Sang Asisten Ceo

Sang Asisten Ceo
Akhir kisah Monica


__ADS_3

"oweeekk...owekkk ...!" Jaya terus saja mual dan ingin muntah melihat apa yang ada di dalam kamar tersebut.


"Gila!!! psikopat!!" gumam Jaya.


Akhirnya Jaya mengabadikan Monica dengan ponselnya dan mengirimkan kepada Ray.


Kemudian Jaya kembali ke ruang tamu,dan terlihat beberapa orang masuk dengan sebuah peti menyerupai kulkas, Antoni meminta anak buahnya memasukkan Monica ke dalam peti tersebut dan membawanya ke markas Beniqno.


Masih dengan tenaga nya Beniqno menyala rokok di tangannya,dan menyilangkan kakinya.


"Hubungi asisten Ray, aku perlu tangan dingin Mario untuk menghapus jejak cctv di apartemen ini sampai beberapa meter dari gedung apartemen ini" ucap Beniqno pada Jaya yanga ada di depannya.


"Baik Tuan!"


Jaya akhirnya menelpon Ray, dan mengatakan apaa mau dari tuan Beniqno, di saat sedang menelpon Ray,Jaya mendapat perintah dari Beniqno.


"Katakan pad duo lempeng itu untuk menjamuku makan siang kapan-kapan!... mereka banyak utang padaku ha ha ha ha ha ha ha!" perintah Beniqno.


"Tuan! tuan Beniqno meminta anda untuk menjamunya makan siang!"


"katakan padanya besok pagi aku akan memberi kabar lewat asistennya!" saut Ray di sebarang sana.


"Baik tuan?" sambungan telepon terputus.


"Tuan, besok pagi tuan Ray akan mengabari anda melalui asisten anda tuan!"


"Okey"


Kemudian Jaya mendapat pesan kalo Mario sudah mengendalikan semua cctv di sana, dan saat itulah Beniqno keluar dari apartemen di ikuti oleh Jaya dan Antoni serta sisa-sisa anak buahnya.


Jaya Langsung kembali ke markas dengan laporannya yang akan di berikan pada Ray, sedangkan Beniqno tertidur di perjalanan menuju markas tempat nya menghukum anak buahnya bila berhianat.


Sekedar informasi, Beniqno adalah seorang pengusaha pewaris tunggal perusahaan keluarganya namun kadang kala dia juga bekerja untuk orang-orang kaya yang mau membayarnya mahal untuk mencari organ tubuh dalam manusia. Dan sering itu dia lakukan sendiri di ruang operasi miliknya pribadi.


Beniqno adalah seorang dokter ahli bedah, karena dia pewaris tunggal perusahaan sang papa, dia lebih memilih sebagai seorang pengusaha ketika sang papa menghembuskan nafas terakhirnya menyusul mamanya yang lebih dulu meninggal.Walaupun kekayaan nya tak sebesar Adrian namun Beniqno juga tak bisa di remehkan.


Apa yang di lakukan Beniqno pada Monica sudah biasa dia lakukan pada pasien dan penghianat yang berurusan dengannya.


Setelah sampai di markas, dia segera masuk ke dalam ruang operasi nya untuk melakukan tugasnya, memerintahkan pada Antoni yang sudah melihat ada tuan Brata beserta putri nya disana.

__ADS_1


"Siapkan operasi secepatnya untuk putri Brata itu, jangan lama-lama!" perintah Beniqno.


Siapa asisten dokternya? tentunya Antoni dia juga seorang dokter biasa sebelum bertemu dengan Beniqno, karena kebaikan hati papa Beniqno yang menolongnya kala itu, dia berniat mengabdi pada papa Beniqno tapi apa mau di kata ternyata orang tersebut lebih dahulu meninggal dan akhirnya Antoni memutuskan untuk mengabdi pada anaknya yaitu Beniqno.


Setelah beberapa jam berlalu, operasi mata di lakukan Beniqno keluar dengan membawa berita baik untuk tuan Brata dan dengan kekuasaan nya juga Beniqno membawa putri tuan Brata untuk mendapatkan perawatan di rumah sakit miliknya.


Dan ginjalnya yang sudah beberapa saat lalu di periksa ternyata cocok untuk putri pertama Lelaki paru baya itu, dan operasi pun akan di laksanakan sore nanti.


"Antoni pastikan wanita itu hidup sampai nanti sore! aku ingin ginjal yang segar! "


"Baik tuan Beniqno!"


Monica! wanita licik tersebut nampak terkulai tak berdaya di ranjang Operasi, sisa hidupnya sudah bisa dipastikan hanya sampai nanti sore setelah operasi mengambilan ginjalnya saja.


malang betul memang nasib wanita serakah ini, bertahun-tahun dia menjadi benalu bagi orang-orang yang mencintainya, dengan modal wajah cantiknya wanita bernama Monica yang di lahir kan dari keluarga biasa ini mempunyai ambisi yang cukup besar, otaknya yang pintar lebih banyak di gunakan untuk merancang ide-ide licik daripada menggunakan otaknya untuk bekerja semestinya.


Berakhir sudah kisah Monica! Beniqno seakan di datang kan Tuhan sebagai pembalas kesalahan atas apa yang di lakukan oleh Monica, bila banyak orang yang dulu di hianati Monica tau akhir kisahnya di tangan Beniqno, sudah bisa di pastikan Beniqno akan di jadi dewa bagi mereka karena sudah membalaskan sakit hati dan kebencian pada Monica.


Sore itu Monica mengakhiri hidupnya dengan tragis di meja operasi dan berakhir di kandang buaya milik Marvelo salah satu teman bisnis Beniqno yang hobi mengoleksi binatang buas, tentu Marvelo lebih sering memberi makan buayanya dengan orang-orang yang menghianatinya, bahkan dia lebih sadis dari Beniqno.


Begitulah akhir dari kisah Monica.


"Sialan!!! sadis banget!!" ucap Adrian ketika mendapat video di mana akhir kisah Monica di rekam, dengan sadisnya buaya-buaya itu mengoyak tubuh Monica bagai memakan daging dan berebut dengan kawannya.


"Bagaimana tuan?" tanya Ray


"Ckck....siapkan makan malam di restoran Lux Ray, bawa juga Clarissa aku akan menyambut Beniqno di sana, bagaimana pun caranya dia menyelesaikan Monica dia tetap membantu ku menyingkirkan orang yang mengancam keluarga ku!"


"Baik tuan!"


Akhirnya tugas Ray untuk menyelesaikan urusannya Adrian dengan Monica selesai, tugas Ray bisa sedikit berkurang dan artinya dia akan kembali bekerja dengan normal.


Di rumah papa Arya..


"Pa...ayoo dongg!! sekali lagi!" pinta Lerie yang sedang bermain bulutangkis di depan rumah bersama papa Arya, ya papa Arya sudah sembuh dari stroke nya namun masih memerlukan perawat untuk mengawasi nya.


"Silahkan suster Dina!" kata Maysha membawa minuman dan camilan buatan bi Asti.


"Eh suster Maysha!" saut Dina

__ADS_1


"May aja suster!"


"kalo gitu Dina aja!" mereka tertawa bersama.


Suster Dina yang selama ini merawat papa Arta, sedangkan Maysha di haruskan Ray untuk tinggal di sana karena masih takut akan tindakan Monica, dia menjanjikan pada May akan membiarkan dia meninggalkan rumahnya ketika Monica sudah tertangkap, dan itu sudah terjadi, namun dia belum mempunyai banyak waktu untuk berbicara dengan Maysha.setelah sekian lama permainan selesai dan beberapa jam kemudian mereka makan malam bersama, sejak ada Lerie papa Arya sangat senang dan bersemangat dan itu yang menyebabkan dia bisa sembuh dengan cepat.


Malam ini Maysha menunggu tuan Ray pulang, jam sudah menunjukkan pukul 10 malam, dan akhirnya yang ditunggu-tunggu datang juga.


"tuan Ray?" panggil Maysha


"kau belum tidur?"


"Ada yang ingin aku bicarakan dengan tuan!"


"Baiklah tunggu aku mandi dulu, setelah itu naiklah ke ruang kerjaku!"


"Baik tuan!"


"Sekalian buat kan kopi!"


" baik!"


Disinilah Maysha sekarang, di ruangan untuk pertama kali dia datang i.


"apa yang ingin kau bicarakan?"


"Tuan apa boleh besok saya dan adik saya pindah? Nayla sudah mendapatkan kontrak an untuk kami!"


"Kenapa?" Ray yang tepat berdiri di depan Maysha mengurungkan niatnya untuk duduk di kursi kerjanya.


"Saya tidak enak tuan jika harus menyusahkan tuan dan tuan Arya, saya akan segera mencari kerja dan saya janji akan lebih berhati-hati ber sama adikku tuan.... saya akan....!"


Cup.... kecupan singkat yang dilakukan Ray di bibirnya membuat Maysha berhenti berbicara.


"Tidurlah! sudah malam! jangan pikirkan untuk pergi!"


ucap Ray tenang sambil mengacak rambut Maysha, Maysha yang shock hanya mengangguk dan keluar dari ruang kerja Ray, jantungnya sudah tak bisa di ajak kompromi lagi. Berdetak lebih kencang seperti genderang mau perang!.


bersambung...

__ADS_1


__ADS_2