
Berbekal informasi penyekapan tuan Adrian yang di beri informasi lewat chip yang di tanam Mario pada tangan kiri tuan Adrian, mereka menyusun rencana dengan hati-hati agar bisa menyelamatkan tuan Adrian tanpa menyakiti tuan Adrian. Johan meminta salah satu anak buahnya yang mempunyai koneksi di pulau tersebut, ternyata tempat yang menunjukkan keberadaan Tuhan Adrian adalah tempat yang terlarang di pulau tersebut,bahkan banyak dari warga yang mau datang ke sana karena medannya yang terlalu terjal. Ray tak mau tahu dengan semuanya, dia mempersiapkan segalanya untuk bisa menemukan Tuan Adrian,Untung saja Raka sudah diperingatkan untuk membawa kendaraan yang bisa digunakan dalam keadaan apapun.dua mobil disiapkan dengan beberapa Jeep pun sudah siap berangkat, Raka sendiri yang berada di belakang kemudi mobil bawaannya dari Jakarta.
"Ayo kuda hitamku!! kita beraksi!!" ucap Raka ketika duduk di belakang kemudi dan menyalakan mesin mobil nya.Sedangkan Kiki dan sang kekasih, Zen berada di mobil kedua yang bersama Bams dan seorang warga lokal sebagai penunjuk jalan. Awalnya memang jalan mulus tanpa hambatan,namun ketika semakin mendekati tempat tersebut jalanan semakin sulit, bahkan satu mobil Jeep yang di tumpangi anak buah Johan tak bisa lagi berjalan, akhirnya dengan terpaksa mereka bergabung dengan Jeep yang lainnya.
"Apa masih jauh lokasinya Sara?'' tanya Ray
"Sekitar 2 kilo lagi tuan!"
"Percepat Raka!! apa mobilmu sudah tak layak lagi hah???!!" murka Ray,
Raka yang sudah hafal dengan tabiat kakak angkat nya ketika sedang marah itu hanya diam dan menambah kecepatan mobilnya.hingga tak berapa lama mereka sampai di tempat yang di tuju, namun warga yang menunjukkan lokasi tempat tersebut menyarankan untuk berhenti di sebrang sungai, meskipun mobil Raka sanggup menerjang sungai yang dangkal tersebut namun Ray masih menurut i nasehat si penunjuk jalan tersebut, Ray juga berpikir dia tak ingin mencelakai anak buahnya yang pasti kalah banyak dari anak buah musuh mereka.
Ray menyusun rencana menyerangan ke arah markas mereka, tapi mereka harus melewati sungai dan hutan kecil untuk sampai di sana,Sara dan Raka bertugas menunggu di mobil dengan para pengemudi Jeep masing-masing, dan si penunjuk. Raka bertugas bersiap-siap dengan mobilnya bila mereka terjebak di sana karena di antara mereka Raka lah yang paling payah bila harus adu ketangkasan dengan tangan kosong,kalau menyangkut balapan atau mengendarai mobil di medan apapun, Raka tak ada tandingannya.sedangkan Kiki dan sang kekasih ikut bersama Ray dan yang lainnya.
Beginilah tampilan si seksi Kiki saat sedang beraksi.
Dengan berbinar Kiki membayangkan, akhirnya dia bisa melampiaskan latihan nya selama ini. sedangkan Zen yang melihat sang kekasih begitu senang,berbisik saat berjalan bersama.
__ADS_1
"Setelah misi ini!! aku mau kau pelayaniku sampai puas!! anggap hadiah karena aku mengajak mu berlibur di pulau ini!!"
Kiki tersenyum sambil mengangguk, dia memang yang mendesak Zen agar di ijinkan ikut dalam misi ini.
Setelah melewati sungai, dan masuk ke hutan yang tak seberapa besar,dan tak di sangka Ray, Johan dan semuanya bahwa mereka melewati sebuah padang rumput luas yang di tanami tanaman ganja, bisa di sebut ini adalah padang ganja. yang tumbuh subur dengan tinggi sebatas dada mereka.
"Ciihhh ini yang mereka sembunyikan dari warga!! hingga mengatakan tempat ini tempat terlarang!! licik sekali mereka!!" kata Johan melihat hamparan tanaman haram itu di hadapannya.
"berhati-hatilah dan waspada!! Jalan!!" perintah Ray
Bams yang berada di paling depan dengan senjata laras panjangnya,di susul dengan Ray dan yang lainnya. Belum juga habis melewati padang ganja tersebut, berondong peluru menghadang mereka, merasa mendapat sambutan Ray dan yang lainnya siap siaga! Namun musuh rasanya sengaja tak menembaki mereka,hanya mengarahkan peluru mereka di samping kanan dan kiri rombongan Ray.
Dengan Santai Ray dan rombongan di sambut oleh rombongan musuh.
Sambut Darka di kelilingi anak buahnya. Ray berhenti tepat di hadapan Darka,hingga dua kubu itu saling berhadapan.Ray melirik seorang lelaki kekar yaitu Boras di samping musuhnya yang wajahnya di ingat oleh Ray, wajah lelaki yang tertangkap kamera cctv rumah singgah saat menculik tuan Adrian.Namun mereka tak menyadari bahwa Kiki wanita satu-satunya dalam rombongan itu sudah menyelinap masuk mencari Tuan Adrian, itulah misi utama Kiki dan dia mendapat perintah langsung dari Ray.
"Salam kenal tuan......!"
"Darka!" lanjut Darka
__ADS_1
"Baiklah tuan Darka, kenalkan aku Ray! Apa urusan Anda dengan tuan kami tuan Darka? hingga kau berani mengusik tuan kami!!" kata Ray dengan tatapan tajamnya.
"Hahahahahh ini murni bisnis tuan Ray! aku mendapat bayaran yang cukup setimpal dengan apa yang aku perbuat!" kata Darka dengan santainya.
"Dan kau salah telah mengusik tuan kami tuan Darka!!" ucap Ray dengan dinginnya.
"Lalu apa yang bisa kau lakukan tuan Ray?? kau berada di wilayah ku saat ini!! siapapun yang sudah masuk ke sini!!! maka mayatnya pun tak bisa keluar dengan utuh dari sini hahahahahhaaha!!!"
"Serang mereka!!!" perintah Darka pada anak buahnya.
Perkelahian pun tak dapat di hindari, dengan geram Bams menyerang Boras si penculik tuan Adrian, Bams yang memang ahli beladiri tangan kosong tak begitu kesulitan mengimbangi serangan demi serangan lelaki tersebut, Johan dan Ray juga tak tinggal diam mendapatkan serangan dari mereka, Darka dengan angguh nya duduk menyaksikan perkelahian mereka, dia yakin anak buahnya tak akan kalah dari rombongan Ray, apalagi Ray kalah banyak dari anak buah Darka.
Disisi lain.....
Kiki mengendap-endap mencari keberadaan tuan Adrian, misinya saat ini adalah membawa tuan Adrian dengan selamat keluar dari tempat tersebut, beberapa penjaga bisa di lumpuhkan Kiki tanpa suara dan tanpa perlawanan yang berarti, hingga dia menemukan sebuah ruangan dengan kaca lebar di tepi pintunya. Dari luar Kiki bisa melihat tuan Adrian di ikat di sebuah kursi, dengan pelan Kiki membuka pintu itu pelan, dia tak menyadari bahwa di sana tak ada penjagaan sama sekali, Kiki tak berpikir bahwa ini sebuah jebakan. Benar saja setelah berhasil masuk,sebuah senjata terasa menempel di pinggangnya.
"Selamat datang seksi!!" ucap Anggara menodongkan pistol di pinggang seksi Kiki sambil menjilat telinga gadis tersebut.
Adrian yang melihatnya,merasa geram karena sedari tadi tak berhasil melepaskan tali pengikat tangannya apalagi dia melihat salah satu anak buahnya tertangkap Anggara. Namun tak lama, Kiki memegang pistol tersebut dengan gerakan memutar dia berhasil lepas dari Anggara dan berhasil merebut pistol ditangannya,serta menendang perut Anggara hingga lelaki itu tersungkur di lantai.
__ADS_1
"kucing seperti mu ingin bermain dengan singa seperti ku??? ciihh cari mati!!" ucap Kiki dengan angguh nya.
bersambung.....