
Moses melangkah ragu ke dalam rumah yang tampak sepi dan tidak berpenjaga itu. Dia menghela napas berkali-kali dan sesekali menoleh ke belakang. Semua mengacungkan jempol ke Moses setiap kali Moses menoleh ke mereka dan acungan jempol itu membuat Moses semakin kesal dibuatnya.
Seekor anjing besar keluar saat Moses menekan bel yang ada di sebelah kanan pintu masuk rumah itu.
Anjing besar berjenis Pinscher Doberman berlari ke arah Moses dengan gonggongan dan seringaian yang mengerikan.
Semua yang berada di dalam mobilnya Moses menahan napas. Bahkan Alfa nekat akan keluar dari dalam mobil hendak menolong Moses dari serangan anjing besar yang tampak sangat mengerikan itu.
Moses segera berjongkok dan tersenyum ke anjing besar jenis Pinscher Doberman itu dan anjing itu menghentikan gonggongannya, langsung mengerem langkahnya kemudian duduk di depannya Moses Elruno sambil mengibas-ngibaskan ekornya.
Semua yang berada di dalam mobilnya Moses, melihat anjing itu langsung tunduk di depannya Moses Elruno, langsung merasa heran dan takjub. Alfa kemudian menutup kembali pintu mobil, dia tidak jadi turun ketika ia melihat anjing menakutkan itu telah ditundukkan oleh senyumannya Moses Elruno dan Alfa pun langsung nyeletuk, "Aku berani bertaruh, anjing itu pasti lah cewek"
Maha langsung tertawa terbahak-bahak tiada henti disambut gelak tawanya Alexa dan Evan.
Moses lalu mengusap kepala anjing Pinscher Doberman itu dan anjing itu langsung mengangkat salah satu kaki depannya ke arah Moses.
"He wants to know you better" Suara merdu seorang wanita mengagetkan Moses. Moses segera berdiri dan menatap wanita di depannya dengan menautkan kedua alisnya.
"Where do you come from and what do you want from me?" tanya wanita itu kemudian.
"I come from Indonesia and I come here cause I need to ask you about this house" jawab Moses asal karena, dia memang belum menyiapkan alasan apapun jika pemilik rumah itu menanyakan alasan kenapa dia bertandang ke rumah itu.
"Choky masih menunggu balasan jabat tangan Anda. Dia ingin lebih dekat dengan Anda. Dia menyukai Anda" kata wanita itu sambil menunjuk ke anjingnya yang masih terus mengangkat sebelah kaki depannya.
Moses tersenyum lebar lalu ia menggenggam kaki kanan anjing itu. Setelah Moses melepas kaki anjing itu, anjing itu pun kemudian pergi meninggalkan majikan dan tamunya.
"Anda bisa berbahasa Indonesia ternyata" ucap Moses mulai membuka basa-basi.
"Saya sering bepergian ke banyak negara jadi, saya menguasai banyak bahasa dan salah satunya adalah Bahasa Indonesia. Silakan masuk! Saya persilakan Anda masuk karena, Choky menyukai Anda dan saya memercayai instingnya Choky bahwa Anda bukanlah orang jahat" ucap wanita itu dengan senyum cantiknya.
Moses kemudian masuk ke dalam rumah itu dan wanita itu membiarkan pintu depan rumahnya tetap terbuka lebar.
Maha menoleh ke semuanya, "Gila! bagaimana mungkin, Tommy Goh berubah menjadi secantik itu. Kecantikannya hampir mengalahkan kecantikannya Melati, pujaan hatiku. Syahdu dan lembut sekali wajahnya, Wow!"
Alfa langsung memukul bahunya Maha, "Pujaan hati apa, hati-hati kalau bicara! kalau sampai Moses dengar, Om bisa habis dihajar Moses. Tapi, memang benar wanita itu lembut dan cantik banget hampir mirip dengan Melati.
Evan dan Alexa pun mengiyakan pendapatnya Maha dan Alfa atas penilaian mereka terhadap wanita yang mereka curigai adalah wujud asli dari dokter Tommy Goh.
__ADS_1
"Anda mau minum apa?" tanya wanita itu.
"Air mineral dingin saja, terima kasih" sahut Moses Elruno.
Moses mengamati gerak-gerik wanita itu dan ia jadi teringat dengan Melati. Gerakan wanita itu, lembut dan keibuan, mirip dengan Melati. Moses tidak memberikan nilai untuk kecantikan wanita di depannya itu karena bagi dia, wanita tercantik di dunia itu hanyalah Melati Arumi Putri Elruno, istri tercintanya.
Wanita itu kembali ke ruang tamu sambil membawa dua botol berisi air mineral dingin.
Wanita itu duduk di depannya Moses lalu tersenyum dan berkata, "Silakan diminum!"
"Nanti saja. Saya masih belum begitu haus" Moses lalu mengedarkan pandangannya, "Anda tinggal sendirian?"
"Iya" sahut wanita itu sambil menjumput rambut dan diselipkannya helaian rambut itu di belakang daun telinganya.
Moses tertegun dan bergumam dalam hati, Kenapa gerak-geriknya mirip banget dengan My Cute Nanny, istri tercintaku?
"Kenapa Anda menatap saya terus, Tuan? Ada yang aneh dengan wajah saya?" wanita itu bersuara lembut diiringi tatapan syahdu dan senyum menggoda.
Suara lembut wanita itu membuyarkan lamunannya Moses dan Moses segera berkata, "Ah! tidak ada apa-apa. Saya hanya tiba-tiba merindukan istri saya"
"Anda ingin bertanya soal rumah ini? memangnya ada apa dengan rumah ini?" tanya wanita itu.
"Jadi Anda ingin bertanya soal rumah atau soal Tommy Goh?" wanita itu berubah menjadi dingin, kaku dan menatap Moses dengan sorot mata mengerikan.
Kau kira Singa Elruno akan bertekuk lutut di bawah tatapan tajam macam itu, cih! Moses kembali bergumam di dalam hatinya.
"Tentu saja soal rumah. Tommy menawarkan rumah ini pada saya. Saya ke sini untuk membahas soal harga dan........." Moses segera menghentikan kalimatnya dengan Kedua bola mata mengikuti arah gerak wanita itu yang tiba-tiba bangkit lalu melangkah ke arahnya dan duduk tepat di sampingnya.
Moses beringsut ke kiri karena, wanita itu duduk menempel erat padanya.
"Dan apa?" tanya wanita itu sambil menaruh tangannya di atas paha kanannya Moses.
Moses menepis tangan wanita itu lalu ia beringsut lagi ke kiri.
Sial! mau apa makhluk nggak jelas ini? umpat Moses di dalam hati dan Moses mulai bergidik ngeri.
"Kita bahkan belum sempat berkenalan dan belum tahu nama kita masing-masing tapi, saya memercayai Anda karena, Choky anjing saya yang juga adalah sahabat terbaik saya, menyambut Anda dengan tangan terbuka, dan saya mempersilakan Anda masuk karena, Anda sangat tampan, gagah dan juga sangat menarik" Wanita itu menggeser letak duduknya kembali, untuk bisa duduk lebih dekat lagi dengan Moses.
__ADS_1
Moses kembali beringsut ke kiri untuk menjauhi wanita itu.
"Anda sangat tampan. Dan bagaimana menurut Anda, Saya cantik tidak?" wanita itu tersenyum menggoda ke Moses sambil membuka dua buah kancing blusnya sehingga menampakkan belahan seksinya di sana lalu kembali bergeser pelan mendekati Moses.
Moses beringsut kembali dan segera memekik panik, "Stop jangan mendekat lagi! Saya sudah memiliki istri dan tiga orang anak. Saya sangat mencintai istri dan anak-anak saya jadi........."
"Jadi apa? hahahaha, Anda ternyata polos sekali Tuan Moses Elruno. Apa Anda tidak terkesan dengan saya, yang mirip dengan Melati Arumi Putri? Anda merindukannya, bukan? kenapa Anda tidak mengajak saya untuk menggantikan peran Melati memuaskan kerinduan Anda itu? Ranjang saya sangat nyaman" wanita itu mengerlingkan mata ke Moses dan membasahi bibirnya dengan lidahnya.
"Kau tahu namaku dan nama istriku?" Moses langsung memasang sikap waspada. Kancing kemejanya Moses yang dipasangi alat penyadap membuat Maha dan yang lainnya ikut menangkap percakapan itu.
Alfa segera memerintahkan Maha dan yang lainnya untuk bersiap menyerbu ke dalam rumah.
"Saya tahu semuanya. Saya tahu sejak wajah anda tertangkap kamera CCTV di depan rumah saya yang saya pasang tersembunyi. Saya tahu kalau Anda sangat mencintai istri Anda untuk itulah saya meniru gerak-gerik istri Anda untuk memikat Anda tapi, sayangnya saya tidak tahu kalau Anda tidak bisa dirayu dan tidak bisa dipikat oleh wanita mana pun" sahut wanita itu.
"Siapa kau? Apa kau Tommy Goh?" Moses segera bangkit dan mundur selangkah tanpa melepaskan kewaspadaannya.
Sementara itu di rumahnya Elmo Elruno, Melati dan yang lainnya berbincang dengan Diana.
"Jadi kamu orang Indonesia yang berkerja menjadi TKW di sini?" tanya Melati.
"Iya Nyonya. Saya menjadi TKW karena, saya butuh uang, ibu saya sakit keras dan saya sudah tidak memiliki Ayah tapi, saya kemudian kena tipu, saya di bawa ke sebuah bar dan menjadi pelayan di sebuah bar. Bar itu tempat prostitusi terselubung, miliknya keluarga Goh" ucap Diana.
"Aku akan membantu kamu balik ke Indonesia dan membiayai pengobatan Ibu kamu sampai Ibu kamu sembuh" ucap Melati.
Diana memekik senang dan berterima kasih berulangkali lalu ia berucap, "Apa saya boleh memeluk Nyonya biar saya bisa ketularan kecantikan, kelembutan, dan kebaikan hatinya Nyonya, sedikit saja"
Melati tersenyum lalu merentangkan kedua tangannya, "Tentu saja boleh"
Diana langsung masuk ke dalam dekapan hangat dan penuh kasihnya Melati. Dia kemudian terisak karena, ia teringat dengan Ibunya.
Melati mengusap-usap punggungnya Diana, "Kau harus tegar demi ibu kamu! jangan pernah menangis lagi, oke?"
Diana menganggukkan kepalanya lalu melepaskan diri dari dalam pelukannya Melati, "Sebelum saya kembali ke Indonesia, saya akan menjadi saksi kunci untuk menjebloskan keluarga Goh selama-lamanya ke penjara"
"Nggak usah" sahut Chery. "Itu akan sangat berbahaya bagi keselamatanmu. Masalah Goh, cukuplah menjadi urusan keluarga kami. Pulanglah dan jaga Ibu kamu sampai beliau sembuh dan soal biaya, ini ambil semuanya" Chery menyerahkan amplop cokelat berukuran besar ke Diana.
"Pak Bram akan membantu kamu membuka rekening dan masukkan semua uang itu ke rekening tersebut sebelum kamu terbang ke Indonesia karena, sangat berbahaya membawa uang cash dalam jumlah besar dan kamu bawa uang itu ke mana-mana. Buka rekening saja dulu dan setiap bulan kami akan transfer uang ke rekening itu sampai Ibu kamu sembuh. Setelah Ibu kamu sembuh, kamu boleh bekerja di salah satu perusahaannya Elruno" Chery berucap dengan senyum tulusnya.
__ADS_1
Diana mendekap amplop besar berwarna cokelat itu lalu ia memeluk Chery, memeluk Melati, dan pamit ke semuanya dengan ucapan terima kasih yang tidak terhingga banyaknya.