Sang Asisten Ceo

Sang Asisten Ceo
Season 2 Empat Sekawan


__ADS_3

"Sayaaang.......mana baju ku! ayolah, aku akan terlambat!" Teriak Lee.


5 Tahun telah berlalu dengan berbagai cerita, cerita tentang Ela yang telah menjalani operasi plastik dan merayakan pernikahan nya, Dan bahkan Fabri sudah di karuniai seorang anak perempuan yang berumur 2 tahun, ya... setelah mendadak menikah kala itu, Fabri fokus pada pengobatan Ela dan tentu pada kuliahnya yang juga sudah hampir selesai,Ada juga cerita tentang Kay dan Boy yang baru saja menepati rumah baru mereka yang berada tak jauh dari rumah Lee, ya..Lee akhirnya memutuskan untuk keluar dari rumah orangtuanya dan lebih memilih tinggal di rumah yang dia bangun atas jerih payahnya sendiri.


"Iya bentar mas...!" saut Vita yang juga berteriak karena sedang berada di kamar sang anak.


"Shasha sama mbak Mela dulu ya!.mbak Mela tolong Shasha nya ya" kata Vita pada pengasuh anaknya.


Vita segera berjalan menuju ke kamarnya karena sang suami sudah berteriak meminta bajunya untuk disiapkan, hari ini adalah hari perayaan 7 bulan anak dan pindah rumah Leo dan Ayana,sesuai dengan janji Ayana yang meminta untuk menikah setelah lulus kuliah, namun setelah empat 4 tahun pernikahan mereka baru dikaruniai anak dan saat ini adalah pesta perayaan 7 bulan anak Leo yang akan digelar di rumah baru Leo juga, akhirnya mereka sepakat untuk tinggal di satu kompleks walaupun berbeda blok, entahlah persahabatan mereka benar-benar sangat tidak bisa diganggu gugat,para istri hanya mengikuti kemauan suami-suami mereka saja.


"Sayang.....kenapa kau cantik sekali?"


tanya Lee sambil meraba pinggang sang istri dan bahkan sudah menarik nya lebih mendekat, sedang kan Vita masih sibuk dengan kancing baju suaminya.


"Hentikan mas!!" kata Vita ketika tangan Lee sudah nakal sampai kemana-mana.


"Celup sebentar yuk!" bisik Lee dengan sangat vulgar.


"Mas!!" pekik Vita ketika mendengarkan kegilaan suaminya, ya..semakin bertambah umur, bukannya makin baik, Lee makin mesum saja menurut Vita. Dengan dalih ingin anak lagi, dia melarang Vita mengunakan berbagai jenis obat pencegah kehamilan sejak satu bulan yang lalu.


"Kenapa? Shasha juga sudah besar sayang! dia butuh teman buat bermain!" kata Lee memeluk sang istri setelah Vita selesai membantu Lee berpakaian.


"Maaaasss..kita sudah telat!! ayo dong!" bujuk Vita


"Ayo? ayo apa? ayo buka ya? sini biar mas buka in" goda Lee yang mengartikan lain ajakan Vita.

__ADS_1


"Iihh mesum!!! ayo berangkat! acara sebentar lagi mulai" kata Vita sedikit kesal,dan segera melepaskan pelukan sang suami.


"Sayaaang!!!" teriak Lee yang suka sekali menggoda istri nya.


Vita dan Lee turun sambil bergandengan tangan,di bawah sudah ada Shasha dan pengasuhnya Mela serta seorang remaja tampan yang sudah duduk dengan wajah datarnya, siapa lagi kalau bukan Abhi sang adik yang ikut datang kerumah Lee karena suruhan mamanya untuk mewakili mama dan papanya yang sedang ada urusan di luar kota.


"Lama banget kak! lumutan tau!!"


ucap Abhi dengan ekspresi datar nya. Vita hanya tersenyum tipis sedangkan Lee sudah melayangkan tatapan tajamnya pada sang adik, Abhi melihat sekilas tatapan sang Kakak, walaupun pada kenyataannya Abhi yang datar dan dingin itu tipe yang cuek, namun dia masih takut dengan sang Kakak. Abhi benar-benar titisan dari Ray, remaja yang berada di kelas dua SMA itu lebih sering di panggil Mr. Cool saking dinginnya, kalau Ray masih terlihat hangat pada kedua sahabatnya, yaitu Johan dan Tian, berbeda dengan Abhi buang tetap dingin pada kedua sahabatnya, untung nya kedua sahabat Abhi paham betul dengan Abhi.


Melihat perang yang hampir terjadi antara Lee dan Abhi, Vita segera mengambil langkah untuk segera berangkat.Abhi yang memang juga dekat dengan Vita segera mengandeng tangan Kakak iparnya itu.


"Hei... lepas Bhi!! dia istri kakak!!" ucap Lee yang berada di sisi kiri Vita, sedangkan Abhi berada di sisi kanan Vita.


"Oh ya Tuhan!! abaikan saja mas, kita sudah telat!....mbak Mela tolong Shasha nya di gendong saja biar cepet" kata Vita.


Lee di sambut si tuan rumah beserta istrinya, nampak bayi laki-laki Leo sedang berada di gendongan Raka.


"Waahh selamat atas rumahnya Leo!" kata Lee dan berpelukan.


"Selamat ya Kak" kata Abhi


"Papa dan Mama gak bisa hadir, ada keperluan mendesak hingga Papa dan Mama harus keluar kota dadakan" lanjut Abhi


"Tidak apa-apa Bhi.... waahh halooo cantiknya Apa"

__ADS_1


kata Leo begitu melihat Shasha yang memang memanggil nya dengan sebutan 'Apa'.


"Halo Apa Leo, Shasha mau ketemu sama dedek Rey'" kata Shasha dengan gaya imut nya


"Boleh? tapi cium Apa dulu dong!" goda Leo


"Ama tidak?" kata Ayana


"Mau dong dua-duanya" kata Shasha dengan gaya menggemaskan nya.Dan Leo langsung mengendong anak dari Lee itu dan menciumi nya bersamaan dengan Ayana.


"Waahh anak Daddy seperti lupa sama Daddy!!"


Suara Fabri langsung membuat Shasha berbinar,dia bergegas minta turun dari gendongan Leo, Leo yang memang selalu kalah perihal Shasha dengan Fabri langsung merenggut, hal itu malah membuat semuanya tertawa kecil.


"Daddy..... Daddy.... Shasha mau gendong Daddy!! turunin Bian!! turunin Daddy!!" kata Shasha heboh meminta Fabri menurunkan anaknya yang dia gendong, spontan Vita meminta Bian, anak Ela dan Fabri yang berumur 2 tahun itu ke dalam gendongan nya.


"Waooow......ternyata anak Daddy makan terlalu banyak ya!! lihat gemol nya ini pipi!!" kata Fabri sambil menciumi pipi Shasha dengan gemas.Shasha memang begitu dekat dengan Fabri, kadangkala Lee saja kalah bila mereka berkumpul di Markas, Shasha lebih menempel pada Fabri dari pada Lee.


"Lihatlah! kalau sudah berdua! lupa sama yang lain!!" kata Lee pada Vita, dia malah menciumi Bian yang asyik di goda oleh Vita.


"Udah biarin aja lah mas, mereka sudah lama tidak bertemu!" kata Vita


"Gimana restoran kamu La, lancar?" tanya Vita


"Lancar Kak, maklum masih baru,jadi masih banyak sekali yang perlu di benahi" kata Ela.

__ADS_1


Ya....setelah sekian tahun, Fabri baru mengijinkan Ela berkecimpung di dunia kuliner, dan saat ini Ela baru saja mendirikan sebuah restoran dengan bantuan dari Fabri,dan atas persetujuan Fabri juga tentunya, dengan syarat Bian sudah tidak menyusu lagi, dan beberapa Minggu ini Bian yang genap berumur dua tahun sudah tidak menyusu lagi pada Ela, hingga akhirnya Ela di perbolehkan kembali ke dunia kuliner.


bersambung...


__ADS_2