My Cute Nanny

My Cute Nanny
Menikah


__ADS_3

"Maafkan aku, dulu aku mengusirmu, sayang" ucap Lili sambil memainkan jarinya di atas dadanya Elmo.


Elmo mencium keningnya Lili dan berkata, "aku juga minta maaf, aku emosi dan meninggalkanmu begitu saja"


"Tapi jika tidak begini, cinta kita nggak akan teruji dan kita justru akan menjadi rapuh, benar kan?" Lili mendongakkan wajahnya untuk menatap wajah tampannya Elmo.


Elmo mencium bibirnya Lili kemudian berkata, "iya kamu benar. Mungkin karena, aku satu-satunya cowok keturunannya Moses Elruno maka, aku mendapatkan ujian seberat ini agar aku menjadi kuat, lebih dewasa dan bisa lebih sabar dalam menghadapi berbagai masalah"


"Aku mencintaimu, sayang" Lili mencium pipinya Elmo dan Elmo tersenyum bahagia.


Tidak begit lama kemudian, pintu kamar mereka diketuk dan teman-temannya Elmo sayang berbarengan dengan datangnya makanan yang Elmo pesan.


Mereka kemudian berbincang sambil menikmati makanan yang sudah disediakan oleh Elmo.


"Aku akan bawa gelas ini ke lab forensik. Aku punya teman yang bekerja di lab forensik" kata


Evan sahabatnya Elmo yang berprofesi sebagai detektif swasta. Evan kemudian memasukkan dia gelas yang masih tersisa sedikit minuman soda itu ke dalam kantong plastik.


"Ada seorang wanita yang datang ke hotel tanya-tanya soal kamu dan dokter Lili lalu masuk ke kamar ini. Apa yang dia lakukan di dalam kamar ini, akan kita ketahui lewat kamera mini yang aku tempelkan di kancing kemejamu, Mo. Kita akan melihatnya sekarang"


Elmo langsung memegang kancing kemejanya dan berkata dengan rona merah di wajah tampannya karena, dia teringat kembali akan percintaan panasnya dengan Lili semalam.


"Kok malah digenggam? lepaskan dan kita tonton rekamannya!" Bagas melotot ke Elmo.


"Aaahh! itu, anu......emm.....Aku akan memeriksanya sendiri nanti. Kita tonton dulu rekaman yang kamu bawa, siapa wanita itu?" ucap Elmo.


Bagas menautkan alisnya kemudian tersenyum lebar, "oh! aku tahu, pasti kamera di kancing kemejamu itu telah merekam yang iya-iya, kan?"


Lili langsung menunduk malu dan Elmo berdeham canggung, "Gas, putar rekaman yang kamu bawa itu sekarang atau aku potong gaji kamu"


Bagas tertawa lepas melihat ekspresinya Elmo dan Lili dan hanya dia yang paham karena, Bintang dan Evan hanya tersenyum lebar tanpa tahu apa yang maksud dari tawa lepasnya Bagas.


Bagas segera memutar rekaman yang dia bawa sambil menggelengkan kepalanya dan terkekeh geli, "kau memang cassanova brother, Joss!" gumam Bagas.

__ADS_1


Elmo kembali berdeham dan Bagas kembali melepas tawa renyahnya.


"Kepala perawat Fang Yin?" gumam Lili yang sontak membuat semua mata beralih ke Lili. Lili membulatkan kedua matanya karena, tidak percaya pada netra-nya kalau Fang Yin tega berbuat jahat kepadanya.


"Kau kenal dia?" tanya Elmo.


"Dia kepala perawat di rumah sakit tempat aku dan Ivan magang. Tapi kenapa dia melakukan itu padaku?"


"Aku akan cari tahu" ucap Elmo.


Setelah mereka selesai menonton rekaman yang dibawa oleh Bagas, giliran Bintang yang berkata, "Dok, anda jangan minum ramuan dari papa anda lagi. Ramuan itu mengandung bahan herbal bercampur obat kimia yang bisa menyebabkan seseorang mengalami gangguan ingatan"


"Bagaimana kamu tahu?" tanya Lili.


"Saya bertanya ke asisten rumah tangga anda. Dia menceritakan semuanya setelah saya kasih uang tips cukup banyak dan........" Bintang menoleh ke Elmo.


"Tenang nanti aku ganti uangnya" sahut Elmo yang langsung memahami arti sorot matanya Bintang.


Bintang tersenyum lega dan beralih ke Lili, "asisten rumah tangga anda mengatakan kalau dia mendengar papa anda berbicara dengan dokter Goh. Jika anda minum ramuan itu dan di malam hari papa anda membisikkan semacam jampi-jampi atau mantra pas anda tertidur lelap maka anda akan melupakan masa lalu anda"


Elmo mengusap bahunya Lili, "jangan terlalu dipikirkan. Aku akan kirim kamu ke Jepang dan biar Bintang yang mengawal kamu. Ada mama, papa, om Alfa, dan Celyn di sana. Kamu akan aman"


Lili menoleh ke Elmo, "lalu kerjaanku? papaku? dan........"


"Soal pekerjaan kamu, aku akan mengurusnya. Soal papa kamu, aku yang akan menemui beliau dan menjelaskan semuanya"


"Tapi aku tidak ingat dengan semua keluarga kamu, aku takut kalau keluarga kamu........."


"Semua mengingat kamu dan semua menyayangimu itu yang paling penting dan kamu akan aman di sana. Jika kamu tetap di sini, nyawa kamu akan terancam bahkan kehormatan kamu pun bisa ikut terancam" ucap Elmo.


Lili menatap semuanya dalam keraguan.


Elmo kemudian berbisik, "kau ingat yang terjadi semalam, bagaimana jika hal yang sama terjadi lagi dan cowoknya bukan aku"

__ADS_1


Lili segera menggelengkan kepalanya dengan cepat dan berkata ke Elmo, "apa aku bisa memercayai kamu?"


Elmo mengelus pipinya Lili, "aku bukan Elmo yang masih berumur dua puluh tahun, yang masih labil. Aku sudah berubah dan aku yakin rencanaku untuk kita adalah yang terbaik untuk semuanya"


Akhirnya Lili menganggukkan kepalanya dan berkata, "baiklah, aku percaya sama kamu dan aku akan mengikuti semua rencana kamu"


"Bagus! kita menikah dulu" Elmo mengalihkan pandangannya ke Bagas, "semua sudah siap?"


"Sudah Bro, kita tinggal berangkat untuk mengambil foto kalian, dan membubuhkan tanda tangan di buku nikah kalian"


"Kita berangkat sekarang!" Elmo berdiri sambil mengulurkan tangan ke Lili. Lili meraih tangan itu kemudian mereka berjalan bergandengan tangan menuju ke masa.depan mereka yang masih suram namun, mereka.melangkah pasti penuh dengan harapan.


Bintang masuk ke dalam mobilnya Elmo. Dia mengawal Elmo dan Lili. Sedangkan Evan, si detektif swasta menuju ke lab forensik dan Bagas.mengikuti Elmo dengan mobil Van beserta dengan kelima anak buah kepercayaannya.


Elmo meminta Lili menelepon temannya untuk memberi kabar bohong sementara kalau Lili menginap di rumah temannya itu.


Lili menelepon temannya dan di akhir teleponnya dia berkata, "tolong, telpon papaku kalau aku menginap di rumahmu ya?"


"Baik. Tapi kamu baik-baik saja, kan?" tanya temannya Lili.


"Aku baik-baik saja. Nanti aku ceritakan semuanya ke kamu" sahut Lili dan Klik. Lili mematikan sambungan teleponnya.


Maha Adijaya panik ketika mengetahui kalau putrinya tidak pulang semalam dan menjadi tenang setelah mendapat telepon dari temannya Lili lalau Lili menginap di rumahnya semalam untuk mengerjakan tugas bersama.


Akhirnya Elmo dan Lili memegang buku nikah mereka dengan perasaan bahagia berbaur dengan macam-macam rasa yang lain yang masih membingungkan bagi keduanya.


Elmo mencium keningnya Lili dan mengusap rambutnya Lili, kemudian berkata, "setelah ini, kamu dan bintang langsung ke bandara menuju ke Jepang. Aku sudah kirim pesan text ke mama dan mama senang sekali mendengar kamu akan menemui mama"


"Tapi, kita baru aja menikah dan akan berpisah?" tanya Lili dengan sorot mata penuh kesedihan.


"Aku akan ke Jepang akhir pekan ini" ucap Elmo ke Lili lalu Elmo mengarahkan pandangannya ke Bintang, "tolong jaga istriku dengan baik"


Bintang menepuk pundaknya Elmo, "past Bro! jangan khawatirkan kami"

__ADS_1


Elmo mencium keningnya Lili sekali lagi kemudian memutar badan masuk ke dalam mobil dan meninggalkan Lili begitu saja.


Elmo menuju ke kantornya Evan si detektif swasta setelah itu menuju ke rumahnya Maha Adijaya si papa mertua.


__ADS_2