
Raja meraba kasurnya dan seketika itu pula dia membuka matanya saat sentuhan tangannya tidak beradu dengan kehangatan tubuh istri tercintanya.
"Sayang, kau di mana?" Raja bangun sambil memakai celana kolornya lalu mengucek ucek kedua kelopak matanya.
Yang dipanggil tidak menyahut, membuat Raja langsung membuka kedua matanya dengan sangat lebar. Dia bergegas berlari ke kamar mandi dan Chery pun tidak berada di sana. Dia sibak tirai kamar mandinya dan Raja langsung merasa lega sekaligus terkekeh geli. Chery meringkuk di dalam bath-up, masih mengenakan piyama tidurnya dan tertidur pulas di sana.
Raja berkacak pinggang, tersenyum lebar dan menggeleng nggelengkan kepalanya, menatap kepolosannya Chery. Kemudian dengan sangat berhati hati, dia rengkuh tubuhnya Chery ke dalam pelukannya dan dia bopong dengan penuh kasih sayang.
Raja merebahkan istrinya di atas ranjang lalu menyelimutinya. Dia pandangi wajah istrinya jari jemarinya Raja, menyibak rambut Chery yang menutupi wajah ayunya Chery, "maafkan kakak ya, udah bikin kamu kelelahan seperti ini" Raja mencium keningnya Chery lalu mengangkat gagang telepon yang berada di atas meja sebelah ranjangnya, untuk memesan sarapan. Setelah sarapan pesanannya datang, Raja pun masuk ke kamar mandi.
Raja keluar dari dalam kamar mandi dengan rapi dan wangi, lalu duduk di tepi ranjang. Dia cium bahunya Chery, lalu pipinya Chery dan yang terakhir dia cium bekas tanda cintanya di atas lehernya Chery, kemudian berbisik lembut di telinganya Chery, "bangunlah sebentar untuk makan atau mau aku makan sekarang?"
Chery langsung membuka matanya lebar lebar dan bangun terduduk dengan segera. Raja tidak bisa menahan diri untuk tidak tertawa terpingkal pingkal melihat tingkah konyolnya Chery.
Chery masih mengumpulkan jiwa dan raganya yang berceceran karena, permainan cinta suaminya yang begitu hebat semalam, ketika Raja melangkah mengambilkan sepotong sandwich.
Raja kembali duduk di tepi ranjang di sampingnya Chery, "aaaaaa, kakak suapi nih, makanlah!"
Chery menggigit sandwich yang disodorkan oleh Raja setelah itu giliran Raja yang menggigit sandwich tersebut tepat di bekas gigitannya Chery.
"Aku bisa makan sendiri" Chery mengambil sandwich itu dari tangannya Raja.
"Oke, habiskan! makan yang banyak dan diminum susunya. Aku akan memeriksa email sebentar" kata Raja.
Raja kemudian membuka laptopnya, memeriksa email yang masuk sambil memakan sandwichnya sendiri.
Chery menatap Raja, "kok aku bisa di sini? aku tadi kan mandi di kamar mandi? dan lho, aku kok masih pakai piyama?" Chery berkata kepada dirinya sendiri dengan wajah kebingungan.
Raja mendongakkan wajahnya dari layar laptopnya untuk memandangi wajah cantiknya Chery, "ada putri duyung tadi, di kamar mandi kita?" ucap Raja sambil menyesap kopinya.
"Hah?! putri duyung? beneran?" tanya Chery dengan mengerutkan dahinya.
Raja mengulum bibir dan menganggukkan kepalanya.
"Cantik tidak?" ada sedikit kecemburuan di nada bicaranya Chery.
Raja hampir tidak bisa menahan tawanya, dia menghela napas panjang untuk mengusir sejenak rasa gelinya dan berucap, "cantik dong! mana ada putri duyung jelek. Putri duyungnya tadi, cantik banget"
Chery langsung mengerucutkan bibirnya, "terus kakak kemanain tuh putri duyung yang cantik bangeeetttttt!" Chery memberi penekanan penuh di kata banget.
__ADS_1
Raja menggemakan tawanya, "kakak taruh di ranjang itu"
"Hah? mana? nggak ada putri duyung di sini" Chery kembali mengerucutkan bibirnya.
"Itu Putri duyungnya sedang memonyongkan bibirnya dan memandangi kakak" Raja kembali tergelak geli.
"Hah?! Chery Putri duyungnya?" Chery mengarahkan telunjuknya ke dirinya sendiri.
Raja tergelak geli sambil menganggukkan kepalanya.
"Kak! nggak lucu! kok bisa Chery yang jadi Putri duyungnya?"
"Kamu tadi ketiduran di bath-up" kata Raja di sela sela tawanya.
"Hah?!" Chery langsung tengkurap dan membenamkan wajahnya di atas bantal.
Raja menaruh laptopnya di atas meja lalu berjalan mendekati istrinya. Dia pukul pelan pantat istrinya, "ngapain malu? sama suami sendiri kok malu" Raja kembali menepuk pelan pantatnya Chery dan terkekeh geli tiada habisnya.
Chery lalu bangun dan duduk bersila menghadap ke suami tercintanya, "itu semua karena kakak sih. Kakak brutal banget semalam, sampai Chery harus lembur sampai subuh baru bisa tidur" Chery mengerucutkan bibirnya dan Raja langsung mencium bibirnya Chery, menghisap dan menariknya dengan gemas lalu melepaskannya, "habisnya rasa kamu begitu manis dan menggetarkan"
"Aku mau mandi dulu" kata Chery.
"Mau kakak mandiin? nanti ketiduran lagi kalau nggak dimandiin?" kata Raja sambil mengulum kembali bibirnya menahan geli.
Raja menggeleng nggelengkan kepalanya dan tertawa terbahak bahak, "Chery, Chery, kamu semakin ke sini semakin cantik dan menggemaskan" gumam Raja.
Raja kemudian kembali ke laptopnya untuk memantau program buatannya. Raja juga membuat program.baru berupa game online dan masih diuji coba di lapangan, melewati proses studi banding, baru bisa diedarkan di pasaran.
Ponselnya Chery berbunyi dan Raja mengangkatnya, "halo?"
"Hei! mana Chery?" tanya Melati.
"Baru mandi, ma" kata Raja.
"Hah? jam berapa di sana? kok baru mandi? berapa ronde, Cheryku kau hajar semalam, hah?" sahut Moses.
Melati langsung menepuk bahu suaminya, "jangan pedulikan papa mertua kamu nih, emang kepo ya, hahahaha, cuekin aja"
Moses mendengus kesal ke Melati dan Melati kembali terkekeh geli.
__ADS_1
"Bilang ke Chery, kemarin malam, mama masukkan black card di tasnya Chery, bisa kalian pakai sepuasnya untuk belanja di sana. Mama juga transfer sejumlah uang di rekeningnya Chery kalau kalian butuh uang cash" kata Melati.
"Makasih ma, seharusnya mama nggak usah repot repot. Raja ada uang kok" kata Raja dengan penuh kelembutan.
"Aaah, maaf! bukan maksudnya mama untuk, emm, itu........" Melati langsung merasa tidak enak ketika mendengar Raja berkata seperti itu.
"Nggak apa apa ma. Raja ngerti, mama peduli dan perhatian sama Chery tapi tolong ya ma, sekali ini aja mama kirim uang ke Chery. Sekarang ini Chery sudah menjadi tanggung jawabnya Raja dan Raja mampu memenuhi semua kebutuhannya Chery" kata Raja dengan lembut dan sopan.
"Aaahh, iya baik Raja. Mama nggak akan mengulanginya lagi. Selamat bersenang senang ya, jangan lupa pulangnya bawa tanda positif di test pack ya?!" ucap Melati.
Raja terkekeh geli, "siap ma! sekali lagi terima kasih untuk perhatiannya mama. Salam buat semuanya ya, ma" ucap Raja.
"Salamnya udah mama sampaikan ke semuanya" Melati berucap sembari terkekeh geli kemudian menutup sambungan teleponnya.
Chery keluar dari kamar mandi dengan rambut yang masih basah, "dari siapa kak?"
"Dari mama Melati. Mama Melati transfer sejumlah uang ke rekening kami terus kemarin memasukkan black card ke dalam tas kamu, kamu cek dulu deh ada tidak black card-nya, takutnya kamu nggak tahu dan jatuh lagi kartu itu"
Chery memeriksa tasnya dan ada black card itu di dalamnya, "ada nih" Chery menunjukkan ke Raja lalu memasukkan black card itu ke dalam dompet khusus untuk tempat kartu.
Raja tersenyum, "syukurlah kalau nggak ilang damn ngak terjatuh" Raja kemudian menaruh laptop yang dia pangku di atas meja lalu ia menepuk pangkuannya yang telah kosong, "sini!"
Chery mengerutkan dahinya, "untuk apa?"
"Duduk sini! jangan ngeyel! kakak akan bantu kamu mengeringkan rambutmu" kata Raja.
Chery berjalan mendekati Raja, "janji keringkan rambut doang lho, nggak pakai embel embel yang lain" Chery mulai duduk di atas pangkuannya Raja dan membelakangi Raja.
Raja terkekeh geli sambil meraih handuk yang dibawa Chery, "iya tuan putri" ucapnya sembari mengusap usap rambutnya Chery dengan handuk yang dia pegang.
"kakak lupa nggak bawa hair dryer, kamu nggak akan masuk angin, kan? rambut kamu nggak betul betul kering kalau cuma dilap pakai handuk" kekhawatiran terdengar di nada bicaranya Raja.
"Haaattcchhhuuuu haaattchuuu" Chery mulai bersin bersin.
"Tuh kan, mulai bersin bersin. Hari ini Turki memasuki musim dingin" Raja langsung membopong tubuhnya Chery dan dia masukkan ke dalam selimut, "jangan keluar dari selimut dan jangan turun dari ranjang! Kakak ambilkan baju hangat kamu dulu"
Raja melangkah ke lemari baju dan mengambilkan syal dan jaket bulu lalu memakaikannya ke Chery, "gimana masih dingin?"
Chery tersenyum dan menggelengkan kepalanya.
__ADS_1
Raja kemudian memberikan remote TV ke Chery, "istirahatlah! kakak mengecek pekerjaannya kakak dulu sebentar, entar sore baru kita jalan jalan"
Chery menganggukkan kepalanya dan mulai menyalakan televisinya.