
THANKS BUAT HADIAH DARI KALIAN!!!!
AKU KASIH DUA BAB BUAT KALIAN!!!
❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️
Kedua pengantin baru itu sedang bergelut di bawah selimut kamar hotel mereka, Bahkan Kay sudah di ajari oleh guru mesumnya bagaimana cara memimpin permainan mereka di atas ranjang. Tak tanggung-tanggung Boy sudah mengakhiri pergulatan mereka hingga ronde ke tiga.
"Stop...stop..!!" seru Kay, saat melihat suaminya sudah memulai acara enak-enak mereka yang ke 4 kalinya.
"Tanggung sayang, sekalian sampai pagi!!" kata Boy yang asyik menjelajahi tubuh Kay.
"Berani menyentuh ku lagi!!! jangan salahkan aku kalau aku meminta Papa menghukum kita dengan cara nya!!" kata Kay yang entah mengapa berubah seberani Johan.
"Kau tau kan?!! Papa hobby sekali membuat kita LDR an??! heemmmm!!" ancam Kay.
"Haiisshh....dasar istri menyebalkan!!''
Kata Boy yang langsung berguling di samping Kay, istrinya,Tentu saja Boy takut kalau Kay akan meminta pada Johan,apa yang barusan menjadi ancaman Kay, mana bisa Boy jauh-jauh lagi dari Kay.
"Kay mau tidur kak!! perut Kay kram!! tega banget kakak hajar Kay!!" ucap Kay sambil memanyunkan bibirnya.
"Jangan di manyunin dong!! ntar aku pengen lagi lho!!"
__ADS_1
goda Boy, sebenarnya dia juga tau kalau Kay lelah, namun Boy tak tau mengapa dia tak bisa berhenti bila sudah menyentuh Kay istri barunya, apalagi dia dan Kay baru bertemu beberapa jam lalu di acara pernikahan mereka, setelah Johan dengan sadisnya memisahkan mereka selama 3 bulan, namun Boy yang di penuhi akal bulus plus rasa rindu yang tak tertahankan, akhirnya masuk ke rumah Johan bak maling satu bulan yang lalu, dan karena ancaman dari Ray, Boy tak berani lagi menemui Kay. Akhirnya Boy dan Kay terlelap dalam mimpi indah mereka.
Malam panas juga terjadi di apartemen milik Leo, Leo benar-benar sudah sangat rindu pada Ayana, entah mengapa orang tua Ayana dan Kayra hobi sekali menjauhkan anak-anak mereka dari kekasihnya masing-masing.
"Hmmpptt" Ayana menahan suara agar tak keluar dengan sendirinya ketika Leo sudah menjelajahi leher dan juga bahu mulus nya.
"Aku tak tak suka kau menahan suara mu sayang! lepaskan suara mu!! kalau tidak! aku pastikan malam ini kau bukan per*awan lagi!" ancam Leo dengan bisikan nya.
Leo hanya ingin menuntaskan hasratnya tanpa mengambil kesucian Ayana, kalau Boy takut akan ancaman Kay, di sini Ayana lah yang selalu menuruti apa kata Leo. Leo sudah melempar segitiga biru milik Ayana, bahkan lidahnya sudah menari-nari indah di sana, Ayana yang sedari tadi hanya menahan suara nya, kini sudah tak bisa lagi menahan nya, lama Leo tak melakukan kegiatan yang membuat nya melayang itu, membuat Ayana mudah terbakar dan hanya beberapa menit dia bertahan. mendengar lenguhan panjang Ayana, Leo menghentikan permainan nya, dia menghapus sisa-sisa air surga Ayana dari bibir nya sambil tersenyum puas.
"Suka banget dengar suara kamu sayang!! jadi gak tahan!"
bisik Leo yang sudah mengungkung tubuh Ayana yang sedang tersengal-sengal.
sedangkan Ayana hanya bisa mengigit bibirnya sendiri, entah mengapa beberapa kali melakukan Mak*ing ou*t dengan Leo tetap saja membuat Ayana malu jika saatnya dia menservis milik Leo yang sering di beri nama Rudal oleh si pemilik. Leo segera memposisikan diri, Ayana dengan malu-malu memulai aksinya, Leo sangat senang, Ayana tipe gadis yang penurut dan lembut sekali, bahkan di atas ranjang pun dia terkesan lembut namun menantang bagi Leo, dan lagi dia selalu berkata 'ya' akan semua ucapan Leo, itulah yang di sukai Leo pada diri Ayana. Benar saja apa yang di katakan Leo,sudah berlalu lebih dari 15 menit, Rudal tersebut belum juga memuntahkan amunisinya, tangan dan mulut Ayana bahkan sudah sangat kebas, dan dengan sedikit kesabaran akhirnya terdengar suara ******* panjang dari Leo yang menandakan dia sudah mencapai puncaknya.
"Papi akan bicara dengan papamu nanti, soal pertunangan kita!"
kata Leo sambil menarik Ayana agar dia tertidur di lengan milik nya.
"Apa kita akan segera menikah?" tanya Ayana sambil menatap sang kekasih.
"Kau ingin segera menikah?" tanya Leo balik.
__ADS_1
"Bukan begitu! kalau memang belum ingin menikah,aku ingin pernikahan kita dilaksanakan setelah kita wisuda,bagaimana? bukankah hanya tinggal beberapa semester saja ,setelah itu kita akan menikah!" kata Ayana
"Kenapa tidak secepat nya saja?" tanya Leo
"Aku bukan anak yang pintar, aku tidak bisa berpikir persamaan! aku tidak bisa memikirkan banyak hal secara bersamaan maksudku begitu, aku ingin fokus kuliah, aku tidak ingin memikirkan pernikahan kita dulu,karena bagiku setelah menikah aku harus siap untuk hamil dan itu akan sedikit menganggu pikiranku kalau aku belum menyelesaikan kuliahku,bagaimana?Apa kau tidak masalah?"
"aku takutnya kau iri dengan Lee dan juga Boy yang sudah menikah di usianya,bukankah kau malah lebih tua dari mereka beberapa bulan? apa kau akan iri pada mereka?" tanya Ayana
penasaran.
"bagiku tidak masalah sayang, kita akan menikah setelah kita selesai wisuda nanti,oke!!asal jangan pergi lagi jauh dariku, aku tidak sanggup!! kalau kau benar-benar pergi jauh lagi dariku, maka aku pasti kan kau akan tinggal di sini, bahkan aku akan mengurung mu seperti burung di sangkar emas, kau mengerti Ayana sayang!!" ucap Leo sambil memeluk erat tubuh Ayana, Ayana tak menjawab, namun dia mengangguk di dada bidang Leo.
"Tidurlah!! sebelum aku menyerang mu lagi" bisik Leo
"Sudah! aku lelah.." seru Ayana sambil melepaskan pelukannya dan membelakangi Leo.
"Ya...besok aku pijitin, sekarang tidurlah!" kata Leo mengakhiri percakapan mereka sambil memeluk Ayana dari belakang.
Ayana terlihat tenang di pelukan Leo, namun tanpa Leo sadari dia belum tertidur dengan pulas, mendengar suara dengkuran halus Leo, Ayana membalikkan badannya, dia mengelus pipi putih bersih yang kekasih, Awal hubungan mereka,Ayana sama sekali belum mencintai Leo,dia masih trauma dengan tunangan yang pernah di jodohkan dengan nya,tunangannya itu terlihat menerima Ayana, tapi pada akhirnya tunangannya itu menyerah dan memilih gadis lain karena tak bisa mencintai Ayana, Leo datang memberikan cintanya, sikap Leo yang pemaksa dan kadang mau menang sendiri,malah membuat Leo terlihat sangat mencintai dan menyayangi Ayana, dan mulai saat itu lah Ayana mencintai Leo dengan sepenuh hati.
"Terimakasih sudah mau hadir di hidup aku" gumam Ayana pelan dan mencium kening Leo.
bersambung.....
__ADS_1