
"Sayang kau mengenalnya?" tanya Raka lagi.
"Dia adikku!!! bukannya belajar! dia malah ke sini!! sini kamu!!"
hardik Valeri sambil menjewer telinga sang adik!!
"Kaaaaaakkkk aku sudah lulus!!! awaaww...sakiiiit!!!" Teriak Andra sang sukses membuat Raka melotot. ternyata Andra Lelaki yang baru saja menantang nya ber tanding adalah adik dari kekasih nya sendiri.
"Sayang hentikan!!" ucap Raka sambil menarik pinggang kekasihnya dan memberi kode pada Andra untuk pergi terlebih dahulu.
"Berhenti anak nakal!!!" Teriak Valeria. dengan segera Raka menarik pinggang Valeria dan memasukkan ke dalam mobil, dia menelpon temennya dan menitipkan pesan untuk Andra supaya menyusul ke apartemen kakaknya.
Dan disinilah mereka Sekarang, Raka duduk santai di sofa sedangkan Valeria berdiri bersedekap di depan Andra.
"kenapa kami ke sini? bukannya kamu harus sekolah? berani sekali kamu kesini?" hardik Valeria.
"Aku sudah lulus kak! ckck...! aku di utus papa ke sini!" ucap Andra sambil melirik ke arah Raka, Raka yang di lirik hanya diam tanpa menghiraukan pertengkaran dua kakak beradik ini.
"Papa tau kalo kakak punya pacar brondong!" ucap Andra sukses membuat Valeria melotot tajam ke arah Andra.
"Loe suka modif mobil?" tiba-tiba Raka menyela perbincangan antara dua orang kakak beradik itu.
"Suka! banget malah! kenapa?" jawab Andra biasa saja.
"Kalo gitu loe ke bengkel aja besok! loe pasti suka disana!" ucap Raka sambil menarik Valeria untuk duduk disampingnya dan seperti biasa Raka mengubah posisi nya tidur di pangkuan sang kekasih.
"Beneran loe punya bengkel modifikasi mobil?" tanya Andra antusias.
"Andra!! yang sopan! dia lebih tua dari kamu!!" kata Valeria.
"Ya..ya..ya.. kakak ku yang tua!! pantesan kakak suka! brondong nya kayak gini!"
"Kenapa gue keren kan?" tanya Raka.
__ADS_1
"Keren gak menjamin kakak bakal di terima papa!" saut Andra.
"Jadi apa yang menjamin agar gue bisa jadi mantu nya?" tanya Raka yang tiba-tiba duduk dari posisi tidurnya.
"Kakak mau ajari Andra modif mobil gak?" tanya Andra
"Apapun buat loe ! asal loe bikin jalan nya lancar jadi mantu papa loe!"
"Deal!!! aku ke bengkel kakak besok!!"
"Deal!"
"Ciiihhhh kalian mengabaikan aku? apa kalian tidak mau tanya apa aku mau jadi calon istri? main jadi calon mantu aja!!" ucap Valeria cemberut.
"Emang gak mau?" tanya Raka sambil menarik pinggang Valeria dan melumaat bibir kekasihnya tanpa mempedulikan Andra di depan mereka, Andra melotot seketika.
"Damn!!! mata suci gue?!" ucap Andra sambil berlalu ke kamarnya yang ada di apartemen sang kakak.
"Sayang hentikan!!! ada Andra!" ucap Ria mengingat kan Raka yang sudah dalam mode khilaf.
"Ups....aku lupa sayang!!" ucap Raka sambil nyengir kuda.
"Aku pulang! daripada khilaf gak ada yang bantuin!" bisik Raka di telinga Valeria, Valeria yang tau maksud dari Raka hanya bisa memukul lengan kekasihnya tersebut, dan membiarkan Raka pergi dari apartemen nya.
**********
"Minggu depan??" ucap May dan Nay secara bersamaan.
kini May dan Nay sedang ada di kamar Nayla, Nayla yang sedang libur kerja meminta Maysha datang ke rumahnya dan membahas tentang permintaan Beniqno, siapa sangka Ray juga meminta hal yang sama pada Maysha.
"Gak!! gak! gak!! kita gak boleh nikah bareng!! gue mau lor hadir di nikahan gue May!!" ucap Nayla
"Bener-bener sodara kembar beda rahim mereka!!" lanjut Nayla.
__ADS_1
"Nay! gue mau nanya deh! loe beneran cinta sama tuan Beniqno?" tanya May serius.
"Gue juga gak tau!" jawab Nayla jujur.
"Trus kok loe mau main di nikahin aja!"
"Dia ngancem gue May!!"
"Hah??!!! loe lawan aja napa sih? bukannya loe suka sama dokter Tian?"
"Iya itu dulu! sebelum kenal dia, sekarang setelah kenal biasa aja tuh! dia lucu sih! tapi gak ada debar-debar di hati gue!" kata Nayla.
"Trus sama tuan Ben?"
"Gue kalo di pegang dia suka berlarian nih jantung!! kenapa ya??" ucap Nayla sambil cengengesan membayangkan perlakuan Beniqno padanya.
"Woyy otak mesum!!! bayangin apa loe!!"
kata Maysha yang melihat Nayla senyum-senyum sendiri.
Entah mengapa mereka berdua tiba-tiba senyum-senyum sendiri dan akhirnya perang bantal di antara mereka pun terjadi, begitulah mereka jika berkumpul bersama, mereka sama-sama tumbuh bersamaan, dari mulai teman TK, SD, SMP dan SMA semuanya akhirnya mereka juga sama-sama menempuh pendidikan akademi perawatan dan Sekarang nasib mereka sama-sama mempunyai kekasih yang dingin dan pemaksa namun begitu menyayangi dan mencintai mereka berdua.
Di rumah papa Arya, Ray sedang di sidang oleh papa Arya, Johan, Cristian,ikut serta bi Ana dan pak Agung.
Entah mengapa Ray yang biasanya tenang dan tak pernah terlihat tegang kali ini berbeda! setelah beberapa saat lalu dia mengutarakan keinginannya untuk menikahi Maysha, semua orang yang ada di depannya terdiam! tak ada yang menanggapi permintaan Ray.
Johan dan Tian hampir saja tertawa lepas melihat Ray yang terlihat tidak tenang alias gugup.
"Gimana pa? bi? pak Agung?" tanya Ray yang tak sabar mendapatkan jawaban dari mereka...
"ehmmmmm......!
bersambung.....
__ADS_1