
Keesokan harinya, Moses, Melati, Celyn, Alfa, Rini, dan Ray sekeluarga dijamu Greyson Adi Wijaya Simpson di sebuah restoran yang ada di hotel The Rain kepunyaannya Greyson. Di siang itu, mereka akan membahas pernikahannya Celyn dan Gideon.
Lila berkata dengan senyum manisnya, "Saya ingin segera ditemani Celyn di rumah karena, rumah sekarang sepi. Adiknya Gideon kuliah di luar negri, untuk itulah saya dan suami saya mendesak Gideon untuk segera melamar Celyn secara pribadi dan saya senang sekali, akhirnya Celyn bersedia menikah dengan Gideon"
"Lalu kapan rencana pernikahannya akan digelar?" tanya Grey ke Moses.
"Kita tanya ke anak-anak saja. Mereka pasti punya tanggal cantik pilihan mereka sendiri. Emm, supaya mereka mudah untuk mengingatnya nanti di saat mereka hendak merayakan wedding anniversary mereka" sahut Melati.
Moses menoleh ke Melati dan ada banyak misteri di pandangannya Moses. Melati langsung bertanya ke Moses, "Ada apa Sayang?"
"Tanggal cantik? tanggal pernikahan kita nggak cantik tapi kita mudah mengingatnya" Moses menautkan alisnya ke Melati.
Grey pun menoleh ke Lila, "Tanggal pernikahan kita juga nggak cantik ya Ma. Wah! nyesel aku kenapa kita dulu nggak milih tanggal cantik dulu dan......."
"Kamu sih tergesa-gesa" sahut Lila sambil mengulum senyum.
Semua langsung menggemakan tawa mereka.
"Jaman kita dulu beda sama jaman sekarang" sahut Melati dengan senyum lembutnya.
Moses lalu menganggukkan kepalanya dan bergumam, "Begitu ya?" lalu ia memutar kepalanya untuk menatap Celyn, "Kau punya tanggal cantik?"
Celyn tersipu malu, menundukkan kepala dan menggeleng pelan.
"Hahahaha, putriku Celyn ternyata bisa malu-malu meong juga ya?" Moses tertawa geli melihat Celyn yang biasanya garang, tersipu malu siang itu.
__ADS_1
Melati langsung menepuk pelan bahunya Moses dan Moses langsung menghentikan tawanya dan berkata, "Maaf, habisnya putri kita yang tomboy sangat lucu kalau tersipu malu seperti itu"
"Apa kau punya tanggal cantik?" tanya Moses ke Gideon.
Gideon tersenyum dan menganggukkan kepalanya, "Satu Minggu lagi tanggal dua Februari. Kita ambil tanggal itu saja. Jatuhnya sangat cantik 2-02-2021"
Semua langsung tersenyum sumringah dan bertepuk tangan lalu berucap, "Setuju" secara bersamaan.
Celyn semakin menundukkan wajahnya karena malu dan Gideon melirik Celyn sambil menggenggam tangan Celyn yang berada di bawah meja.
Karena tanggal pernikahan sudah ditetapkan maka mereka melanjutkan santap siang mereka dengan sendau gurau dan obrolan ringan. Moses mengajak Grey berdiri dan mereka kemudian melangkah masuk ke dalam sebuah private room yang ada di restoran tersebut.
Ray menoleh ke Rio Putra, "Kau masih awet muda dan selalu tersenyum. Apa rahasianya?"
Tawa Ray dan Rio diikuti oleh semua yang ada di meja bundar yang berada di tengah-tangah restoran hotel The Rain.
Moses segera melepas tawa lega dan senangnya lalu ia merangkul Grey, "Thank you ya, kau menyetujui saranku agar anak-anak kita segera menikah"
Grey tersenyum dan berkata, "Anakku sudah berhasil membujuk putri kamu untuk mau menikah secepatnya. Lalu bonus apa yang kau janjikan untukku dulu?"
"Kau minta apa?" Moses menuntun Grey untuk duduk di sofa.
"Apa ya? aku jadi bingung nih" sahut Grey sambil terkekeh geli.
"Jangan sungkan sama aku! minta apa aja akan aku turuti!" Sahut Moses.
__ADS_1
Grey tersenyum lalu ia menepuk pundaknya Moses dan berkata, "Aku nggak minta apa-apa. Sudah kau kasih putri kamu yang sangat cantik, berbakat, dan berharga itu untuk masuk ke keluarga kami. Celyn putri kamu dan keluarga kamu, sudah banyak memberikan kebahagiaan bagi Gideon putraku, itu sudah merupakan bonus terindah bagiku dan istriku karena, kami nggak punya anak cewek dan kami sangat menyayangi Celyn. Kami juga bersyukur mendapatkan Moses Elruno sebagai besan kami, hehehehe"
Moses langsung terharu dan berkata, "Terima kasih sudah menyayangi putriku seperti putrimu sendiri. Terima kasih sudah bersedia menerima kami menjadi keluarga kamu" Moses dan Grey pun lalu berpelukkan.
Satu Minggu kemudian di tanggal 2-02-2021, Celyn dan Gideon akhirnya menikah dan resepsi mereka dijadikan satu dengan resepsi pernikahannya Lili dan Elmo karena, Elmo dan Lili menikah dulu, tanpa adanya resepsi.
Akhirnya, Moses dan Melati bisa bernapas.lega karena, tugasnya sebagai orang tua telah selesai. Mereka telah menghantarkan ketiga anak mereka ke pernikahan. Tugas Melati sebagai Mama telah selesai tapi, selamanya Melati tetaplah menjadi pengasuh yang imut dan akan selalu Moses panggil dengan sebutan, "My Cute Nanny"
Satu Tahun kemudian, Ivan Goh bebas dari penjara dan memperoleh kabar bahwa wanita malam yang pernah ia renggut keperawanannya dulu, telah melahirkan seorang putra untuknya, Ivan Goh segera terbang menuju ke Indonesia untuk menemui wanita itu dan melihat putranya yang baru berumur dua Minggu................
...❤️❤️❤️❤️The End❤️❤️❤️❤️...
Kisah Ivan Goh dan putranya akan ada di novel terbaru saya yang berjudul Mada Cinta. Putranya Ivan Goh akan berjumpa dengan salah satu cucunya Moses Elruno yang akan menjadi takdir cintanya. Cucu yang manakah? akan ada di Novel Mada Cinta😍
Akan mulai ada besok🙏 Namun, mungkin akan slow update karena, saya masih harus menyelesaikan dua novel saya yang belum end yaitu Trace of Love dan Cinta Milikku🙏Jika berkenan, monggo mampir di sana🤗
Terima kasih readers sudah setia mengikuti dan memberi dukungan penuh pada The Elruno sampai semuanya menikah.
I really appreciate it 🙏
God Bless You all❤️😍😘🤗
Sampai jumpa di Mada Cinta❤️
__ADS_1