
Di Jepang
Moses, Ray dan Itachi menuju ke sebuah klub malam elite yang ada di Osaka-Jepang. Salah satu klub miliknya Kaage. Kaage dan tuan Hirohito sudah menunggu mereka di sana.
Om Erlangga melakukan panggilan VC ke Moses dalam perjalanannya Moses menuju ke klub malam tersebut.
"Mo, kamu kenapa tidak bilang sama om kalau kamu bekerja sama dengan Kaage. Dia bukan orang sembarangan dan terkenal sangat egois dan licik. Kamu harus berhati hati. Om sudah hubungi beberapa kenalannya om di sana untuk mengawasi dan melindungi kamu dari bahaya apapun. Tapi ingat Mo, jangan gegabah menghadapi Kaage!" ucap papa asuhnya Moses Elruno itu panjang lebar karena rasa sayangnya yang begitu besar untuk Moses.
"Baik om, terima kasih banyak. Moses akan selalu berhati hati karena, Moses sekarang nggak sendirian, ada anak dan istri Moses yang sedang menunggu Moses pulang sekarang ini"
"Bagus kalau kamu sudah berubah. Tahan emosi kamu ya, jika tidak penting banget, jangan mengumbar emosi dan menyulut pertikaian"
"Baik om" Moses tersenyum ketika hatinya tiba tiba merasa hangat menerima perhatian dan kasih sayang yang begitu besar dari papa asuh tercintanya.
"Satu lagi sebelum aku tutup telponnya, cepatlah pulang! kalau bisa dalam waktu tiga hari ini kamu sudah balik. Aku akan menikah dengan Heni, mamanya Melati"
"Hahahaha, iya om, siap sedia! Moses akan pulang secepatnya, Moses janji"
"Makasih ya Mo, hati hati di sana ya dan jaga kesehatan"
"Makasih om"
Dokter Erlangga tersenyum dan menutup panggilan VC-nya.
"Ray, tolong belikan air mineral ya! aku nggak mau meminum minuman yang nanti disuguhkan oleh Kaage. Aku takut kalau dia memasukkan hal hal aneh ke dalam minuman yang dia suguhkan untukku nanti" kata Moses.
"Aku juga Ray, tolong ya!?" sahut Itachi.
"Siap" ucap Ray.
Beberapa meter di depan, Ray memarkirkan mobil yang dia kendarai di sebuah minimarket, untuk membeli air mineral satu dus, beberapa camilan kesukaan tuan besarnya dan beberapa vitamin"
Setelah memasukkan semua barang belanjaannya ke dalam bagasi, Ray menenteng tiga buah botol air mineral dan masuk kembali ke dalam mobil.
Ray menyerahkan botol air mineralnya kepada Itachi, Moses Elruno dan satu lagi dia simpan untuk dirinya sendiri.
Beberapa menit kemudian mereka sampai di depan klub malam mewah miliknya Kaage. Mereka bertiga pun turun dari mobil secara bersamaan dan melangkah memasuki klub malam itu.
Ada dua penjaga berbadan besar dan berotot berjaga di depan pintu masuk. Begitu melangkah masuk, mereka sudah dihadang seorang pramusaji minuman yang berpakaian sangat minim. Pramusaji itu menyodorkan nampan yang diatasnya sudah tertata berbagai jenis minuman, beraneka warna.
Tetapi ketiga cowok keren itu menolak dengan cara halus, terus melangkah masuk mengikuti langkah ladies night-nya Kaage, sembari menenteng botol air mineral mereka masing masing, untuk menuju ke ruangannya Kaage. Langkah mereka diiringi musik EDM (Electronic Dance Music) yang sangat keras, yang tengah dimainkan oleh seorang DJ seksi nan cantik. Musik itu cukup menghentak tajam di kedua pendengaran ketiga cowok keren itu.
Kaage dan Hirohito berdiri dan membungkukkan badan, ke arah tamu undangan mereka, ketika Moses dan rombongannya masuk ke dalam ruangan private-nya Kaage. Ray, Moses, dan Itachi melakukan hal yang sama membungkukkan badan mereka ke arah Kaage dan Hirohito.
Kaage didampingi istri cantiknya Chiasa alias Keiko. Mereka duduk di sebuah meja bundar yang cukup besar dan berada di ruangan private yang cukup luas dan mewah. Chiko pun ada di dalam ruangan itu dan tengah memangku seorang wanita yang berpakaian sangat seksi. Chiko menatap tajam ke arah Moses. Dia merasa jengkel bukan kepalang karena, gagal menculik dan mendapatkan Melati.
Ada beberapa ladies night yang seksi dan cantik di dalam ruangan itu, siap untuk melayani para tamu, jika diperlukan para ladies night itu pun siap untuk dibawa pulang"
Chiasa tersenyum ke arah Moses dan berkata "istri kamu kenapa tidak ikut?"
"Dia tidak suka suasana hingar bingar seperti ini dan aku juga merasa kalau istriku itu wanita yang sangat terhormat jadi istriku tidak pantas untuk berada di tempat seperti ini" kata Moses dengan polosnya dan tersenyum sinis ke arah Chiasa.
__ADS_1
Chiasa langsung membisu dan mengeraskan bibirnya. Dia merasa tersinggung sekaligus cemburu dengan ucapannya Moses. Beruntung sekali istri kamu, Mo. Batinnya.
"Hahahaha, iya anda benar tuan Moses. Istri anda memang wanita yang lembut dan polos juga sangat terhormat jadi jangan pernah anda ajak ke tempat seperti ini! saya suka gaya anda" sahut Kaage.
Kaage menyodorkan cerutu super mahal dan beberapa botol minuman keras yang super mewah ke hadapannya Moses, Ray dan Itachi.
"Ini jamuan spesial saya untuk anda, silakan dinikmati!" ucap Kaage sembari tersenyum ramah.
"Maaf saya sudah berhenti minum minuman semacam ini dan saya juga tidak merokok" kata Moses sembari meminum botol air mineral yang dia bawa sendiri sedari tadi.
"Tetapi tuan, anda menghina saya jika anda tidak meminumnya, satu sloki saja" kata Kaage.
Tetapi Moses tetap bersikeras tidak mau menyentuh minuman tersebut.
Itachi yang paham akan situasinya langsung berkata "Hahaha, tuan Kaage jangan tersinggung, hormatilah keputusannya tuan Moses Elruno! Saya yang akan mewakili tuan Moses Elruno untuk minum satu sloki"
"Baiklah! silakan!" kata Kaage sembari melempar senyum ke arah Itachi.
Setelah Itachi meminum satu sloki, mereka melanjutkan perbincangan bisnis mereka dan telah tercapai kesepakatan jual beli tanah miliknya tuan Hirohito dengan nominal harga yang baru. Moses merasa tidak masalah jika Hirohito menaikkan harga tanahnya. Moses telah memperhitungkan semuanya dan dia masih mendapatkan keuntungan yang lumayan besar.
"Bagus! dan soal mesin pabrik kita, kabarnya ada sabotase, apa anda sudah menyelidiki siapa pelakunya?" tanya Kaage.
"Sudah" jawab Itachi dan Moses secara bersamaan.
"Oke, saya tunggu kabar baiknya dan soal perbaikannya sudah sejauh mana?"
"Teknisi anda dan saya sudah menyelesaikan sebagian, saya kira besok sudah beres semuanya"
Chiko menyuruh wanita yang sedari tadi dia pangku untuk berdiri dan melangkah mendekati Moses. Chiko kemudian berdiri di belakang tempat duduknya Moses dan menyentuh pundaknya Moses kemudian berbisik "di mana istri anda saat ini? aku tidak menemukannya di rumah anda"
Moses mengepalkan tinjunya di atas meja dan mulai mengeraskan bibirnya. Dengan sekuat tenaga, Moses menahan emosinya.
Chiko kemudian duduk di sebelahnya Moses dan tersenyum "anda beruntung memilikinya, jaga dia baik baik!"
Moses mencoba meredam amarahnya dan berucap "tentu saja aku akan jaga istriku dengan sangat baik, dan tidak akan pernah aku biarkan laki laki seperti kamu, mengganggunya"
Kini giliran Chiko yang mengepalkan tinjunya dan mengeraskan bibirnya menahan emosinya.
Seorang wanita seksi melangkah mendekati Moses dan mencoba untuk merayu Moses. Wanita itu memaksa duduk di atas pangkuannya Moses tanpa permisi. Moses kemudian memundurkan kursinya dan berdiri. Cewek seksi itu pun kaget dan secara spontan berdiri jika tidak dia akan jatuh di atas lantai.
"Lancang sekali kau! mau mati kau!" Moses langsung berteriak dengan sangat lantang ke arah cewek itu.
Cewek itu menjadi ciut nyalinya dan tidak berani menatap Moses. Secara spontan dia menundukkan wajahnya kemudian melangkah mundur menjauhi Moses.
Kaage tertawa senang melihatnya dan berucap "kau tidak akan pernah bisa merayunya, hahaha, tuan Moses memiliki istri yang sangat cantik dan tuan Moses sangat mencintai istrinya, sama seperti aku yang sangat mencintai istriku" Kaage langsung menarik tengkuknya Chiasa dan mencium bibir istrinya dengan sangat liar.
Moses melihatnya dengan tatapan hambar. Dia bersyukur sudah tidak ada lagi rasa cemburu untuk seorang Chiasa di dalam hatinya.
Kaage kemudian melepaskan ciumannya dan menggemakan tawa khasnya.
Ray juga mendapatkan serangan yang sama dari seorang lady night-nya Kaage begitu pula Itachi. Kedua cowok ganteng itu menolak para ladies night yang menggoda dan merayu mereka dengan sikap dan cara yang lebih sopan dari sikap dan caranya Moses.
__ADS_1
Moses kemudian berucap sembari tetap berdiri "jika tidak ada lagi yang perlu dibicarakan, saya pamit karena, istri saya menunggu saya saat ini"
Kaage dan Hirohito kemudian berdiri dan tersenyum. Mereka mengijinkan Moses dan rombongannya untuk pulang.
Chiko menatap kepergiannya Moses dengan kesal. Chiko berniat menjebak Moses dengan minuman yang sudah dia campur dengan obat perangsang. Chiko ingin membuat citra Moses buruk di depannya Melati. Tetapi sayang usahanya gagal. Dan dia hanya bisa menggigit jari dalam kekecewaannya.
Sesampainya di rumah, Moses segera berlari kecil masuk ke dalam kamarnya. Dia kangen sekali dengan Melati dan anak anaknya. Cowok miliarder super keren itu pun langsung melakukan panggilan VC ke Melati.
Melati rebahan di atas tempat tidur sembari menepuk nepuk pelan pantatnya Chery.
Elmo sudah tertidur lelas (pulas sekali) di dalam boxnya.
"Sayang, Chery bobok sama kamu ya? Elmo sudah bobok?" tanya Moses sembari tersenyum geli melihat Chery tidur meringkuk sembari memeluk tubuhnya Melati.
"Iya, seharian ini Chery gelisah, sepertinya dia mencari papanya. Elmo sudah bobok dari jam sembilan tadi" kata Melati.
"Aaaahh, benarkah Chery gelisah mencari aku? lalu mamanya gimana? gelisah nggak?" Moses tersenyum jahil menatap wajah istrinya.
Melati merona malu dan berkata lirih "pengen dapat jawabannya sekarang apa nanti?" giliran Melati yang melempar senyum jahilnya.
"Waaahhh! kamu semakin jahil ya, aku ingin memeluk dan mencium kamu sekarang ini" Moses memasang wajah penuh kerinduan kepada istrinya itu.
"Hahahaha, wajah kamu lucu kalau seperti itu, hahahaha"
"Kok malah dikatain lucu sih?" Moses mengerucutkan bibirnya di depan layar ponselnya.
"Sayang........"
"Hmm, ada apa?" kata Moses.
"Tadi aku ketemu sama Awan dan mamanya sewaktu di bandara. Mamanya Awan nitip salam buat kamu dan ucapan terima kasih untuk kamu"
"Iya, aku lega sekarang ini, Awan dan mamanya bisa mulai membuka lembaran baru dalam kehidupan mereka" kata Moses.
"Sayang......."
"Hmm, ada apa lagi cantikku, cintaku, sayangku?" kata Moses.
"Aku semakin bangga dan kagum sama kamu. Aku semakin sayang sama kamu. Aku semakin cinta sama kamu. Aku kangen sama kamu"
Moses tersenyum senang mendengar ucapannya Melati "benarkah? kamu benar benar semakin sayang dan cinta sama aku?"
"Iya, bahkan semakin hari semakin bertambah besar rasa sayang dan cintaku ke kamu" kata Melati.
"Terima kasih sayangku. Aku juga makin hari, seribu kali lebih besar, makin menyayangi dan mencintainu"
"Hahahaha, aku sejuta kali lebih besar, weeekkk" Melati tidak mau kalah dan Moses langsung tertawa lepas saking bahagianya.
"Aku kangen kamu dan sedari tadi nggak bisa memejamkan mata, tolong kamu nyanyikan lagu sampai aku bobok ya!?" Melati tersenyum manis ke Moses.
"Hahahaha, oke cantikku" Moses kemudian menyanyikan lagu ciptaan mereka berdua, dengan penuh perasaan dan cinta sampai Melati benar benar tertidur.
__ADS_1
"Sayang?" Moses memanggil Melati untuk memastikan apakah Melati sudah benar benar tertidur nyenyak, setelah pasti kalau istri cantiknya itu telah jatuh ke alam mimpi, Moses pun memutuskan sambungan VC-nya. Moses kemudian melihat wajah cantik istrinya dengan kedua anak mereka, yang selalu dia pasang di layar depan ponselnya, dia cium dan dia peluk ponselnya kemudian dia pun menyusul Melati ke alam mimpi.