Sang Asisten Ceo

Sang Asisten Ceo
Malam pertama Ray


__ADS_3

BUAT PARA PEMBACA NOVELKU, HARAP MAKLUM DONG!! KAN KALIAN TAU KALO INI BULAN PUASA APALAGI MENJELANG LEBARAN.....AKU JUGA SIBUK SAYANGKU!!


JADI MAAF KALO UP DATE NYA AGAK BERANTAKAN!!


AKU ADA 4 NOVEL ONGOING DAN MASING-MASING PUNYA PENGEMAR SENDIRI-SENDIRI, JADI AKU USAHAIN UP DATE SEREMPAK...TAPI NAMANYA JUGA MANUSIA DENGAN SATU OTAK DAN 10 JARI AJA...😁😁 JADI MOHON PENGERTIAN NYA SAYANG-SAYANGKU.....


DIUSAHAKAN SETELAH LEBARAN.....LANCAR SAJA KAYA TOL!!!


SELAMAT BERPUASA BAGI YANG MENJALANKAN!! DAN SELAMAT LEBARAN JUGA.....


Bacanya langsung ya!! malam ini juga!!! soalnya panas-panas an nih kita!😁🤭🤭🤭


***************


May dengan sengaja berlama-lama di kamar mandi, entah mengapa dia sedikit takut dengan perkataan Ray yang akan mengajarinya banyak hal, Akhirnya dia berendam dengan air hangat yang di siapkan oleh Ray. Dengan aroma terapi yang menenangkan untuk Maysha.


cukup lama Ray menunggu Maysha, namun yang ditunggu tak kunjung tiba, akhirnya Ray masuk ke dalam kamar mandi yang memang tadi dia menyuruh May untuk tidak mengunci nya.


ceklek....


Pintu terbuka, Ray melihat sang istri terlelap di bathtub dengan busa sabun yang sudah hilang, hingga terlihat jelas tubuh polos sang istri di sana!Ray mengigit ujung bibirnya melihat pemandangan langka di hadapannya, dia bahkan sudah tak sabar untuk mengajari sang isteri praktek ilmu biologi, dengan cepat Ray melucuti pakaiannya dan masuk ke dalam bathtub dimana sang istri berendam.


"Bangun May...atau aku cicipi kamu di sini!"


bisik Ray yang sudah menindih Maysha.Seketika May terbangun, dia sangat kaget ketika melihat Ray sudah polos dan berada satu tempat dengannya, Ray memang sering membuat Maysha melayang mendapatkan pelepasan nya, namun itu hanya di lakukan Ray dengan bibir dan jari jemari Ray,kali ini May bisa melihat dengan jelas tubuh kekar sang suami dan dada bidangnya karena Ray tak memakai apapun,melihat Maysha yang membuka mata, Ray berdiri dan membopong Maysha keluar dari bathtub dan beralih mandi di bawah shower.


"Aku bisa mandi sendiri Ray...." ucap Maysha yang terlihat sangat canggung, namun Ray tak peduli dia menyalakan shower dan memandikan Maysha, memberikan sabun cair dan menyabuni Maysha, Maysha hanya diam saja dengan perlakuan Ray,dia bahkan sedikit menikmati apa yang Ray perbuat ketika menyabuni bagian depan tubuhnya.

__ADS_1


"Ray.... berhen-ti!" kata May yang menahan sesuatu di dirinya.Ray selesai dan memandikan May memberikan handuk pada istrinya itu.


"Keringkan rambutmu, dan makanlah! aku tak ingin kamu kelaparan! karena sebentar lagi aku akan menghisap tenagamu!" bisik Ray, yang mana hal itu membuat May berlari keluar, karena pada saat yang sama dia bisa melihat RJ (Ray junior) sudah berdiri tegak dan siap tempur.


Ray hanya tersenyum saja, karena melihat arah mata May sebelum dia berlari dari kamar mandi.


Selesai mandi Ray, bersamaan dengan selesainya makan malam Maysha, dia memang sangat kelaparan karena sedari tadi dia butuh makan.


Ray berdiri di depan May yang sudah bermain dengan ponsel Ray, May serius sekali bermain dengan ponsel Ray, dia baru saja mendownload sebuah permainan.


"Ehh...mas aku gak ada baju ganti! jadi aku pake kemeja kamu!'' kata May begitu menyadari Ray ada di depannya.


"Mas?" ucap Ray.


"emmm aku merasa kurang sopan kalo memanggil mu Ray, jadi aku ganti dengan mas! ga papa kan?


"Gak papa!" ucap Ray sambil melepaskan handuk yang membalut tubuh bagian bawah. May tersentak melihat pemandangan yang tadi dia liat di kamar mandi.


"Aku gak mau menunggu lama lagi sayang!"


bisik Ray dan sejurus kemudian dia meluuumat bibir May, dia tenggelam dalam manisnya bibir sang istri, jubah mandi yang di kenakan oleh May sudah terbuka bagian depannya,seperti seorang bayi, Ray berpindah pada sepasang gunung Himalaya yang sudah sedari tadi menantang nya, tangan Ray tak mau diam, tangannya itu bergerilya hingga menemukan danau yang sangat dia inginkan. aaahhh....... desahan halus yang keluar dari mulut May membuat Ray semakin beringas.


Bahkan dia sudah gak sabar ingin mencoba air dalam danau milik Maysha.


"Mas!! jang-jan- jangan!" ucap May yang melihat kapal ray susah berada di tengah-tengah pahanya dan di bermain dengan lincah nya di sana.may menjambak rambut Ray saat dia bergetar tak karuan akibat ulah Ray.merasa sudah cukup dengan pemanasan nya, Ray memposisikan diri.


"Mas..mas...mas....berhenti!!" ucap May panik, setika Ray sudah begitu siap.

__ADS_1


"Apa sayang??" tanya Ray yang memang masih belajar romantis hingga terdengar sangat kaku.


"Mas.....ma-mana bisa masuk nanti!" ucap May begitu melihat RJ yang gagah, kokoh dan terpercaya itu hendak masuk mengenal i rumah barunya.


"Bisa sayang!! RJ lebih pinter dari dugaan mu!" ucapnya sambil mengalihkan perhatian May,dan...


jleebb.....


Masuk sudah RJ ke sarang barunya, pekikan dari mulut May terdengar,ketika RJ masuk baru setengah tiang!.


"Tuuhh kan masss!!! gak bisa masuk.....!!" rengek May yang memukuli dada Ray, Ray hanya tersenyum tipis melihat istrinya terlihat menggemaskan baginya. Ray tak peduli dengan rengekan sang istri, karena sedetik kemudian RJ sudah masuk sepenuhnya ke sarang barunya. Ray menyambar bibirnya May untuk menghentikan teriak an dari mulut May karena kesakitan. Setelah melihat May rileks Ray memaju mundur kan pinggulnya seirama, tak hanya itu dia bahkan sudah mengalihkan bibirnya dari bibir May ke puncak gunung Himalaya, bermain-main dan menghiiisap lembut disana. Untuk pemula , Ray tergolong hebat! bagaimana tidak May bahkan sudah mendapatkan pelepasan nya untuk yang ke enam kalinya.


"Sekarang ke berapa May sayang?" tanya Ray sambil memacu sang istri dengan posisi yang berbeda.


May menggeleng kan kepalanya, namun Ray kembali bertanya.


"Ke berapa Sayang? kalo kau lupa aku akan mengulangi dari awal!" ancam Ray.


"Ini...i-ini ke tujuh....emmmhhh!" ucap May.


"kita sama-sama May!" bisik Ray sambil terus memacu sang istri, kali ini lebih cepat dari yang tadi, hentakan bahkan mengeluarkan bunyi yang khas, bertemu nya kulit mereka berdua, dan sedetik kemudian, Ray dan May sama-sama melayang ke angkasa.


"Terimakasih Sayang!....cup..cup...7 kali! itu hadiah untuk mu malam ini sayang!"


ucap ray mengingat kan Maysha bahwa hanya dengan satu kali permainan Ray, Maysha bisa merasakan 7kali pelepasan nya.


"Tidurlah!! aku akan membiarkan tidur nyaman malam ini!" ucap Ray sambil mendekap sang istri yang menjadikan lengannya sebagai bantalan tidur Maysha.

__ADS_1


Babak baru kehidupan rumah tangga Ray di mulai, Ray tak pernah berpikir sejauh ini, Ray membayangkan kembali pertemuan pertamanya dengan Maysha, suster yang di kenalkan Tian padanya untuk merawat sang papa, cinta pada pandangan pertama! itulah yang sebenarnya Ray rasakan, namun egonya terlalu tinggi kala itu untuk mengakui semua nya,dia juga butuh waktu menyakinkan dirinya untuk bisa lebih mendekatkan diri pada Maysha, wanita yang akhirnya menjadi pelabuhan Cinta terakhir nya.


bersambung


__ADS_2