
"Boy tangkap!!!''
teriak Lee, dengan tangkas Lee mendribel bola dan melemparkan nya pada Boy, mereka adalah sepasang pemain bola basket handal dan paling di minati para penonton cewek dari SMA dimana mereka bersekolah.
Dengan keahlian nya Boy berhasil mencetak skor yang membuat mereka pada akhirnya menang!. sorak gembira dari para penonton pendukung mereka, dengan bercucuran keringat, Boy dan Lee serta teman-teman nya satu team ber- TOS ria karena memenangkan pertandingan.
'Waaahhh pangeran ku!!!!"
"Calon suamiiiii!!!''
"Calon pacaaar!!"
"Boy....love you!!!!"
"Lee......terima lah cintaku!!"
Teriak-teriak mereka mengema dari bangku penonton,membuat teman-teman satu team Boy dan Lee mengoda duo tengil itu habis-habisan. Boy bukan lagi cowok 10tahun yang dingin dan datar, dia sekarang lebih terbuka dan gak lebih cerewet tentu nya, beda dengan Lee yang tidak bisa melihat cewek bening sedikit,Mode merayunya akan on seketika,Lee banyak punya banyak penggemar cewek, walaupun dia terkesan Playboy tapi jangan berharap bisa menyentuh kulit Lee walau sedikit saja, gaya sok playboy hanya berguna di mulut nya saja, rayuannya sungguh pandai seperti otaknya, namun dia tak pernah membiarkan seorang wanita menyentuh nya sedikit pun.
Beda dengan Boy, dia lebih supel orangnya,namun dalam hal-hal dan waktu tertentu dia bisa begitu dingin dan garang, walaupun sering berselisih paham dan sering cekcok mulut dengan sang Daddy, nyatanya dia benar-benar anak Beniqno tulen! karena segala sifat Ben menempel pada Boy.Boy mempunyai adik perempuan bernama Belia Putri Emmad, sedangkan Lee mempunyai adik lelaki bernama Abhimanyu Barata Putra yang berbeda 11 tahun darinya, sayangnya Abhi hampir 100% mewarisi sifat sang papa, Ray. Sekarang dia duduk di bangku kelas 1 SD.
"Boy.....loe ke rumah paman Jay hari ini?" tanya Lee, sejak kejadian 7 tahun lalu, dua lelaki berusia 17 tahun ini sangat dekat dengan Jay, kepala keamanan sekaligus asisten Ray.Bahkan mereka yang merencanakan pernikahan paksa paman Jay nya dengan suster Dina, namun keterpaksaan itu nyatanya hanya berjalan satu bulan saja, selebihnya paman Jay begitu mencintai dan menjaga istri dan anak sambungnya, Alaska yang sekarang berumur 12 tahun, Alaska sangat dekat dengan Jay,dan sekarang paman Jay sudah di karuniai anak keduanya yaitu Anindita yang sudah berumur 5 tahun.Sebenarnya paman Jay sudah sangat lama menyukai suster Dina,sejak pertama kali suster Dina merawat papa Arya,namun suster Dina yang memilih untuk menerima perjodohan orang tuanya membuat cinta paman Jay yang bahkan belum di ungkapkan berhenti bersemi.
Sampailah mereka di sana, Boy yang selalu di dampingi Deri,sedangkan Lee yang selalu di dampingi Tora, anak buah terbaik paman Jay, yang di nobatkan sebagai asisten Lee.Lee pewaris perusahaan Barata group yang sekarang sedang di tangani oleh om Kevin, dan Tora bertugas mendampingi Lee. Sedangkan Deri asisten Boy sudah hampir 8 tahun ini menemani Boy.
"Cute.....!" panggil Lee pada Anin anak paman Jay.
"Kakak imut!! tangkap aku...tangkap....!" teriak gadis kecil itu sambil berlari menuju ke Lee dan Boy.
hup.........Lee menangkap Anin dan memutar nya sebentar.
__ADS_1
"Kakak tampan!!" panggil Anin pada Boy, Anin menyukai wajah bule Boy, makanya dia memanggil dengan sebutan kakak tampan.Seperti biasa mereka bercengkrama bersama, Bibi Dina lebih memilih berhenti menjadi suster dan mengurus kedua anaknya dan juga suaminya.Setelah sekian lama di sana akhirnya mereka pulang ke rumah masing-masing.
"Selamat sore tuan muda!" sapa bi Sundari, kepala pelayan di rumah Lee
"Mama mana bi?" tanya Lee sambil menyerahkan tas ranselnya pada Susi, pelayan yang lain, karena di rumah hanya ada 3 pelayan selain bi Sundari,dan satu perawat untuk Opa Arya.
"Dikamar tuan muda Abhi!" kata bi Sundari.
"Emang kenapa? bikin ulah anak itu?" kata Lee sambil berjalan ke kamar sang adik di ikuti oleh bi Sundari.
"Tidak tuan muda! hanya saja nyonya sedang membujuk tuan muda Abhi untuk ikut les tambahan!"
ceklek....
"Ma......!"
"Kakak!! Abhi gak mau ya!! kalau les di sekolah!! Abhi gak suka keramaian!!" kata Abhi mengadu pada sang kakak dan jangan lupakan wajah datarnya. otak Abhi tak secerdas Lee, dan itu yang membuat sang mama menyarankan Abhi untuk ikut les tambahan, namun tujuan utama mama May bukan hanya itu, dia tak ingin Abhi seperti sang suami papa Ray yang hanya punya 3 sahabat saja, saking tertutup dan pendiam nya papa Ray, dan sekarang Abhi anak bungsunya benar-benar mewarisi sifat sang papa, maka dari itu, bila Abhi ikut les tambahan akan membuat nya bergaul dengan banyak orang.
Pada akhirnya dengan berbagai akal Lee, Abhi bersedia ikut les tambahan dengan catatan les di rumah, dengan guru privat, walaupun awalnya mama May masih memaksa untuk ikut les di sekolah aja pada akhirnya mama May harus mengalah.Dan sekarang mereka berakhir di ruang keluarga setelah papa Ray datang.
"Tukang les privat nya Abhi gak mau cowok!!" kata Abhi.
"Emang tukang sate!! tukang....tukang....!! guru Bhi!!" saut sang mama, sambil mengelus puncak kepala sang suami yang sedang tiduran di paha nya.
"Emang kenapa kalau cowok?" tanya Lee yang penasaran.
"Abhi lebih suka yang lemah lembut kayak mama! biar pelajaran nya masuk ke otak!!"
"Heleh!!! modus kamu!!" ucap Lee sambil memiting leher sang adik dan di akhiri dengan jeritan Abhi minta di lepaskan.
__ADS_1
"Paman Jay sudah punya kandidat nya Bhi! lusa sudah di bawa ke sini!" kata papa Ray sambil memejamkan matanya.
"Yes!!! cewek kan pa!!" kata Abhi dengan wajah yang sama dengan Papa nya.
"Hemmmm!"
Dan hari inilah saatnya,guru les privat Abhi datang bersama paman Jay.
"Ingat jam nya di atas jam 6 malam, dan waktu les 2 jam! tidak ada libur...!" kata paman Jay.
"Siap Paman!!"
"Dengar juga tuan muda Abhi tidak suka cewek bar-bar jadi perlihatkan sisi manis dan sabarmu saat mengajarinya!"
"Baik paman!!"
Sampailah mereka di hadapan mama May dan papa Ray.
"Tuan, Nyonya ini orangnya, dia masih kuliah dan sekarang sudah di semester akhir!" jelas paman Jay.
"Baiklah! terimakasih Jay, aku percaya padamu!" kata papa Ray dan menoleh pada sang istri berharap istrinya mengambil alih semuanya.
"Hallo....kamu sudah lama tinggal di Jakarta?" tanya mama May
"di semester 4 saya pindah ke Jakarta nyonya, karena mendapat bea siswa,jadi saya di Jakarta baru satu tahun ini Nyonya!"
"Baiklah....siapa namamu?"
"Revita Nyonya!!''
__ADS_1
bersambung