
Rombongannya Moses Elruno telah sampai di lobi hotel The Rain dan Raja langsung bersembunyi di balik tirai, duduk di depan piano, bersiap menunggu kode dari om Rio Putra.
Begitu Chery melangkah memasuki ruangan tempat pesta sweet seventeen-nya digelar, Rio Putra memberikan kode ke Raja dan Raja langsung memainkan lagu dari band lawas dari manca negara yang cukup tenar, "I knew I loved you before I met You" lagu itu terus Raja kumandangkan, bersamaan dengan terbukanya tirai secara otomatis. Tirai yang menyelimuti Raja secara perlahan lahan mulai terbuka dan menampakkan sosok Raja yang keren tengah memainkan piano.
Chery melangkah dan menoleh ke kanan, dia tersenyum bahagia penuh cinta ketika dia beradu pandang dengan kekasihnya. Chery bahagia bukan main, karena Raja ternyata tidak terlambat datang ke acara sweet seventeen-nya bahkan memainkan lagu yang begitu indah untuk menyambut kedatangannya.
Chery kemudian menoleh ke kiri, dilihatnya mama Claudia bersama keluarganya. Mama Claudia, mama kandungnya Chery tersenyum penuh haru dan kebahagiaan ketika menatap putri tunggalnya yang telah tumbuh begitu cantik, hebat, dan membanggakan.
Chery kemudian berinisiatif membelokkan langkahnya ke kanan dan naik ke panggung mendekati Raja yang masih memainkan lagu "I knew I loved you before I Met you"
Chery berbisik ke Raja dan Raja menghentikan permainan pianonya sejenak. Raja memberikan waktu ke Chery untuk menyampaikan sepatah dua patah kata kepada para hadirin.
"Selamat datang saya ucapkan kepada seluruh tamu undangan, handai taulan, kerabat dan keluarga terkasih. Terima kasih banyak sudah memenuhi undangan dari keluarga kami. Chery saat ini juga ingin menyampaikan terima kasih yang sedalam dalamnya kepada dua pribadi yang sangat berarti di dalam kehidupannya Chery terlebih dahulu sebelum kita memulai acara ini. Chery ingin menyampaikan terima kasih yang sedalam dalamnya kepada mama Claudia, mama kandungnya Chery. Terima kasih sudah hadir di sini ma. Terima kasih mama Claudia sudah berjuang merawat Chery selama Chery berada di kandungannya mama dan berjuang melahirkan Chery di dunia ini, terima kasih, ma" Chery tersenyum penuh kasih sayang ke mama Claudia-nya.
Claudia mulai menitikkan air mata haru dan kebahagiaan, dia pun membalas senyumannya Chery dengan anggukkan kepala dan senyum cantiknya.
Chery kemudian menoleh ke mama Melati-nya, "ma........." Chery terisak sebentar dan Raja langsung bangkit dan memeluk bahunya Chery. Chery menoleh dan tersenyum ke Raja lalu dia lanjutkan ucapannya, "mama Melati, terima kasih banyak ma, mama sudah mengorbankan masa mudanya mama untuk mengasuh Chery dengan penuh kasih sayang. Mama membesarkan Chery hingga Chery bisa berdiri di sini, dengan sehat, gagah dan kuat saat ini, itu bukan karena hebatnya Chery, itu semua karena cintanya mama yang tulus untuk Chery. Terima kasih mama sudah mencintai dan menyayangi Chery dengan tulus" Chery kembali terisak dan Raja memeluk erat dan mengelus elus bahunya Chery.
Melati kemudian melangkah mendekati Claudia dan mengajak Claudia untuk ke panggung. Melati dan Claudia naik ke panggung dan mereka berdua langsung memeluk erat Chery dengan penuh cinta.
Raja kembali ke pianonya dan bersiap untuk mengiringi Chery menyanyikan lagu "bunda"
Chery mulai bernyanyi untuk kedua mama-nya yang sangat dia cintai itu,
Ku buka album biru, penuh debu dan usang kupandangi semua gambar diri, putih bersih belum ternoda, pikirku pun melayang dahulu penuh kasih, teringat semua cerita orang, tentang riwayatku. Kata mereka selalu dimanja, kata mereka diriku selalu ditimang. Oooo, bunda ada dan tiada dirimu kan selalu..............
Chery bernyanyi sampai selesai dan kedua mama cantiknya kembali memeluk putri cantik mereka dengan penuh haru dan rasa syukur. Putri yang sangat mereka kasihi tumbuh menjadi gadis yang cantik, penuh kasih sayang dan membanggakan bagi mereka dan bagi keluarga besar mereka.
__ADS_1
"Terima kasih sayang" ucap Melati dan Claudia secara bersamaan.
Chery kemudian tersenyum dan berucap, "Chery wanita yang paling beruntung di dunia ini karena, memiliki dua mama yang cantik, hebat dan begitu mencintai Chery"
Para tamu undangan secara otomatis berdiri dan bertepuk tangan untuk Chery dan kedua mamanya.
Sang Master of Ceremony pun naik ke panggung dan mempersilakan Chery dan kedua mamanya untuk kembali ke tempat mereka masing masing. Chery duduk di spot yang penuh balon dan kue tart strawbery.
Sang Master of Ceremony kemudian mempersilakan Moses Elruno untuk menyampaikan sepatah, dua patah kata sambutan sekaligus memimpin doa pembukaan.
Moses menyampaikan penjelasan di tengah tengah sambutannya terkait dengan ungkapan perasaannya Chery di awal acara, "memang benar kalau Chery bukan putri kandung istri saya. Chery tercipta karena kebodohan saya di masa lalu, saya menyesali kebodohan saya tetapi saya bersyukur memiliki Chery. Chery pula yang telah mempertemukan saya dengan cinta pertama saya kembali, yaitu cinta saya untuk Melati Arumi Putri, istri saya. Sejak saat itu, sejak saya menggendong Chery untuk pertama kalinya dan sejak bertemu dengan Melati, saya menghentikan semua kebodohan saya yang suka mempermainkan wanita kala itu. Semenjak saya berjumpa kembali dengan Melati Arumi Putri, saya langsung berjanji dan bersumpah hanya akan mencintai satu wanita saja di sepanjang hidup saya dan akan sehidup semati dengan istri tercinta saya, membesarkan putra dan putri kami, dengan penuh kasih sayang sampai putra dan putri kami menemukan masa depan yang cerah"
Semua tamu undangan pun memberikan tepuk tangan yang meriah untuk Moses Elruno.
Moses telah menyelesaikan tugasnya dengan baik lalu dia melambaikan tangan ke semuanya dan tersenyum lebar penuh rasa syukur kepada semua tamu undangan sebelum dia turun dari panggung.
"Yaaakkk apakah masih ada potongan kue berikutnya, nona Chery?" tanya sang Master of Ceremony.
Chery menganggukkan kepalanya dan merona malu.
"Oke, silakan dipotong lagi kuenya dan......untuk siapakah potongan kue kali ini yaaaaaa?" tanya sang Master of Ceremony dengan senyum menggoda.
Chery membawa piring kecil yang berisi potongan kue ke panggung, dia naik dan mendekati Raja, dia serahkan kue tersebut ke Raja. Para tamu undangan langsung berseru menggoda ke Chery dan Raja sembari bertepuk tangan.
Raja menerima kue tersebut lalu berucap di depan Mikrophone, "terima kasih, cinta" lalu Raja mengecup keningnya Chery
__ADS_1
"Woooowww! soooo swwweeettt yaaaaaa!" ucap sang Master of Ceremony sambil memberikan tepuk tangan untuk Raja dan Chery.
Chery tersenyum, merona malu dan berputar badan untuk kembali ke tempatnya.
Raja menaruh piring kecil berisi kue tersebut di atas pianonya dan dia duduk kembali di depan pianonya. Raja mulai menyentuh kotak berisi cincin yang dia taruh di dalam saku celananya.
Sebentar lagi nih! duh aku kok tegang ya?! Batin Raja.
Sang Master of Ceremony kemudian berucap, "ya hadirin yang saya hormati, kita akan menikmati suara emasnya Raja, yang ingin mempersembahkan lagu khusus untuk Chery yang berjudul "Nothing's gonna change my love for you. Silakan Raja!"
Raja menganggukkan kepalanya dan tersenyum lalu memainkan pianonya, dia memainkan lagu tersebut sambil bernyanyi. Beberapa menit kemudian, Elmo Elruno naik dan menggantikan permainan pianonya Raja. Raja bangkit sambil mencabut Mikrophone dari tempatnya. Dia terus menyanyikan lagu "Nothing's gonna change my love for you" sambil melangkah turun dari atas panggung dan melangkah secara perlahan mendekati Chery.
Chery bersitatap dengan Raja dan terus mengulas senyum penuh cinta di wajah cantiknya. Chery tidak pernah menyangka kalau Raja ternyata pandai bermain piano dan memiliki suara yang cukup merdu.
Moses tersenyum penuh arti dan Melati yang duduk di sebelahnya langsung berbisik, "ada apa ini? apa yang akan Raja lakukan?"
"Melamar putri kita" ucap Moses dengan santainya.
"Asataga! dan Chery belum tahu kalau Raja akan melamarnya?" Melati langsung terlihat panik saat Moses menggelengkan kepalanya, "aduh sayang! bagaimana kalau Chery menolak Raja?"
"Sssttt, kita lihat saja! kalau ditolak ya biar Raja berusaha lebih keras lagi, itu kan tugas seorang cowok harus tahan banting demi wanita yang dicintainya, sepeti aku dulu" bisik Moses.
Melati langsung mencubit pinggangnya Moses dan hendak bangkit tapi ditarik oleh Moses, "Rumi, mereka sudah dewasa, biarkan mereka berproses, kita nggak usah ikut campur kalau tidak diperlukan"
Melati hanya bisa mendesah panjang dan berharap semoga Chery tidak menolak lamarannya Raja.
Raja telah berdiri tepat di depannya Chery. Masih bernyanyi dan menggenggam erat mikropohone-nya.
__ADS_1
Raja mulai menundukkan kepalanya dan hendak bersimpuh di depannya Chery..........