My Cute Nanny

My Cute Nanny
Raja terbakar cemburu


__ADS_3

"Kita makan malam dulu atau ke rumah pak Gatot dulu untuk nyerahin bukti rekamannya. Kamu dah rekam kan percakapanku dengan Natasha tadi?" tanya Raja.


"Kak, caranya bikin permen awet sampai berabad abad tuh diapain ya?" Elmo balik bertanya dan nggak sinkron dengan pertanyannya Raja.


Raja menoleh sekilas ke Elmo dan menaruh tangan kirinya di dahinya Elmo "kamu nggak demam, kok ngigau sih? tidur juga nggak?"


Elmo menepis pelan tangan kirinya raja dari ya dahinya "apaan sih?"


"Lha kamu sih, kakak nanya apa kamu balasnya apa? hadeeehhh Elmo kamu kebanyakkan makan lolipop ya? apa lolipopnya udah expired?" ucap Raja.


"Aku dengar kok pertanyaannya kakak tadi, kita ke pak Gatot dulu aja dan aku sudah rekam semuanya, aman. Nah sekarang giliran kakak jawab pertanyaanku tadi!" kata Elmo.


"Pertanyaanmu yang mana ya?" tanya Raja sambil meringis sekilas ke Elmo.


"Huufffft sabar sabar" ucap Elmo sambil mengelus elus dadanya.


"Hahahahaha" Raja langsung tertawa terpingkal pingkal lalu berucap "Kasih permennya ke kakak, kakak akan bikin permen itu awet selama ribuan tahun"


"Serius? tapi beneran lho dan jangan dibuang permennya apalagi dimakan!" Elmo merengut ke Raja.


Raja mengusap asal kepalanya Elmo "iya, kakak janji dan bersumpah satu, nggak akan mengganti permennya Elmo, dua nggak akan membuang permennya Elmo, dan tiga nggak akan memakan permennya Elmo"


Elmo tersenyum lebar sambil merogoh saku celananya untuk mengambil permen lolipopnya, kemudian memasukkan permen lolipop itu ke dalam saku kemejanya Raja dan berucap "jaga baik baik lho kak, jangan sampai hilang!"


"Hahahaha iya, oke, siap! emang permen ini kamu dapat dari siapa, kok kesannya penting banget?" tanya Raja sambil melirik sekilas ke Elmo.


"Rahasia" Elmo mengedipkan sebelah matanya.


Raja terkekeh geli dan menggeleng nggelengkan kepalanya lalu berucap "pasti dari seorang cewek, kan?"


"Ra-ha-sia" Elmo kembali berucap sambil menjeda kata itu untuk memberi kesan bahwa permen lolipop itu benar benar spesial dan rahasia"


"Oke, ra-ha-sia! hahahaha, kamu lucu dah main rahasia rahasiaan segala" ucap Raja.


"Biarin" kata Elmo sambil bersedekap.


Beberapa menit kemudian mereka telah sampai ke rumah dinasnya pak Gatot yang merupakan seorang komandan kepolisian, sahabatnya the G-Team.


Mereka masuk dengan pengawalan ketat dan harus meninggalkan tanda pengenal mereka di pos jaga sebelum mereka diijinkan memasuki halaman kediamannya pak Gatot.


Elmo dan Raja telah duduk di kursi tamu yang ada. Beberapa menit kemudian pak Gatot menghampiri Elmo dan Raja. Elmo dan Raja bangkit dan menyalami pak Gatot secara bergantian.


Kemudian mereka kembali duduk dan Raja langsung menyampaikan maksud dari kedatangannya sore itu "maaf saya datang tanpa membuat janji terlebih dahulu, pak"


Pak Gatot berkata "tidak apa apa" lalu Raja melanjutkan ucapannya "saya ke sini mau menyerahkan rekaman ini" Raja menyerahkan alat perekam kepada pak Gatot.


Pak Gatot menerima alat perekam tersebut dan menautkan alisnya lalu bertanya "rekaman apa ini?"


"Alat perekam itu adalah bukti fisik dari kejahatannya Natasha Windura, Rekaman itu berisi pengakuan dari Natasha Windura sendiri kalau beberapa hari yang lalu Natasha Windura, hendak menculik Chery dan Celyn Elruno" kata Raja.


"Natasha Windura putrinya pak Windura dan yang hendak Natasha Windura culik adalah kedua putrinya tuan Moses Elruno?" tanya pak Gatot


Raja menganggukkan kepalanya.


"Waduh kasus yang rumit ini. Di satu sisi ada tuan Moses Elruno dan di satu sisi yang lainnya ada bapak Walikota, bapak Windura" pak Gatot mulai bersandar dan menghela napas panjang.


"Saya menyerahkan langsung bukti itu ke bapak karena, saya tidak memercayai oknum kepolisian yang lain" kata Raja.


"Oke saya akan simpan bukti rekaman ini dan saya akan pertemukan terlebih dahulu tuan Moses Elruno dengan bapak Windura. Bagaimanapun kedua tokoh besar itu berhubungan dengan sangat baik, saya nggak ingin ada perpecahan diantara tuan Moses dan pak Windura" kata pak Gatot.


"Sepertinya om Moses Elruno juga satu pemikiran dengan bapak. Om Moses sudah menyimpan saksi yang mengetahui niat buruknya Natasha Windura tapi om Moses juga belum mengambil tindakan atas Natasha Windura" ucap Raja.

__ADS_1


Pak Gatot tersenyum menanggapi ucapannya Raja "Baiklah, secepatnya saya akan pertemukan tuan Moses Elruno dengan pak Windura"


"Baik pak, saya permisi dulu kalau begitu" raja bangkit diikuti dengan Elmo lalu mereka berdua menyalami pak Gatot secara bergantian.


"Bukankah ini putranya tuan Moses Elruno?" tanya ok Gatot sambil mengiringi langkahnya Elmo dan Raja, keluar dari kediamannya.


Elmo tersenyum dan berkata "iya pak. Anda benar, saya Elmo Elruno"


Pak Gatot menepuk pundaknya Elmo dan berucap "gagah dan tampan seperti papanya"


Elmo tersenyum dan berucap "terima kasih banyak untuk pujiannya bapak"


Beberapa menit kemudian Raja dan Elmo kembali menyusuri jalan raya dengan mobil sedan-nya Raja.


"Kita makan dulu ya? kakak laper berat nih" kata Raja.


"Oke, aku juga laper berat" ucap Elmo.


"Kamu pengen makan apa?" tanya Raja.


"Kalau bisa jangan di restoran deh. Elmo bosan makan masakan restoran, heee" kata Elmo.


"Oke, kakak nurut deh sama kamu, kita mau makan apa?"


"Ke mie ayam yang ada di dekat sekolahannya Elmo aja, kak. Beberapa kali Elmo makan di situ bareng sama teman teman sehabis pulang dari belajar kelompok kalau pas mama nggak bisa nganterin, kok mie ayamnya enak dan nagih, heeee" ucap Elmo.


"Hmm, makan Mie di malam hari bisa bikin perut gendut dong. Tapi nggak apa apalah sekali sekali demi Elmo seorang, heeee"


Beberpa menit kemudahan an mereka sampai di depan depot mie ayam Bandung yang lumayan ramai pengunjungnya. Raja dan Elmo beruntung mereka masih bisa mendapatkan satu meja kosong.


Elmo meringis ke kak Raja-nya, sambil menunggu pesanan mereka datang, lalu berucap "kak Chery juga suka makan mie di sini"


"Kasih tahu nggak ya?" kata Elmo masih meringis ke Raja.


"Kalau nggak ngasih tahu, permen lolipop kamu, kakak makan nih" Raja mulai mendengus kesal sambil memegang saku kemejanya yang di dalamnya ada permen lolipop spesialnya Elmo.


"Stop! jangan sentuh permen lolipop itu! oke Elmo cerita" Elmo kembali mengelus dadanya lalu berucap "sabar sabar sabar!"


Raja tersenyum geli bercampur mimik wajah yang menyimpan rasa penasaran soal Chery yang sering makan mie ayam di depot tersebut.


"Ayok katakan!" kata Raja.


"Iya kak! baru ambil napas nih. Emm, kak Chery tuh punya sahabat cowok namanya kak Bagas. Mereka sering belajar kelompok bareng, nah pulang dari belajar kelompok, mereka sering mampir ke sini makan bareng, tapi makannya rame rame kok, nggak berduaan. Mama dan Celyn juga cocok sama rasa mie ayam di sini, kak Chery sering bungkusin untuk dibawa pulang, buat mama, Celyn dan Elmo, sepulangnya dari sini" kata Elmo dengan polosnya sambil mulai menyumpit mie ayamnya yang sudah tersaji di depannya.


"Kenapa Chery nggak pernah cerita soal sahabatnya itu ke aku? siapa namanya, Bagas?" ucap Raja penuh rasa kecewa dan cemburu.


Elmo menjawab "yang namanya kak Bagas, dia keren, tampan, nggak kalah kalau dibandingin sama kakak, heeee"


"Waaah kamu manas manasin Kakak nih? mau aku makan nih lolipopnya?" Raja berucap sambil mengunyah mie ayamnya.


"Nggak manas manasin, justru Elmo mendukung kakak, kakak harus waspada! kak Chery itu populer di kalangan cowok. Waspadalah waspadalah!" kata Elmo terkekeh geli sambil menyumpit kembali mie ayamnya.


"Buruan makannya! kakak pengen ketemu Chery dan menanyakan soal ini ke Chery" kata Raja.


"Makan mie ayam nggak bisa cepat, panas nih!" Elmo mulai protes.


Raja hanya bisa mengalah dengan Elmo karena, Elmo benar, makan mie ayam memang nggak bisa cepat sebab mie ayamnya baru matang dan sangat panas. Raja pun makan dengan terus menghela napas panjang untuk meredakan kecemburuannya


"Kak, emm, selain kak Bagas ada juga siapa ya aku lupa namanya, dia pernah nembak kak Chey tapi ditolak sama kak Chery dan temannya Elmo juga pernah nembak kak Chery tapi juga ditolak sama kak Chery nah kalau kak Bagas nih nggak tahu deh, pernah nembak kak Chery atau belum? heeee" ucap Elmo.


"Makan tuh jangan banyak ngoceh, tersedak entar!" kata Raja.

__ADS_1


"Cieeee cemburu ya?" ucap Elmo sambil meringis ke Raja.


Raja menatap tajam ke Elmo dan mendengus kesal "iya kakak akui kakak cemburu"


"Bagus itu, kata papa, cemburu itu sangat perlu untuk membuat sebuah cinta terus membara di hati, cieeee. Papa memang lebay kayak kakak, hihihihi"


"Kamu belum pernah rasain jatuh cinta itu seperti apa, entar kalau kamu jatuh cinta, kakak sumpahin kamu lebih lebay dari kakak" kata Raja sambil merengut ke Elmo.


"Hahahaha, wajah kakak tuh lucu kalau sedang kesal" kata Elmo lalu menenggak habis es jeruknya


Raja langsung bangkit begitu melihat Elmo telah menghabiskan makanan dan minumannya. Raja membayar makanan dan minuman mereka di kasir sembari mengambil bungkusan mie ayam yang dia pesan untuk Celyn, Chery dan tante Melati.


Beberapa menit kemudian mereka telah sampai kembali di istananya Moses Elruno. Elmo langsung melompat turun dari mobilnya Raja dan berucap "Elmo langsung ke kamar ya kak, takut terkena imbas perang dunia ketiga, hahahaha"


Raja teriak "huh! dasar bocah super usil!" Raja kemudian turun dari mobilnya dan melangkah masuk, Chery langsung menyambutnya.


Raja memberikan kantong plastik yang berisi bungkusan mie ayam ke Chery tanpa tersenyum.


"Apa ini?" tanya Chery.


"Bawa ke ruang makan dulu, baru ke sini lagi, ada yang ingin kakak tanyakan" kata Raja.


Chery menganggukkan kepalanya sambil tersenyum lalu memutar badan dan menenteng kantong plastik tersebut menuju ke ruang makan. Beberapa detik kemudian Chery duduk di sampingnya Raja.


"Ada apa kak?" tanya Chery.


Raja memutar badannya dan menghadap Chery "bungkusan tadi tuh mie ayam Bandung yang ada di dekat sekolahanmu. Kesukaanmu dan Bagas"


Chery menautkan alisnya dan bertanya dengan polosnya "Bagas? kakak ketemu dengan Bagas di sana?"


"Siapa Bagas?" tanya Raja dengan suara berat dan dalam menahan emosi dan kecemburuan.


"Bagas itu sahabatku" kata Chery "memangnya kenapa?"


"Kenapa kamu nggak pernah cerita ke kakak soal Bagas? sejauh apa hubungan kalian? apa Bagas pernah nembak kamu?" Raja mulai meraup kasar wajah tampannya.


"Maaf Kak, Chery lupa" Chery menundukkan wajahnya.


"Sudah berapa lama kalian bersahabat? kok kamu sampai lupa ceritakan soal Bagas ke kakak? apa dia begitu spesial buat kamu sampai kamu nggak mau ceritakan ke kakak? apa Bagas pernah nembak kamu?"


"Kami bersahabat sudah lama, dari sejak SD. Dan Chery nggak pernah cerita karena Chery nganggap Bagas sebagai sahabat nggak lebih" Chery berucap lirih dan masih menundukkan wajahnya.


Raja menghela napas panjang "kakak juga menganggap Natasha sebagai seorang sahabat nggak lebih tapi kakak cerita kan ke kamu soal Natasha. Bahkan persahabatan kamu dan Bagas lebih lama jika dibandingkan persahabatan kakak dengan Natasha tapi kamu bisa sampai lupa cerita ke kakak. Kakak bertanya sekali lagi, apa Bagas pernah nembak kamu?"


Chery mulai terisak dan berkata "iya kak. Bagas pernah nembak Chery"


"Bahkan soal itu pun kamu nggak cerita ke kakak. Huffft, kakak kecewa sama kamu nih, apa Bagas lebih penting buat kamu dibandingkan kakak?"


Chery mulai mendongakkan wajah cantiknya yang sudah ternodai percikkan air mata "bukan begitu kak. Chery hanya mencintai kakak, Chery................"


"Apa jawabanmu ke Bagas waktu dia nembak kamu?" Raja memotong ucapannya Chery.


Chery mengusap air matanya dan berucap "Chery menjawab kalau Chery baru mau berpacaran setelah Chery lulus kuliah dan bekerja"


"Kamu bahkan nggak bilang tidak ke Bagas. Kamu kasih harapan ke Bagas dengan jawabanmu itu" kata Raja mulai bekata lirih karena lelah merasakan sanubarinya terus terbakar api cemburu.


"Bukan begitu, kak. Chery nggak kasih harapan, beberapa hari yang lalu Bagas ke sini dan Chery bilang................"


"Beberapa hari yang lalu Bagas ke sini? dan kamu juga nggak cerita ke kakak? huuufftt" Raja menghela napas panjang dan kembali berucap "oke Chery, kakak pulang! kita nggak usah ketemuan aja dulu ataupun video Call-an, kakak butuh waktu untuk menenangkan diri" Raja bangkit dan pergi begitu saja meninggalkan Chery.


"Kaaakk!" Chery berteriak dan mencoba mengejar Raja tapi terlambat, Raja sudah melajukan mobilnya keluar dari halaman utama istananya Moses Elruno.

__ADS_1


__ADS_2