
Lima tahun kemudian................
Chery Elruno sudah berumur tujuh tahun
Mempunyai karakter mirip dengan papanya, sang konglomerat muda, Moses Elruno. Chery gadis yang Pendiam, suka membaca, cerdas, tapi berkat didikannya Melati, mama cantiknya Chery, putri pertamanya Moses itu lebih murah senyum bila dibandingkan dengan papanya. Cantik, cerdas, suka menolong, dan murah senyum membuat Chery menjadi idola di sekolahannya.
Elmo Elruno berumur 5 tahun lebih enam bulan.
Tumbuh menjadi anak yang periang, berisik alias ceriwis, suka tertawa dan super jahil. Mirip om-nya Alfa Elruno. Moses sering menyebut Elmo sebagai fotokopinya Alfa Elruno.
Celyn (mempunyai arti gadis suci) Elruno.
Cewek yang tomboy. Suka banget berlatih taekwondo dengan papanya. Kaku dan keras mirip banget dengan papanya, tetapi Celyn anak yang baik hati, suka menolong orang lain sama seperti kakak kakaknya, semua hasil dari didikannya Melati.
Melati mendidik anak anaknya untuk selalu memiliki kasih terhadap sesama, selalu menghargai alam dan sekitarnya. Itulah yang membuat Moses merasa sangat bersyukur ketiga anaknya tumbuh menjadi anak yang sehat, cerdas, kuat, ceria, dan memiliki karakter yang baik.
Moses Elruno berumur tiga puluh tujuh tahun sekarang ini, tapi semakin nampak lebih muda karena selalu tertawa penuh kebahagiaan, setiap melihat tingkah polah anak anaknya, yang polos, lucu dan menggemaskan.
Melati berumur tiga puluh tahun sekarang ini dan sukses menjadi seorang psikolog. Sering diundang ke berbagai seminar dan Moses selaku mendampinginya. Bahkan Melati berhasil membuat sebuah buku berjudul "Memahami Anak Remaja" dan buku itu laris di pasaran, membuat Moses semakin mengagumi istrinya itu. Melati bisa membagi waktunya dengan baik, setiap pagi dia mengantar anak anaknya ke sekolah dan Setiap jam sepuluh pagi menjemput anak anaknya pulang dari sekolah.
Sesampainya di rumah dia mengurus semua keperluan anak anaknya dan membuka prakteknya mulai jam lima sore sampai jam delapan malam ditemani Moses. Melati membuka kelas untuk anak anak jalanan setelah dia mengantarkan anak anaknya ke sekolah, sekitar jam delapan pagi dan di jam sepuluh pagi, dia serahkan ke karyawannya karena dia harus menjemput anak anaknya di sekolah.
Melati masih sama seperti dulu, tidak suka memakai make-up dan lugu, tidak berubah sedikitpun cuma setelah melahirkan Celyn dia menjadi lebih berisi dan semakin seksi di matanya Moses.
Moses semakin rajin meminta jatahnya karena Melati telah steril, jadi bebas hambatan layaknya jalan tol membuat Moses semakin bersemangat mengajak Melati untuk memadu kasih.
Alfa Elruno dan Rini juga sudah memiliki seorang putri yang sangat cantik, cerdas dan lincah, yang bernama Celestia Elruno Celestia mirip banget dengan Elmo baik wajah maupun karakternya. Periang dan super jahil. Rini bekerja sebagai dosen di kampusnya dulu, tempat dia menimba ilmu.
Ray dan Delia dua tahun yang lalu akhirnya menikah, sudah memiliki seorang bayi perempuan yang masih berumur dua bulan. Delia berhenti bekerja dan menjadi ibu rumah tangga. Mereka tinggal di sebuah rumah mewah pemberiannya Moses Elruno sebagai kado pernikahan mereka seperti yang pernah dijanjikan Moses ke Ray dulu.
"Sayang, anak anak di bawah nggak ada yang jaga" Melati mulai protes ketika dilihatnya Moses masuk ke kamar mereka lalu menguncinya.
Plak
Moses memukul pantatnya Melati. "Salah kamu sih kenapa makin ke sini kamu semakin seksi dan semakin menggoda" Moses mulai memeluk pinggangnya Melati dari belakang lalu menariknya hingga menempel ke tubuhnya.
__ADS_1
Moses mendaratkan wajahnya ke leher istrinya, mulai menyapu dengan bibirnya, menggigit, mengisap dan meninggalkan beberapa tanda cinta di sana.
Melati mulai melenguh dan pasrah.
"Aaaah, sayang, kemarin kan sudah, aaahhh, kok minta lagi sih, aaahhh"
"Habisnya kamu tuh bikin nagih" Moses memutar pelan tubuhnya Melati dan kini mereka berhadapan. Moses mengusap bibirnya Melati dengan ibu jarinya. "bibir kamu tuh indah banget, nggak pernah pakai lipstick tapi selalu nampak merah menggoda, aku suka" Moses berkata parau.
Moses kemudian tersenyum dan mencium mesra bibir ranum nan seksi milik istri tercintanya itu. Semakin intens, liar dan panas. Tiba tiba...........
Tok tok tok
"Pa, ma buka pintu! Elmo kangen papa! mau ajak papa main bola!" Elmo berteriak dari luar kamar.
Moses melepaskan ciumannya dan tertawa geli secara bersamaan dengan Melati.
"Mirip kamu tuh si Elmo, jahil" kata Moses sambil melangkah untuk membuka pintu kamarnya.
Pintu terbuka dan Elmo langsung melompat masuk ke dalam gendongan papanya. Melati menggemakan tawanya sembari melangkah mendekati anak dan suaminya. Melati mencium Elmo. Tiba tiba Elmo menyentuh lehernya Melati "ma, leher mama kenapa? kok merah? digigit nyamuk ya?"
Melati merona malu dan bingung harus menjawab apa. Akhirnya Moses yang membuka suara "iya, digigit nyamuk dan nyamuknya cowok, ganas banget, makanya sampai merah kayak gitu leher mama kamu" Moses berucap sembari terkekeh geli. Melati langsung menepuk pelan pundaknya Moses.
Elmo langsung mengeraskan bibirnya dan nampak marah "kalau Elmo ketemu sama tuh nyamuk, akan Elmo gigit balik, enak aja sudah bikin mama merah merah lehernya"
Moses dan Melati menggemakan tawa mereka secara bersamaan.
"Ayok!" Moses kemudian mengecup keningnya Melati dan Elmo mengikuti tingkah papanya, Elmo juga mengecup kening mamanya.
Melati ikutan turun ke lantai bawah, hendak melihat Chery dan Celyn di kamar mereka. "Lagi ngapain nih princessnya mama?"
"Celyn bikin PR ma" jawab Celyn.
"Chery, juga sama, ma" jawab Chery.
"Sudah mandi?"
"Sudah" jawab Celyn dan Chery hampir bersamaan.
"Mama nggak berangkat ke tempat praktek?" tanya Chery.
Melati duduk di tepi ranjang dan tersenyum "masih jam setengah empat nih, nunggu papa dulu, papa masih main bola sama Elmo di teras belakang rumah"
Sementara itu disebuah apartemen mewah ada seorang wanita cantik dengan rambut cepak dan berwarna cokelat kemerahan. Wanita itu berhasil melarikan diri dari suami kontraknya yang kini telah menjadi suami sahnya dan dia telah menetap di Indonesia selama satu tahun belakangan ini.
Wanita itu bernama Claudia, mama kandungnya Chery. Claudia tersadar dari komanya dua tahun yang lalu dan benar benar tidak bisa melepaskan diri dari suami kontraknya. Dia sudah menjadi istri resmi dari Steve suami kontraknya beberapa bulan setelah dia tersadar dari komanya.
__ADS_1
Claudia mendengarkan penjelasan dari dokter kalau dia sudah tidak bisa memiliki seorang anak lagi selamanya, akibat dari kecelakaan yang dia alami, kandungannya hancur dan harus diangkat. Claudia stress berat ketika mendengar penjelasan dokternya. Claudia langsung merasa menyesal karena, dia telah meninggalkan Momo putrinya dengan Moses dan dia pernah menggugurkan kandungan, anaknya Steve.
Setelah bertahun tahun menjalani hidup sebagai istri sahnya Steve, dia akhirnya berhasil melarikan diri. Dia berganti identitas dan mengganti penampilannya. Dia bekerja sebagai guru di sekolah modeling sekarang ini. Jika dia meneruskan pekerjaannya sebagai model maka suaminya akan dengan sangat mudah menemukan dirinya.
Claudia mulai menata kehidupan barunya di Indonesia dan dia berniat untuk menemui Momo dan Moses.
"Moses Elruno sudah menikah dan hidup bahagia sekarang ini, jangan kau ganggu hidupnya!" kata Merry, sahabatnya Claudia.
Claudia kemudian terisak menangis "aku terlambat datang, ya sangat terlambat. Semua berjalan tidak sesuai dengan perhitunganku, meleset dari rencanaku"
"Makanya jangan kau ganggu Moses! kasihan istri dan anak anaknya, mereka tidak bersalah, bahkan menurut kabar, istrinya Moses sangat mencintai anak kamu si Momo begitu pula Momo juga sangat mencintai mamanya itu"
"Chery namanya yang sekarang. Iya, aku lihat dia datang bersama Chery anakku di acara peluncuran perdana bukunya itu, dan mereka memang nampak saling mencintai secara alami dan tidak dibuat buat. Aku datang di acara itu bahkan aku ikutan antri untuk meminta tanda tangannya, agar aku bisa melihat Moses dan putriku dari dekat. Putriku sangat cantik dan ramah"
"Kamu sudah lihat sendiri kan, maka lupakanlah Moses dan anak kamu. Kembalilah ke suami kamu yang sekarang! bukankah suami kamu sangat mencintaimu, bahkan bersedia menerima kamu apa adanya walupun kamu sudah tidak bisa hamil dan memiliki anak lagi"
"Aku mencintai Moses dan tidak pernah berubah!" kata Claudia mulai meninggikan nada bicaranya karena stress. "aku juga ingin mengambil anakku, aku menyesal meninggalkannya dulu" Claudia kembali terisak.
"Sadarlah Clau! Moses sangat mencintai istrinya dia nggak akan berpaling dari istrinya, sadarlah!" kata sahabatnya itu.
"Sebelum aku mencoba untuk merebutnya maka aku tidak akan menyerah" Claudia berucap sambil menghapus air matanya.
"Jangan gila! kalau kamu nekat lakukan itu, aku dengan sangat terpaksa akan mengakhiri persahabatan kita, kamu pilih aku atau Moses?" kata Merry.
Claudia menurunkan kedua sudut bibirnya dan menatap Merry. Sahabat terbaiknya yang sudah mendampingi dia dalam suka dan duka selama puluhan tahun, yang juga merangkap sebagai manajernya selama ini, kini berkata seperti itu.
"Pilihlah Clau!" Merry berkata tegas karena Merry merasa jenuh melihat kegilaannya Claudia selama ini dan merasa jengkel semua nasehat baiknya tidak pernah dijalankan oleh Claudia.
Akhirnya setelah menghela napas panjang, Claudia berucap "aku pilih Moses dan anakku"
Merry tersenyum penuh keprihatinan "oke, kamu sendirian sekarang! jaga diri baik baik! aku pergi dan jangan pernah menghubungiku lagi! aku akan ganti nomor ponselku" Merry kemudian melangkah pergi meninggalkan Claudia.
Goooooolllllll
Elmo berteriak penuh kegirangan ketika memenangkan pertandingan bola dengan papanya.
"Iya, papa mengaku kalah, sudah yok! kita mandi, papa mau antarkan mama ke tempat prakteknya mama"
Elmo kemudian berlari menuju ke kamarnya sambil berteriak gol berkali kali dan langsung masuk ke kamar mandi untuk mandi.
Moses tersenyum bahagia melihat tingkahnya Elmo.
Setelah wangi, segar dan tampan, Moses turn ke lantai bawah menuju ke kamarnya Chery dan Celyn. Moses yakin saat ini Melati pasti berada di sana. Moses melangkah ke kamarnya Chery dan Celyn berpapasan dengan Angel Elruno. Angel sudah berumur dua puluh satu tahun. Angel lebih memilih tinggal di rumahnya Moses. Melati berasa memiliki empat anak plus Angel.
"Kak?" Angel meraih tangannya Moses dan mencium punggung tangan kakak sepupunya itu.
__ADS_1
Angel sekarang ini sudah kuliah dan menjadi muridnya Arkan. Membuat Angel semakin tergila gila dengan Arkan. Tetapi Angel masih belum berani untuk menyatakan perasaannya. Jarak umur mereka yang cukup jauh yakni lima belas tahun membuat Angel merasa minder. Dia takut kalau Arkan hanya menganggapnya sebagai anak kecil dan akan menolak cintanya jadi dia lebih memilih mencintai Arkan dalam diam.