Sang Asisten Ceo

Sang Asisten Ceo
Kebrutalan Beniqno


__ADS_3

"Antoni!!" teriak Ben.


"Ambilkan samurai ku!!" lanjut Ben.


"baik tuan!!" saut Antoni sambil berlari ke arah mobilnya, Raka sudah bergidik ngeri melihat kelima anak buah Beniqno mengobrak-abrik tubuh Veronica, bahkan Veronica sekarang sudah terlihat polos.


"Bedebah!!! berani nya main keroyokan!!!" teriak Veronica tanpa takut sedikitpun.


"Ha ha ha ha tidak ada gunanya kau berteriak jalaaang!!! teriak Beniqno berapi-api, kebencian Veronica semakin memuncak, dia berontak ketika di pegang oleh dua orang lelaki kekar yang baru saja menggagahinya bersama 3 orang rekannya secara bersamaan.Rasa jijik pada dirinya sendiri karena sentuhan lelaki-lelaki tersebut membuat Veronica menjerit-jerit histeris sambil mengumpat Beniqno tanpa jeda.


melihat Raka yang melotot pada tubuh polos Veronica,timbul ide jail di otak Beniqno.


"Mau mencicipi nya adik kecil?" tanyanya pada Raka.


"Ciihhh....aku tak sudi barangku masuk ke lubang wanita gila!!" ucap Raka sambil melihat ke arah bawah tubuhnya, yang mana membuat Ben tertawa girang.


"Ini Tuan!" Antoni datang dengan membawa samurai milik Ben di tangannya.


dengan seringai di bibirnya, Ben segera melepaskan samurai dari sarungnya dan memberi isyarat pada anak buahnya untuk melepaskan pegangan tangan mereka pada tubuh Veronica, Veronica memundurkan langkahnya ketika melihat Ben berjalan dengan samurai ditangannya.


"Kau akan membayar setiap perbuatan mu pada kelinci kecil ku jAlaaaang!!!" teriak Ben dengan posisi sial menyerang.


dan dengan gerakan memutar dia menebas tangan kiri Veronica hingga terlepas dari tubuhnya.


sreeek.......


"Ini untuk tangan yang berani menyentuh tubuh kekasihku!!" ucap Ben


"Aaaarggghhh!" teriak kesakitan Veronica tak percaya bahwa tangan kirinya sudah tergeletak di lantai.


sreeekk.......

__ADS_1


"Ini untuk tangan yang berani menyentuh tubuh kekasihku!!" kini sasaran Ben adalah tangan kanan Veronica


"Aaaarggghhh!" teriak Veronica lagi...


"Bangsaaat!!! terkutuk kamu Beniqno!!!" umpat Veronica.


sreeekk.......


"Ini untuk kaki yang berani melangkah mendekati kekasihku!!" satu kaki kanan Veronica ikut terputus.


"Gila!!!"


"Sadis!!"


"Bodoh!" ucap Raka, Kevin dan Ray bersamaan menyaksikan kebrutalan Beniqno.


"Dasar Lelaki gila!!! bangsaaat!!!! terkutuk kamu Beniqno!!" umpat Veronica dengan segala kebencian nya.


sreeekkkk.......


"Aku bersumpah Beniqno!!! aku mengutu....."


sreeeek........


"Ini untukmu yang terlalu banyak bicara!?!" ucap Ben dengan kepuasan tersendiri,belum sempat Veronica meneruskan kata-katanya, kepalanya sudah terpisah dari tubuhnya, matanya terlihat melotot penuh kebencian.


Semua anak buah Ben gemetaran melihat wajah tanpa dosa milik Ben Setelah memutilasi wanita cantik yang baru saja memuaskan mereka berlima.Dengan tenang Ben memasukkan samurai nya ke dalam sarungnya kembali.


"Antoni!!! bakar tempat ini! jangan sisakan apapun!!" perintah Beniqno,dan setelah mengucapkan terimakasih pada Ray dan kawan-kawan.


"Baiklah tuan Ben,kami permisi!" pamit Ray, diikuti oleh Raka dan Kevin.

__ADS_1


"Untukmu!!" panggil Ben


"Aku??'" tanya Kevin sambil menoleh ke arah Ben.


"Ya... Antoni akan mengirim hadiahnya padamu!"


"Terimakasih tuan!"


Setelah kepergian Ray, Ben berlari ke arah kamar dimana dia mengikat Nayla dalam gulungan selimutnya, Ben segera membopong Nayla dan membawanya ke dalam mobil pribadinya di temani satu anak buahnya sebagai sopir.


"Tutup penyekatnya!!" perintah Ben, mobil Ben di modifikasi, antara bangku pengemudi dan bangku belakang di buat bersekat otomatis bila di butuhkan, sebagai Casanova, Ben kadang tak bisa membendung hasratnya dulu bila bersama dengan seorang wanita.alhasil dia sering bercinta dengan mereka di dalam mobil tanpa harus di lihat dan di dengar oleh Antoni atau anak buahnya yang lain, sebagai lelaki normal Ben tak bisa menahan hasratnya, apalagi Nayla dengan seenak nya saja, menjiilaati dan mengigit telinga dan lehernya sedari tadi, setelah tertutup rapat dan terasa mobil meninggalkan tempatnya.


"Ben....panas!!! Ben!!" ucap Nayla lirih sambil terus menjelajahi leher Beniqno dan mengigit kecil hingga meninggalkan beberapa kissmark di lehernya.


"Kau yang minta sayang!!" ucap Ben dan dengan kemahiran dia melumaaat bibir seksi wanita pujaan hatinya itu, mengabsen setiap jengkal tubuh Nayla, selimut yang tadi terpakai utuh membungkus nayla.


Desahan Nayla membuat Ben semakin gila, entah sejak kapan wanita tersebut sudah polos tanpa apapun begitu pun dengan beniqno.beniqno menarik tubuh Nayla untuk naik di atas tubuhnya, pisang raja milik nya yang hampir capai pusarnya sendiri itu, sudah berdiri tegak! siap menerjang milik Nayla, Ben tak langsung melakukan penyatuan nya, dia meremas-remas squishy kembar milik Nayla dengan satu tangan dan bibirnya mengabsen yang satunya.


"Mendesah lah sayang!" bisik Ben sambil tak berhenti meremas dan sesekali menjiilaati puncak gunung Himalaya tersebut..Ben memposisikan diri dengan Nayla berada di atas tubuhnya.


jleebb.....suara tersebut di barengi dengan jeritan kesakitan dari Nayla. karena Nayla diam saja ketika pisang raja milik Ben berhasil masuk ke dalam sarang nya.Ben membalikkan tubuh Nayla berada di bawahnya dan dengan tempo pelan, Ben mulai memacu kekasihnya, suara rintihan Nayla berubah dengan suara desahan kenikmatan mereka berdua.


Nayla sudah menjerit untuk ke tiga kalinya, sungguh dia sudah merasakan pelepasan nya ke tiga kalinya. merasa akan sampai pads puncak kenikmatan, Ben memacunya dengan tempo yang cepat, hingga akhirnya miliknya berdenyut di dalam sarang milik Nayla.Nafas Mereka tersengal-sengal, bahkan milik Ben masih berada di sarangnya, perjalanan ke mansion Ben yang ada di kota memang membutuhkan waktu lama.


"Sayang.....lagi ya?! ini belum bisa lemas!! dia masih bangun?" ucap Ben sambil membalikkan tubuhnya Nayla yang berada di bawahnya, sekarang sudah duduk manis di perutnya, sedangkan pisang raja milik Ben kembali membesar di sana,Ben memegang pinggul sang kekasih dan mengerakkan sesuai iramanya.


Sekali lagi setelah sekian lama, mereka berdua mendapatkan kenikmatan bersama-sama.,tak terasa Ben sudah sampai ke mansion nya, dengan tenangnya dia keluar mobil dengan hanya mengenakan boxer miliknya dan membopong Nayla yang berbalut selimut, dia meletakkan Nayla ke ranjang dengan pelan dan kemudian sudah menindihnya kembali.


"Minimal 4 permainan sayang! aku baru bisa berhenti!"


ucap Beniqno dan permainan kembali di mulai, di permainan ke tiga Nayla sudah mulai tersadar dari pengaruh obat perangsang yang disuntikkan pada tubuhnya,karena itu dia tau saat Beniqno kembali menyentuh nya.

__ADS_1


Entah apa yang akan terjadi esok pagi, ketika Nayla tau dan sadar total akan apa yang barusan terjadi antara dirinya dan Beniqno, sedangkan Beniqno? jangan tanyakan lagi bagaimana perasaan mantan Casanova yang bertaubat itu, Setelah beberapa minggu tak pernah bermain perempuan karena mencintai Nayla,kini hasratnya benar-benar dia salurkan semaksimal mungkin!


bersambung.....


__ADS_2