
Perjalanan yang di tempuh tuan Adrian dan kawanannya sudah sampai ke pulau tujuan mereka, salah satu anak buah Ray menyambut mereka dan membawa mereka ke rumah yang sudah di sediakan oleh Ray. rumah tersebut memang agak jauh dari proyeknya karena mengantisipasi terjadinya penyerangan dari warga ataupun dari pekerja yang sudah dipengaruhi oleh orang-orang yang tak bertanggung jawab. Karena hari sudah menjelang sore Tuan Adrian akhirnya memutuskan untuk mendatangi proyek besok paginya,dia sudah mengumpulkan beberapa orang yang dipercaya untuk menangani proyek tersebut.
sesampainya di rumah singgah itu ternyata anak buah Raka sudah sampai bersama mobil yang dijanjikan Raka pada Ray, mobil dengan kapasitas banyak orang namun dengan kekuatan yang cukup mumpuni di medan yang menantang. mobil inilah yang akan dipakai Raka untuk mengantarkan Tuan Adrian ke berbagai tempat di pulau tersebut. jalan yang terjal dipastikan apakah tidak akan menghambat laju dari kendaraan tersebut,apalagi kendaraan tersebut dilengkapi dengan anti peluru. Raka benar-benar sudah mempersiapkan segala keamanan bagi tuannya tersebut. Bams si kekar dan ahli beladiri itu juga sudah begitu siap bila terjadi apa-apa atau terjadi penyerangan pada tuannya tersebut.
beberapa saat kemudian orang-orang yang dipercaya untuk menangani proyek di pulau tersebut datang dia ingin menyampaikan informasi yang cukup penting. 3 orang yang dipercaya untuk menangani proyek di pulau tersebut Namun salah satu diantara mereka ternyata berkhianat. Adam, Adit dan juga Beni, ketika orang tersebut sudah lama bekerja dengan Tuan Adrian namun sungguh tak disangka orang yang memegang kendali keuangan di proyek tersebut menghianati mereka, setelah beberapa bulan proyek tersebut berjalan lancar. belum lagi masalah ahli waris yang menuntut kembalinya tanah yang dibeli oleh Tuan Adrian, karena tidak mendapatkan kemenangan di pengadilan sang ahli waris melakukan hal licik dan menantang secara terang-terangan Tuan Adrian dibantu sekelompok mafia yang dia kenal.
Tuan Adrian segera meminta Ray untuk menyelesaikan masalah pekerja yang ada di sana,beberapa dari mereka bahkan sudah ikut dalam kelompok sang ahli waris tersebut. Adam dan Adit memberikan informasi tentang kelangsungan proyek tersebut kepada Ray, segera meminta mereka berdua untuk bertemu dengan karyawan sebelum besok Tuan Adrian bertemu mereka. Adam meminta Ray untuk tidak gegabah karena beberapa pekerja merupakan warga lokal di sini dan adat-istiadat mereka juga cukup kental! Adam juga memperingatkan mereka tidak bisa begitu saja menerobos masuk ke dalam kalangan masyarakat di sana.
kali ini Ray mengandalkan Johan untuk menenangkan warga asli dari pulau tersebut yang juga merupakan pekerja dari proyek tersebut,karena banyak dari mereka yang mengenali siapa Johan sebenarnya. akhirnya Johan undur diri untuk menangani masalah tersebut dengan bantuan Kiki si pengemudi anak buah Raka, Mereka pergi dari rumah singgah itu menuju ke suatu tempat.hingga menjelang malam Johan baru kembali dengan membawa informasi bersama Kiki dan juga beberapa anak buahnya.
"menurutmu bagaimana Tuan Johan?'' tanya tuan Adrian.
''sebaiknya kita tidak perlu gegabah tuan Adrian!Saya baru saja ketemu dengan kepala suku penduduk asli di sini dan ini sedikit agak rumit!" kata Johan
"bahkan mereka memberikan saran kepada saya Tuan,untuk menunggu beberapa hari setelah mereka melakukan pertemuan antar warga" lanjut Johan.
"apa benar-benar sangat rumit Jo?" tanya Ray.
"Sebenarnya ini mudah di selesaikan karena ini hanya menyangkut keuangan saja,namun ada seseorang yang sengaja menggali tanah dan menemukan sebuah arca di sekitar proyek kita dan mengatakan bahwa di situ ada beberapa petilasan dari zaman dahulu,Tapi aku sudah menemui ketua adat di sana, ini akan terselesaikan dalam 2 hari!" kata Johan menjelaskan.
"Jadi menurut Anda kita harus menunggu selama 2 hari ini tuan Johan?" tanya Adrian.
__ADS_1
"Aku rasa seperti itu tuan!"
Dan benar, mereka tak segera ke pembangunan proyek tersebut, tuan Adrian menuruti nasehat Johan agar semuanya lebih mudah, kalau cuma menghadapi Mafia saja, Johan yakin anak buahnya dan Ray bisa mengatasi segalanya,bahkan kalau perlu mereka bisa meminta bantuan si psikopat Beniqno, lelaki tanpa ampun kalau sudah menyangkut musuh-musuhnya atau orang-orang terdekatnya. Namun masalah nya adalah mengenai warga lokal pulau tersebut yang sudah di hasut serta mereka mengatasnamakan adat istiadat pulau tersebut, tentu saja itu merupakan hal yang sangat sensitif.
Dua hari telah berlalu, Kiki di tugaskan untuk patroli di sekitar rumah singgah tersebut, dengan mobilnya dia mulai menjelajahi setiap sudut pulau tersebut,hingga dia berhenti dan berjalan mengitari tempat tersebut serta menemukan sesuatu seperti sebuah gua yang tertimbun semak belukar.
"Sara!! kita periksa!"
ucap Kiki meminta Sara memeriksa tempat tersebut, gadis tomboy minim bicara itu hanya mengangguk saja.Sara segera mengeluarkan alat-alat pendeteksi canggih dari dalam tas nya. setelah berkutak beberapa saat dia mengatakan ada sinyal ponsel yang berasal dari dalam gua tersebut, Sara menyakini bahwa di sana ada sesuatu yang tersimpan.
"Apa kita kasih tau tuan Ray?" tanya Kiki meminta pendapat.
prok....prok...prok.....
Seketika Kiki dan Sara membalikkan badan, dari penampilan Kiki saja sudah membuat ke 3 lelaki tersebut menelan air liurnya sendiri, bagaimana tidak, paha mulus dan bahunya terpampang nyata di sana, ya seperti biasa Kiki terbiasa dengan celana pendek hitam dan tanktop hitam miliknya.
"Gadis cantik apa yang kau lakukan di hutan seperti ini? hemmm?" tanya si lelaki 1
"Dia kesini untuk melayani kita bang!! hahahahhahaa!!" ucap si lelaki ke 2
"Bang!! aku suka yang kecil itu bang!!" saut si lelaki ke 3, menunjuk pada Sara.
__ADS_1
Gelak tawa menggema di sana, Kiki dan Sara bahkan hanya santai saja menanggapi mereka.
"Kau bisa berkelahi?" tanya Kiki pada Sara.
"Aku pandai menghindar saja!!" jawab Sara tenang.
"Kalau begitu nikmati pertunjukan nya!"
ucap Kiki sambil menyerang ke tiga lelaki di hadapannya, 3 lawan satu! ketiga lelaki itu begitu meremehkan kekuatan Kiki yang terlihat seksi, tendangan bahkan pukulan tak dapat di hindari mereka bertiga.
Buuggh....buughh...
" wowww!!!! ini menyenangkan!!" teriak Kiki ketika 2 di antara mereka terkapar di tanah.
"Dan kau!!! Ini hukuman untuk mu!! karena berpikir mesum padaku!!''
ucap Kiki sambil menendang alat pembuat masa depan milik lelaki tersebut.Lelaki itu hanya bisa memegangi sesuatu di tengah kedua pahanya sambil menangis dan meringis di tanah.
"Ups.....sorry!! aku gak sengaja!!" ucapnya, sedangkan Sara yang sudah menghubungi Bams, hanya duduk manis sambil menyaksikan 3 lelaki itu di kalahkan wanita seksi tersebut.
bersambung.....
__ADS_1