
Hari pernikahan Boy dan Kay akhirnya di laksanakan, dan acaranya cukup meriah, berbagai kalangan datang ke acara dua lelaki yang sama-sama terkenal garang tersebut, bahkan banyak yang berbisik-bisik, bagaimana bisa dua singa menjadi besan.
orang-orang yang pernah mengenal dekat siapa Benigno, pasti sangat tahu bagaimana psikopat itu menguliti lawan-lawannya, karena itulah Beniqno terkenal garang dan tanpa ampun, dan mereka yang mengenal Johan pasti tahu bagaimana garangnya Singa itu, apalagi anak atau sahabatnya diusik,Johan akan menjadi barikade terdepan untuk mereka tanpa memperdulikan dirinya sendiri. Dan ini menjadi hal langka bagi mereka,Beniqno dan Johan menjadi besan? itulah yang membuat mereka memandang nya sebagai hal yang langka.
"Ay...makan ini sayang" kata Leo yang sedang mengambil kan makan Ayana
Ya akhirnya,dengan bujuk rayu Leo selama satu minggu di rumah nenek dari Ayana, berhasil membujuk neneknya untuk ikut ke Jakarta, dengan dalih seluruh keluarga ingin berkumpul di Jakarta dengan kehadiran sang nenek, membuat nenek terharu, dan tiga hari sebelum pernikahan cucunya Kay, akhirnya neneknya memutuskan untuk ikut pindah ke Jakarta.
"Makasih Leo"
"Malam ini ikut ke apartemen ya?" bisik Leo
"Mau ngapain?" jawab Ayana lirih.
"Aku masih kangen" bisik Leo lagi.
"Gak Leo" kata Ayana, dia tau arti kangen dari mulut Leo tersebut.
Ayana sangat yakin bila melihat wajah polos Leo, wajah keturunan Korea tersebut yang terlihat sangat imut dan sangat polos, tak banyak yang akan percaya dibalik wajah polos tersebut tersembunyi sifat yang sangat mesum.
"Ayolah sayang.....heemmmm" bujuk Leo
"Nanti aku bilang apa sama mereka Leo, jangan ngarang deh" kata Ayana.
Namun beberapa saat kemudian, Ayana tertawa kecil karena melihat wajah manyun sang kekasih. Akhirnya Ayana mengiyakan permintaan Leo setelah ijin pada keluarga nya yang hendak pulang dari acara pernikahan tersebut.Di sudut ruangan, Fabri nampak duduk bersama sendiri,Fabri menegak kembali minuman yang ada di tangan nya,Niat hati mau berterus-terang tentang gadis yang disukainya kepada sang mama, namun semuanya gagal total setelah dia tahu Ela meninggalkan rumah besar miliknya, Bik Nur yang ditanya pun hanya bisa diam saja, dan beberapa kali mengatakan tidak tahu,begitu pula dengan Mama Fabri,Desi tak mau ikut campur urusan Ela dan juga Fabri.
"Udah Bri! ntar loe mabuk!" cegah Lee yang tiba-tiba datang,
Setelah menitipkan Vita untuk pulang terlebih dahulu bersama May,mamanya.Kini Lee menghampiri Fabri yang di lihatnya sangat suntuk tadi.
"Haiisshh!!! gak akan Lee, gue kuat!" kata Fabri yang sudah menegak minumannya kembali,
__ADS_1
"Belum ketemu si gadis sandwich itu?" tanya Lee
"Gue gak tau dia dimana!!! seluruh Jakarta udah gue cari! nihil' kata Fabri terlihat sangat kacau.
Leo yang sedang menghampiri Boy dan Kay di atas pelaminan bersama Ayana, namun fokus Leo tertuju pada Fabri, Leo dibuat heran dengan sikap Fabri, pada akhirnya Leo meminta Ayana untuk menemani Kay kembali ke kamarnya, Sedangkan Boy diajak Leo untuk duduk bersama Fabri dan juga Lee karena acara pernikahan mereka memang sudah selesai, tinggal keluarga inti saja yang masih ada di dalam acara tersebut.
"Kenapa nih anak?" tanya Leo pada Lee yang lebih dulu menemani Fabri.
"Di tinggal sama si gadis sandwich itu!" jawab Lee
"Oya?.... bukannya dia kerja di rumah loe?" tanya Leo lagi.
"Ya, tapi setibanya gue di rumah, dia udah pergi! Mama dan bik Nur bilang dia mengundurkan diri!"
kata Fabri sambil menenggak minuman nya lagi, bahkan setelah nya dia mengisi gelas ke-tiga temannya. Boy sebenarnya gak mau minum, namun dia tak tega melihat Fabri yang ingin berbagi rasa kecewanya. Keempat orang tersebut sudah larut dengan cerita mereka, nasehat dan juga usulan satu sama lain untuk Fabri, Ben yang ingin mendekati mereka di larang oleh Nayla, sedangkan Kevin yang memang masih di sana hanya menatap datar anaknya tersebut.
"Apa ada masalah?" tanya Ray tiba-tiba pada Kevin
Dua orang yang sering di bilang kembar dalam hal sikapda sifat itu,hanya diam menatap Fabri.
"Aku yakin dia kuat!"
kata Ray sambil menepuk bahu Kevin sebelum benar-benar meninggalkan tempat acara tersebut bersama asisten nya karena May istri nya sudah pulang terlebih dahulu bersama Vita, karena Vita yang sedang hamil, May tak ingin Vita kelelahan . Desi yang sedari tadi juga ijin pulang terlebih dahulu karena dia tidak bisa menunggu Kevin yang sedang berbincang dengan kolega bisnis nya bersama dengan Ray.
"Bri!! pulang yuk!gue antar!" kata Lee
"Gak Lee, gue.... gak mau....pulang!! gue.... ingat dia...terus kalau pulang!" kata Fabri yang sudah mabuk berat.
"Lo.tau.....bayangan....di...aaaaa!! ada dimana-mana! bahkan...aa...ku, tak berani masuk ke...dapur! heheheheh!!" lanjut Fabri yang tiba-tiba tertawa di akhir cerita nya.
"Parah nih anak!" kata Boy,
__ADS_1
Boy sudah tak lagi ikut minum, dia tak mau mabuk malam ini, begitu juga dengan ketiga temannya, mereka hanya menemani Fabri dan tentu saja mereka tak melarang Fabri yang ingin melupakan kesedihannya dengan cara itu.
"Menurut loe... Lee!! kena..pa...gue bisa begini? loe kan playyyyyyy boy!" kata Fabri sambil menepuk bahu Lee
"Gue di cap play boy karena gadis-gadis itu banyak yang ngaku jadi pacar gue!!! gue bukan play boy beneran!!! mata gue aja yang play boy!! suka keliatan yang bening!!" kata Lee terlihat tak suka.
Fabri dan Leo malah cekikikan mendengar kata-kata Lee, pasalnya memang yang katanya Lee benar, Lee seperti Ben yang gak bisa lihat yang bening-bening di waktu muda, hingga gelar Cassanova bertengkar di bahu Ben, namun untungnya Lee tak kebablasan seperti Beniqno, dan sudah bisa di pastikan mereka berdua tobat sekarang.
"Ya udah, gue pesankan kamar hotel di sini saja!" kata Boy, Boy sudah melihat Fabri mabuk berat, dan tentu saja pengantin baru itu ingin segera ke kamar menemui sang istri.
"Boyyyyyyyyyyy!! gue tidur sama loe ya" kata Fabri yang memasang wajah menjijikkan menurut Boy.
"Najis!!! mending gue main kuda-kudaan sama Kay, daripada main perang-perangan sama loe!!" pekik Boy
hahahahahaha......
Tawa Leo dan Lee membahana di ruangan tersebut, dan pada akhirnya Fabri di bawa mereka bertiga masuk ke dalam kamar hotel yang baru saja di sewa oleh Boy, Boy sengaja memesannya di depan kamar nya dan Kay, agar besoknya mudah melihat keadaan Fabri.Lee pamit pulang, begitu juga dengan Ayana dan Leo, Ayana menemani Kay di dalam kamarnya tadi.
"Capek kak?" tanya Kay ketika melihat sang suami sampai ke kamar hotel yang sudah di pesen untuk mereka.
"Ganti baju dulu kak trus mandi air hangat, sini aku bantuin!" kata Kay yang membantu Boy melepaskan jas nya.
"Ohh so sweet nya istri aku!!" kata Boy sambil mencolek hidup Kay
"Malam ini aku mau kamu yang memimpin permainan panas kita!" bisik Boy di telinga Kay, seketika Kay melotot dan memukul bahu Boy, namun Boy malah tertawa lepas.
"Seperti nya gue bakal remuk!!! aduuuhh paaa...tolong anak gadis mu!! ehh...kan gue bukan gadis lagi!!" jerit Kay dalam hati dan di akhiri dengan tepokan di jidat nya sendiri
bersambung
Malak kopi boleh gak?? atau bunga deh yang murah-murah!!! kayaknya gue butuh kopi dan bunga buat semangat!!!
__ADS_1
#EdisiMaksaMintaHadiah