuk Chery.


Tetapi bukanlah Raja jika tidak menyediakan waktu khusus untuk istri tercintanya itu. Dia selalu mematikan ponsel dan semua akunnya di hari Sabtu dan Minggu. Dia tidak ingin diganggu di hari Sabtu dan Minggu. Kedua hari itu adalah hari khusus buat dia bisa berduaan santai dengan Chery. Bercanda santai dan mengobrol ringan tanpa dibayang bayangi angka, laba, saham, dan lain lainnya yang cukup memusingkan baginya.


Chery benar benar tidak menyangka, dengan kesibukan yang super padat itu, Raja masih sempat memikirkan ucapan recehnya Chery mengenai sebuah kotak musik dan tanpa Chery duga, Raja bahkan membelikan kotak musik impiannya itu.


Chery memutar badannya dan menaruh kotak musik itu di atas meja di samping ranjang, dia kemudian mengalungkan lengannya di lehernya Raja, "terima kasih ya kak sudah mencintai Chery seperti ini"


Raja tersenyum, "terima kasih juga sudah menjadi istri yang terbaik untuk kakak. Kamu selalu memasakkan sarapan, bekal, dan makan malam untuk kakak. Sesibuk dan secapek apapun, kamu tidak pernah mengeluh"


Chery benar benar merasa terharu dan tidak kuasa untuk tidak menitikkan air mata.


Raja mengusap butiran bening di atas pipinya Chery dengan ibu jarinya. Kemudian dia cium bibir istrinya itu dengan penuh perasaan cinta. Dadanya bergemuruh karena rasa cinta yang begitu besar yang dia miliki untuk istrinya.


Raja kemudian melepaskan ciumannya dan memeluk Chery, "cukup sampai di sini dulu karena, aku masih ingin menunkkanmu sesuatu"


Chery melepaskan diri dari pelukannya Raja, "apa itu kak?"

__ADS_1


Raja merangkul bahunya Chery dan mengajak Chery melangkah menuju ke balkon.



"Aaaah, kamar kita menghadap ke laut?" Chery memekik kegirangan dan secara spontan dia memeluk erat tubuh suaminya dan Raja langsung menggemakan tawa bahagianya.


"Kak, bagaimana kakak bisa tahu kalau Chery ingin sekali melihat laut secara langsung?"


Raja kembali tertawa, "aku ini suami kamu sayang, tentu saja aku tahu segala apa yang menjadi impianmu dan aku berusaha sekuat tenaga untuk bisa memujudkan mimpimu itu karena, aku sangat mencintaimu" kata Raja.


"Aku sangat mencintaimu kak! sangat mencintaimu"


Raja memeluk erat tubuhnya Chery dan mengangkatnya, dia berputar sekali sambil berucap lantang, "aku juga sangat mencintaimu"


Raja kemudian menurunkan tubuh rampingnya Chery, "sekarang kita makan malam dulu sekalian menemui klienku di sini. Dia ingin bekerja sama denganku"


"Baiklah! tapi aku mau mandi dan ganti baju dulu, apa masih keburu?" Chery berdiri menatap Raja.


Chery memekik kaget lalu menenggelamkan wajah cantiknya di dada suaminya sambil tersipu malu dan Raja kembali menggemakan tawa merdunya


Mereka mandi bersama dan Raja benar benar harus berjuang keras untuk menahan diri tidak melakukan ritual mandi sepasang suami istri. Jika ia melakukan hal itu, kliennya bisa protes dan membatalkan niatnya untuk bekerja sama dengan Raja karena, menunggu terlalu lama.


Chery dan Raja melangkah keluar dari kamar mewah mereka dan turun ke bawah menuju ke restoran super mewah yang berada di dalam hotel tersebut.


Kliennya Raja yang asli Turki bangkit dari kursinya dan langsung menyalami Chery dan Raja kemudian mereka pun duduk di kursi mereka masing masing.


Orang Turki tersebut membawa penerjemah karena, dia tidak bisa berbahasa Indonesia maupun berbahasa Inggris. Akhirnya tecaoai kesepakatan kerja sama yang sangat memuaskan bagi Raja. Berkat kerja sama barunya itu, dia mendapatkan keuntungan yang bisa untuk membeli sebuah mobil sport keluaran terbaru.


Kliennya Raja yang asli Turki tersebut kemudian memuji Chery lewat penerjemah yang dia bawa katanya, "istri anda secantik kota Istanbul. Istanbul artinya kota yang kuat dan cantik, cocok menggambarkan sosok istri anda"


Chery tersipu malu mendengarkan pujian itu dan mengucapkan kata, "terima kasih"


Raja hanya bisa tersenyum karena, jujur kecemburuannya Raja sedikit terusik. Ada seorang pria tampan memuji istrinya dan itu membuatnya sedikit gusar.

__ADS_1


Beberapa saat kemudian, Raja mengajak Chery untuk berdansa.


Chery mengiyakan walaupun dia tidak pandai berdansa. Alhasil beberapa kali kakinya Raja terinjak sepatunya Chery. Chery terkekeh geli dan berucap "maaf" berkali kali.


"Kamu beneran tidak bisa berdansa ternyata. Tapi nggak apa apa, lama lama kamu juga bisa" kata Raja.


"Tapi kaki kakak nggak apa apa kan?" kata Chery.


"Nggak apa apa karena aku punya istri. Istriku akan mengobati kakiku nanti" Raja mengecup bibirnya Chery.


Chery tersenyum geli dan kembali berkata, "maaf"


"Untuk kata maaf yang kamu ucapkan, aku sudah menghitungnya dan sebanyak itu pula aku akan meminta kompensasi dari kamu" Raja mengedipka sebelah matanya dengan penuh arti.


"Apa kompensasinya?" Chery menatap Raja penuh dengan tanda tanya.


"Kamu akan tahu nanti" kata Raja.


Kliennya Raja kemudian mendekati Raja dan berucap dengan bahasa Inggris yang dia ketahui, "may I dance with your wife?"


Raja langsung memeluk erat Chery dan berkata, "I am so sorry, you may not"


Kliennya Raja pun mengerti dan tersenyum.


Beberapa saat kemudian kliennya Raja itu pun pamit dan Raja kembali mengajak Chery menuju ke kamar mereka.


"Kupikir aku harus mandi" ucap Chery dengan santainya.


Raja tersenyum penuh arti dan langsung menyusul Chery ke kamar mandi. Raja menyibak tirainya dan melihat tubuh polos istinya di bawah pancuran dengan guyuran air hangat. Raja mendekap Chery dari belakang dan mulai mencumbui istrinya. Mereka pun menyatu di sana di ronde pertama. Raja kemudian membopong tubuhnya Chery yang masih dibiarkannya polos, dia rebahkan Chery di atas ranjang, tanpa ragu, Raja mulai bekerja dengan bibirnya untuk menjelajahi tubuh indah istri cantiknya itu, dan terjadilah penyatuan cinta mereka, lagi dan lagi sampai subuh menyapa mereka berdua.


Chery pun terhempas kelelahan dan tidak begitu lama, istri cantiknya Raja itu pun tertidur pulas. Raja terkekeh geli lalu mencium perut datarnya Chery, "semoga benih yang kutanam begitu banyak kali ini, segera membuahkan hasil"


Raja kemudian menelusup masuk ke dalam selimut dan merebahkan diri di sampingnya Chery, "ternyata rasanya sangat luar biasa, menyatu denganmu tanpa pengaman" Raja tersenyum puas lalu mencium keningnya Chery.

__ADS_1


__ADS_2