Sang Asisten Ceo

Sang Asisten Ceo
Season 2 ( Empat Sekawan)


__ADS_3

"Teh nya terlalu manis ma!" kata Lee yang kebetulan memegang segelas teh manis.Melihat itu papa Ray hanya tersenyum tipis, dan itu di sadari oleh Lee.


"Apa pa?" tanya Lee tanpa suara hanya mengunakan isyarat mulut nya saja. sang papa hanya mengangkat bahunya saja.Lee merasa kesal dan malu secara bersamaan,dia tau pasti arti senyuman tipis sang papa. Vita nampak menatap sekilas ke arah Lee, dia tau bahwa itu adalah anak yang 7 tahun silam berduel dengannya, namun Vita tau Lee tak menyadari bahwa itu diri nya, atau bisa saja Lee sudah melupakan semua tentang kampung halaman paman Jay.


"Duduklah Miss Vita! mari kita makan sama-sama!" kata mama May.


"Baik nyonya!"


"Sini kak!" ajak Kayra, Kayra sangat terpesona dengan gadis yang ada di depannya itu, tampilan sederhana nan cantik,pikir Kayra.


"Kakak sekolah?" tanya Kay


"Kakak sudah kuliah!" jawab Vita.


'Waahhh gak kelihatan lho..kalau udah anak kuliahan!! kelihatannya masih muda banget!" celoteh Kay, Vita hanya tersenyum saja.


"Sudah kita makan aja dulu!" kata mama May.


Setelah makan malam, Lee masuk ke dalam kamarnya, dia harus menyelesaikan beberapa tugas sekolah nya, seminggu lagi dia harus ujian akhir sekolah, walaupun otaknya tak bisa di kalahkan oleh teman-temannya, namun Lee tetap saja tak mau bersombong diri.Vita berpamitan pada mama May yang masih berada di ruang keluarga setelah menyelesaikan tugasnya mengajar Abhi.Dan Abhi dengan santai duduk di dekat Opa Arya yang memang belum tidur.


"bagaimana cara mengajar nya? apa kamu suka? apa kamu paham?" tanya mama May.


"Iya ma... Abhi senang dengan Miss Vita! dia menjelaskan lebih enak aja!" kata Abhi.


"Kay.. kamu gak tidur sayang?" tanya mama May.


"Belum ngantuk ma...nanti deh Kay tidur nya!" kata Kay yang fokus pada layar ponsel miliknya, tiba-tiba dia punya ide brilian, dan segera pamit masuk ke kamar tamu, kamar yang biasa Kay tempat i juga.


"Lagi ngapain ya si Boy! hihihi....!" gumam Kay sendiri.


Tut...tut....tut..... Kay melakukan panggilan video call ke ponsel Boy dan naasnya adik Boy si Belia yang mengangkat karena kebetulan sekali Belia sedang mengantar susu hangat untuk kakaknya ke kamar.


"Hallo......!" jawab Belia


"Bel.... haloo kok kamu yang angkat telepon? kakak tampannya mana?" tanya Kayra pada Belia adik perempuan Boy yang berumur sama dengan Abhi,adik Lee.


"Kakak sedang mandi seperti nya, kakak imut ngapain telpon kak Boy!" tanya Belia pada Kayra.


"Kakak mau nanya sesuatu sama kak Boy!"


Bersamaan dengan itu, muncul di belakang Belia Boy yang baru saja mandi, dengan dada telanjang dan hanya mengenakan handuk di bagian tubuhnya saja.Belia heran melihat Kayra yang memandang ke arah dirinya,namun setelah melihat dengan seksama, ternyata mata Kayra tertuju pada sesuatu tepatnya seseorang yang ada di belakang Belia.Seketika Belia menoleh ke belakang, sedangkan Boy belum menyadari adanya sang adik yang sedang melakukan video call dengan seseorang.Dengan santainya dia menggosok rambut basahnya dengan handuk kecil, namun tiba-tiba Boy tersadar kalau ada adiknya.

__ADS_1


"Ngapain di sini dek?" tanya Boy sambil mengacak rambut Belia, dan sekali lagi Boy belum menyadari nya.


"Ohhh pangeran ku!!!'' ucap Kayra dari ponsel yang di pegang Belia, hingga Boy merasa penasaran dengan siapa Belia melakukan panggilan video call nya, seketika mata Boy melotot sempurna. Kayra masih senyum-senyum sendiri melihat pemandangan langka yang di yakini matanya lah yang pertama melihat keadaan Boy kecuali Mommy dan Belia tentu nya.


"Suamiku...iihhh kangen!!!" kata Kayra masih memperhatikan tubuh pujaan hatinya, mata Boy semakin melotot tajam.


"Dek matiin!!" bentak Boy pada Belia.


"Eh copot..mati...eh...mati!!" ucap Belia kaget dan buru-buru mematikan panggilan teleponnya. Kayra di sana kaget karena tiba-tiba panggilan ponselnya mati sepihak, namun dia masih senyum-senyum sendiri sambil guling-guling di atas kasur nya.


###########


"Pagi Opa...pagi pa! mana Abhi?" tanya Lee


Sarapan pagi ini, terlihat Lee duduk hanya bertiga dengan Papanya dan Opa nya tanpa Abhi, karena mama May masih ikut menyiapkan sarapan di dapur.


"Dia libur hari ini, dan dia masih tidur!" saut Opa Arya, Lee hanya manggut-manggut sambil meminum susu coklat hangat kesukaan nya.


"Gimana rencana kuliah kamu Lee?" tanya papa Ray sambil meminum kopinya.


"Beres pa! lagian ujian kelulusan nya juga baru Minggu depan pa!"


"Om Kevin sudah mulai meminta kamu memikirkan tentang perusahaan Lee, Fabri yang akan ikut mendampingi kamu!" kata sang Papa.


"Perusahaan itu untuk kamu Lee!" ucap sang Papa.


Perbincangan mereka di akhir i karena mama May sudah membawakan sarapan nya,dan setelah selesai Ray segera pamit pada istri dan juga papanya.Lee masih asyik dengan ponselnya karena menunggu kedatangan Boy yang rencananya memang menjemput Lee.


"Selamat pagi nyonya May!" sapa Vita dengan lembut.


""Eh Miss Vita, maaf ya menyusahkan, karena hari ini dia libur, jadi dia minta les pagi ini saja!" kata mama May.


"Tidak apa Nyonya! Lagian kuliah saya juga masih nanti siang!" saut Vita


"Kalau gitu ayo masuk!" ajak mama May,namun seorang pelayan tiba-tiba memanggil mama May dan terpaksa mama May meninggalkan Vita sendiri.


"Kok masih disini Vit?" tanya paman Jay yang baru saja datang.


"Eh iya paman, nyonya May sedang ke dalam, sungkan dong paman kalau aku masuk sendirian!"


Dari dalam nampak Lee menenteng tasnya dengan baju seragam abu-abu rapi,dia tersenyum kecil ketika melihat wajah guru les sang adik.

__ADS_1


"Selamat pagi tuan muda!" sapa paman Jay.


"Pagi paman!" saut Lee


"Selamat pagi tuan muda Lee!" sapa Vita tak kalah hormat.


"Ya udah paman pergi dulu ya Vit, kamu masuk saja langsung!!" kata paman Jay, hal itu membuat Lee heran, karena mereka tampak akrab.


"Paman kenal dia?" tanya Lee penasaran.


"Kenal...dia anak teman paman, kamu tidak ingat dia tuan muda Lee?" tanya paman Jay, dan Lee hanya mengerutkan keningnya saja.


"Dia? emang siapa?" tanyanya heran.


"Dia Revita tuan muda! gadis yang anda ajak duel waktu di kampung paman!" kata paman Jay.


"Apa??!!!! si dekil???!!" teriak Lee kaget.


"Eh Bocah cilik!!! enak aja bilang dekil!! matanya rabun ya??!" kata Vita yang sudah tidak bisa bersikap lembut seperti saat bersama mama May.


"Ckc...emang loe gadis dekil kan!!!" kata Lee gak mau kalah, paman Jay hanya bisa menghela nafasnya pelan, entah mengapa kejadian 7 tahun yang lalu seakan terjadi lagi di hadapan nya.


"Ngabisin berapa kilo skincare loe! biar jadi kayak gini?" tanya Lee dengan nada meremehkan.


"eh....apa!!!!???"


bersambung..



Si cakep Lee (Shailendra)



Si Boy



Kayra di centil yang tergila-gila pada Boy


__ADS_1


Revita....


__ADS_2