
Ketika semua orang tengah menunggu kedatangan psikolog untuk menangani Kayra, semuanya sedang harap-harap cemas, untung saja Tian merekomendasikan dokter wanita sebagai dokter yang akan menangani psikis Kayra.Lee menggeliat membuka matanya pelan, disampingnya sedang tidur dengan lelap seorang gadis yang perlahan sudah memasuki relung hatinya, Lee menyimak anak rambut yang menutupi kening Revita. Melihat Revita yang masih terlelap,Lee menarik tubuh gadis tersebut ke dalam pelukannya, berniat mengobati Revita nyatakan Lee malah ketagihan dengan tubuh gadis itu, hingga beberapa kali Lee menuntaskan hasrat nya semalam bersama Revita.
"eeggghhh!" Revita menggeliat sambil mengucek matanya,Lee hanya memperhatikan gadis tersebut.
"Pagi!" cup......sapa Lee, kecupan di kening Vita membuatnya membuka mata seketika. Vita terus memandangi sosok yang ada di hadapan sekarang.
"Bangunlah! setelah itu akan aku pesen kan sarapan!"
kata Lee melepaskan pelukannya dan bangkit dari ranjang, Vita hanya diam saja ketika melihat Lee bangun dan masuk ke kamar mandi dengan tubuh polosnya. Seketika air matanya turun, Vita tidak tau kalau Lee sudah jatuh cinta padanya sejak pertama kali bertemu dengan Vita, namun Vita beranggapan bahwa Lee hanya ingin membantu nya.
ceklek......
Lee keluar dari kamar mandi, dia mengambil paper bag di ruang tamu apartemen yang di kirim oleh anak buah Paman Jay. list segera memakai pakaiannya dan dia melihat Revita yang sudah keluar dari kamar mandi setelah membersihkan diri. beberapa saat kemudian nampak bel apartemen berbunyi,Lee segera menghampirinya dan ternyata itu adalah makanan yang dipesannya melalui anak buahnya, setelah mengambil makanan dan menatanya di meja makan, Lee menghampiri Revita yang ada di kamar.
"Sedang apa kau?" tanya Lee ketika melihat Revita mengemasi barang-barang miliknya ke dalam koper yang ada di dalam kamar tersebut.
"Aku berkemas!" saut Revita tanpa melihat ke arah Lee.
Karena kesal merasa tak diperhatikan di segera menghampiri Revita dan menarik tangan Revita hingga berdiri menghadap Lee.
__ADS_1
"Aku tanya sekali lagi apa yang kau lakukan!!" kata Lee menahan amarahnya.
"Aku berkemas Lee,aku akan kembali ke kampungku,aku tidak ingin lagi hidup di sini, kota ini hanya membawa sebuah kenangan buruk untukku, aku harus pergi!!.... lepaskan aku Lee!!" kata Revita sambil mencoba melepaskan genggaman tangan Lee
"Lalu bagaimana dengan aku Vita?" tanya Lee dengan tegas.
"Kita lupakan semuanya Lee, anggap saja kau membantuku semalam!!" kata Revita, walaupun dalam hatinya dia merasa hampa.
"Kau bilang apa? apa kau tidak dengar apa yang aku katakan padamu semalam? Vita kamu meninggalkan aku setelah semuanya ini? di mana hatimu? kau meninggalkan aku setelah kau tahu bagaimana perasaanku padamu? jawab aku Vita!!jawab!??" bentak Lee yang sudah merasa kesal karena Revita akan meninggalkan nya.
Revita hanya diam saja sambil menatap mata Lee yang penuh dengan amarah, dia dengar semalam Lee menyatakan cintanya, tapi Revita tidak bisa membalas perasaan Lee padanya, bukan karena Vita tidak mencintai atau tidak menyukai Lee,tetapi ini tentang status dari keluarga mereka, Revita hanya anak dari seseorang yang terbilang hidup pas-pasan di kampung,dia merantau ke Jakarta dengan berbekal kuliahnya agar bisa hidup lebih baik lagi di kota tersebut, itulah cita-cita seorang Revita pergi ke Jakarta agar dia bisa membawa ayahnya untuk tinggal kembali Jakarta, setelah sang ibu meninggal di usia Revita yang ke-7 tahun mereka memang meninggalkan Jakarta kala itu untuk kembali kekampung, dan di situlah Revita tumbuh besar yang hanya diasuh oleh sang ayah.
"Menikah lah denganku Revita! aku janji akan membuatmu bahagia, aku janji akan mencintai kamu sepenuh hati,aku janji akan menjagamu dari segala hal yang membuatmu menderita! aku janji Revita aku mohon terimalah aku!"
Lee bahkan sudah terlihat memohon pada Vita,gadis itu mengigit bibir bawahnya,dia tak tau harus berbuat apa. jujur Revita tidak mau melibatkan Lee jauh dalam masalahnya, cukup dia menjadi korban kekejaman Vandi, Vita tidak mau Lee ikut menanggungnya. Vita memejamkan matanya untuk menata hatinya,sebenarnya dia merasa tak rela jika harus menikah dengan lelaki lain, baginya cukup Lee yang merasakan tubuhnya Dan juga pernah melihat seluruh tubuhnya.
"maaf Lee aku tidak bisa!"ucap Revita lirik sambil menunduk, sontak hal itu membuat Lee marah, dia menarik pinggang Revita hingga menempel pada tubuhnya, dan Lee kembali mencium bibir ranum Revita.Melummat dan berlama-lama di bibir manis Vita.
'Kau harus hamil anakku!" ucap Lee dengan sorot mata tajam nya sambil kembali,semalam setelah membopong Vita ke apartemen nya, seorang anak buahnya membawa sebuah pengaman agar Vita tak hamil.
__ADS_1
"Lee jangan gila!!" pekik Revita
Lee seakan tak mendengar jeritan dari Vita, kemudian tanpa berpikir panjang lagi Lee kembali ******* habis bibir Vita, akhirnya pertarungan yang melibatkan keringat dan kenikmatan itu berlangsung cukup lama, kali ini Lee tidak mau memakai pengamannya ,dia sengaja ingin membuat Revita menurut padanya dengan cara menghamili nya.pergulatan mereka kembali di menangkan oleh Lee, sekarang Lee dan Vita kembali polos di bawah selimut tebal tersebut.
"Bersiaplah!! kita akan ke rumah sakit!"
Kata Lee membiarkan calon istrinya keluar dari selimut dan menuju ke kamar mandi,namun belum juga masuk ke kamar mandi,dia berbalik dan menanyakan Kayra.
"Kay? bagaimana keadaan nya?"
"kita ke sana nanti!" cup.... Lee kembali mencium puncak kepala Vita setelah menyusulnya.
"apa kau tak ingin mandi bersama?" goda Lee.
"Ti-tidak!!" jawab Vita gugup.
"Tapi aku tidak mau di tolak!!!" ucap Lee tegas.
bersambung....
__ADS_1