Sang Asisten Ceo

Sang Asisten Ceo
Raka


__ADS_3

Setelah acara pernikahan mereka, Ray memutuskan untuk tak berlama-lama menginap di hotel, bahkan dia menolak acara honeymoon yang sudah di siapkan untuk nya sebagai hadiah pernikahan dari Beniqno.


"Tidak perlu tuan Beniqno! saya tidak bisa meninggalkan pekerjaan lebih lama!" ucap Ray saat bertemu dengan Ben beberapa hari setelah pernikahannya saat berkunjung di rumah mama Sita.


"Ckck... Ben aja! kita kan sekarang keluarga!" kata Ben dengan tetap menampakkan wajah songong nya.


"Iya... terimakasih hadiahnya, aku akan pakai ke dalam negeri saja! terlalu jauh kalo ke Eropa!" kata Ray yang tak ingin melihat Ben kecewa dengan alasan sekarng mereka adalah keluarga.


"Jangan memaksa nya Ben!" kata Nayla yang membawa nampan berisi minuman,serta Maysha membawa sedikit Camilan dan buah yang sudah dipotong kotak-kotak kesukaan Ray.


"No Canim!! aku hanya menawarkan saja!" ucapnya sambil menarik tubuh Nayla hingga terduduk di pangkuan Beniqno.


"Ben!! hentikan!! turunkan aku!!" ucap Nayla malu sendiri dengan kemesraan dan kemesuman Ben yang benar-benar tak tau waktu dan tempat.


"Kenapa?? aku yakin Ray sering menindih Maysha!! jadi dia sudah terbiasa!" ucap Ben santai.


"Oh Tuhan kenapa suamiku otaknya mesum terus!!" ucap Nayla, namun namanya juga Beniqno yang bahkan dengan mertuanya saja dia tak malu apalagi hanya di depan seorang Ray.Ray hanya bisa mendesah pelan dengan pemandangan yang ada di hadapannya, May hanya bisa geleng-geleng kepala, Ray juga mesum namun bila dia hanya berdua dengan Maysha atau setidaknya bila berada di rumah mereka, tak seperti Ben yang tak tau waktu dan tempat.


"Kalian sudah datang?" tanya papa Roki yang keluar dari kamarnya.


"kami baru saja sampai pa!" saut Maysha yang berdiri dan mencium tangan papa Roki, Ray hanya berdiri dan menunduk sebentar, sedang Ben yang sudah sangat di hafal oleh sang papa hanya menyapa singkat tanpa berniat melepaskan diri dari Nayla, walaupun sekarang Nayla tak berada di pangkuannya namun di sudah melepaskan dagu nya di bahu sang istri dengan manja.


Rencananya memang papa Roki mengundang mereka makan malam, namun karena masih sore mereka datang, tentu saja karena desakan dari istri-istri mereka, akhirnya mereka berada di rumah mama Sita sore ini.


Lalu di mana mama Sita?


"Letakkan di sana...dan yang itu di sini!! aduuhhh emang beda ya jadi mertuanya sultan sama rakyat jelata!! hihihii..."


si nyonya menir itu lagi sibuk menata beberapa barang yang di belikan menantu-menantu nya di dapur, dia membeli beberapa alat-alat elektronik di dapur dengan merk yang waah dan tentunya harga yang waahh juga bagi rakyat jelata seperti dirinya. Si nyonya menir itu benar-benar sudah menjadi wanita kaya seantero kompleks perumahan nya.


***********

__ADS_1


"Kak ayoo dong!! bantu aku!!" kata Raka yang mondar-mandir di depan meja kerja Ray, Ray sampai geram sendiri dibuatnya.


"Bisa tidak kau berhenti Raka!!" hardik Ray.


"Kak!! ini menyangkut hidup mati gue!!" Raka bahkan membalas hardikan raya dengan bahasa santainya.


"Kita akan ke sana besok malam! katakan itu pada nona Ria!" akhirnya Ray mengalah.


"Kak!! apa menurut kakak aku bakalan dicincang habis oleh papanya?? atau jangan-jangan aku bakal dipisahkan dari anaknya itu kak!!! oohh damn!!!" ucap Raka sambil menjambak rambut nya sendiri.


"Hadapi apa yang sudah kamu perbuat Raka!" kata Ray santai.


"Ohh Tuhan kak!! aku benar-benar akan menghadapi semuanya!! tapi aku gak siap kalo harus dipisahkan dari dia!!"


"Memangnya siapa yang akan memisahkan kamu dari dia!! hah??!"


"Bisa jadi kan?? barangkali papanya malu kalo anaknya pacaran sama sopir!!" ucap Raka sambil mendudukkan dirinya di sofa yang ada di ruangan Ray.


"Sopir?? apa kau pikir sopir bisa punya showroom dan bengkel mobil di beberapa kota? Jangan merendahkan pekerjaan mu sebagai sopir Raka!!"


"Kalo kau tak percaya diri kenapa memacari nya dari awal!" ucap Ray santai dengan laptop di depannya.


"Karena aku cinta sama dia kak!!" pekik Raka tak suka dengan perkataan Ray.


"Kalo begitu hadapi bodoh!! apa perlu aku bawakan Bams sebagai pendamping mu besok? kali aja orangtua nona Ria takut dan langsung menerimamu!"


"ckck.....!"


Begitulah rengekan Raka di ruangannya Ray, dia diminta menemui papa Valeria karena hal fatal yang diperbuat Raka, dan sialnya dia ketahuan oleh papa Ria saat berkunjung ke apartemen sang anak.


Kejadian kala itu...

__ADS_1


"Sayang!! apa tidak apa-apa?" kata Ria yang sudah berada di bawa tubuh Raka.


"Diam sayang!!! aku sudah bersabar selama ini!! tapi tidak untuk malam ini!!"


ucap Raka yang semakin mencumbu sang kekasih,kali ini buka di apartemen Valeria lagi karena di sana sekarang tinggal juga adik Valeria yang meneruskan kuliah di kota yang sama dengan Valeria, Raka membawa pulang Valeria dan akhirnya menjadikan Valeria sebagai miliknya seutuhnya, bahkan Raka sampai lupa memakai pengaman dan beberapa kali menuntaskan hasratnya.


Raka bisa menahannya selama mereka berpacaran, bila sudah tak tahan biasanya Raka akan melakukan making out namun entah mengapa dia tak bisa ber sabar kali ini!.


"Yang!! kamu gak pake pengaman!!" pekik Ria saat mengakhiri pergulatan mereka.


"Ya udah lah yang!! nikah aja kalo emang jadi!"


kata Raka sambil mendekap kekasih nya itu karena kantuknya datang.Dan benar saja, adiknya yang menyadari perubahan sang kakak, mencoba mencari tau rasa penasarannya,dan benar saja, Andra yang membelikan tespek untuk sang kakak, berteriak bahwa kakaknya hamil! bertepatan dengan sang papa masuk ke dalam apartemen yang memang di ketahui kode nya oleh sang papa.


"Apa???" teriak sang papa!


"Oohh Tuhan! papa? ka-kapan papa sampai?" kat adiknya Ria


"kenapa tak memberitahu,biar aku jemput di bandar!" lanjut nya


"Bawa lelaki itu ke sini secepatnya Ria!!!" Teriak sang papa di depannya kemudian berlalu masuk ke dalam kamar Andra, karena perjalanan jauh yang diyemnua membuay badannya perlu di istirahat kan.


"Ndra...gimana ini?" kata sang kakak panik.


"Udah lah kak! Andra yakin! kak Raka akan bertanggung jawab atas semuanya!"


"Tapi dia bilang belum siap menikah beberapa waktu lalu!" ucap Ria lirih.


"Dia akan siap kak!! apalagi anak Raka junior di perut kaka!! aku sudah cukup mengenal kak Raka kak!! dia pria yang baik, walaupun 80% dari dirinya sangat menyebalkan!!" ucap Andra


" Jaga ucapanmu!!!dia calon kakak iparmu!!"

__ADS_1


"Hehehehe beneran nih kakak nikah sama brondong? mana brondong nya cantik lagi!! hahahhahahhaa!!"


"Andraaaaaaa!!"


__ADS_2