
Raja sudah membelikan tiket untuk Celyn, Elmo, Danendra, dan Gideon. Danendra dan Gideon diantarkan oleh mama Lila langsung ke mall yang dimaksud oleh Celyn. Mereka menunggu kedatangannya Raja, Celyn, Elmo dan Chery di ruang tunggu theater yang berada di dalam mall tersebut.
Raja meluncurkan mobil kebanggaannya menuju ke mall itu sambil terus menyunggingkan senyum bahagia di wajahnya tampannya.
Elmo menoleh ke Raja dan bertanya "kak, ada apa sih? Elmo perhatikan, dari tadi kakak tersenyum terus?"
"Hmm, oooo, itu, emm, nggak apa apa. Kakak merasa senang aja akhirnya kakak bisa keluar bareng kalian lagi seperti ini" jawab Raja sambil meringis ke arah Elmo.
"Ehem ehem eheeemmm" Celyn berdeham untuk menggoda Raja.
"Kamu batuk, Lyn?" tanya Raja.
"Nggak batuk, tapi Celyn tahu alasan sebenarnya kenapa kak Raja senyum terus dari tadi"
"Mau kakak sentil lagi ya?" kata Raja.
Celyn langsung tertawa terbahak bahak.
"Kamu tuh ya suka banget ngejahilin kak Raja" Kata Chery.
"Habisnya kak Raja itu lemot sih, nggak buruan bertindak, diambil orang baru tahu rasa entar" kata Celyn dengan polosnya.
"Celyn, awas ya!?" sahut Raja.
"Memangnya kak Raja lemot? nggak lah! kak Raja kan sangat pintar, masak lemot? terus apa yang buruan diambil orang?" tanya Chery bingung.
"Iya, Elmo juga bingung nih" sahut Elmo.
Celyn hanya mengangkat kedua pundaknya ke atas dan terkekeh geli.
"Jangan kalian pikir terlalu serius semua ucapannya Celyn!" kata Raja.
Mereka akhirnya sampai ke dalam theater.
Gideon yang sebenarnya memiliki rasa sama Chery akhirnya harus rela hanya menganggap Chery sebagai seorang sahabat. Karena, pernyataan cintanya telah ditolak Chery dengan sangat halus dan Raja juga memberitahukan ke Gideon kalau Raja sangat mencintai Chery. Maka demi kebahagiaannya Raja, Gideon rela mundur.
"Oke, kakak bilang sama kalian ya karena Celyn sama kalian minta nonton film balap mobil, nih kakak belikan tiket film balap mobil untuk kalian, tapi kakak sama kak Chery nontonnya beda karena, kak Chery nggak suka nonton film balap mobil" Raja membagikan tiket nonton yang sudah dia beli secara online ke Celyn, Danendra, Gideon, dan Elmo.
"Nanti kita kumpul lagi di sini!" kata Raja.
"Celyn mau beli popcorn dulu" kata Celyn.
Setelah selesai membeli popcorn Celyn mengajak semuanya untuk mengikuti dia dan Raja kembali mengingatkan "ingat ya, nanti kumpul lagi di sini!"
"Oke" jawab Celyn, Danendra, Gideon, dan Elmo secara bersamaan lalu mereka semua berlari masuk ke dalam ruang theater lima tempat film favorit mereka diputar.
Raja membawakan popcorn yang tadi dibeli sama Celyn. "kamu mau minum?" tanya Raja.
Chery menggelengkan kepalanya "nggak kak, Chery takut bolak balik ke toilet kalau minum, heeeee"
Chery dan Raja telah duduk di ruang theater satu.
"Kita nonton apa nih?" tanya Chery.
"Kamu kan suka cerita horror misteri tapi romantis, maka kakak pilihkan film ini untuk kamu" kata Raja sambil meletakan popcorn jumbo di tengah tengah kursi mereka.
"Waaahhh makasih kak. Tapi bukankah kakak nggak suka film horror ya?" tanya Chery.
"Ngggak apa apa asal kamu suka, kakak ngikut aja" kata Raja.
Selang beberapa menit lampu mulai dipadamkan dan filmnya mulai diputar. Chery mulai menikmati filmnya tapi Raja mulai gelisah, dia takut menonton film horror tapi mau memejamkan mata dan berteriak, dia gengsi sama Chery maka dia tahan rasa takutnya.
Chery kemudian menoleh ke Raja. Chery melihat Raja mulai gelisah dan berkeringat.
"Kak, kalau kakak takut pejamkan mata nggak apa apa kok, nggak usah malu sama Chery, mau teriak atau mau sandaran di bahunya Chery, nggak apa apa juga. Jangan ditahan seperti itu" kata Chery.
"Emm, kalau pegang tangannya Chery, boleh?" tanya Raja.
"Boleh" Chery menyerahkan tangan kirinya ke Raja dan Raja langsung menggenggamnya.
Raja langsung merasa tenang dan tersenyum bahagia bisa terus menggenggam tangannya Chery.
Tiba tiba Raja berteriak "aaaaaaa" dan langsung membenamkan wajahnya di bahunya Chery.
__ADS_1
"Kakak sih nekat nonton film ini, kalau Chery sih suka, tapi kakak jadi tersiksa kan" kata Chery lirih karena takut mengganggu penonton lainnya jika dia bersiara dengan keras. Chery lalu mengusap pelan kepalanya Raja untuk membantu menenangkan Raja.
Aku nggak menyesal milih film ini Chery, heeee, kakak justru senang banget bisa mendapatkan perhatian dari kamu kayak gini dan bisa menggenggam tangan kamu terus kayak gini. Batin Raja.
"Iya kakak kagum sama kamu, kamu tuh feminin, lembut tapi ternyata pemberani ya?" kata Raja dengan serengah berbisik, sambil terus menempelkan wajahnya di bahunya Chery.
Chery masih mengusap kepalanya Raja dan berkata "ini kan cuma film kak, lagian ceritanya seru"
Raja akhirnya ketiduran di atas pundaknya Crrery, Chery melirik Raja dan terrsenyum geli. Chery membiarkan Raja tertidur pulas di atas bahunya sampai filmnya selesai diputar. Chery melihat tangannya masih digenggam oleh kak Rajanya, Chery pun tersenyum melihat tingkah polosnya Raja.
Chery kemudian menepuk pelan pipinya Raja dan berucap lembut "kak, filmnya sudah selesai"
Raja kemudian mengangkat kepalanya dari pundaknya Chery dan berkata "maaf ya kakak ketiduran"
"Nggak apa apa daripada kakak terus berteriak dan ketakutan, mending tidur, kan?" Chery terkekeh geli.
Raja meringis dan menggaruk nggaruk kepalanya.
Raja membawa popcorn mereka yang masih utuh lalu bangkit dan melangkah keluar dari ruangan theater tersebut. Celyn, Elmo, Danendra dan Gideon telah duduk di ruang tunggu.
"Kita makan dulu, kakak yang traktir" kata Raja.
"Sebentar ya kak, Chery nelpon mama dulu, tadi kan pamitnya cuma nonton" Chery berucap sambil menempelkan ponselnya di atas telinganya.
Melati yang tengah duduk di atas tikar menghadap pantai dan berciuman dengan Moses tiba tiba terlonjak kaget ketika ponselnya berbunyi.
Melati menarik diri dari ciuman dan dekapannya Moses lalu menerima panggilan telepon dari Chery.
"Ma, kita mau makan nih setelah nonton, boleh?" tanya Chery.
"Iya, sayang boleh. Tapi habis makan langsung pulang, ya" kata Melati
"Iya, ma, mmuuaahh, Chery sayang mama"
"Nggak sayang sama papa nih?" sahut Moses.
"Iya, sayang sama papa juga" kata Chery kemudian menutup sambungan telponnya.
"Boleh. Yuk kita makan!" kata Chery.
Celyn yang paham betul kalau Raja sangat mencintai Chery dan sedang melakukan pendekatan ke kak Chery-nya, mencoba untuk memberikan ruang bagi Raja agar bisa duduk berdua aja dengan kak Chery-nya. Dan kebetulan meja yang tersedia pun hanya memberikan pilihan untuk berempat atau berdua saja. Celyn, Elmo, Gideon dan Danendra duduk di meja berempat. Lalu Raja dan Chery duduk di meja berdua.
Celyn mengirim pesan text ke Raja "cepat tembak!"
Raja membaca pesan text dari Chery lalu meringis ke arah Celyn.
Raja membalas pesan text-nya Celyn "suasananya kurang mendukung, kurang romantis"
Raja lalu melihat ke arah Celyn dan Celyn mencebikkan bibir ke Raja. Celyn mengirim pesan text lagi ke Raja "heleh alasan!"
Raja tersenyum geli dan Chery pun bertanya "kak ada apa?"
"Nggak kok, bukan hal penting" Raja kemudian menaruh kembali ponselnya ke dalam saku kemejanya.
"Chery, kakak boleh cicipi es krim strawberry-nya? kopi kakak terlalu pahit nih jadi pengen yang manis manis, heeee"
Raja sebenarnya modusin Chery, dia pengen makan es krim dengan sendok yang sama dengan Chery dan pengen disuapi sama Chery.
Chery tersenyum lalu menyendok es krimnya dan menyuapkannya ke Raja.
Raja bahagia bukan kepalang. Rasa es krim yang mendarat manis di mulutnya menjadi terasa semakin manis dan begitu menyegarkan.
"Kakak senyum terus sih, emang seenak itu ya es krimnya?" tanya Chery.
"Emm, iya, kakak udah lama nggak makan es krim ternyata enak banget ya" Kata Raja sambil terus memandang Chery penuh senyum.
"Mau lagi?" kata Chery setelah memasukkan satu sendok es krim ke dalam mulutnya sendiri.
Raja mengangguk manja ke arah Chery. Chery tersenyum geli melihat tingkah jenakanya Raja lalu menyuapi lagi satu sendok es krim ke Raja.
Gideon mencuri pandang ke arah Chery dan Raja. Dan tersenyum bahagia.
Semoga kalian berjodoh dan selalu bahagia. Batin Gideon.
__ADS_1
Gideon Putra Simpsons
Celyn terus menatap wajah tampannya Gideon dengan senyum cantiknya. Sedangkan Elmo dan Danendra asyik membahas tentang game online terbaru.
Moses hendak mencium kembali Melati tapi telapak tangannya Melati langsung menahan wajahnya Moses.
"Kok ditahan sih?" Moses mulai protes.
Melati terkekeh geli dan berucap "Kita pulang sekarang yuk!"
Moses meraih tangannya Melati dan menciumnya lalu menggelengkan kepala "nggak mau, kita nginap aja ya!?"
"Jangan ngawur! anak anak besok masih harus sekolah, siapa yang mengantarkan mereka?"
"Kita bisa pulang pagi pagi buta" Moses meringis ke Melati.
"Sayang, iya kalau kita tidak kesiangan kalau kesiangan kan kasihan anak anak"
"Iya baik kita pulang, tapi satu ciuman lagi ya" kata Moses sembari terus mendekatkan wajahnya ke wajah Melati.
Melati tersenyum geli dan akhirnya mengalah, menerima ciuman mesra dan penuh cinta dari suaminya.
"Chery, kakak ada sesuatu hal yang sangat penting yang ingin kakak sampaikan ke Chery"
"Apa kak?"
"Tapi nggak di sini, kakak akan sampaikan di suatu tempat yang spesial"
"Emang penting banget sampai harus di tempat yang spesial?"
"Iya penting banget, heeee. Kapan kamu bisa punya waktu panjang untuk kakak"
"Sabtu ini, Chery longgar, kak" kata Chery.
"Oke, Sabtu kakak akan ajak kamu ke suatu tempat"
Chery menganggukkan kepala dan tersenyum ke Raja.
Akhirnya mereka sampai di rumah dan mama Melati langsung menyambut kedatangan mereka.
Moses di ruang kerjanya. Untuk mengerjakan beberapa pekerjaan yang tadi tertunda.
Setelah Raja, Danendra dan Gideon pamit. Anak anak langsung menyerbu melati dan mulai menceritakan tentang film yang mereka tonton dengan sangat hebohnya.
Chery juga menceritakan kalau dia nonton film horror dengan Raja, tapi Raja ketakutan sampai ketiduran. Semuanya pun langsung tertawa terbahak bahak mendengarkan ceritanya Chery.
Sesampainya di rumah, Raja kaget melihat Natasha tengah duduk di ruang tamu ditemani mama Grace.
"Raja, Natasha sudah lama menunggu kamu, mama tinggal ke dalam dulu. Nak Natasha, Tante ke dalam dulu, ya?"
Natasha tersenyum dan berkata "iya, Tante"
Raja tersenyum ke mamanya dan melihat Natasha sembari duduk di depannya Natasha "ngapain kamu ke sini?"
Natasha tersenyum dan berkata "harusnya kamu nanya kapan kamu sampai?"
Raja hanya diam dan terus menatap Natasha dengan heran.
"Kamu kok heran gitu aku ke sini? wajar kali seorang sahabat datang ke rumah sahabatnya. Kata mama kamu, kamu tadi nonton sama Chery Elruno?" tanya Natasha.
"Iya" kata Raja.
Chery Elruno lihat saja aku tidak akan kasih kamu kesempatan mendekati Raja lagi. Batin Natasha dipenuhi kecemburuan.
Tidak begitu lama Natasha pun pamit pulang dan mama Grace mendekati Raja.
"Raja, mama tidak menyukai teman kamu Natasha. Mama merasa kalau dia tidak bisa dipercaya. Kamu jangan terlalu dekat dengannya lagi, ya?"
"Iya ma, Raja ke kamar ya, Raja mau mandi, belum mandi dari tadi heeee" Raja bangkit dan mencium pipi mamanya. "Emm, papa masih di restoran, ya?" tanya Raja sembari melangkah ke lantai dua menuju ke kamarnya.
"Iya papa kamu belum pulang, restoran papa kamu laris banget hari ini jadi papa pulang agak larut nanti" jawab Grace.
__ADS_1
"Oke" sahut Raja.