My Cute Nanny

My Cute Nanny
Bermain catur nggak jadi bermain petak umpet


__ADS_3

Akhirnya Alfa dan Rini pulang dari resepsi pernikahan mereka. Papanya Rini meminta Alfa dan Rini menginap selama satu Minggu di rumahnya sebelum papanya Rini kembali ke Singapore. Alfa dan Rini menuruti permintaannya Sammy.


Alfa dan Rini memasuki.kamar pengantin mereka yang sudah dihias.indah oleh WO (Wedding Organizer) yang Alfa sewa. Alfa mempersiapkan pernikahannya dengan menyewa WO (Wedding Organizer) terbaik di kota J.


Rini masih membersihkan riasannya dan melepas hiasan di kepalanya. Alfa masih mandi di kamar mandi untuk menyegarkan badannya.


Alfa keluar dari.kamar.mandi dan tersenyum mesra ke istrinya. Alfa memeluk pinggang rampingnya Rini dari belakang dan mulai menempelkan wajahnya di leher istri cantiknya itu.


"Sayang, aku masih bau keringat nih, belum mandi" kata Rini


"Nggak masalah buat aku" Alfa kemudian membopong tubuhnya Rini dan dia rebahkan perlahan di atas tempat tidur. Alfa mulai mencium bibirnya Rini dengan lembut dan penuh perasaan, semakin dalam.dan semakin larut di dalam rasa sensual, liar dan panas yang mereka berdua rasakan. Tetapi tiba tiba ponselnya Alfa berbunyi.


"Sayang, angkat dulu! siapa tahu penting"


"Nanti aja, yang ini lebih penting" ucap Alfa sembari meneruskan aksinya mencumbui wajah cantik istrinya itu.


Tetapi ponselnya Alfa terus berbunyi dengan sangat nyaring. Alfa mendengus kesal dan Rini terkekeh geli. Rini kemudian bangun dan berkata "kamu angkat dulu telponnya, aku akan mandi dulu"


Alfa mengangkat ponselnya "halo?" sembari melirik jam dinding, jam itu menunjukkan jam delapan malam.


Suara seorang cowok tersambung dan berkata "dokter Alfa, maaf mengganggu tapi ini penting banget buat saya, emm, anak saya sudah tidak mau minum ASi, sebulan yang lalu dan sekarang umur anak saya enam.bulan"


"Terus?" Alfa menjawab dengan nada lembut dan mencoba bersikap ramah walaupun sebenarnya Kesal karena, bapak itu mengganggu waktu dia ketika tengah bermesraan dengan istrinya.


"Iatri saya sudah haid beberapa Minggu yang lalu, setelah anak saya nggak menyusu ke dia. Nah, apakah saya aman jika mengajak istri saya berhubungan malam ini, sejak haid beberapa Minggu yang lalu, dia belum haid lagi di Minggu ini?"


Waaahh, hampir mirip sama kasusnya Moses satu Minggu yang lalu, nih. Batin Alfa.


"Kalau seperti itu, berarti istri anda sudah tidak.memberikan ASI eksklusifnya, dan sudah haid beberapa Minggu yang lalu, kan? jadi kalau anda ingin berhubungan dengan istri anda.malam ini maka, harus beli pil KB dulu yang gampang dan cepat atau pakai pengaman karena, peluang istri anda akan hamil di Minggu Minggu ini sangat besar"


"Baik, dok terima kasih"


"Eh, tunggu pak. Tadi bapak bilang anak bapak sudah tidak mau mneyusu ke ibunya?"


"Benar dok"


Mirip sama Moses juga, nih, Shit! apa Melati hamil saat ini? Batin Alfa.


"Saya sarankan, bapak tidak berhubungan dulu dengan istri bapak, periksakan istri bapak terlebih dahulu besok!" kata Alfa.


"Baik dok terima kasih" Bapak itu kemudian menutup sambungan ponselnya.


"Shit! gara gara stress mikirin persiapan pernikahan, aku melupakan satu hal yang penting waktu Moses curhat soal Elmo yang sudah tidak mau menyusu lagi ke Melati" Alfa berucap sembari memencet nomor ponselnya Moses.


"Bro, kamu satu Minggu yang lalu bilang ke aku kan, kalau Elmo di umur lima bulan sudah nggak mau menyusu ke mamanya, ke Melati?"


"Iya, memangnya ada apa?" tanya Moses.


"Apa Melati setelah itu haid? atau sebelumnya haid?"

__ADS_1


"Nggak" Moses menjawab dengan santai.


"Kamu pas di Jepang melakukan hubungan nggak dengan Melari?"


"Iya, dong!" rasa bangga ada di dalam nada bicaranya Moses.


"Shit! kenapa aku melupakan hal ini? Melati sudah mengkonsumsi pil KB?"


"Belum" jawab Moses "karena selama satu Minggu ini, pas mau minum, keganggu anak anak terus dan aku yang harus mengalah selama ini, aku pakai pengaman kalau nggak aku keluarkan di luar"


"Bagus, bagus bro!" Alfa merasa lega karena terbebas dari rasa bersalah. Hampir saja karena kecerobohannya, menjawab asal pertanyaannya Moses soal keinginan Moses untuk menambah anak lagi satu Minggu yang lalu, dia membahayakan Melati.


"Bagus gundulmu! aku tersiksa tahu! nggak nyaman buat aku, kok kamu bilang bagus" Moses mendengus kesal.


"Hahahaha, emm, kamu di Jepang tidak ajak Elmo kan, berarti Melati berhenti menyusui Elmo, padahal KB alami dari pemberian ASI eksklusif yang diberi nama Metode MAL (Metode Amenorea Laktasi) harus diberikan setiap hari. Melati harus menyusui Elmo setiap hari. setidaknya setiap empat jam di siang hari dan enam jam sekali di malam hari secara langsung tanpa pumping"


"Maksud kamu apa?"


Alfa berhenti berbicara ketika melihat Rini melangkah keluar dari kamar mandi hanya mengenakan lingerie berwarna hitam berenda dan transparan.


"Halo?" Moses mulai protes ketika Alfa terdiam beberapa detik lamanya.


"Aaah, maaf bro ada gangguan, heee. Emm, aku curiga saat ini Melati hamil. Itulah kenapa Elmo sudah nggak mau menyusu ke Melati, karena salah satu ciri ciri wanita kebobolan dan hamil ketika memberikan ASI eksklusif adalah, produksi ASI-nya sudah berkurang makanya Elmo nggak mau menyusu lagi"


"Hah? benarkah?" Moses memekik kegirangan.


"Apa Melati sering mengeluh kram, kecapekkan dan dadanya sakit?" tanya Alfa kemudian.


"Ini baru rabaanku, feelingku Melati sudah isi saat ini, tapi untuk pastinya, besok kamu bawa Melati untuk periksa, takutnya kalau beneran hamil dan tidak terjaga dengan baik karena tidak sadar kalau hamil, kan bahaya. Kalau belum ya kamu yang sabar, kamu berusaha lagi, heeeee"


"Baik, oke! aku akan bawa Melati periksa besok pagi pagi buta" jawab Moses saking gembiranya.


"Hadeeehh mulai nih lebaynya"


" Hahahahaha. Terima.kasih Fa, aku sayang kamu"


"Aku juga sa......."


Tuuuuttt ........


Moses sudah menutup sambungan ponselnya sebelum Alfa menyelesaikan kalimatnya. Alfa kemudian menonaktifkan ponselnya.


Rini tersenyum ke Alfa dan mulai duduk di atas pangkuannya Alfa. Rini menarik tengkuknya Alfa dan mulai mencium bibirnya Alfa dengan penuh damba dan melakukan French kiss. Alfa langsung kelimpungan, tangannya mulai bergerilya di setiap sentimeter tubuh ramping istri cantiknya itu, dan...........


Tok tok tok


Alfa mendengus kesal lalu menghentikan aktivitasnya, waktunya dengan sang istri kembali terganggu. Rini langsung masuk ke dalam selimut dan terkekeh geli.


Alfa membuka pintu dan nampaklah wajah papa mertuanya yang tengah meringis "maaf mengganggu, aku cari remote TV kok nggak ada ya?"

__ADS_1


Alfa melihat ke sekeliling kamarnya Rini dan berucap "Di sini nggak ada pa"


"Oooo, nggak ada ya, biasanya Rini bawa masuk tuh remote untuk nonton TV di kamarnya, kan remotenya sama. Ya udah kalau nggak ada, aku cari di tempat lain aja"


Alfa tersenyum dan kembali menutup pintu kamarnya.


Alfa merebahkan diri di sampingnya Rini dan langsung menaruh tangannya di atas bagian tubuh yang kenyal dan menggemaskan, Alfa bermain main di sana dan mulai mengajak Rini untuk berciuman dengan gaya French kiss.


Mereka hampir menuju ke penyatuan cinta mereka dan.............


Tok tok tok


Alfa berkata "shit!" lalu meraup wajahnya dan memakai kembali kaos dan celana boxernya.


Rini tertawa lirih di balik selimutnya melihat tampang kesalnya Alfa.


Alfa membukakan pintu dan nampak kembali di depannya, wajah meringis papanya Rini.


"Maaf, heeee, papa nggak bisa tidur nih. Bisa temani papa bermain catur?"


Alfa menarik napas panjang dan mencoba untuk tersenyum.


"Baiklah, ayok pa!" Alfa melangkah keluar dari kamar pengantinnya.


Hiks hiks nggak jadi mempraktekkan rumusku, hiks hiks, nasib nasib malah lembur bermain catur sama papa mertua, nih, nggak jadi bermain petak umpet sama Rini, hiks hiks. Batin Alfa merana sedih.


Saat mereka bermain catur memasuki babak kedua, tiba tiba mamanya Rini keluar dari kamar dan menjewer mesra telinga suaminya.


"Haduh papa, ini jam berapa? sudah jam dua belas malam kok ngajak Alfa bermain catur, kasihan kan Alfa seharian ini capek setelah acara pernikahannya"


"Aduh aduh, iya maaf, habisnya aku nggak bisa tidur" kata papanya Rini.


Mamanya Rini melepaskan tangannya dari telinga suaminya dan langsung menarik pelan tangan suaminya "kembalilah ke kamar Fa! aku akan jaga dia biar nggak keluar dari kamar lagi dan mengganggumu"


Papanya Rini hanya bisa menurut dan mengikuti langkah istrinya yang terus menariknya pelan untuk masuk Kembali ke kamarnya.


Alfa tersenyum geli kemudian berkata "baik ma" dan melangkah masuk ke kamar pengantinnya.


Tetapi sesampainya di kamar, Alfa melihat Rini sudah pulas tertidur. Alfa kemudian membetulkan letak selimutnya Rini, mengecek suhu AC-nya, lalu mengecup keningnya Rini "tidurlah malam ini, tapi besok pagi kamu harus mau untuk bermain petak umpet denganku, heeee" Alfa kemudian memejamkan matanya dan menyusul istr cantiknya ke alam mimpi.


Di Itali


Steve, nama panggilan yang diberikan Claudia untuk suami kontraknya, masih setia menunggu, mengasuh dan merawat Claudia yang masih terbaring koma.


Claudia sudah Steve bawa pulang ke rumah dengan berbagai alat medis besertanya. Setiap seminggu sekali Dokter dan perawat datang ke rumahnya untuk memeriksa Claudia.


Istri sahnya dia jebloskan ke penjara dengan maksud agar istrinya itu jera dan tidak akan mengulangi perbuatannya lagi. Kedua anaknya kini dia sendiri yang merawatnya dengan bantuan dua orang nanny yang mengasuh anak anaknya


"Cepatlah sadar cantik, aku akan menjadikan kamu istri sahku. Kita tidak akan terpisahkan selamanya" ucap Steve suami kontraknya Claudia sembari berbaring di samping tubuh istri cantiknya itu.

__ADS_1


"Aku nggak akan pernah melepaskanmu, aku mencintaimu" ucap Steve lalu mencium keningnya Claudia.


__ADS_2