My Cute Nanny

My Cute Nanny
Kita Saling Kenal


__ADS_3

"Ma, Elmo sudah bertemu Loly"


Melati langsung mendorong tubuhnya Moses yang tengah menciumnya, "benarkah?"


Moses mendengus kesal dan langsung melipat tangan.


"Anakku sudah bertemu dengan Loly" ucap Melati sambil mengelus pipi suaminya yang masih cemberut karena, waktu bermesraannya dengan sang istri tercinta terganggu.


Moses langsung merebut ponsel yang menempel di telinganya Melati, "Benarkah? bagus! bawa pulang dan nikahi dia! papa akan selenggarakan pesta pernikahan termegah untuk kalian berdua" wajah muram Moses seketika berubah menjadi cerah ceria mendengar kabar Elmo akhirnya bertemu kembali dengan pujaan hatinya Elmo.


Melati tertawa bahagia menyambut celotehannya Moses.


"Belum bisa Pa. Karena, Loly nggak mengenali Elmo"


"Kenapa? dia masih marah sama kamu? cewek tuh kalau ngambek gampang dibujuk. Payah kau, keturunannya Moses Elruno kok nggak bisa ngerayu cewek, kasih dia cokelat, ajak ke pantai atau........."


Melati menatap Moses dengan senyum jahil, "oooo, gitu ya. Moses Elruno, pandai ngerayu cewek?" Berarti aku wanita gampangan dong karena, mudah dirayu sama Moses Elruno pas aku ngambek, hmm, benar begitu?"


Klik......Moses langsung menutup panggilan ponsel putranya dan melahap Melati dengan sangat liar karena, gemas melihat mimik wajahnya Melati yang selalu nampak menggemaskan kalau Melati tengah menggodanya dan mimik wajah itu selalu berhasil melemahkan pertahanannya Moses untuk tidak menyatu dengan Melati, segera.


Elmo menjauhkan ponselnya dari telinganya, mengernyit ke ponselnya dan mendengus kesal, "dasar papa ya? kalau berduaan dengan mama, anak-anaknya pasti dinomor duakan, huffttt, sabar Elmo"


Melati menyerah kalah di dalam dekapannya Moses, "sayang, Elmo gimana coba? dia curhat malah kamu tutup begitu aja telponnya, dasar kamu, ya " Melati terkekeh geli sambil memainkan ujung jari telunjuknya di atas dada polosnya Moses.


"Salah sendiri kamu menggodaku dengan begitu imutnya" ucap Moses sembari mencubit mesra ujung hidung istrinya.


Moses kemudian bangun, menyelimuti tubuh polosnya Melati lalu memakai kembali celana kolornya, "tidurlah! aku akan hubungi Elmo lagi"


"Hmm, katakan ke Elmo jangan menyerah sampai Loly kembali menjadi miliknya" ucap Melati sambil tersenyum manis ke suaminya.


"Oke" ucap Moses sembari memencet nomer ponselnya Elmo.


"Pa! udah selesai ya?" Elmo langsung menyindir papanya dan Moses Elruno langsung melepas tawa khasnya.


"Hahahahaha, tahu aja kamu. Emm, gimana soal Loly tadi?"

__ADS_1


"Hahahaha, tahu dong aku kan cerdas. Umm, Loly sekarang namanya Lili. Nama dia sejak lahir adalah Jelita Adijaya, Pa. Dan di sini dia dipanggil Lili. Elmo tapi heran, Lili, tidak mengenali Elmo. Elmo curiga kalau dia pernah jatuh terbentur atau kecelakaan tapi Lili mengatakan kalau dia tidak pernah mengalami itu semua"


"Kalau gitu papa sarankan, kamu menaruh mata-mata di rumahnya Adijaya. Kamu cari orang yang bisa kamu percaya dan mau kamu ajak kerja sama. Umm, taruh seorang asisten koki atau apalah yang sedang dibutuhkan di rumahnya Adijaya untuk memata-matai Lili dan untuk mencari tahu kenapa Lili bisa hilang ingatan"


"Papa benar. Aku akan cari tahu besok, kira-kira Adijaya sedang membutuhkan apa, aku akan tanam orangku sesuai kebutuhannya Adijaya. Aku rasa kalau nggak asisten rumah tangga, bisa jadi seorang supir"


"Bagus! cerdas! dengan menanam orang kamu di kediamannya Adijaya, kamu bisa tahu semunya, apa yang sebenarnya terjadi pada Lili selama ini" ucap Moses, "dan kata mama kamu, jangan menyerah sampai Lili kembali ke pelukanmu!"


"Siap dong Pa! sun sayang buat mama" ucap Elmo.


"Siap bos! kamu hati-hati di sana. Setiap kali ada masalah, sekecil apapun, langsung hubungi papa" ucap Moses Elruno.


"Baik Pa" dan Klik, Elmo memutuskan sambungan ponselnya dengan papa tampannya yang masih saja tampak gagah di usia yang sudah menginjak lima puluh dua tahun bahkan mendapat julukan sebagai Sugar Daddy karena, mamanya Elmo masih terlihat imut dan mereka mengira kalau mamanya Elmo adalah simpanan papanya.


Moses Elruno dan Melati tinggal di Jepang belum begitu lama, masih sekitar satu tahun, jadi banyak yang belum tahu kalau, Moses Elruno dan Melati Arumi Putri adalah sepasang suami istri, masyarakat sekitar mengira kalau Moses seorang Sugar Daddy dan Melati adalah simpanannya. Namun, bukannya marah, Moses justru tersenyum bangga mendapatkan julukan sebagai Sugar Daddy, bagi dia itu keren dan setiap Moses berucap, "I am a Sugar Daddy, now, hahahahaha" dengan menirukan suara sebuah robot, Melati hanya bisa mendesah panjang dan tertawa geli.


Keesokan harinya, Elmo langsung menuju ke rumah sakit tempat dokter Jelita Adijaya magang. Dia mengatakan ke Bagas untuk menangani beberapa pekerjaannya di kantor.


Elmo yang saat itu mengenakan setelan kemeja dan celana kain putih dengan jas berwarna biru tua dan sepatu sneakers berwarna senada dengan jasnya, nampak begitu sempurna dan ketampanannya bertambah seratus persen lebih sehingga membuat semua mata tidak mampu untuk tidak menoleh ke arahnya.


Elmo berbincang panjang lebar terkait dengan produk dan jasa yang dia miliki. Tiba-tiba dokter Jelita Adijaya menerobos dengan polosnya, memasuki ruangan tersebut dan tanpa mengetahui keberadaannya Elmo, Lili berucap dengan polosnya, "aku butuh supir pribadi, apa kamu punya kenalan? kalau bisa cewek, jago bela diri, dan bisa dipercaya"


Lili berucap ke sahabatnya yang bekerja di bagian penjualan itu.


Saat sahabatnya Lili hendak membuka suara,


Elmo langsung bangkit dan berkata dari arah belakangnya Lili, "saya punya kenalan yang sesuai dengan kriteria anda, itu dok"


Lili berbalik badan dan secara otomatis bersitatap dengan Elmo, "anda lagi? untuk apa anda di sini? anda menguntit saya ya? A...apa anda sudah menemui dokter jiwa yang saya......."


"Saya tidak sakit jiwa. Gejala sakit saya kemarin, saya tahu penyebabnya dan itu karena, saya sedang jatuh cinta" Elmo memberi penekanan di kata jatuh cinta sambil menatap tajam kedua bola matanya Lili.


Lili mematung dan membisu. Dia seolah tersihir dengan tatapan dan suara merdunya Elmo Elruno saat itu.


"Anda siapa-nya Lili?" tanya Sahabatnya Lili yang masih terpana melihat ketampanannya Elmo.

__ADS_1


Elmo menoleh sekilas ke sahabatnya Lili, sambil tersenyum dia berucap, "saya pasiennya dokter Lili"


Kemudian Elmo mengalihkan pandangannya kembali ke Lili dan berucap, "Ini kartu nama orang yang saya rekomendasikan. Dia bernama Bintang, cewek jagoan dan bisa dipercaya. Anda bisa menghubungi dan janjian ketemu dengannya. Satu lagi, dia juga jago bawa mobil" ucap Elmo.


Lili menerima kartu nama itu dan masih menatap Elmo. Dia masih mencari kepastian untuk dirinya sendiri, apa dia pernah bertemu dan pernah kenal dengan Elmo. Karena, entah kenapa setiap kali dia mendengar suaranya Elmo, dia merasa sangat damai, tenang, sekaligus bahagia.


"Saya permisi pak Alex" Elmo berbalik badan dan kembali berhadapan dengan pak Alex kepala bagia. penjualan dan kembali berkata, "siang ini barang saya, saya pastikan akan sampai di sini dengan aman"


"Iya, terima kasih banyak pak Elmo Elruno"


Elmo kemudian menoleh ke Lili, tersenyum lalu menganggukkan kepalanya sambil berkata, saya permisi"


Elmo melangkah keluar dari ruangan itu dengan senyum lebar, "aku tahu jauh di dalam hati kamu, di alam bawah sadar kamu, kamu merindukanku Lili" gumam Elmo.


Sahabatnya Lili langsung menepuk keras punggungnya Lili saat Elmo sudah melangkah keluar dari ruangan itu, "tampan sekali dia! ya ampun!"


Lili menoleh ke temannya dan mendengus kesal, "biasa aja. Dan sakit nih, kenapa memukulku begitu keras"


"Hahahaha sori, habisnya aku gemes banget melihat ketampanan cowok tadi"


Elmo berbalik badan ketika mendengar ada suara derap kaki yang tengah mengejarnya dan dia sungguh terkejut ketika melihat yang tengah mengejarnya adalah Jelita Adijaya.


Elmo tersenyum, menatap Lili dengan sangat dalam sambil memasukkan kedua tangannya ke dalam saku celananya.


Lili menghentikan laju larinya ketika dia telah sampai di depannya Elmo, dengan jarak satu sentimeter, "apa kita saling kenal? apa kita pernah bertemu dan untuk apa anda beredar di sini terus?"


"Wow! bisa tidak kasih saya pertanyaan satu per satu?"


"Jawab saja!" Lili menatap tajam ke Elmo.


Elmo tersenyum senang melihat wajah galaknya Loly yang begitu dia rindukan, lalu berucap, "iya, kita saling kenal bahkan lebih dari sekadar kenal dan saya adalah pemasok alat medis di sini jadi selama beberapa hari ke depan, kita masih harus berpapasan di rumah sakit ini"


"Kita saling kenal? kapan kita berkenalan dan.......aduh!" Lili memegang kepalanya yang tiba-tiba merasa pusing saat dia mencoba untuk mengingat siapa Elmo.


Elmo langsung memegang kedua bahunya Lili dan berucap, "kamu kenapa? kamu nggak apa-aoa?" dan Ivan langsung mendorong tubuhnya Elmo, "kenapa kamu lagi? pergi! jangan ganggu Lili!"

__ADS_1


Elmo terpaksa berbalik badan dan meninggalkan Lili bersama dengan Ivan Goh.


__ADS_2