
Perayaan pernikahan Shailendra Barata Putra, putra sulung dari Ray, akhirnya terlaksana juga, Boy yang tak mau kalah dari Lee,pada akhirnya juga melakukan pertunangan di tempat yang sama dengan Lee, tentu nya setelah perayaan resmi Lee menjadi suami Revita.
Saat acara resepsi pernikahan Lee dan juga Vita, Beniqno dengan bangga menggumumkan tentang pertunangan Boy anak sulungnya,dengan Kayra anak kedua dari Johan. Karena di sana hadir juga kolega bisnisnya, hingga mempermudah Beniqno mengenalkan anak lelakinya pada semua orang.
Setelah acara pertunangan mereka yang dilakukan dengan penuh hikmat,pada akhirnya semuanya berbaur menjadi satu dalam resepsi pernikahan Lee.
"Pa....!'' sapa Boy ketika melihat Ray mendekati nya, Ray hanya tersenyum kecil.
"Selamat ya Boy!" ucap Ray sambil memeluk anak Beniqno yang sudah di anggap anaknya sendiri.
Karena kedekatan antara Boy dan Lee hingga tanpa sengaja mendekatkan Boy pada Ray.panggilan yang sama yaitu 'papa' pada Ray, membuatnya lebih dengan Ray.
"terima kasih pa!!" kata Boy
"Bantu Boy menjinakkan si Singa jantan itu pa!"
bisik Boy ketika Ray memeluk nya saat memberikan ucapan selamat.Ray tau maksud dari Boy, Johan memang sahabat Ray yang paling garang dan nekat, jangankan anaknya, sahabat nya di usik saja dia bisa mengamuk, si Singa jantan itu bisa benar-benar kesetanan kalau sedang marah. dan beberapa waktu lalu Boy datang dengan jantannya berniat untuk melamar Kayra, Boy bahkan datang ke sana sendiri, dia ingin melamar Kay sendiri sebelum dia membawa Daddy dan mommy nya untuk melamar Kay secara resmi. Entah mengapa saat itu, Levin dan Johan terlihat tak suka dengan keinginan Boy, mereka merasa tak rela bila Kay, gadis kecil satu-satunya di keluarga mereka, harus di miliki oleh orang lain.Kiara yang melihat gelagat tak suka dua lelaki nya itu, hanya bisa menghela nafasnya saja, Kiara sangat tau kalau Kay begitu mengagumi Boy,bahkan sekarang Kay mencintai Boy.
Kala itu.....
__ADS_1
"Apa maksud kedatangan loe kesini?" tanya Levin
"Levin!" tegur Johan sang Papa.
Disana juga duduk, Kiara mama Kay dan Kay di samping sang Mama.Boy adalah versi muda Beniqno, tentu saja, pandangan tak suka dari Levin, yang di klaimnya sebagai calon kakak iparnya tak membuat Boy gentar. Tujuan utamanya adalah melamar Kay, dia begitu yakin 1000% bahwa dia akan di terima oleh keluarga Kay, kalau pun tidak!! Boy sudah menyusun rencana merampas Kay dari keluarga nya secara paksa.
"Apa yang membuat mu datang ke sini dan mengumpulkan kita Boy?"
tanya Johan, walaupun sebenarnya dia sudah bisa mencium gelagat dari Boy, dia yakin sekali kalau Boy datang ke sini untuk menyatakan cintanya pada Kay atau bahkan meminta Johan untuk menikahkan Boy dengan Kay. namun Johan masih menunggu, dia bertanya pada Boy apa keinginannya datang ke sini dan mengumpulkan seluruh keluarganya,dia ingin melihat sifat jantan dari seorang Boy, putra Beniqno. beberapa kali Boy menghela nafasnya pelan, dia bener-bener menyiapkan hatinya,menyiapkan keberaniannya untuk bisa mengucapkan kata-kata yang sudah dia rangkai dalam otaknya, berhadapan dengan si singa Johan, singa jantan yang siap mengamuk bila sedikit saja anggota keluarganya tergores luka, jangankan anggota keluarganya, kedua sahabatnya Tian dan juga Ray,bila bermasalah maka Johan akan mengamuk seperti kesetanan.
"Apa yang membuat mu datang ke sini dan mengumpulkan kita Boy?" tanya Johan lagi.
"Boy datang kesini untuk melamar Kay Om!" kata Boy dengan tenang, benar-benar setenang mungkin.
sebenarnya Levin tahu kalau Kay mencintai Boy dan juga bisa dilihat dari mata Boy saat menatap Kay bahwa Kay juga sangat dicintai oleh Boy,namun Levin rasanya tidak rela bila adik kecilnya dimiliki oleh orang lain,bermanja dengan lelaki lain selain dia dan juga papanya. Levin seakan menolak bila Kay beranjak dewasa,dia ingin adik kecilnya tetap menjadi adik kecil yang selalu manja padanya, Levin bahkan lupa bahwa Kay suatu saat nanti harus menjadi dewasa,mencintai seseorang bahkan menikah dengan seseorang,yang ada di otak Levin sekarang hanya Kay, adik kecilnya yang tak ingin dimiliki oleh orang lain.
"Levin!!" panggil sang Papa,
walaupun Johan juga merasa tak rela, jika gadis yang mengklaim dirinya sebagai cinta pertama gadis kecilnya itu, tiba-tiba ada seseorang yang melamarnya untuk menjadikan Kay sebagai istrinya. namun demi kebahagiaan Kay yang terlihat sangat tegang menantikan jawaban dari perkataaan Boy yang datang untuk melamar, Johan bahkan melihat beberapa kali Kay menggigit ujung bibir bawahnya,hal yang biasa Kay lakukan ketika Kay merasa cemas dan takut.
__ADS_1
"Kamu yakin Boy?" tanya Johan
"Banget Om!!" jawab Boy dengan percaya diri.
"Baiklah!! tapi.....!!' kata Johan.
"Tapi apa Om?"
"Jika kamu melukai Kay dengan tangan mu!! maka aku akan memotong nya tak peduli kau anak siapa!!! jika kamu melukai Kay dengan kakimu!!! tak peduli seperti apapun dirimu!! maka aku akan mematahkan kakimu?!"
"Ba- baiklah Om!!'' kata Boy.
Om singa batin Boy meneruskan julukan untuk Johan,namun hanya mampu di teruskan dalam batin nya saja.
"Satu lagi!!!"
"Iya Om!!'
''Berani melirik wanita lain selain anakku Kay!!!! akan ku congkel mata kamu!!" ucap Johan penuh penekanan.
__ADS_1
"Si-siap Om?"
bersambung