Sang Asisten Ceo

Sang Asisten Ceo
Ulah Beniqno


__ADS_3

"Haruskah kita berangkat Ray?" tanya tuan Adrian


"Ya Tuan, itu acara besar, kita akan bertemu banyak klien tuan!"


"Apa si psikopat itu juga hadir?" tanya Adrian pada Ray.


"Tuan Beniqno termasuk tamu undangan juga Tuan!"


"Baiklah Ray siapkan semuanya, aku akan mengajak istri ku Ray"


"Baiklah tuan!"


"Kita pulang saja Ray, aku rindu pria mungil ku!" kata Adrian menggambarkan anak keduanya sebagai pria mungil.ya Clarissa melahirkan anak kedua dengan jenis kelamin laki-laki.


Besok malam adalah perayaan ulang tahun perusahaan Megatron corp. di mana tuan Sanjaya adalah pemilik perusahaan besar tersebut, perusahaan yang hampir setara dengan perusahaan milik Adrian walaupun masih di bawahnya, setiap tahun ulang tahun perusahaan itu hanya di jadi kan kedok oleh tuan Sanjaya untuk memperkenalkan pebisnis-pebisnis muda dan bertalenta untuk bergabung dan mempertaruhkan keberuntungan mereka bertemu dengan klien yang tentunya bisa memberikan keuntungan bagi perusahaan kecil bagi pembisnis pemula.


Di tempat lain tepatnya di rumah mama Sita,malam ini Beniqno datang dengan percaya diri menemui Nayla.


Dari dalam Nayla dan mama Sita sudah heboh dan terlihat khawatir sekali melihat mobil mewah terparkir di depan rumahnya.


"Maaa gimana ini?" tanya Nayla cemas.


"Jangan jual Nay ya ma!" lanjut Nayla


"Eh Oneng!! kapan mama mau jual kamu?" jawab mamanya kesal.


"Dia itu orang kaya ma! mafia lagi!! pasti kalo mama di iming-imingi barang mahal mama bakal jual Nay sama mafia itu!" ucap Nayla


"Bener kamu Nay! mama kamu emang cewek matre!" tiba-tiba sang papa ikutan nimbrung.


"Matre gini kamu juga doyan pa!" sewot si mama


"Gimana gak doyan! servis ehem-ehem banget sih!" ucap si papa yang sudah mulai ngelantur kalo deket mama


"Eh papa....udah deh!!....nanti bantuin Nay ya pa?"


"Siap tuan putri!! papa ini anti di suap Nay dan bisa di pastikan 1000% gak mempan! beda emang sama cewek matre ini?" tunjuk si papa pada istrinya.

__ADS_1


"🎶 cewek matre cewek matre kelaut aje🎶" Nayla dan si papa bernyanyi menyindir mama Sita bersama.


"Pa....ma...dia udah mulai mendekati teras, udah yukkk!"


mereka dalam posisinya masing-masing dan berpura-pura tak tau kalo Beniqno ada di luar.


Ketika pintu rumahnya di ketok sang mama yang berdiri dan membuka pintunya.


"Nyari siapa ya?" si mama tanya seolah baru saja mengenali Beniqno.Beniqno yang berada di belakang Antoni yang mengetuk pintu hanya bisa menatap tajam si mama yang beberapa hari lalu memukulinya dengan gagang sapu.


"Maaf nyonya tuan Beniqno ingin bertemu dengan Putri anda!" kata Antoni sopan.


Mama Sita yang sok gak kenal tadi tiba-tiba sedikit takut melihat sorot tajam mata Beniqno, namun di tahannya untuk menjaga wibawanya sebagai calon mertua, pikir mama Sita.


"Oh masuk!" mama Sita sok cuek.


"Siapa ma?" kata papa sandiwara keluarga tersebut di mulai.


"Ini pa temannya Nay ingin bertemu dengan nya!"


"Teman kerja Nay? atau teman main di luar?" tanya si papa dengan meminum teh di tangannya untuk mengurai rasa canggung di antara mereka.


"saya calon suaminya tuan!" ucap Beniqno tegas dan sukses membuat papa Kevin terdesak teh di tangannya.


Antoni hanya menghela nafas pelan, padahal tadi sudah di wanti-wanti untuk berbicara lebih lembut dengan calon mertuanya.


'Kalo aku jadi calon mertua nya, mana mau aku ngasih anak gadisku pada orang model begini' batin Antoni.Dia sudah hampir memukul kepala tuannya tersebut.


"Ma-maksud tu-tuan apa?"


tanya papa Kevin terbata.


Segera Nayla lari keluar dari persembunyiannya, dia takut kedua orangtuanya kenapa-kenapa melihat bagaimana wajah Beniqno dari tadi yang tak ada senyum-senyumnya sama sekali,melihat Nayla membuat Beniqno tersenyum manis.


"Aku datang untuk meminta restu pada anda tuan!" ucap Beniqno setelah melihat Nayla.


"Tidak!!" ucap mama Sita langsung.

__ADS_1


melihat gelagat kurang baik, Antoni meminta anak buahnya untuk membawa oleh-oleh dengan merek yang tertera di setiap paperbag nya.


" Tidak! Tante tidak menolak kok!" ucap mama Sita ketika melihat betapa banyak oleh-oleh dengan merk yang tentu saja dia tau itu apa. Nayla dan sang papa hanya bisa melongo mendengar apa yang di katakan oleh sang mama.


Setelah itu Beniqno tersenyum penuh kemenangan dan berpamitan dengan mereka, Nayla mengantar Beniqno sampai di teras.


"Pakai gaun mu untuk besok malam, aku akan menjemputmu!" kata Beniqno sambil mengacak rambut Nayla dan pergi begitu saja, bahkan belum sempat Nayla angkat bicara.Setelah melihat Beniqno pergi dia masuk kembali ke dalam rumah.


"Mamaaaaaaa!!!! dasar cewek matre!!!" teriaknya.


**********


"Selamat pagi asisten Ray!" sapa Beniqno di depan ruangan Adrian.


"Pagi tuan Beniqno!" saut Ray dengan sangat dingin melihat rivalnya ini, ya.. Ray masih salah paham dengan hubungan antara Beniqno dan Maysha.


"Wow...wow....apa aku membuat suasana hatimu buruk hari ini?" tanya Beniqno, Ray hanya diam saja.


"Tapi pagi ini suasana hatiku sedang senang asisten Ray ha ha ha ha ha ha ha!" lanjut Ben dengan angguh nya dan berlalu menuju ruangan Adrian.


entah bagaimana caranya sekarang mereka bertiga bisa berteman akrab, bahkan di larang pun Beniqno masih akan tetap datang ke ruang asisten Ray atau ke ruangan sang Ceo.


ceklek...


"Pagi brother!" sapa Beniqno.


"Ciih pengangguran!"


"hei.....aku punya proyek untuk mu saat ini brother! jangan bilang aku pengangguran ckck.... untung suasana hati ku sedang bagus!"


" Ray...Adrian....aku sedang berusaha mendapatkan kelinci kecil ku! apa kalian mau melihat nya!" hari ini Beniqno khusus datang untuk curhat pada teman barunya, lebih persisnya pamer serta memanasi Ray yang di ketahui nya sedang salah paham padanya, siapa lagi kalo bukan Antoni si pemberi informasi setelah kejadian di cafe Mall saat itu.


"Kalo begitu menikah lah dengan nya dan jangan ganggu aku setiap saat Ben!" kata Adrian yang tidak sadar membuat asistennya semakin panas hatinya.


Sedangkan Ray sudah mengepalkan tangannya dengan kuat mendengar percakapan mereka, Beniqno tersenyum licik penuh kemenangan melihat kepalan tangan Ray.


bersambung....

__ADS_1


__ADS_2