My Cute Nanny

My Cute Nanny
Curhatan Elmo


__ADS_3

Elmo yang memiliki hubungan sangat dekat dengan Chery kakak perempuannya, langsung menuju ke kamar kakaknya di saat dia turun dari mobilnya dan melihat mobil kak Raja sudah terparkir manis di garasi rumahnya.


Tok Tok Tok


Elmo mengetuk pintu kamar kakaknya dan Raja membukakan pintu itu, "Lho, kamu kenapa kusut kayak gini?"


"Kak Chery udah bobok belum?"


"Belum, tapi kakak kamu baru menyusui Barnes setelah Bryna tidur, ada apa?" tanya Raja sambil menarik tangannya Elmo untuk masuk ke dalam kamarnya.


Elmo duduk dan langsung menyandarkan kepalanya di sofa.


Raja mengerutkan dahi lalu duduk di sebelahnya Elmo, "ada apa? apa yang membuatmu sebingung dan sekusut ini?"


Elmo masih bersandar di sofa, "aku butuh bicara dengan kak Chery saat ini juga"


"Emm, oke, sebentar!" Raja menepuk pundaknya Elmo lalu dia bangkit masuk ke dalam untuk melihat Chery apakah Chery sudah selesai menyusui Barnes.


Chery meletakkan Barnes ke dalam box lalu menoleh ke Raja. Raja tersenyum, mencium kepalanya Chery lalu mengancingkan dress-nya Chery, "kalau habis menyusui tuh langsung ditutup, bikin aku ngiler aja kalau kamu lupa menutupnya"


Chery terkekeh lalu menepuk tangannya Raja, "siapa yang datang?"


"Elmo, dia nampak bingung dan sangat kusut, katanya dia butuh bicara sama kamu. Temui Elmo biar aku yang jaga si kembar" Raja berucap lalu mengecup singkat bibirnya Chery.


Chery mengusap pipinya Raja, "sebentar ya, aku temui Elmo dulu"


Chery duduk di sebelahnya Elmo, mengusap bahunya Elmo dan bertanya, "ada apa?"


Elmo langsung duduk tegak dan menghadap ke kakak cantiknya itu, "Kak, apa mama atau papa udah cerita ke kakak soal Maha Adijaya dan Loly?"


Chery menggelengkan kepalanya, "siapa Maha Adijaya? kakak kan beberapa hari di rumah sakit setelah melahirkan dan baru pulang hari ini jadi papa dan mama belum sempat mengajak kakak ngobrol"


"Kak, Maha Adijaya itu seorang mafia yang sangat kejam, dia memiliki dendam yang sangat besar pada keluarga kita. Maha Adijaya itu adiknya almarhum nenek Brenda, dan juga, emm, Maha Adijaya adalah papa kandungnya Loly" ucap Elmo.


"Hah?! serius kamu?" Chery langsung tertegun.


"Iya, dan ada satu lagi kak" Elmo meraih kedua tangan kakaknya lalu menggenggamnya, "kakak jangan kaget dan pingsan ya? ingat si kembar, kakak harus kuat saat aku mengatakan rahasiaku"

__ADS_1


"Kamu kan tahu kalau kakak kamu ini sangat kuat. Apa kamu pernah lihat kakak kamu jatuh pingsan? udah katakan saja!" ucap Chery dengan nada penuh ketidaksabaran.


"Aku berpacaran dengan Loly selama sepuluh bulan ini dan kami berpacaran secara sembunyi-sembunyi karena, masalah Maha dan mama sudah mengangkat Loly menjadi anak angkatnya dan......"


Chery langsung menarik tangannya dari genggamannya Elmo lalu memegang keningnya, "aduh, kakak kaget ini, kakak mau pingsan nih"


Elmo langsung panik dan langsung memeluk kakaknya, "kak! jangan pingsan! maafkan aku! aku nggak bisa menahan perasaanku atas Loly dan......"


Chery menarik diri dari dalam pelukannya Elmo lalu terkekeh, "kakak bercanda, jangan panik gitu dong! kakak udah tahu kalau kamu berpacaran dengan Loly sejak kakak wisuda. Kamu baru jadian kan saat itu, saat kakak wisuda?"


"Hah?! kakak udah tahu? kok kakak diam aja?"


Elmo langsung menepuk bahu kakak cantiknya itu.


"Kakak hargai privasi kamu, kalau kamu nggak cerita ya kakak akan diam saja" ucap Chery sambil tersenyum lebar.


"Lalu sekarang gimana kak? aku baru saja menemui Maha dan......"


"Hah?! kamu menemui Maha? tanpa berdiskusi dulu sama papa dan mama?"


"Lalu?"


"Maha mengatakan kalau dia akan mengambil Loly dan mama" ucap Elmo dengan penuh kesedihan dan kegalauan.


"Mama? kok mama?" Chery langsung menautkan alisnya.


"Iya. Maha mencintai mama sejak lama dan ingin memiliki mama karena dia pikir Loly dan mama saling menyayangi dan nggak akan dia pisahkan"


"Gila! dasar brengsek! antar aku menemui Maha sekarang juga, ayok!" Chery tanpa sadar menggebrak meja.


Raja berlari menuju ke ruang tengah kamar itu, "ada apa?" Raja langsung merangkul bahunya Chery dan menatap Elmo dengan heran.


Chery duduk kembali dan bersandar di bahunya Raja yang duduk di belakangnya, "Elmo ceritakan semua ke kak Raja.


Elmo kembali menceritakan semuanya ke Raj dan Raja tertegun sejenak, dia menautkan alis dan nampak berpikir dengan sangat serius lalu berkata, "kamu temui Loly besok pagi, kamu katakan semuanya ke Loly agar Loly bisa mengambil sikap atas masalah ini. Loly berhak tahu semua ini. Untuk masalah mama, biar kakak kamu yang menemui mama. Kakak kamu juga yang akan mengatakan kalau kamu dan Loly berpacaran. Kakak akan mulai mencari celah untuk melumpuhkan Maha bersama dengan papa dan om Alfa"


"Papa dan om Alfa nggak kita kasih tahu soal hubunganku dengan Loly?"

__ADS_1


"Kita tunggu reaksinya Loly, kamu harus netral saat bicara dengan Loly, kamu lihat reaksinya Loly, dia beneran tulus atau menyembunyikan sesuatu selama ini. Kalau dia beneran tulus sama kita maka, kamu bisa katakan ke papa dan om Alfa soal hubunganmu dengan Loly"


ucap Raja.


"Kalau papa dan om Alfa juga mama tidak menyetujui hubunganku dengan Loly gimana dong?" Elmo langsung cemberut dan kembali menyandarkan kepalanya di atas sofa.


"Iya kamu berjuang dong! kamu yakinkan papa, mama, dan om Alfa, bahkan Maha Adijaya kalau kamu dan Loly benar-benar tulus saling mencintqi" ucap Chery.


"Kakak menyetujui hubungan kami, kan?" tanya Elmo sambil menerawang ke atas langit-langit kamar itu.


"Bagi kakak yang penting kamu bahagia. Kejar impian, cita dan cinta kamu dengan sekuat hati dan tenaga, jangan lembek!" ucap Chery.


Raja mencium kepalanya Chery, "kakak setuju dengan istri cantiknya kakak ini"


"Baiklah! terima kasih untuk perhatian, masukan, dan pencerahannya ya kak, aku mencintai kalian" ucap Elmo lalu memeluk kak Chery dan kak Raja-nya. Setelah itu dia bangkit dan meninggalkan kedua kakak kesayangannya itu.


Chery memutar badan dan bersandar di dadanya Raja, "sayang, kenapa tiba-tiba hadir seekor singa jantan yang begitu buas dan siap menerkam kita kapan saja"


Raja membopong Chery, "jangan dipikirkan! kamu fokus sama si kembar, aku yang akan pasang badan di garis depan untuk melindungi kalian semua"


Raja kemudian merebahkan Chery di atas ranjang, menyelimutinya lalu melingkarkan lengan kekarnya di pinggang rampingnya Chery, dia mengecup pucuk kepalanya Chery lalu berucap, "tidurlah! biar aku yang jaga si kembar"


Chery terkekeh, "memangnya kamu bisa menyusui mereka, aku kan belum sempat memompa ASI-ku"


"Nanti kalau mereka nangis minta susu, aku bangunkan kamu. Tidurlah kalau ada kesempatan, istirahatlah!"


Chery mencium tangannya Raja lalu dia memejamkan mata.


Raja mendesah panjang, ketika dia melihat Chery benar-benar telah pulas jatuh ke dalam mimpi, Raja bergumam, "Maha Adijaya, jangan harap kamu bisa mengusik keluargaku. Aku tidak akan membiarkannya. Kamu nggak akan bisa melawan seorang Raja walaupun kamu seorang Maha"


Elmo berganti baju lalu merebahkan diri di atas ranjang paling nyaman sedunia bagi dirinya, dia memangku kepalanya dengan kedua tangan dan berkali-kali mendesah untuk mengusir rasa yang mengganggu pikiran dan hatinya selama beberapa bulan belakangan ini dan kata-katanya Maha terus terngiang-ngiang di telinganya, "aku ingin memiliki mama kamu"


"Huuuffttt, andai saja kamu bukan papanya Loly, sudah aku habisi kamu, dasar brengsek! menjijikkan!" Elmo akhirnya merasa sedikit lega bisa memberikan umpatan untuk Maha Adijaya walaupun tidak secara langsung.


Alfa menginap di rumahnya Moses, dia menjemput anak dan istrinya besok pagi-pagi buta. Karena, rumahnya Moses lebih dekat dengan bandara maka dia memutuskan untuk menginap di rumahnya Moses sembari mengawasi gerak-geriknya Loly. Namun sejauh Alfa mengamatinya, Loly terlihat benar-benar polos dan tulus menyayangi keluarga Elruno.


"Besok, semuanya akan jelas di saat aku menemui Maha" gumam Alfa Elruno penuh dengan keseriuan.

__ADS_1


__ADS_2