Sang Asisten Ceo

Sang Asisten Ceo
Masalah Tian dan Fabian


__ADS_3

"Hallo Ray! gue butuh pertolongan anak buah loe!!" kata Tian ketika Ray mengangkat teleponnya.


"Ada apa Tian?'" tanya Ray.


"Nyari tikus got yang berani main-main dan gue kenal imbasnya!!" kata Tian.


"Gue mau buat perhitungan dengan wanita jaaalang tersebut!!" lanjut Tian.


"Ya ntar gue minta Jay buat nyari tuh perempuan!" kata Ray memutuskan.


"Thanks Ray!"....tut ponsel di matikan


"Gimana Tian?" tanya Fabian, dia juga merasa marah karena merasa kecolongan.


Fabian juga bertekad akan memberikan pelajaran pada wanita tersebut.


"dia siapa loe sih??kenapa bisa dia melakukan apa itu sama lo??" tanya Tian yang penasaran bagaimana bisa wanita itu berusaha menjebak Fabian.


"dia salah satu asisten dokter! asisten gue maksudnya!" kata Fabian


"tapi gua gak tahu kalau dia bakal senekat itu sama gue!!" lanjut Fabian frustasi.


Wajah dokter Fabian memang tak kalah tampan dari dokter Tian Fabian mempunyai wajah yang asli orang Indonesia namun kulitnya cenderung agak putih. usianya sama dengan Tian namun dia juga belum mempunyai seorang istri entah mengapa dia belum berpikir untuk menikah di usianya yang sekarang,


Dan benar saja Ray memang paling bisa di andalkan! dalam beberapa jam saja Tian sudah di telepon oleh Jay, dan sekarang sudah menemukan suster Chaca. Jay meminta anak buahnya untuk membawa Suster Chaca ke apartemen dokter Fabian tanpa perlawanan sama sekali. Fabian fan Tian segera ke sana, Tian sudah sangat geram. Beberapa saat mereka sampai di apartemen Fabian, namun masih berada di parkiran di dalam mobil.


Setelah mendapat kabar dari Tian bahwa mereka sudah berada di dalam apartemen, Jay dan anak buahnya segera menyuruh suster Chaca keluar dari mobil.

__ADS_1


"Turun!!" perintah Jay dengan dingin


"Tuan!! aku mohon! jangan apa-apain aku!!" ucap Chaca yang sudah menangis.


"Diam!! kalau kau tak bisa diam!! maka hanya namamu yang akan keluar dari mobil ini!!" kata Jay dengan penuh penekanan.


"Tuhan..... bagaimana ini??!" batin Chaca


"Tuan aku mohon! hiks....aku mohon tuan!!" suster Chaca terus memohon pada Jay, namun Jay tak mempedulikan permohonan dari suster Chaca.


akhirnya Jay sampai di depan apartemen Fabian,Dia mengetuk pintu apartemen tersebut. bukan Fabian yang keluar melainkan Tian! Jay membungkukkan badannya di depan Tian dan memberitahukan bahwa inilah perempuan yang mereka cari. Chaca sudah gemetaran tak karuan,dia benar-benar ketakutan menghadapi tatapan tajam dari mata Tian, apalagi Jay begitu saja menyerahkan Chaca kepada Tian dan memasukkannya ke dalam apartemen kemudian Jay pergi meninggalkan tempat tersebut.


Fabian masih berada di dalam kamarnya karena baru saja mandi dan berganti pakaian,sedangkan Tian sudah duduk dengan mengangkat satu kakinya diatas kaki yang lainnya dan duduk tenang di sofa. Chaca hanya berdiri di depan Tian sambil meremas kedua tangannya,dia bener-bener sudah gemetaran saat ini. Fabian keluar dari kamarnya, Chaca bertambah ketakutan melihat Fabian karena tatapan mata ramah yang biasa diperlihatkan Fabian di rumah sakit kini tak ada lagi,hanya tatapan tajam dan penuh benci yang ditunjukkan oleh Fabian di depannya saat ini.


Fabian dengan santainya duduk di samping Tian,dia juga ingin menginterogasi Chaca kenapa suster yang menjadi asistennya di rumah sakit itu dengan tega melakukan hal keji tersebut.


"Apa yang ingin kau katakan Suster Chaca? bisa kau jelaskan dengan perbuatan keji itu?" kata Tian membuka suara.


"Dokter maafkan aku!! aku hanya butuh uang saja hiks..hiks....!" ucap suster Chaca sambil berlutut di hadapan kedua Lelaki tampan itu.


"Dengan memberikan tubuhmu padaku?" tanya Fabian dengan geram.


"Maafkan...aku... maafkan aku dokter!! hanya itu cara cepat untuk bisa mendapatkan uang hiks ..hiks....!" ucap Chaca.


"Kau pikir aku akan memberimu uang setelah kau bisa tidur dengan ku hah???" hardik Fabian.


"Kau ingin memeras ku hah???!! jangan harap jaalang!!!" bentak Fabian.

__ADS_1


"Dokter Tian.... dokter Fabian...maafkan aku!! aku mohon!! aku tak bermaksud seperti ini...aku..... hi iks....hiks ...!!" dada Chaca terasa sesak ketika seseorang mengatakan jaalang padanya, seumur hidup dia tak pernah di kata-kata i oleh seseorang, kini orang yang sangat dia hormati, bahkan yang pertama mengatakan hal buruk padanya.


"Baiklah......kau ingin uang kan??? kita akan pesta se*x saat ini!! bagaimana?" ucap Fabian sambil menyinggung kan senyuman liciknya, Tian hanya terpejam matanya, dia tau apa rencana Fabian,sedangkan Chaca sangat kaget dengan perkataan Fabian.


"Sebentar lagi teman-teman ku datang!!! layani kami secara bersamaan...!! maka aku akan memberimu berapamu uang yang kau minta!!" ucap Fabian dengan angkuhnya.


bruuukkkk..... tiba-tiba Suster Chaca pingsan ditempat mendengar perkataan Fabian.


"Haiishhh malah pingsan dia!!" kata Fabian.


"Hahahahhaha loe yang gila!! beneran mau digilir dia??" tanya Tian penuh kecurigaan.


"Menurut loe?"


bersambung....


R: readers


O: othor


R : Lhooo..lho...lhoo...thor...kok ceritanya melebar gini??


O : udah biarin! sekali-kali.... ntar kalau romantis nya si Everest atau gilanya si Ben aja bisa bikin baper jamaah!! Kila dan Tian otw pelaminan, Kila udah kenal ular piton 🤭🤭


R : Part mas Ben mana thor?? noohh ada yang komen gimana ntar pas Nayla lahiran!! seberapa panik mas Ben?!!


O : Othor butuh. like..komen.... vote....kopi.....dan bunga...biar ntar malam dapat wangsit buat bikin part Ben!! mumpung besok Senin!!!

__ADS_1


R : aku lho selalu kasih thor!!


O : kurang dong!! yang lain mana?? 😁😁😁


__ADS_2