My Cute Nanny

My Cute Nanny
Cinta memang aneh


__ADS_3

"Kak, Chery mau cari buku kok malah didorong ke sini sih?" Chery menatap heran ke Raja.


Raj menarik kursi dan mendudukkan Chery di kursi itu lalu dia menengadahkan tangannya di depan Chery.


Chery mendongakkan wajah cantiknya dan bersedekap, "apa?"


"Mana daftar buku yang kamu cari, biar kakak yang ambilkan. Kamu duduk saja di sini" ucap Raja dengan senyum tersungging di wajah tampannya.


Huffttt, nih! tapi kak............."


Raja langsung menempelkan jari telunjuknya di bibirnya Chery, bibir yang habis dia cium beberapa saat yang lalu, "ssssttt! nggak ada tapi tapian. Kalau ngeyel, kakak akan cium kamu lagi"


Chery langsung menganggukkan kepalanya dan Raja terkekeh geli lalu berbisik ke Chery, "tapi kakak nggak janji kalau nanti ya, soalnya mencium kamu tuh sudah bikin kakak menjadi ketagihan"


Chery langsung merona malu.


"Duduk yang manis!" Raja tersenyum dan berputar badan untuk memulai aksinya mengambilkan beberapa buku yang Chery butuhkan untuk referensi mengerjakan tugas tugasnya Chery.


Raja berpindah pindah lorong untuk mencari buku buku yang di butuhkan Chery sambil sesekali dia bersitatap dengan Chery dan menggerakkan bibir, "I Love You" tanpa bersuara, membuat Chery tersenyum dan merona malu.


Saat Chery mulai membuka buku dan mengerjakan tugasnya, kursi di depan dia ditarik oleh seseorang. Chery mendongakkan wajahnya dan menautkan alisnya, "maaf anda siapa ya?"


"Saya mahasiswa di sini. Anda mahasiswi baru ya? saya jarang bertemu dengan anda, emm, kenalkan nama saya Andre" ucap laki-laki yang bernama Andre sambil mengulurkan tangan kanannya.


Chery menyambut ukuran tangan itu dan berkata, "Chery" dan dengan cepat Chery menarik tangannya dari genggaman laki-laki itu.


Laki-laki yang bernama Andre itu kemudian tersenyum dan menarik tangannya dan menaruh kedua tangannya di atas meja itu, "nama yang cantik, secantik orangnya"


"Terima kasih" ucap Chery sambil menuliskan beberapa kata di buku tugasnya.


"Kamu mahasiswi baru?" tanya Andre.


Chery menganggukkan kepalanya tanpa menatap Andre.


Andre tersenyum, hmm, menarik juga cewek ini. Jarang ada cewek yang mengacuhkan cowok setampan dan sekeren aku. Aku akan menambahkan dia ke dalam daftar teman kencanku yang kesepuluh, heeee. Batin Andre.


"Cewek secantik dan semanis anda, kenapa datang sendirian ke perpus? nggak takut digoda sama cowok?" ucap Andre dengan polosnya.


Chery menghela napas panjang dan tetap menatap bukunya tanpa menggubris ocehannya Andre.


"Siapa bilang dia datang sendirian?" Raja tiba tiba datang dan bruuukkkkk membanting tumpukan buku yang dia bawa di atas meja, persis di depannya Andre.


Chery dan Andre sampai terlonjak kaget.


Andre langsung bangkit dan menatap Raja, "anda siapa? ini perpus kenapa anda bikin kebisingan di perpus dengan membanting buku?"


"Aku calon suaminya" ucap Raja dengan menghujamkan sorot mata tajam ke laki-laki yang ada di depannya.


"Ooooo, benarkah itu?" Andre secara spontan menoleh ke Chery.


Chery menyunggingkan senyum manisnya dengan ringan dan berucap santai, "iya, cowok tampan di depan anda saat ini adalah calon suami saya"


"Maaf kalau begitu saya permisi" ucap Andre sembari menggaruk nggaruk kepalanya dia pun pergi meninggalkan Chery dan Raja.


"Siapa bilang tadi nggak akan ada yang menggoda aku, hah?!" Raja duduk di depannya Chery dan mulai mendengus kesal.

__ADS_1


"Dia cuma mengajak ngobrol kak" kata Chery sambil terus mengerjakan tugasnya dan membuka beberapa buku yang sudah diambilkan oleh Raja.


"Cih! aku paham dari sorot mata dia yang terus menatap kamu seolah nggak mau berkedip dan gerak gerik dia tuh, dia mencoba menggoda kamu" kata Raja kesal.


"Kakak cemburu ya?" tanya Chery sambil menghentikan aktivitasnya sejenak untuk menatap kekasihnya yang tengah merajuk.


Raja bersedekap dan menghenyakkan dirinya di bangku perpustakaan tersebut.


"Wuiiiihhh, keren lho kalau bersedekap dan merengut kayak gitu, sebentar ya Chery fotoin wajah kerennya kakak" Chery mengambil ponselnya dan mulai menggambil gambarnya Raja......Cekrek.


"Iiihhh pacarku tampan sekali kalau merengut ya. Akan aku pasang jadi wallpaper ah" ucap Chery dengan santainya sambil memencet mencet layar ponselnya.


Raja menatap Chery dan menghela napas panjang, "buku buku ini tadi tempatnya di rak paling atas. Kalau kamu ke perpus dan kamu nggak bisa meraih buku buku yang berada di rak paling atas kayak tadi, siapa yang membantumu mengambilkannya?"


"Kan tadi kakak, yang menjunjung tinggi tubuh Chery ke atas sampai Chery bisa mengambil buku ini, tadi?" kata Chery.


"Biasanya Chery, biasanya kalau kamu ke perpus sendirian? siapa yang membantu kamu mengambilkannya?" tanya Raja masih bersedekap dan merengut.


"Emm, siapa aja yang lewat dan yang mau Chery mintain tolong yang mengambilkannya" ucap Chery dengan santainya dan kembali berkutat dengan buku bukunya.


"Cowok atau cewek?" tanya Raja.


"Ya bisa cowok, bisa cewek kan tergantung siapa pas lewat kak" ucap Chery dengan polosnya.


"Huuuffttt, kakak akan belikan semua buku buku ini, jadi kamu nggak perlu pinjam lagi di perpus. Semua buku ini tadi tempatnya di rak paling atas, kalau kamu pas sendirian ke perpus dan kamu minta tolong ke seorang cowok untuk mengambilkannya, bisa jadi modus buat cowok itu untuk menggoda dan mendekati kamu" kekesalan masih terdengar di nada bicaranya Raja.


Chery menghentikan kembali aktivitasnya dan menatap Raja, "kak, buku buku ini sudah nggak ada di pasaran. Buku langka ini makanya Chery pinjam di perpus. Kakak nggak bisa membelinya karena, memang sudah nggak beredar lagi di pasaran buku buku ini"


"Kita cari di pasar loak dong, pasti ada" ucap Raja nggak mau kalah.


Chery mengangkat kedua bahunya dan berucap, "terserah kakak aja deh" sambil kembali menekuni buku bukunya.


"Ada di sana" Chery menunjuk ke arah kanannya tanpa menatap Raja, dia masih asyik mengerjakan tugasnya.


Raja tersenyum geli menatap Chery lalu dia usap usap asal puncak kepalanya Chery, "kakak tinggal sebentar ya, kakak belikan minum dan camilan buat kamu"


Chery menganggukkan kepalanya.


Raja melangkah menuju ke kantin, dia membeli dua cup teh hangat dan beberapa camilan ringan seperti kacang, dan keripik kentang, saat hendak membayarnya, ada suara cewek yang memanggilnya.


"Raja bukan?" tanya cewek tersebut.


Raja bergegas membayar belanjaannya dan memutar badan ke arah suara, "iya, saya Raja dan anda?"


"Kamu lupa sama aku? kita duduk dulu yuk! sudah lama kita nggak berjumpa ya, aku Viona, tempat sekolah kamu. Apa kabarnya Aurelia, dan Dimas?" tanya Viona.


"Maaf aku nggak bisa, calon istriku menungguku di sana" ucap Raja dan bergegas pergi meninggalkan Viona.


"Raja?" Febrio Dominikus berdiri di sampingnya cewek yang bernama Viona dan menaymtap Raja.


Raja menoleh dan tersenyum ke Febrio, "aaah, anda bersama dia sekarang baguslah! jadi anda nggak akan mengganggu Chery lagi, permisi" Raja bergegas pergi meninggalkan Febrio dan Viona.


Viona menoleh ke Febrio setelah dia puas menatap punggungnya Raja, "apa maksud perkataannya?"


"Aku tertarik dengan Chery, cewek yang tadi dia sebut" ucap Febrio dengan santainya sambil menarik kursi dan duduk di atas kursi tersebut.

__ADS_1


Viona duduk di depannya Febrio setelah memesan dua kopi hangat untuk dia dan Febrio.


Viona menoleh ke kiri dan melihat Raja duduk di depan seorang cewek, "itu ceweknya Raja yang Raja bilang calon istrinya?"


"Iya, namanya Chery" ucap Febrio.


Viona langsung menatap kakak sepupunya, "what?! kakak menyukai calon istrinya Raja dan apakah kakak juga akan............."


"Nggak! kali ini aku nggak akan merebutnya" ucap Febrio dengan menyunggingkan senyum tampannya.


"Tumben?" ucap Viona heran seakan nggak percaya dia terus menatap Febrio.


Febrio terkekeh geli, "apa? kali ini aku serius nggak akan merebutnya kecuali jika Raja mengecewakan Chery dan membuat Chery kecewa baru lah aku akan merebutnya dan nggak akan berbalik badan lagi"


"Kenapa begitu? baru kali ini aku mendapati kak Febrio menyerah atas gadis yang menjadi incarannya" Viona langsung mengerutkan dahinya.


"Karena, aku telah jatuh cinta" ucap Febrio.


"Yang dulu dulu emangnya kakak nggak mencintai cewek-cewek kakak yang dulu dulu?" tanya Viona.


Febrio menggelengkan kepalanya, "baru kali ini aku merasakan cinta namun cinta ini justru membuatku merelakan gadis yang aku cintai untuk laki-laki lain asalkan dia bahagia"


"Aneh" ucap Viona sambil menyesap kopi pesannya yang telah tersaji di atas mejanya


"Iya cinta memang aneh" ucap Febrio dengan santainya.


"Kakak tuh yang aneh" dengus Viona kesal dan Febrio langsung menggemakan tawanya.


"Chery, kakak bacakan ya jadi kamu bisa lebih cepat mengerjakan tugasnya. Kakak bacakan dan kamu tulis?!" ucap Raja.


Chery menatap Raja, dia tersenyum lalu menganggukkan kepalanya.


"Oke yang ini kan?" tunjuk Raja dan Chery menganggukkan kepalanya.


Raja pun membacakan buku itu dan Chery mulai menuliskannya di buku tugasnya. Begitu seterusnya sampai tugas Chery terselesaikan. Raja kemudian mengembalikan buku buku tersebut ke raknya semula sambil berjalan beriringan dengan Chery.


Mereka menuju ke tempat parkir mobilnya Chery, Raja menyuruh Chey berkeliling kampus terlebih dahulu untuk lebih meluweskan Chery dalam menyetir mobil.


Setelah dirasa cukup, Raja memyuruh Chery untuk meminggirkan mobilnya.


Chery meminggirkan mobilnya dan mematikan mesinnya lalu menoleh ke Raja, "ada apa?"


Raja langsung mencium bibirnya Chery lembut, berirama, penuh perasaan dan lama. Dia melepasnya karena, doa masih sadar kalau mereka masih berada di area kampus.


"Kak! kebiasaan deh suka dadakan cium ciumnya" protes Chery.


"Kakak minta bayarannya dong udah jadi guru les setir kamu barusan" ucap Raja sambil meringis ke Chery.


Chery tersenyum malu dan kembali melajukan mobilnya untuk menyusuri jalan raya menuju ke rumahnya.


"Gimana kak? udah lihai kan Chery nyetirnya?" kata Chery.


"Itu semua berkat ciumannya kakak, kayaknya sebelum pegang mobil, kamu butuh dicium dulu" ucap Raja.


Chery langsung merengut dan Raja langsung menggemakan tawanya.

__ADS_1


Satu bulan kemudian.........


Hari pernikahannya Raja dan Chery pun tiba.........................


__ADS_2