
"Monica sayang... Wellcome to the hell....Yes! in my hell......" sebuah senyuman seringai nampak jelas di ujung bibir Beniqno.
"Percepat Antoni!" perintah nya.
"Baik tuan!"
mobil Beniqno melaju cepat menuju lokasi yang di share oleh Ray, Sedangkan di sana Monica yang tak menyadari begitu banyak orang di apartemen nya masih setia dengan mimpinya.
Karena merasa haus, Monica mengeliat dan sedikit membuka matanya, dia duduk tanpa menyadari ada Ray yang duduk di kursi dengan tenangnya beserta Jaya anak buahnya berdiri di samping Ray.
Saat hendak turun dari ranjang, suara Ray mengangetkan dirinya.
"Sudah bangun nona Monica?" tanya Ray santai.
Monica terjaga langsung dari rasa kantuknya, dia melihat ke arah pintu kamarnya, seorang lelaki ah bukan dua orang lelaki samar-samar terlihat,dengan menyentikkan jarinya Ray memberi isyarat pada Jaya untuk menyalakan lampu kamar tersebut.
"Selamat malam menjelang pagi Nona!! akhirnya kita bisa bertatap muka!"
Wajah Monica terlihat kaget! namun seketika kembali sedatar mungkin.
"Hallo Ray, ternyata kamu sangat tampan jika di liat langsung!"
"Apa yang kau inginkan Ray?"
"Aku tidak menginginkan apa-apa dari anda Nona! tenanglah oranglain yang menginginkan anda!"
"'Adrian? dia kah? hahahhahahahaha...dia yang sudah membuat aku hancur seperti ini! kehilangan segalanya karena dia terlalu mencampuri urusan ku!! dia kah yang menginginkan aku?"
"Dia tidak pernah salah nona! anda yang terlalu serakah!"
"Hahahaha apa salahnya? aku hanya meminta imbalan dari orang-orang yang mencintai ku!"
Monica adalah wanita ular, dia sejak dulu memanfaatkan orang-orang kaya sebagai kekasihnya dan meraup keuntungan dari mereka, sebelum dengan Kenzie sepupu Adrian, Monica lebih dulu memacari Andrew sahabat Adrian, bagaimana dia tau cerita Andrew yang di pacari Monica bersamaan dengan sang papa, Monica menjadi pacar papa Andrew dan Andrew dalam waktu yang bersamaan.Adrian masih ingat bagaimana dia menciptakan permusuhan antara anak dan papa itu hingga entah bagaimana cara Monica mengambil semua aset bernama papa Andrew, hal itu membuat Andrew murka dan sang papa yang membela Monica harus menemui ajalnya karena serangan jantung. dan masih banyak lagi korban dia yang lainnya.
__ADS_1
Andrew akhirnya memutuskan kembali ke negaranya, untuk membangun usahanya sendiri dengan modal aset atas nama dirinya yang masih tersisa. Setelah itu Adrian bertemu lagi dengan Monica, dan saat itu Kenzie sepupunya tergila-gila dengan wanita ular bertopeng tersebut.
"Dengan merebut semuanya? ah...aku lupa kau kan wanita serakah!" ucap Ray lagi.
"Kepaaarat!!! ini semua karena Adrian berani bermain api dengan ku!! jadi harusnya dia sudah siap bila terbakar hahahhahahaha!"
"Dia yang sudah menghancurkan rencana-rencana ku!! kalo saja dia tidak mempengaruhi si bangsaat Kenzie itu!! maka sekarang dia tak akan berurusan denganku!! hahahhahahahaha"
"Kau yang bodoh Monica! bukankah Kenzie mencintaimu? harusnya kau hidup tenang dengan anak dalam kandungan mu waktu itu! bukannya malah membunuhnya!"
"Diam kamu!!! dasar bajiiingaan!! kau tak tau apa-apa soal aku!!" teriak Monica.
"Aku tau segalanya Monica!! aku bahkan tau bagaimana kau kehilangan seluruh harta rampasan dari orang-orang yang kau tipu!" dengan tenangnya.
"Itu semua karena tuan mu yang bajiiingaan itu Ray!! makanya aku ingin dia juga menderita!!"
"Ciihh.... Kenzie yang sudah menghancurkan dirimu Monica! dia yang melakukan semuanya sebelum dia menemui ajalnya! dia bahkan masih mencintai wanita ular seperti dirimu dan memilih mengakhiri hidupnya sendiri agar lepas dari dirimu!"
"Bohong!!! kau bohong asisten sialaaan!!! dia sangat mencintai ku dan dia tak akan pernah melakukan itu semuanya!!" teriaknya lagi.
"Dan dengan enaknya dia mau hidup bahagia dengan istrinya? tidak akan!! aku Monica!! selama aku masih hidup maka tak akan aku biarkan Adrian hidup bahagia!! tidak akan!!" ucap Monica lagi.
Adrian memberikan semua informasi tentang Monica ke Kenzie dan itu menjadi perdebatan hebat antara Kenzie dan Adrian, Kenzie merasa tak terima Adrian menjelek- jelek kan Monica wanita yang dicintainya.
namun akhirnya Kenzie mencari tau sendiri dan betapa kagetnya dia dengan kenyataan yang ada di hadapannya, Kenzie meminta seseorang untuk membobol isi rekening Monica dan semua aset milik Monica yang di yakini adalah rampasan dari orang-orang yang di tipu Monica, serta mengembalikan semuanya pada orang-orang yang telah di tipu Monica hingga Monica kehilangan semua hartanya.
Tiba-tiba seseorang datang dari belakang Ray...
"Hai Honey! apa kau tak merindukan aku?"
tanya Beniqno yang sukses membuat Monica mundur satu langkah. Monica yang minim informasi tentang Beniqno kemarin-kemarin hari, hingga akhirnya menggunakan Beniqno sebagai alat untuk menggapai Adrian, sayangnya setelah dia tau siapa Beniqno, dia meninggal kan Beniqno terlebih dahulu sebelum dia mendapatkan ganjaran nya. namun siapa sangka sekarang dia bertemu dengan Beniqno. Lelaki yang di ketahui Monica bahkan lebih kejam dari Adrian bila berani berurusan dengannya.
"Beniqno!!" ucapnya lirih.
__ADS_1
"Icca sayang!!! mari kita mulai permainan ini sayang!"
"Ini kompensasi yang pernah aku janjikan padamu tuan Beniqno!! ambil lah!! aku harap kau tidak akan mengecewakan aku!!.."
"Tenang saja asisten Ray!!! aku selalu bermain adil untuk setiap penghianat!!"
"Jaya....awasi mereka, aku pergi dulu tuan Beniqno...dan selamat bersenang-senang!"
ucap Ray sambil membawa beberapa ampul racun yang di sita nya dari apartemen Monica, Jaya dan Antoni berjaga di depan kamar Monica dan.....
"Aaargghh.....hentikan!! bajingaaannn!! aaargghh!!!" suara jeritan kesakitan Monica dan tawa kesenangan Beniqno menggema di kamar tersebut, terdengar juga sayatan benda tajam bersamaan dengan suara jeritan Monica,entah apa yang terjadi hanya Beniqno dan Monica yang tau.
"Ampuunn.....tidaaaakkkkk!!!!!" suara terakhir yang berasal dari kamar Monica.
"Apa yang dilakukan oleh bosmu?" tanya Jaya penasaran.
dan Antoni hanya menaikkan bahunya saja, walaupun dia tau bagaimana kekejaman Beniqno namun dia hanya diam saja. Hal itu membuat Jaya merasa ngeri, Ray memang banyak di takuti orang! namun Ray bukan tipe lelaki yang sadis dalam menyiksa seseorang!.
Jaya hanya diam dan melirik ke pintu kamar Monica, beberapa saat kemudian Beniqno keluar dengan mengelap tangan nya dan menyerahkan sebuah pisau Operasi di tangannya pada Antoni!.
"Aku belum selesai Antoni!!siapkan tempat untuk membawa wanita ular tersebut dan katakan pada tuan Wijaya kita mendapatkan pendonor mata dan ginjal untuk putrinya!"
ucap Beniqno dengan tenang.
Jaya mencoba melihat ke dalam kamar di mana Monica berada dan setelah melihatnya....
"oweeekk...owekkk ...!" Jaya rasanya mau muntah melihat apa yang ada di dalam kamar tersebut.
Beniqno hanya melirik saja kemudian berjalan ke ruang tamu dan duduk santai di sana.
"Hamil berapa bulan?" canda Antoni dengan wajah datarnya.
"Siaaalannn!!!.... oweeekk!!"
__ADS_1
bersambung...