Sang Asisten Ceo

Sang Asisten Ceo
Akhir pertempuran


__ADS_3

Setelah acara Ben membelah kepala Darka menjadi dua! Anak buah Darka yabg lain sudah bersujud meminta belas kasihan dari Ben,bahkan ada yang sudah menangis meraung-raung karena ketakutan.


"Dasar psikopat gila!!" ucap Ray yang melihat senyum kepuasan di wajah Ben.


"Bagaimana selanjutnya Ray?" tanya Ben pada yang empunya hajat.


"Dia penghasut nya!" kata Ray menunjuk ke arah Anggara yang sudah terduduk di tanah dengan gemetaran.senyuman Ben tertib kembali, sayangnya senyuman itu nampak seperti seorang iblis yang menemukan mangsanya,Tubuh Anggara lebih gemetaran lagi.


"Bawa dia ke proyek! dan biarkan warga tau apa yang diperbuatnya! Dia itu sampah masyarakat!!!" kata tuan Adrian.


"Apa dia punya keluarga Ray?" Tanyanya pada Ray


"Informasi yang kita dapat,anak dan istrinya meninggal kan nya tuan!! mereka tidak tahan dengan perilaku Anggara, mereka sudah meninggalkan pulau ini sejak lama!"


"Yang tertinggal dan berseteru memperebutkan lahan itu denganya adalah saudara dan pamannya tuan!!


"Bawa mereka semua!!" perintah Ray pada anak buahnya yang masih bisa berdiri.Kiki maju ke samping Ben.


"Tuan Ben!! aku mau lidahnya!! lidah yang sudah berani menjilati kulit ku!!" kata Kiki dengan berani, walaupun dia tadinya sudah muntah-muntah ketika Ben mengeksekusi Darka dengan sadis.


"Wooow.... sesuai permintaanmu seksi!!" ucap Ben dengan gaya playboy nya.


"Tidak!!! tolong ampuni aku!!! tidak!!! tolong ampuni aku!!!" kata Anggara memohon.


Dan tanpa di perintah lagi kedua anak buah Ben memengang i Anggara dan...

__ADS_1


seerrr.......lidah itu terputus dari mulut Anggara.


Kiki puas melihat nya, beberapa saat kemudian Raka beserta rombongannya dengan membawa beberapa Jeep datang ke lokasi, Tuan Adrian memerintahkan anak buahnya yang lain untuk membawa mayat dari anak buahnya Johan dan juga Ray serta mengobati beberapa dari mereka yang terluka. anak buah Darka yang masih tersisa dan masih hidup, mereka diikat untuk dibawa pergi dari situ.


melihat hamparan Padang ganja yang ada di hadapannya Ben merasa ini pasti seperti surga bagi mereka semua para pecandu.


"Apa yang kau pikirkan Ben? Jangan bilang kalau jiwa gelap menginginkan semuanya!!" kata tuan Adrian yang menghampiri Beniqno.


"Aku bukan perusak bangsa Tuan Adrian jadi aku tak menginginkan semuanya ini!!" kata Ben dengan tenang.


"bagaimana bisnis mu dunia gelap Ben!Kau pikir aku tidak tahu!!" kata Adrian.


"Hahahahahahaha berarti kau benar-benar tidak tahu tuan Adrian!!Aku menjual organ bukan menjual ganja!! lagi pula aku menjual organ tubuh manusia yang tidak berguna,yang tidak pantas hidup di dunia ini!!jadi apa salahnya aku membantu mereka,orang-orang yang ingin hidup lebih lama di dunia!!" ucap Ben tanpa dosa.


"Tuan Adrian kita sudah siap untuk kembali ke rumah singgah!!" kata Ray.


"aku sudah tidak sabar untuk berendam air hangat!!" kata Adrian.


Dan mereka berlalu begitu saja meninggalkan Ben disana, dengan muka kesal Ben meneriaki mereka sambil sedikit berlari mengejar Ray dan juga tuan Adrian.


"Dasar teman bangsaaat!!!! woi tunggu aku!!! harusnya kalian berterima kasih karena kedatanganku!!!" teriak Ben, dan hanya di sambut kekehan dari tuan Adrian, jangan tanyakan bagaimana Ray, dia hanya memandang tanpa ekspresi seperti biasanya.


"Bos!! bagaimana tempat ini??" tanya Bams pada Ray.


"Bakar tempat ini Bams!! pastikan tak ada yang tersisa!!" kata Ray

__ADS_1


"tuan Ray, aku juga menemukan sesuatu di bawah sana!! sebuah terowongan!" kata Kiki


"Periksa beserta yang lain!! laporkan Setelah nya!" lanjut Ray


Akhirnya rombongan tuan Adrian dan juga Beniqno kembali ke rumah singgah, Ray meminta Johan untuk ikut rombongan tersebut walaupun Johan menolak mentah-mentah, dia tak mau membiarkan Ray mengurusi semuanya sendiri disini. Namun karena banyak luka di tubuh Johan, Ray tetap memaksa Johan untuk kembali ke rumah singgah ikut dalam rombongan Tuan Adrian, Ray masih merasa punya tugas untuk menyelidiki terowongan yang ditemukan oleh Kiki.


akhirnya Johan bersedia untuk ikut rombongan Tuan Adrian dan Beniqno, karena hari ini juga Beniqno akan kembali ke Jakarta dia merasa tugasnya sudah selesai, menuntaskan acara ngidam aneh sang istri. Ray, Kiki dan juga beberapa anak buahnya yang lain memeriksa ke terowongan tersebut, ternyata terowongan itu menuju ke sebuah tempat seperti ruangan luas di bawah tanah menghubungkan ke beberapa tempat.Sara diminta ikut untuk menyelidiki tempat tersebut karena beberapa waktu yang lalu alat yang dipakai Sara menangkap sinyal ponsel yang ada di di sebuah terowongan di dekat rumah singgah, mereka yakin terowongan tersebut menghubungkan ke tempat-tempat yang ada di pulau tersebut Namun karena ada kegiatan yang lain Sara dan juga Kiki waktu itu mengurungkan niatnya untuk masuk ke dalam gua di mana dia menemukannya.


"ini menghubungkan ke beberapa tempat tuan!" kata Kiki pada Ray.


"Tuan liat ini!!'' kata salah satu anak buah Ray.


Ray kaget melihat apa yang ditemukan oleh anak buahnya di situ bertumpuk begitu banyak ganja yang sudah di olah dan ada beberapa yang masih berupa tanaman yang sudah mengering. ternyata inilah yang disembunyikan oleh Darka dan juga anak buahnya,Padang ganja yang begitu luas serta pabrik ganja yang bahkan tak bisa di endus sama sekali oleh aparat pemerintah. inilah alasan utama dari Darka yang mau membantu Anggara, apabila proyek yang dilaksanakan oleh perusahaan Adrian berkembang dengan baik maka pulau itu akan banyak dikunjungi oleh turis dan itu yang menyebabkan Darka merasa pabrik ganja Dan ladang ganja yang dia miliki akan terancam.


apalagi Anggara juga menjanjikan beberapa hektar tanahnya yang akan di menang kan dari Adrian untuk menjadi milik Darka, rupanya darka adalah penyuplai barang haram tersebut ke beberapa orang, terbukti ada beberapa terowongan yang menghubungkan ke suatu tempat di sana terdapat kapal selam yang bisa digunakan untuk keluar dari pulau tersebut untuk menyuplai ganja-ganja miliknya ke tempat yang lain.


"Bagaimana ini tuan?"


"Bakar semuanya!!! jangan biarkan tersisa bahkan hanya sebuah bibit!! agar tak ada lagi orang-orang yang tak bertanggung jawab yang mau memanfaatkan tempat ini!!"


Ucap Ray sambil berlalu keluar dari terowongan tersebut, Kiki beserta anak buah Ray yang masih tersisa segera mencari sesuatu yang bisa mereka gunakan untuk membakar temuan mereka hari ini! di luar terowongan Ray sudah melihat Bams dan ketiga anak buah Ben membakar habis padang ganja tersebut.


"Aku segera pulang May!! Aku rindu kamu!!" ucap Ray sambil memejamkan matanya.


bersambung....

__ADS_1


__ADS_2