
"Chery sayang, apa kamu masih ingat dengan janji yang kakak ucapkan di bandara waktu itu?" tanya Raja.
"Masih, kakak janji akan membuat Chery menjadi yang terpenting dalam hidupnya kakak" Chery pun langsung tersenyum mengingat janji itu.
"Kakak akan menjadikan Chery yang terpenting dalam hidupnya kakak untuk selama lamanya" kata Raja.
Chery mendongakkan kepalanya untuk menatap Raja, Chery melukis senyum di wajah cantiknya.
Raja tersenyum dan mencium keningnya Chery.
"Kak" ucap Chery.
"Hmm?" sahut Raja sembari mengelus elus mesra bahunya Chery dan mencium puncak kepalanya Chery.
"Chery pengen ajak kakak ke rumahnya mama Claudia, Chery pengen mengenalkan kakak ke mama Claudia, tapi sayangnya ini sudah sore"
"Besok aja kita ke rumah mama Claudia. Kakak kan jadi bisa punya alasan untuk mengajak kamu keluar lagi, heeee" kata Raja.
Alhasil cubitan mesra dari Chery mendarat di pinggangnya Raja.
"Aduh, hahahaha, kok dicubit sih, dicium dong" Raja tersenyum menatap Chery yang telah melepaskan diri dari pelukannya Raja.
Chery kemudian mencium pipinya Raja lalu tersenyum menatap Raja dan berucap "udah dicium, yuk kita pulang"
Raja merona senang mendapatkan ciuman dari Chery di pipi kanannya dia kemudian berkata "sebelahnya belum dapat ciuman nih" Raja memasang pipi kirinya ke depannya Chery.
Chery tersipu malu lalu dengan cepat dia mencium pipi kirinya Raja.
Raja tersenyum bahagia kemudian menggandeng tangannya Chery dan mengajak Chery untuk bangkit. Mereka masuk ke mobil dan meluncur ke rumahnya Chery.
Natasha turun dari mobil dan langsung melangkah masuk dengan sangat gemulai, ke ruang tamunya Moses Elruno.
Ternyata benar kata Papa. Moses Elruno itu kaya raya. Rumahnya aja seperti istana, indah, mewah dan sangat luas. Batin Natasha.
Serang penjaga wanita langsung mempersilakan Natasha masuk dan duduk di ruang tamu. Penjaga itu langsung menanyakan maksud dan tujuan dari kedatangannya Natasha.
Natasha mengatakan ingin bertemu dengan Chery Elruno.
"Maaf, anda siapa? kenapa ingin bertemu dengan nona Chery? karena putra dan putri dari tuan Moses Elruno tidak boleh sembarangan bertemu dengan seorang tamu" tanya pelayan itu.
Gila! ketat sekali penjagaan dan peraturan di rumah ini. Batin Natasha.
"Emm, saya teman sekolahnya" kata Natasha berbohong.
"Maaf, siapa nama lengkap anda?" tanya penjaga itu.
"Natasha Windura" jawab Natasha.
"Baik nona tunggu sebentar!" kata penjaga itu kemudian mundur dan memencet intern phone yang ada di ruang tamu itu. Penjaga itu melaporkan ke Ijah kalau ada tamu yang bernama Natasha Windura teman sekolahnya nona Chery Elruno ingin bertemu dengan nona Chery Elruno.
Selang beberapa menit, muncullah Celyn Elruno dan langsung berdiri di depannya Natasha. Celyn menatap Natasha penuh selidik "anda siapa? tanya Celyn tanpa basa basi. Celyn hapal semua teman kakaknya dan Natasha, dia belum pernah melihatnya.
Apa ini Chery? Cantik banget memang tapi tomboy. Batin Natasha.
Natasha kemudian berdiri dan tersenyum "selamat sore Chery" ucapnya.
"Hah! benar kan? kamu bukan temannya kakak. Kamu salah sebut. Aku Celyn Elruno adiknya kak Chery. Tapi, silakan duduk!" kata Celyn sembari duduk di depannya Natasha.
Natasha tersenyum malu karena, salah mengenali Chery. Kemudian dia duduk dan mematung sambil terus menatap Celyn.
Celyn langsung bisa merasakan aura kegelapan dari seorang Natasha kemudian Celyn bertanya "katakan siapa kamu sebenarnya?! karena, kamu berbohong maka aku nggak mau bersikap formal lagi sama kamu, maaf"
"Aku temannya Raja sewaktu kuliah di Amerika. Maaf kalau aku berbohong tadi soalnya kalau aku katakan aku bukan temannya Chery maka aku tidak diijinkan untuk bertemu dengan Chery, heeee. Di mana kakak kamu?"
__ADS_1
"Kakak pergi. Kenapa mencari kak Chery?" tanya Celyn dan masih menatap Natasha penuh selidik.
Cantik dan berani benar cewek ini. Apa Chery juga seperti ini? Batin Natasha.
"Raja sering bercerita soal kakak kamu dan aku penasaran makanya aku ke sini. Aku pengen berkenalan langsung dengan kakak kamu" kata Natasha sembari mengulas senyum di wajah cantiknya.
"Aneh, kenapa pengen berkenalan dengan kak Chery tapi datangnya sendirian. Kenapa nggak ngajak kak Raja? beneran nih kamu temannya kak Raja?" tanya Celyn.
Cerdas dan kritis juga cewek ini. kalau lama lama aku berhadapan dengan dia. Bisa mati kutu aku. Batin Natasha.
"Aaaah itu karena Raja selalu sibuk dan nggak ada waktu, jadi aku datang sendiri ke sini. Emm, karena kakak kamu nggak ada, aku akan datang lagi lain waktu, permisi" kata Natasha kemudian bangkit dan melangkah pergi meninggalkan Celyn.
"Awas aja kalau berani ngejahilin kak Chery, dasar wanita aneh" gumam Celyn kemudian bangkit dan kembali masuk ke dalam untuk menuju ke kamarnya.
Celyn berpapasan dengan mamanya yang baru saja selesai mandi "siapa tamunya?" tanya Melati.
"Orangnya aneh ma, yang pertama, dia mencari kak Chery tadi katanya teman sekolahnya kak Chery tapi waktu melihat Celyn, dia panggil Chery ke Celyn, dia salah sebut nama berarti dia belum pernah bertemu dengan kak Chery. Lalu yang kedua, waktu Celyn cecar dia untuk jujur dia akhirnya berkata kalau dia teman kuliahnya kak Raja sewaktu di Amerika dan ke sini pengen kenal dengan kak Chery, aneh kan kok ke sininya nggak sama kak Raja?" Celyn langsung mengatakan soal kecurigaannya tentang Natasha ke mama cantiknya.
"Apa yang bernama Natasha itu masih di ruang tamu?" tanya Melati.
"Sudah pulang, ma. Dia pulang begitu Celyn sebut nama kak Raja" kata Celyn.
"Kok aneh?" tanya Melati.
"Makanya itu aneh, kan? Nanti kalau kak Raja ke sini, Celyn mau nanya ke kak Raja" kata Celyn.
Mereka kemudian mendengar suaranya Chery "itu kakak kamu sudah pulang" Melati dan Celyn langsung melangkah ke ruang tamu.
Raja langsung menyalami Melati lalu duduk di sofa.
Chery langsung memeluk mama Melati-nya.
Melati mencium Chery lalu berkata "mandi dulu, gih! mumpung masih sore" kata Melati.
Raja tersenyum dan mengatakan "iya"
Begitu melihat kak Chery-nya sudah meninggalkan ruang tamu, Celyn langsung bertanya ke Raja "kak, apa kakak kenal dengan yang namanya Natasha Windura?"
"Kenal, dia teman kakak sewaktu kuliah di Amerika. Kok kamu bisa tahu nama Natasha Windura?" tanya Raja.
"Dia tadi ke sini" kata Celyn.
"Hah? ke sini? mau apa?" tanya Raja.
"Dia ingin bertemu dengan kak Chery katanya. Tapi dia seorang pembohong dan Celyn langsung nggak respect sama dia, Celyn langsung nggak suka" kata Celyn.
"Tante juga merasakan keanehan waktu Celyn cerita tadi" kata Melati.
"Iya tante, mama juga merasakan hal yang sama. Mama juga tidak menyukai Natasha. Kemarin Natasha juga ke rumahnya Raja tanpa memberitahu Raja terlebih dahulu. Raja pulang dari nonton sampai rumah pun kaget melihat Natasha tengah duduk mengobrol sama mama" kata Raja.
"Orangnya cantik sih tapi jutek" kata Celyn.
"Kayak kamu dong" goda Raja.
"Mau aku sentil nih?" Celyn menirukan ucapannya Raja.
Raja dan Melati langsung tertawa terbahak bahak.
"Dia ngomong apa?" tanya Raja ke Celyn.
"Dia berbohong kalau dia teman sekolahnya kakak, tapi waktu Celyn menemuinya dia panggil Celyn, Chery. Dia salah mengenali kak Chery berarti dia belum pernah bertemu dengan kak Chery, kan?"
"Iya dia belum pernah bertemu dengan kakak kamu. Sepertinya aku perlu menemuinya dan berbicara banyak dengan Natasha" kata Raja.
__ADS_1
"Hmm, Celyn setuju" kata Celyn.
"Oooo, iya kita sampai lupa kasih selamat. Selamat ya akhirnya kalian jadian! yeeeaaayy!" Celyn memekik penuh kebahagiaan dan mengangkat kedua tangannya ke atas.
Melati pun tersenyum dan berkata "Selamat ya Raja akhirnya kalian jadian. tante nitip Chery ya, tante percaya kalau kamu akan selalu membuat Chery bahagia"
Raja tersenyum dan tersipu malu "iya tante, Raja janji akan selalu menjaga Chery dan selalu membuat Chery bahagia"
"Makasih ya dek, udah kasih semangat dan inspirasi ke kakak, kakak jadi memiliki keeranian untuk nembak kakak kamu tadi, heeee" kata Raja ke Celyn.
"Ihhh, tumben panggil dek, biasanya juga Lyn, Lyn?" kata Celyn.
Melati tersenyum geli menatap tingkah konyolnya Celyn.
Raja kemudian berucap sambil tersenyum ke Celyn "iya kan, kamu calon adik aku sekarang ini"
Chery datang dan duduk di samping mamanya.
"Kamu cantik banget" ucap Raja tanpa sadar ketika melihat Chery datang sehabis mandi.
"Iiihhh mulai deh genit" Celyn langsung menggoda Raja.
Raja lalu meringis ke Celyn.
Chery tersipu malu dan berucap " makasih kak"
Melati tersenyum bahagia melihat ada cinta dan rasa sayang yang begitu besar di matanya Raja untuk putri cantiknya.
Raja kemudian pamit karena jam sudah menunjukkan pukul tujuh malam dan mamanya sudah meneleponnya.
Chery mengantarkan Raja sampai di depan pintu mobilnya Raja
Raja berucap "masuk, gih! banyak angin nih" lalu dia mencium keningnya Chery dan masuk ke dalam mobilnya lalu meluncur pergi dari rumahnya Chery. Chery terus melambaikan tangan sampai mobilnya Raja menghilang dari pandangannya.
Raja pulang ke rumah untuk mandi dan keluar lagi memakai motor lakinya menuju ke kedai es krim mamanya. Dia memang sering membantu mamanya di kedai es krim kalau dia memiliki waktu luang.
Begitu Raja datang dan berjaga di depan gerai es krim mamanya, kedai mamanya langsung bertambah laris dan kebanyakkan cewek yang datang.
Mama Grace tersenyum geli melihat Raja yang terus mendengus kesal dan berusaha dengan sopan menolak cewek cewek yang meminta selfie dengannya.
"Raja selamat ya, udah jadian sama Chery" mama Grace lalu mencium pipinya Raja.
"Dan sepertinya mama ingin bertemu dengan Chery nih, untuk mengucapkan terima kasih karena, berkat Chery kamu sudah mulai bisa menerima kehadiran papa kandung kamu di dalam hati kamu" Kata Grace sembari melayani para pelanggannya.
"Iya ma, besok Raja akan ajak Chery ke rumah" kata Raja.
"Kak, aku mau yang strawberry dong" seorang cewek yang sudah berdiri di depan gerai es krim berkata ke Raja.
"Baik, sebentar ya" kata Raja sambil mengambil sebuah cup dan mengisinya dengan satu scoop es krim strawberry.
"Kak, aku mau borong semua yang rasa strawberry, asal kakak mau selfie sama aku" kata cewek itu dengan polosnya.
Raja langsung menatap cewek itu lalu menoleh ke mamanya.
"Lho kok noleh ke mama, itu terserah kamu, hahahaha, mau nggak tuh diajak selfie?"
Raja lalu mengalihkan pandangannya ke cewek yang ada di depan gerai es krim dan menggelengkan kepalanya sambil berucap "maaf, tidak menerima selfie"
"Yaaaahh, kakak pelit, ganteng ganteng pelit" kata cewek itu sambil membayar dan menerima es krim pesannya yang disodorkan oleh Raja lalu ngeloyor pergi begitu saja dengan wajah cemberut.
Dan Raja hanya bisa menghela napas panjang sekali untuk meredakan kekesalannya dibilang ganteng ganteng pelit sama cewek tadi.
Grace tertawa sambil terus melayani pelanggannya
__ADS_1