Sang Asisten Ceo

Sang Asisten Ceo
Orang-orang kepercayaan Ceo


__ADS_3

Setelah acara lamaran selesai, tanggal pernikahan pun di tentukan dan Raka meminta resepsi pernikahan yang tak begitu besar, bukan karena tak mampu melakukan nya tapi karena dia tak ingin banyak orang yang membuatnya tak nyaman, namun sang papa mertua tetap bersikeras mengundang kolega bisnis dan sahabat-sahabatnya dari kota asalnya yaitu Surabaya.


Pada akhirnya resepsi pernikahan terlaksana juga, Raka tak banyak mengundang teman-teman nya, karena memang tak banyak yang dia kenal, hanya beberapa puluh anak buahnya yang mengurusi showroom dan bengkel mobil miliknya.


Namun dia menggunakan semua karyawan itu dari berbagai kota di mana dia buka cabang showroom dan bengkel yang tersebar di berbagai kota. Seperti yang telah di jelaskan, walaupun Raka adalah bos dari semua usaha yang dia geluti,dia tak pernah mau keluar dari pekerjaannya disamping kakak angkat nya Ray,menjadi sopir tuan Adrian.


********


"Apa pembangunan tempat wisata barumu berjalan lancar Ray?"


tanya tuan Adrian, dia tau Ray mempunyai beberapa rumah sakit dan sekarang membangun sebuah taman hiburan yang cukup besar,Ray memang pemiliknya,namun entah mengapa dia enggan terjun langsung ke perusahaan milik nya sendiri, hatinya masih ingin melayani tuan Adrian,menjadi asisten sang Ceo. Jadilah Kevin orang kepercayaannya yang di katakan Lelaki kembaran nya Ray namun beda wajah itu menjadi Ceo di perusahaan yang didirikan oleh Ray,dia di berikan kuasa untuk memimpin perusahaan tersebut, bahkan tak banyak yang tau bahwa perusahaan itu milik asisten Ray.Yang mereka tau pria dingin dan datar itu adalah pemilik perusahaan tersebut.


"Semuanya berjalan lancar tuan!" jawab Ray


"Apa kau tak ingin memimpin perusahaan milikmu sendiri Ray?" tanya tian Adrian.


Ray terdiam, dia tak tau harus menjawab apa! bahkan sempat terlintas si otaknya apa tuan Adrian ingin memecatnya? pikir Ray


"Ciiihh...... jangan berpikir jelek tentang aku Ray!" lanjut tuan Adrian cepat, seolah tau apa yang dipikirkan oleh Ray.


"Maaf tuan!"


"Aku hanya tak ingin mengekang mu Ray! kau bebas melakukan apapun!!"


"Keinginan ku masih sama Tuan! selalu berada di dekat Anda tuan!" ucap Ray.


"ya aku tau Ray!"


"Baiklah Tuan! saya akan kembali ke ruangan saya!"


"Hemmm,apa Raka juga masih tak mau ke Surabaya? aku dengar papa Ria ingin dia memegang perusahaan sebelum di pegang Andra kelak!" tanya Adrian.


"Raka tak bisa di paksa Tuan! anda tau sendiri! dan aku pikir dia tak akan pernah mau ke Surabaya, disinilah hidupnya!" saut Ray

__ADS_1


"Ya...aku tau! bahkan dia tak bisa jauh dari kamu dan Bams!"


kata tuan Adrian yang tau bagaimana kedekatan mereka, walaupun Raka dan Bams bagaimana tom and Jerry tapi mereka terlihat saling melengkapi, dan dengan Ray, Ray sudah seperti kakak dan ayah bagi Raka, Setelah menikah pun Raka tak mau melepaskan pekerjaan nya sebagai supir tuan Adrian menemani Ray menjaga tuan besarnya itu.Valeria tak masalah dengan pekerjaannya Raka, apalagi papanya Valeria yang memang memberikan kebebasan pada menantu dan anaknya toh Raka juga sudah punya usaha dan kekayaan yang bisa dibilang cukup, walaupun tak dipungkiri papa Ria berharap menantunya mau mengelola perusahaan mengantikan dirinya.


Bisa di bilang, Raka, Ray dan Bams adalah orang kepercayaan tuan Adrian yang paling dekat dengannya. Bams masih menjadi bodyguard dan sopir khusus istrinya, sedangkan Raka dan Ray selalu ada disampingnya dimanapun mereka berada.Terkadang bila Raka dan tuan Adrian ada urusan ke luar kota, Valeria akan menginap di rumah utama. dan sekarang Valeria sudah tak lagi tinggal di apartemennya, dia tinggal di rumah mewah Raka yang tak jauh dari rumah besar tuan Adrian, karena dulu Raka emang sengaja membeli rumah dekat dengan tuan Adrian agar dia tak sampai terlalu lama di jalan saat mengantar jemput tuan Adrian.


**********


"Kenapa belum tidur?" ucap Ray saat melihat sang istri masih duduk di atas ranjang dengan buku ditangannya.


"Aku menunggumu"


"Maaf tadi ada sedikit pekerjaan jadi kita lembur" kata Ray yang merangkak naik ke atas ranjang, kemudian dia membawa istrinya masuk ke dalam dekapannya.


"Bosen di rumah?" tanya Ray sambil mencium kening Maysha.


"Enggak! tadi bantuin Lerie ngerjain tugas sekolah" saut Maysha.


"Trus mereka kemana sekarang? biasanya aku masih melihat papa duduk menemani Lerie di ruang tv?"


"Kalo gitu, kita main aja!! lumayan gak akan ada yang ketok-ketok pintu!" ucap Ray yang sudah menindih may.


"Mas!!!" pekik May karena merasa kaget dengan tindakan tiba-tiba dari Ray yang sudah ada di atas tubuhnya.


"Mas...kamu itu bena... hemmmmppphh!"


Belum juga May selesai berbicara, Ray sudah membungkam mulut May dengan bibirnya, beberapa minggu menikah dengan Ray, membuat Maysha hafal betul yang suaminya inginkan. Ray sudah mengabsen setiap inci tubuh May, berbaik ditempat-tempat yang paling favorit milik sang istri, hingga beberapa kali Maysha mengalami pelepasannya .


"Mau di hitung lagi sayang?" kata Ray yang terdengar berbisik di telinga May, May menggelengkan kepalanya, dia merasa tak sanggup melayani hasrat besar sang suami.


Dengan segera Ray melanjutkan keinginan nya, dan benar saja sampai pelepasan May yang 4 Ray masih gagah dan tak ada tanda akan berhenti.


"Ma-mas.... u-udah dong!!!" ucap May disela-sela kegiatan Ray.

__ADS_1


"Sebentar sayang... sebentar!"


Dan benar saja, beberapa saat kemudian Ray baru saja menumpahkan calon-calon keturunannya ke dalam rahim sang istri.Ray langsung berguling ke samping Maysha yang sudah tinggal beberapa saat terlelap karena kelelahan akan tindakan yang baru saja dilakukan oleh Ray, Ray memeluk sang istri nya dan sesekali mengelus perut rata sang istri.


"Cepatlah hadir disini sayang!" gumam Ray sambil mengelus perut rata sang istri yang saat ini sudah benar-benar tertidur di pelukannya Ray.Ray berharap Maysha segera cepat hamil.


bersambung.....


Udah ya...udah aku Up...maaf belum bisa ruti......masih muter-muter otak untuk setiap novel-novelku....


Makasih masih setiap pada karya-karya ku ya....


like


like


like


like


like


like


like


like


like


komen


komen

__ADS_1


komen


l


__ADS_2